<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574</id><updated>2012-02-12T09:53:47.908+07:00</updated><category term='Pernik-Pernik'/><category term='Cerpen Guru'/><category term='Curhat Yuk'/><category term='Puisi Kita'/><category term='Opini'/><category term='Kismis (Kisah Misteri)'/><category term='Lintas Kilas Al-Musthofa'/><category term='Tips dan Trik'/><category term='Cerpen Remaja'/><category term='RBT Sholawat'/><category term='Tamu Kita'/><category term='Asmot'/><category term='Cekikikan'/><category term='Info Sehat'/><category term='Veka Zemus'/><category term='Tokoh Islam'/><category term='Uswatun Hasanah'/><category term='Foto Kegiatan'/><category term='Tafakur'/><category term='Investigasi'/><category term='Kru Wartawan'/><category term='Ensiklokamusiana'/><category term='Cover'/><category term='Liputan'/><category term='Kamu Perlu Tahu'/><category term='Halo Kamus'/><category term='Keajaiban Al-Qur&apos;an'/><title type='text'>Majalah Kamus</title><subtitle type='html'>Inisiatif dan Kreatifitas Siswa Al-Musthofa Canggu</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>159</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1320592001745974807</id><published>2011-11-20T07:43:00.001+07:00</published><updated>2011-11-20T07:45:25.910+07:00</updated><title type='text'>Membaca, Kewajiban yang Terlupakan</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Oleh: Diah Pitha LokaRengganis (XI&lt;sup&gt;IPA&lt;/sup&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Shobat, Kamus&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pernah dengar ada yang berkata “a Good Bookis a Good Friends” buku adalah teman yang baik yang mampu memberikan segala halyang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Buku memberikan kita banyak informasi,membuat kita tahu dan mengerti segala hal. Tapi pernahkan kita menyadari , kitatelah menelantarkan sahabat (buku) yang selalu membuat kita menjadi pribadiyang lebih berguna itu? Pernahkan kita membuka setiap lembar dari dirinya?Pernahkah kita meluangkan sedikit waktu kita untuk menyentuhnya? Emmh, pastisedikit dari kita menyadari akan hal itu, dan pasti kita jarang sekali membukabahkan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;menyentuhnya. Benar khan? Hayowngaku…?!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Di era modern seperti saatini, kebanyakan para remaja menghabiskan waktu luangnya untuk nongkrong barengatau bermain bareng dengan teman-teman sebayanya, tanpa peduli akan nasib sangbuku yang tergeletak tak berdaya, diterpa debu sampai menjadi usang. Remajazaman sekarang jarang sekali menghabiskan waktunya untuk duduk manis diruangyang di penuhi dengan tumpukan-tumpukan buku. Perpustakaan sekarang menjadisepi, jarang sekali ada remaja yang berlalu lalang dan mengantri untuk meminjambuku. Para remaja sudah tak sadar lagi akan pentingnya membaca setiap lembarandari buku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;v:rect id="_x0000_s1026" style="height: 171pt; left: 0; margin-left: 63pt; margin-top: 105.25pt; position: absolute; text-align: left; width: 3in; z-index: 1;"&gt; &lt;w:wrap type="square"&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:rect&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Shobat, perlu kalian tahu,membaca merupakan suatu media yang paling efektif untuk melihat cakrawala duniasecara obyektif, mandiri dan kreatif. Dengan membaca kita akan memperoleh ilmupengetahuan, pengalaman, dan cakrawala untuk berfikir. Bahkan dengan membacakita akan menjadi sosok remaja yang kreatif, kritis, dan bijak, atausekurang-kurangnya kita bisa hijrah dari sosok pribadi yang tak tahu apa-apamenjadi sosok pribadi yang mengerti dan tahu banyak hal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;“Kamu itu, Mus, sok tahubanget sih!” lho shobat gimana sih, lha wong Kamus punya bukti kok, mau tahubuktinya, lihat dech teman-teman shobat yang pintar-pintar dikelas atau sahabatshobat yang lainnya yang jenius. Nah mereka seperti itu, jenius dan pintar ituperlu proses shobat, bukan langsung menjadi pintar. Ada tahapannya, merekaseperti itu, karena mereka senang banget membaca dan rajin belajar. Keduanyaharus seimbang shobat. Mereka tiap hari bahkan tiap saat tak lupa yang namanyabelajar dan membaca, entah itu membaca buku-buku pelajaran, novel, cerpen,majalah atau yang lainnya. Mereka selalu meluangkan waktunya meskipun merekasuper duper sibuk, tapi mereka masih menyempatkan waktu luang&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mereka untuk membaca, entah itu membaca ditoiletsaat beol, atau membaca sambil makan, dan sebagainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Nah lho, mereka saja masihsempat-sempatkan waktu mereka untuk membaca, tapi kenapa kita tidak? Bayangkandech, waktu luang kita malah kita buang percuma untuk bermain, nongkrong, ataubersepeda dengan teman-teman kita ”&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;ngalor&lt;/i&gt;-&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;ngidul&lt;/i&gt;” tak tentu arah tanpa tujuan,cuma untuk mejeng, atau untuk&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ajangmencari kenalan atau pacar. Tidak ada manfaatnya khan? Muka jadi kusam, kulitjadi item, nah kalau bersepeda ria hanya menghabiskan waktu dan bensin, hanyamenghabiskan uang, betul khan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-p4hxQbi0wjg/TshNiC3RDgI/AAAAAAAAAXU/kQujMAfNjbA/s1600/DSC00502_resize.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-p4hxQbi0wjg/TshNiC3RDgI/AAAAAAAAAXU/kQujMAfNjbA/s320/DSC00502_resize.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Nah lain halnya kalaunongkrong dengan teman-teman untuk kegiatan yang positif, seperti nongkrong diperpustakaan, mencari informasi diinternet, membaca dan bertukar fikiran, khanenak ada manfaatnya. Dengan membaca kita menjadi berguna, menjadi pintar, jenius,membuat bangga orang tua kita, dan disegani oleh semua orang, tidak diremehkanorang. Biarkan saja kalau kita dikatakan kutu buku, kalau ada orang atau anakyang mengatakan sejauh itu kepada kita, itu berarti mereka iri kepada kita,karena mereka tidak bisa seperti kita. Coba deh kalian bandingkan orang yangrajin membaca dengan orang yang tak pernah membaca, pasti lebih pintar orangyang membaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Kalau ada yang bilang kutubuku atau si anak cupu yang selalu lebih mementingkan membaca dari pada bergauldengan anak-anak nakal yang suka menghabiskan uang orang tuanya, itu merekakeliru. Karena yang cupu bukannya anak yang rajin membaca itu, tapi anak yangsuka bergaul dan suka bermain serta menghabiskan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;uang orang tuanya saja. Lha wong manfaatmembaca itu agar kita tahu banyak hal, yang menjadikan kita remaja yang lebihgaul kok. Benar khan? Nah kalau ada anak yang mengolok-olok kita seperti itumaka anggap saja mereka itu primitive.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 9.0pt;"&gt;&lt;v:rect id="_x0000_s1027" style="height: 3in; left: 0; margin-left: 0; margin-top: 102.2pt; position: absolute; text-align: left; width: 279pt; z-index: 2;"&gt; &lt;w:wrap type="square"&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:rect&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Shobat Kamus, membaca&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;itu merupakan kebutuhan pokok manusia dalamsuatu masyarakat ilmu pengetahuan. Al-Qur’an sebagai kitab umat Islam yangtidak memiliki keraguan di dalamnya yang menjadi petunjuk bagi orang-orang yangbertaqwa, secara tersirat memberi penjelasan kepada kita betapa pentingnya artimembaca bagi masyarakat ilmu pengetahuan. Firman Allah SWT&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dalam Qs Al-Alaq ayat 1-5 telah memberikankita gambaran betapa pentingnya membaca bagi masyarakat ilmu pengetahuan, bahwaAllah SWT mengajarkan pada manusia apa yang tidak diketahuinya melalui iqro’dan kalam. Yakni melalui media membaca dan menulis. Firman Allah dalam Qs.Al-Alaq tersebut menginginkan kaum muslimin menjadi “masyarakat buku” dalampengertian sebenarnya. Membaca (iqro’), bukan hanya memaca Al-Quran, harusmenjadi salah satu kebutuhan manusia&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;disela-sela kesibukan atau waktu luangnya, dengan demikian, hubunganantara membaca(iqro’) dan Al-Quran sangatlah penting. Hal ini merupakan konsepbahwa mencari ilmu pengetahuan merupakan bentuk ibadah, bahwa ilmu dan ibadahbagaikan dua sisi mata uang, tak terpisahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Nahshobat sudah tahu kan, manfaat dan tujuan membaca. Betapa penting danberharganya semua itu. Tapi kita tak pernah merasakannya. Mulai sekarang marikita semua berbenah diri dan menyadari betapa pentingnya membaca. Dan mulaimeluangkan waktu kita untuk membaca, karena dengan membaca berarti kita jugaberibadah kepada Allah. Mari budayakan masyarakat buku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1320592001745974807?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1320592001745974807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/membaca-kewajiban-yang-terlupakan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1320592001745974807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1320592001745974807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/membaca-kewajiban-yang-terlupakan.html' title='Membaca, Kewajiban yang Terlupakan'/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-p4hxQbi0wjg/TshNiC3RDgI/AAAAAAAAAXU/kQujMAfNjbA/s72-c/DSC00502_resize.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1298343525174657064</id><published>2011-11-20T07:41:00.001+07:00</published><updated>2011-11-20T07:42:27.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswatun Hasanah'/><title type='text'>Matematika, Lets Go...</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;“Duh matematika, males ah!”.Ucapan yang sering keluar dari bibir manis shobat semua. Iya kan? Hayo ngaku...tenang saja sob, kebencian dalam matematika akan segera musnah. Tahu nggakkenapa? Karena di edisi kali ini Kamus mewawancarai guru matematika. Sebagianbesar murid-murid Al-Musthofa sudah mengenalnya, karena dulu beliau mengajar diMI, MTs, MA. Tapi sekarang hanya mengajar di MTs. saja. Siapa beliau? Yap,betul, betul, betul. Beliau adalah ibu Cathur Prasetyo Rahayu S.Pd. yangpanggilan akrabnya bu Yayuk. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Beliau berkelahiran 6September 1968 telah menggemari matematika sejak SD lo! Wow. Kalau kitakebanyakan clingak-clinguk? Tahu nggak sih sob, beliau dan suaminya Bapak Riadiini telah dikaruniai dua anak. Anak pertama yaitu Afifatur Rohma yang sekarangduduk di kelas 3 MI. Al-Musthofa dan Muhammad Faris yang masih nol kecil. Kalaushobat mau main ke rumah beliau silakan saja datang ke Puri Mojo Baru AZ-58.tenang saja, di rumah beliau aman kok, nggak bakalan di gigit sama ibu Yayuk. (&lt;i&gt;Iyanggak Bu?&lt;/i&gt;). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Oh iya sampai lupa, beliaumengajar di Al-Musthofa sejak tahun 1998. Berarti sudah 13 tahun dan beliauhanya mengajar di Al-Musthofa saja. Wiiih, setia banget Bu Yayuk. Uda ah, daritadi Kamus ngomel-ngomel terus. Ini nih, hasil wawancara Kamus kepada beliau.Di baca ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Kenapa ibu kok suka sekalidengan matematika?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-r-Q2aKQcnHg/TshM1sv7VuI/AAAAAAAAAXM/dfR2WhHKsCc/s1600/DSC00038_resize.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-r-Q2aKQcnHg/TshM1sv7VuI/AAAAAAAAAXM/dfR2WhHKsCc/s320/DSC00038_resize.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Ya, karena matematika itu banyak filsafatnya,artinya memutuskan sesuatu yang ada. Kalau orang mau membangun rumah kan harusdi hitung dulu, kira-kira mengeluarkan berapa banyak uang, kalau nggakdi-hitung bisa-bisa di bohongi sama pembangunnya. Kan bisa bangkrut kalau gitu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Lalu di zaman sekarang kanbanyak alat bantu berhitung, apa matematika itu masih dikatakan penting?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ohiya, perhitungan itu kan sebagai dasar. Di matematika tidak hanya perhitungansaja. Melainkan rumus. Dengan rumus itu sama saja melatih proses berpikir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Selain matematika apa adapelajaran yang ibu sukai?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;v:rect id="_x0000_s1026" style="height: 275.7pt; left: 0; margin-left: 1in; margin-top: 33.1pt; position: absolute; text-align: left; width: 315pt; z-index: 1;"&gt; &lt;w:wrap type="square"&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:rect&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ada, biologi itu saya suka, karena biologi itukan mengenal diri sendiri. Sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Terus Geografisaya juga suka. Pokoknya yang pelajarannya itu bersifat ciptaan Allah sayasuka, karena itu nikmat buat kita. Dari situ kita bisa belajar bagaimana caramelestarikan alam.dsb &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Kalau seperti bahasa Inggrisitu bu..?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ohsaya juga suka. Kan hampir semua produk itu kan namanya diambil dari bahasaInggris. Lalu seperti komputer itu, kalau nggak ngerti bahasa Inggris mana bisamengoperasikannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Iya sich bu. Kembali kematematika ya bu, sekarang kan rata-rata anak-anak itu nggak suka denganmatematika. Kira-kira alasannya apa ya bu?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Nggak hanya sekarang, dulu juga banyak yangnggak suka matematika kok. Memang belajar matematika itu butuh proses.Matematika itu kan pelajaran berkelanjutan, tidak ada yang terputus. Kalauterputus itu susah nyambungnya. Jadi ya jangan sampai melewatkannya, meskipunhanya sekali. Dan kalau SD sudah mengalami kesulitan, SMP akan timbulkemalasan. Kemalasan itu kan membuat kita menjadi berhenti berfikir. Itumenjadikan anak-anak tidak suka dengan matematika. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Kasih tips donk bu agaranak-anak jadi suka dengan matematika?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Tipsnya itu ketika dijelaskan harusdidengarkan. Kalau ada yang janggal atau tidak mengerti harus ditanyakan.Jangan sampai bab yang dipelajari itu ada yang tidak mengerti. Pokoknya dalambab itu harus faham betul. Terus belajar sebelum tidur karena sesudah tidurmemory kita akan ganti. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Cara belajarnya itu gimanabu?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Dalam matematika cara belajarnya itu jangandibaca. Kalau dibaca itu mudah lupa. Cara belajar yang benar yaitu harusdikerjakan tanpa melihat buku. Kalau melihat buku itu kan sama dengan nyontek.Di LKS banyak soal-soal, yang harus dikerjakan. Kalau susah kita harusberusaha, bagaimana cara kita harus memecahkan kesulitan itu. Hasil terakhirharus faham betul. Buat apa belajar kalau tidak faham.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Dalam mengajar matematika,ibu pernah nggak mengalami ketidak sukaan dari sikap murid?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Saya paling benci kalau saya tanya “Siapuntuk ulangan?” lalu jawabnya insya Allah. Berartikan nggak yakin, kalau nggakyakin kan pasti hasilnya jelek. Saya ingin jawabannya “siap”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Ibu pernah nggak menjumpaisiswa kalau ibu lagi menerangkan tapi tidak dihiraukan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Ya pernah, biasanya yang seperti itu anaklaki-laki. Dan anak itu saya suruh keluar kalau&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;tidak mau mengikuti pelajaran saya. Kalau saya yang keluar kan kasihananak-anak yang lain pasti rugi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Kalau melihat siswa yangseperti itu, apa ibu mengurangi nilainya?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Oh tidak, kalau nilai matematikanyabagus-bagus tapi kelakuannya nakal, ya tetap saya kasih nilai bagus. Nggak adahubungannya kan nilai pelajaran sama kelakuan. Nilai kelakuan kan ada sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Apa ada kesan dari muridyang membuat ibu tidak bisa melupakannya?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Ada, saya ingat dulu. Saya kan selalumenyuruh anak-anak untuk mengkritik saya di waktu akhir semester. Ada yangbilang suka dengan cara saya mengajar karena gampang nyantol. Ada juga yangmembuat hati saya “Deg”, ngritiknya itu begini “Saya tidak suka bu Yayuk pilihkasih” padahal saya nggak ngerasa pilih kasih. Saya nggak pernah sentimen&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;kok. Saya berusaha profesional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Yang ibu harapkan dari siswaAl-Musthofa itu apa bu?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt;"&gt;Buat anak MTs adalah belajar menjadi dewasa. Berusahamandiri dan mengerti tugas. Dan tanda-tanda kedewasaan itu mengerti tugas dantanggung jawab. Pesan saya, kalau mau sembuh dari penyakit matematikaharus&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;nurut sama saya. Saya disiniadalah dokter matematika. Belajar matematika memang butuh proses yang lama.Waktu bayi bisa tengkurap saja butu waktu 3 bulan. Kalau mau bisa berjalanbutuh waktu 1 tahun. Manusia tidak seperti hewan dan tumbuhan dan ingat langkahyang di tempuh itu&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;harus halal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Yahitulah hasilnya, sangat bermanfaat kan bagi shobat Kamus. Coba deh&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;untuk mengikuti tips dan trik dari Bu Yayuk.Pasti kalian akan bisa seperti beliau.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Oh ya sampai lupa...( maaf ya Kamus agak pelupa) Bu Yayuk itu lulusan S1Unitomo, Surabaya jurusan matematika. Ayo hidup matematika!!!(EC,MY)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1298343525174657064?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1298343525174657064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/matematika-lets-go.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1298343525174657064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1298343525174657064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/matematika-lets-go.html' title='Matematika, Lets Go...'/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-r-Q2aKQcnHg/TshM1sv7VuI/AAAAAAAAAXM/dfR2WhHKsCc/s72-c/DSC00038_resize.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-8921621109119974996</id><published>2011-11-20T07:35:00.001+07:00</published><updated>2011-11-20T07:41:00.516+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswatun Hasanah'/><title type='text'>Pebisnis yang Sukses</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 14.2pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Halo shobat Kamus apa kabar?Shobat tahu nggak diantara guru-guru di sekolah kita tercinta ini ada salahsatu guru yang sangat sukses dalam berbisnis. Hayo tebak siapa? Yup...Benarbanget. Beliau bernama Ah.Rofiq.S.Pd. Suami dari ibu Mikrojul Asyarati yangkini sudah di karuniai dua orang anak yaitu Alfara Firdaus dan Afrial FikriFirdaus. Beliau pasangan dari alm. H.Akhiyat yang merupakan mantan ketuayayasan Al-Musthofa&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan ibu Hj. Kasthin.Beliau lahir pada tanggal 15 September 1967 di Mojokerto. Beliau anak ke-3 dari3 bersaudara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 14.2pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Sekarang beliau bertempattinggal di Dsn.Balongsono. Beliau lulusan dari IKIP Surabaya dalam bidangOlahraga. Shobat mau tahu hasil obral-obrol wartawan kamus dengan bapak yangulet dalam berbisnis ini. Yuk...!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -3.8pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sejak kapan bapak mulai Berbisnis?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 14.2pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Saya mulaimembuka usaha pada tahun 1985. Itu awal saya mulai berusaha untuk merintisdalam dunia bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Memangnya Usaha apa yang bapak jalani ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 14.2pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Saya mencoba banyak usaha yangpenting halal. Awalnya saya hanya membuka Agen Minyak tanah, teruslama-kelamaan saya mencoba membuka usaha penyewaan alat-alat pesta dan Agen LPGdan alhamdulillah sampai sekarang masih bisa berkembang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Terus bagaimana Bapak membagi waktu antaraPekerjaan dan Berbisnis?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 21.3pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 14.15pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Usaha saya hanya sebagai sampingansaja. Kalau waktunya kerja ya kerja dan jika waktunya bisnis ya bisnis. Karenamenurut saya kerja itu harus on time, sedangkan disiplin adalah kuncikeberhasilan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-VOFn00kPZSo/TshMTAoH0HI/AAAAAAAAAXE/kJXuR6xD6z0/s1600/Rofiq.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-VOFn00kPZSo/TshMTAoH0HI/AAAAAAAAAXE/kJXuR6xD6z0/s200/Rofiq.png" width="161" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Memang sekarang Bapak Dinas dimana? Sejakkapan?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 14.2pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sebelum saya diangkat, saya dulumengajar mapel Penjaskes di Al-Musthofa, kalau sekarang cukup sebagai Waka.Sarpras saja. Alhamdulillah kemudian saya diangkat menjadi PNS di Balai DiklatKementerian Agama di Surabaya. Pengakatan saya belum lama kok dan juga belumsampai bertahun-tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;KenapaBapak masih saja berbisnis padahal bapakkan sudah PNS, Apa penghasilan bapakkurang mencukupi?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 14.2pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 1.0cm;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kalau dibilang kurang sih tidak.Saya hanya ingin usaha sampingan di rumah saja. Penghasilan saya selama jadiPNS sedang-sedang saja. Alhamdullillah cukup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Apa sih Pak kendala atau rintangan yang selalumenghalangi bisnis bapak?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: -7.1pt; text-align: justify; text-indent: 49.65pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Kendalanyacuma cuaca, kalau cuaca lagi buruk susah dan repot untuk mendirikan terop.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Apa yang Bapak rasakan saat ini?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Saya hanya bisa bersyukur saja padaAllah SWT karena telah memberikan saya nikmat yang sangat besar sekali. Jikabukan krena Allah, apalah saya ini. Jadi semua harus disyukuri agar kita tidakkufur nikmat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Bagi Tipsnya dong Pak biar Shobat Kamus bisa sepertiBapak?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Awalnya lihat peluang pasarkira-kira apa yang paling cocok dan paling bisa kita kuasai. Setelah itu dikerjakansungguh-sungguh jangan setengah-setengah dan harus diperhitungkan secaramatang-matang. Sebab jika tidak bisa jadi bisnis yang diharapkan beruntungmalah akan merugi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Apa Bapak yakin kita bisa seperti Bapak yangsukses dalam Bisnis dan Pekerjaan?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pasti bisa, semua orang punyakesempatan sama tergantung dari hati dan keuletan kita masing-masing dimana sebabkemauan pasti ada jalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: -7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kasih pesan-pesan dong Pak buat siswa-siswiAl-Musthofa tersayang ini?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 7.1pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Harus belajar dengan rajin, kalauingin mencoba sesuatu harus dengan sungguh-sungguh dan jangan mudah putus asa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Nah,itu tadi Shobat hasil wawancara dengan Bapak Rofiq. Semoga shobat bisatermotivasi untuk tetap giat belajar dengan sungguh-sungguh, semoga kita semuabisa sukses salam bekerja dan berbisnis seperti beliau. Amiin...(DIK,RWN)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Maiandra GD&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-8921621109119974996?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/8921621109119974996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/pebisnis-yang-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8921621109119974996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8921621109119974996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/pebisnis-yang-sukses.html' title='Pebisnis yang Sukses'/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-VOFn00kPZSo/TshMTAoH0HI/AAAAAAAAAXE/kJXuR6xD6z0/s72-c/Rofiq.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-3737928537313065837</id><published>2011-11-20T07:30:00.001+07:00</published><updated>2011-11-20T07:33:50.258+07:00</updated><title type='text'>Berkunjung ke Radar Mojokerto</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YWR0LeR8SZU/TshK0d2pcnI/AAAAAAAAAW8/V5kg-OsZO_E/s1600/DSC00284.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-YWR0LeR8SZU/TshK0d2pcnI/AAAAAAAAAW8/V5kg-OsZO_E/s320/DSC00284.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Happy Birthday to you …Happy Birthday to you…Happy Birthday…Happy Birthday… Happy Birthday to you…yhee… tepuk tangan semuanya…, hem pasti shobat Kamus heran, mungkin difikiran shobat Kamus kira-kira siapa ya… yang lagi ulang tahun? Tahu nggak sih pada tanggal 1 Maret 2011 itu adalah hari jadinya “Radar Mojokerto” oh ya… saat tanggal tersebut itu adalah hari jadinya Radar Mojokerto yang ke-10, wah, 10 tahun. Perjalanan yang panjang ya?  pasti mengalami jatuh bangunnya perjalanan mereka. Semoga saja Radar Mojokerto sukses selalu… amien.Oh ya shobat Kamus, tahu nggak sih pada acara HUTnya Radar Mojokerto yang ke-10 Kamus di undang loh, Semua wartawan Kamus sangat senang sekaligus bahagia, soalnya sudah diundang oleh Radar. Meskipun bukan hanya satu kali saja Kamus diundang oleh Radar, tapi berkali-kali. Nggak tahu sih sudah berapa kali, yang penting Kamus merasa bangga dan mengucapkan terimakasih banyak kepada Radar Mojokerto yang telah mengundang Kamus pada acaranya.Oh ya, shobat Kamus tahu nggak sih, ternyata disana itu banyak  para undangan  dari guru-guru 2 sekolah lain  serta ibu-ibu Polwan dari Polres Kabupaten dan Kota Mojokerto dan yang lebih bangga lagi ada Bupati Mojokerto dan Jombang meskipun tidak ada Bupati Mojokerto, tapi diwakili oleh istrinya yaitu ibu Ikfina. ibu itu orangnya anggun, ramah, dan kami sempat ngobrol dan foto-foto loh sama ibu meskipun hanya sedikit saja. Tapi ibu mendoakan semoga kami dapat  seperti kakak-kakak dari para wartawan Radar mojokerto dan sukses seperti mereka. Amien.Dalam sambutannya Mbak Naning mengatakan senang sekali kepada semua warga Mojokerto karena kerjasama yang baik semua komponen. Dari Bupati tak merasa marah jika dikritik darmo, dari Polres selalu memberikan informasi dunia hukum yang patut diberitakan, sedangkan dari dunia pendidikan dengan rubrik Ransel khususnya secara terus terang Mbak Naning mengucapkan terima kasih kepada Al-Musthofa yang secara rutin mengirimkan artikelnya sehingga sering muncul di rubrik tersebut. Wow, Kamus jadi tersanjung nih. Memang benar tuh Kamus kan sering mengirimkan artikel ke Ransel. Sedangkan Ibu Ikfina yang mewakili suaminya mengatakan kebanggaannya kepada Darmo yang selalu mendukung kegiatan yang baik di Kabupaten Mojokerto, sehingga apa yang dicanangkan oleh suaminya bisa terlaksana dengan baik. Dan kita merasa bangga dobel, soalnya setelah acara kami sempat berbincang-bincang dengan mbak Naning general manager Radar Mojokerto tersebut, walaupun hanya beberapa kecap saja kita omong-omong. Dan kita juga foto-foto lho sama beliau. Ternyata orangnya murah senyum dan ramah, aduh, jadi merasa senang dan bangga soalnya ketemu dengan pimpinan Radar Mojokerto ditambah dengan bertemu istrinya Bupati Mojokerto Ibu Ikfina. Ehm, pokoknya campur aduk dengan rasa senang disertai dengan bangga.Kamus merasa seperti demikian karena jarang loh dari sekolah lain atau anak-anak pelajar di luar sana yang bisa seberuntung kita. Kita bisa bertemu dengan ibu Bupati berkat Radar Mojokerto yang telah mengundang kita di hari ulang tahunnya. Pasti ada yang bertanya nih, memang istimewanya kita apa sih, koq sampai diundang. Kamus kasih tahu ya itu karena wartawan Kamus paling banyak mengisi rubrik ransel yang ada di radar Mojokerto tiap hari Minggu. Saking seringnya kadang Kamus sungkan lho, masak masuk terus. Nggak percaya? Coba beli deh koran Jawa Pos tiap hari Minggu pasti di Radar Mojokerto hampir tiap bulan wartawan Kamus memasukkan tulisannya. Setelah semua acara selesai, tibalah saatnya makan-makan. Asyiiik, eis jangan dikira makan gratisan lho ya soalnya Kamus membawa dua tumpeng HUT untuk darmo, tapi karena Kamus sudah bosan dengan tumpeng maka Kamus keliling deh ke seantero ruangan mencari makanan yang enak-enak. Wuih seandainya Shobat semua ada di situ pasti deh akan bingung mencari makanan yang paling cocok untuk disantap saking banyaknya. Akhirnya, Sekali lagi Kamus mengucapkan kepada Radar Mojokerto “selamat ulang tahun yang ke-10” wish you all the best for everything….(NWT, DPR, MY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-3737928537313065837?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/3737928537313065837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/berkunjung-ke-radar-mojokerto.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3737928537313065837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3737928537313065837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/berkunjung-ke-radar-mojokerto.html' title='Berkunjung ke Radar Mojokerto'/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-YWR0LeR8SZU/TshK0d2pcnI/AAAAAAAAAW8/V5kg-OsZO_E/s72-c/DSC00284.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-8154470161595070702</id><published>2011-11-20T07:28:00.001+07:00</published><updated>2011-11-20T07:29:40.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Halo Kamus'/><title type='text'>Surat-surat yang dimuat</title><content type='html'>Menyepelekan Kata-KataAssalamu’alaikum War. Wab. Sekedar kritikan buat KAMUS edisi 15 hal 6 dan 7 liputan “Al-Musthofa Bertabur Cinta” profil guru: Mbak Mei, Mbak Nunik, dan Mbak Sri tentang cinta terhadap Allah... Kata “orang yang saya cinta adalah ALLAH...” apakah Allah itu orang? Mohon cari kata-kata yang lebih baik, karena allah tidak boleh disamakan dengan orang/makhluk. Kamus ini dibaca orang banyak, orang yang ngerti agama dan tidak. Jangan menyepelekan kata-kata mumpung belum dibaca MUI bisa-bisa ditutup nanti. Matur suwon (085852459913)Wa’alaikumsalam War. Wab. Terima kasih atas masukannya, itu memang murni kesalahan Kamus, surat ini sekaligus sebagai ralat. Kalau kesalahan ejaan atau kesalahan ketik Insya Allah MUI nggak sampai turun tangan koq. Warna Hitam PutihAssalamu’alaikum, Mus, aku mau tanya nih, kenapa sih majalah Kamus koq warnanya hitam putih, nggaj  ada warna yang lain ta? (0815155302xx)Wa’alaikumsalam, Pilihan warna hitam-putih adalah pilihan warna yang paling pas dibandingkan dengan warna lain. Sebab warna yang lain sudah pernah Kamus coba dan hasilnya kurang memuaskan. Kalau maksud kamu isinya diwarnai semua, bisa saja koq, asal kamu dan teman-temanmu mau membayar lebih kurang Rp10.000 tiap edisi. Kamus rasa ini akan sangat memberatkan orang tuamu. Tahu kan yang membayar kan ortu bukannya kamu. Iya, tidak?Kupon Tidak AdaAssalamu’alaikum, Mus kupon TTM edisi 15 emang nggak ada atau gimana? sih! (088143695xx)Wa’alaikumsalam, Sebetulnya kupon tiap edisi itu ada, eh kemarin kamus keluaan jadi untuk edisi ini bonus deh buat pembaca agar dapat mengirim jawaban sebanyak-banyaknya. Oke?Curhat Yuk dan Ekstra BahasaAssalamu’alaikum, Mus.Halo Mus ini aku Ardani kelas 9c mau usul 1. Bagaimana kalau majalah Kamus ini diisi lagi rubrik Curhat Yuk, karena kamu kan pintar memberikan solusi kami pasti ada yang mau minta solusi tolong dikabulkan ya.  2. Ternyata kami-kami ini yang sudah kelas 9, masih kesulitan mengerjakan soal bahasa arab dan Inggris, gimana ya kalau Al-Musthofa ditambah 2 ekstra lagi yaitu bahasa Arab dan Inggris, biar anak al-Musthofa semakin pintra gitu lho. (081554154111)Wa’alaikumsalam,1. Memang dalam beberapa edisi belakangan Kamus tidak memunculkan rubrik Curhat yuk! Itu karena tidak ada pertanyaan yang masuk redaksi, maknya dorong teman-temanmu untuk bertanya permasalahan mereka dan masukkan ke Kotak Pos Kamus, Insya Allah kalau ada pertanyaan yang layak dijawab Kamus akan meunculkan lagi rubrik Curhat Yuk!2. Dengan dimuatnya surat kamu ini, Insya Allah Al-Musthofa akan sebisa mungkin menuruti permintaan kamu, semoga tahun depan keinginan kamu bisa dilaksanakan. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-8154470161595070702?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/8154470161595070702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/surat-surat-yang-dimuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8154470161595070702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8154470161595070702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/11/surat-surat-yang-dimuat.html' title='Surat-surat yang dimuat'/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6030513255242417878</id><published>2011-06-12T15:15:00.001+07:00</published><updated>2011-06-12T15:17:50.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keajaiban Al-Qur&apos;an'/><title type='text'></title><content type='html'>Rahasia Ubun-ubun dalam Alquran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak manusia bagian depan yang disebut Allah dalam Al Qur’an Al Karim dengan kata nashiyah (ubun-ubun).&lt;br /&gt;Al-Qur’an menyifati kata nashiyah dengan kata kadzibah khathi’ah (berdusta lagi durhaka). Allah berfirman, “(Yaitu) ubun-ubun yang mendustakan lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 16)&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin ubun-ubun disebut berdusta sedangkan ia tidak berbicara? Dan bagaimana mungkin ia disebut durhaka sedangkan ia tidak berbuat salah?&lt;br /&gt;Prof. Muhammad Yusuf Sakr memaparkan bahwa tugas bagian otak yang ada di ubun-ubun manusia adalah mengarahkan perilaku seseorang. “Kalau orang mau berbohong, maka keputusan diambil di frontal lobe yang bertepatan dengan dahi dan ubun-ubunnya. Begitu juga, kalau ia mau berbuat salah, maka keputusan juga terjadi di ubun-ubun.”&lt;br /&gt;Kemudian ia memaparkan masalah ini menurut beberapa pakar ahli. Di antaranya adalah Prof. Keith L More yang menegaskan bahwa ubun-ubun merupakan penanggung jawab atas pertimbangan-pertimbangan tertinggi dan pengarah perilaku manusia. Sementara organ tubuh hanyalah prajurit yang melaksanakan keputusan-keputusan yang diambil di ubun-ubun.&lt;br /&gt;Karena itu, undang-undang di sebagian negara bagian Amerika Serikat menetapkan sanksi gembong penjahat yang merepotkan kepolisian dengan mengangkat bagian depan dari otak (ubun-ubun) karena merupakan pusat kendali dan instruksi, agar penjahat tersebut menjadi seperti anak kecil penurut yang menerima perintah dari siapa saja.&lt;br /&gt;Dengan mempelajari susunan organ bagian atas dahi, maka ditemukan bahwa ia terdiri dari salah satu tulang tengkorak yang disebut frontal bone. Tugas tulang ini adalah melindungi salah satu cuping otak yang disebut frontal lobe. Di dalamnya terdapat sejumlah pusat neorotis yang berbeda dari segi tempat dan fungsinya.&lt;br /&gt;Lapisan depan merupakan bagian terbesar dari frontal lobe, dan tugasnya terkait dengan pembentukan kepribadian individu. Ia dianggap sebagai pusat tertinggi di antara pusat-pusat konsentrasi, berpikir, dan memori. Ia memainkan peran yang terstruktur bagi kedalaman sensasi individu, dan ia memiliki pengaruh dalam menentukan inisiasi dan kognisi.&lt;br /&gt;Lapisan ini berada tepat di belakang dahi. Maksudnya, ia bersembunyi di dalam ubun-ubun. Dengan demikian, lapisan depan itulah yang mengarahkan sebagian tindakan manusia yang menunjukkan kepribadiannya seperti kejujuran dan kebohongan, kebenaran dan kesalahan, dan seterusnya. Bagian inilah yang membedakan di antara sifat-sifat tersebut, dan juga memotivasi seseorang untuk bernisiatif melakukan kebaikan atau kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-riS5E-Ya7pI/TfR2GzCC01I/AAAAAAAAAW0/6SGN_Oxhrl0/s1600/ubun.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-riS5E-Ya7pI/TfR2GzCC01I/AAAAAAAAAW0/6SGN_Oxhrl0/s200/ubun.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617244494387925842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika Prof. Keith L Moore melansir penelitian seputar mukjizat ilmiah dalam ubun-ubun pada seminar internasional di Kairo, ia tidak hanya berbicara tentang fungsi frontal lobe dalam otak (ubun-ubun) manusia. Bahkan, pembicaraan merembet kepada fungsi ubun-ubun pada otak hewan dengan berbagai jenis. Ia menunjukkan beberapa gambar frontal lobe sejumlah hewan seraya menyatakan, “Penelitian komparatif terhadap anatomi manusia dan hewan menunjukkan kesamaan fungsi ubun-ubun.&lt;br /&gt;Ternyata, ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarauh pada manusia, sekaligus pada hewan yang memiliki otak. Seketika itu, pernyataan Prof. Keith mengingatkan saya tentang firman Allah, “Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (Hud: 56)&lt;br /&gt;Beberapa hadits Nabi SAW yang bericara tentang ubun-ubun, seperti doa Nabi SAW, “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu dan anak hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu…”&lt;br /&gt;Juga seperti doa Nabi SAW, “Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setiap sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya…”&lt;br /&gt;Juga seperti sabda Nabi SAW, “Kuda itu diikatkan kebaikan pada ubun-ubunnya hingga hari Kiamat.”&lt;br /&gt;Apabila kita menyandingkan makna nash-nash di atas, maka kita menyimpulkan bahwa ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengendali perilaku manusia, dan juga perilaku hewan.&lt;br /&gt;Makna Bahasa dan Pendapat Para Mufasir:&lt;br /&gt;Allah berfirman, yang artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang berdusta lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 15-16)&lt;br /&gt;Kata nasfa’ berarti memegang dan menarik. Sebuah pendapat mengatakan bahwa kata ini terambil dari kalimat safa’at asy-syamsu yang berarti matahari mengubah wajahnya menjadi hitam. Sementara kata nashiyah berarti bagian depan kepala atau ubun-ubun.&lt;br /&gt;Mayoritas mufasir menakwili ayat bahwa sifat bohong dan durhaka itu bukan untuk ubun-ubun, melainkan untuk empunya. Sementara ulama selebihnya membiarkannya tanpa takwil, seperti al-Hafizh Ibnu Katsir.&lt;br /&gt;Dari pendapat para mufasir tersebut, jelas bahwa mereka tidak tahu ubun-ubun sebagai pusat pengambilan keputusan untuk berbuat bohong dan durhaka. Hal itu yang mendorong mereka untuk menakwilinya secara jauh dari makna tekstual. Jadi, mereka menakwili shifat dan maushuf (yang disifati) dalam firman Allah, “Ubun-ubun yang dusta lagi durhaka” itu sebagai mudhaf dan mudhaf ilaih. Padahal perbedaan dari segi segi bahasa antara shifat dan maushuf dengan mudhaf dan mudhaf ilaih itu sangat jelas.&lt;br /&gt;Sementara mufasir lain membiarkan nash tersebut tanpa memaksakan diri untuk memasuki hal-hal yang belum terjangkau oleh pengetahuan mereka pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi-Sisi Mukjizat Ilmiah: &lt;br /&gt;Prof. Keith L Moore mengajukan argumen atas mukjizat ilmiah ini dengan mengatakan, “Informasi-informasi yang kita ketahui tentang fungsi otak itu sebelum pernah disebutkan sepanjang sejarah, dan kita tidak menemukannya sama sekali dalam buku-buku kedokteran. Seandainya kita mengumpulkan semua buku pengobatan di masa Nabi SAW dan beberapa abad sesudahnya, maka kita tidak menemukan keterangan apapun tentang fungsi frontal lobe atau ubun-ubun. Pembicaraan tentangnya tidak ada kecuali dalam kitab ini (al-Qur’an al-Karim). Hal itu menunjukkan bahwa ini adalah ilmu Allah yang pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu, dan membuktikan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah.&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang fungsi frontal lobe dimulai pada tahun 1842, yaitu ketika salah seorang pekerja di Amerika tertusuk ubun-ubunnya dengan stik, lalu hal tersebut memengaruhi perilakunya, tetapi tidak membahayakan fungsi tubuh yang lain. Dari sini para dokter mulai mengetahui fungsi frontal lobe dan hubungannya dengan perilaku seseorang.&lt;br /&gt;Para dokter sebelum itu meyakini bahwa bagian dari otak manusia ini adalah area bisu yang tidak memiliki fungsi. Lalu, siapa yang Muhammad SAW maksudkan bahwa bagian dari otak ini merupakan pusat kontrol manusia dan hewan, dan bahwa ia adalah sumber kebohongan dan kesalahan.&lt;br /&gt;Para mufasir besar terpaksa menakwili nash yang jelas bagi mereka ini karena mereka belum memahami rahasianya, dengan tujuan untuk melindungi Al Qur’an dari pendustaan manusia yang jahil terhadap hakikat ini di sepanjang zaman yang lalu. Sementara kita melihat masalah ini sangat jelas di dalam Kita Allah dan Sunnah Rasulullah SAW, bahwa ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarah dalam diri orang dan hewan.&lt;br /&gt;Jadi, siapa yang memberitahu Muhammad SAW di antara seluruh umat di bumi ini tentang rahasia dan hakikat tersebut? Itulah pengetahuan Allah yang tidak datang kepadanya kebatilan dari arah depan dan belakangnya, dan itu merupakan bukti dari Allah bahwa Al Qur’an itu berasal dari sisi-Nya, karena ia diturunkan dengan pengetahuan-Nya. (Oleh Syaikh Zindani dari eramuslim.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6030513255242417878?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6030513255242417878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/rahasia-ubun-ubun-dalam-alquran-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6030513255242417878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6030513255242417878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/rahasia-ubun-ubun-dalam-alquran-otak.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-riS5E-Ya7pI/TfR2GzCC01I/AAAAAAAAAW0/6SGN_Oxhrl0/s72-c/ubun.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7269222572816872516</id><published>2011-06-12T15:14:00.000+07:00</published><updated>2011-06-12T15:15:40.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Guru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswatun Hasanah'/><title type='text'></title><content type='html'>Ngidam&lt;br /&gt;Oleh: Abdul Haris*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar menggembirakan datang dari Pak Sodron ketika mengajar di kelasku.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, anak-anak, istri saya hamil setelah sepuluh tahun lebih saya menanti, akhirnya do’a saya terkabul juga,” kata beliau dengan raut muka yang sangat jelas kalau beliau sedang gembira sangat. &lt;br /&gt;“Wah, selamat, ya, Pak, semoga anak Bapak nanti menjadi anak yang sukses dalam segala hal,” ucapku basa-basiku. Ah, salah. Meski aku basa-basi aku tetap saja turut merasa gembira mengetahui kabar tersebut. Sebab, yang aku tahu orang yang menikah pasti ingin memiliki momongan. Ada yang setahun sudah menggendong anaknya, ada yang kadang dua tahun baru menimang putra-putrinya, atau kalau begitu cepat belum genap satu tahun sudah keluarlah anaknya. Yang terakhir ini pasti karena ‘kecelakaan’. Naudzubillah semoga aku dan teman-temanku nggak ada yang seperti itu. &lt;br /&gt;Sedangkan Pak Sodron harus bersabar selama sepuluh tahun lebih, bukan penantian yang singkat. Tapi apa peduliku ya? aku kan cuma muridnya. Kebetulan saja aku ini murid yang terkenal disayang. Karena seringkali Pak Sodron memuji aku di depan teman-temanku sekelas, bahkan ketika beliau jadi pembina upacara tanpa tedeng aling-aling beliau mengatakan:&lt;br /&gt;“Contohlah Soleh, sudah cakep pintar lagi. Pasti banyak cewek yang kesengsem terhadap cowok seperti ini.”&lt;br /&gt;“Huuuu...” seketika riuh teriakan teman-teman. Sedangkan aku menekuk muka karena malu dan tersipu. &lt;br /&gt;Mungkin saking sayangnya sehingga apa-apa pasti namaku duluan yang disebut. Seperti pagi itu, ketika sekolah tak ada siapa-siapa hanya aku yang datang duluan,&lt;br /&gt;“Leh, aku mau minta tolong.”&lt;br /&gt;“Minta tolong apa, Pak?” kataku sambil menghampirinya.&lt;br /&gt;“Kamu tahu kan istriku lagi hamil.” Aku mengangguk, “Tadi pagi dia kepingin buah srikaya, padahal di sini kan tidak lagi musim. Nah, aku mau ke pasar. Jadi aku titip tugas ke teman-temanmu.”&lt;br /&gt;“Dengan senang hati, Pak. Siap!” kataku tegas. Tak urung Pak Sodron menyunggingkan senyum di bibirnya.&lt;br /&gt;“Ah, kamu ini memang bisa diandalkan, koq,” puji beliau dengan tulus. Sebentar kemudian Pak Sodron mengambil sepeda motornya dan meluncur entah kemana.&lt;br /&gt;Sedangkan aku, langsung masuk ke kelas dan membuka-buka tugas yang dititipkan tadi. Tugas yang mudah. Tapi, aku tak tahu bahwa kejadian ini adalah awal dari kebencianku kepada Pak Sodron.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Leh, aku minta tolong lagi, ya?”&lt;br /&gt;“Minta tolong apalagi, Pak?”&lt;br /&gt;“Aku sungkan, meninggalkan sekolah lagi, makanya aku minta tolong kamu saja.”&lt;br /&gt;“Iya, Pak. Asal saya mampu.”&lt;br /&gt;“Istriku ngidam lagi, kali ini dia minta lontong lodeh. Semalaman tadi aku mencari-cari tapi tidak menemukan juga. Nah, kamu bantu aku mencarikan. Pakai sepeda Bapak. Masalah ijin, nanti aku yang ngurusi.”&lt;br /&gt;“Baik, Pak. Akan saya carikan.”&lt;br /&gt;Jadilah pagi itu aku tidak menerima pelajaran sama sekali, sebab aku mencari lontong lodeh di seantero Mojokerto. Berkali-kali aku sms Pak Sodron bahwa aku belum menemukannya dan mau pulang saja. Tapi, Pak Sodron menyuruh tetap mencari sampai ketemu. Setelah hampir 4 jam aku putar-putar, akhirnya aku menemukan juga warung yang berjualan lontong lodeh. &lt;br /&gt;Huh, sungguh pekerjaan yang menjengkelkan, tanpa teman, tanpa tujuan yang jelas. Aku seperti orang linglung waktu itu. Dalam hati, kalau bukan Pak Sodron yang aku sukai, tak mungkin aku mau melakukan pekerjaan ini. &lt;br /&gt;Sayangnya beberapa hari kemudian kembali Pak Sodron memberi tugas lagi, kali ini beliau menyuruhku mencari buah keres sebanyak-banyaknya, sebab istri beliau ngidam buah itu. &lt;br /&gt;“Aku kasih kamu uang 10 ribu, cari sebanyaknya-banyaknya buah keres. Oke Leh? Nanti ya, kalau pulang sekolah!” Sekali lagi aku tak mampu menolak tugas yang aneh ini. Aku tetap menurut. Tapi, biar lebih cepat aku mengajak Paijo untuk membantuku.&lt;br /&gt;“Ngidam koq aneh-aneh, ya, Leh?” komentar Paijo dalam perjalanan.&lt;br /&gt;“Iya, tuh, apa memang orang hamil pasti seperti itu ya?” tanyaku balik.&lt;br /&gt;“Setahuku, sih nggak semuanya, tapi nggak tahulah, aku kan nggak pernah hamil.” Ujarnya sambil nyengir kuda.&lt;br /&gt;“Hus, ngomong apa kamu!” sungutku pada Paijo.&lt;br /&gt;“Kamu koq enjoy saja sih disuruh-suruh Pak Sodron?” tanya Paijo penasaran.&lt;br /&gt;“Siapa bilang enjoy, aku tersiksa banget, tahu! Kalau saja bukan Pak Sodron pasti aku akan menolaknya.”&lt;br /&gt;“Lho, kenapa kamu nggak menolaknya?”&lt;br /&gt;“Ya, pengin nurut aja. Sama guru kan harus gitu, Jo?” tentu saja aku tidak mengungkapkan bahwa aku mau disuruh karena Pak Sodron suka memujiku.&lt;br /&gt;Hampir 2 jam kami mencari buah keres di pinggir kali dan pinggir jalan di sekitar perumahan tempat tinggalku. Setelah penuh plastik setengah kiloan yang aku bawa dengan buah keres, aku langsung meluncur sendirian ke rumah Pak Sodron yang tidak jauh dari rumahku. Sedangkan Paijo aku suruh pulang duluan. &lt;br /&gt;“Waduh, makasih banget, ya, Leh,” kata Pak Sodron sambil memamerkan deretan giginya yang putih bersih. Huh, entah kenapa sekarang aku muak dengan senyuman Pak Sodron. “Jangan kapok ya kalau aku minta tolong lagi,” tambahnya. Muakku semakin bertambah pula. Dasar!&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Baru saja aku menalikan sepatu dan mau mengayuh sepedaku, ketika aku dikagetkan kedatangan seseorang di depanku.&lt;br /&gt;“Leh, maaf kalau mengganggu, sekarang juga aku minta tolong kamu ke rumahku,” hem... minta tolong atau menodong?&lt;br /&gt;“Minta tolong apalagi Pak?” sungutku, pasti Pak Sodron tahu raut mukaku, tapi apa peduliku. Toh, dia tak peduli perasaanku. Sebab permintaan tolongnya tak mungkin aku tolak.&lt;br /&gt;“Istriku minta di bacakan Al-Qur’an satu juz oleh muridku yang paling kusayang, kupikir siapa lagi murid yang kusayang kalau bukan kau, Leh.”&lt;br /&gt;“Ya ampun, Pak, koq aneh gitu sih, saya kan harus sekolah,” kataku beralasan. Mungkin kali ini beliau mengerti dilema yang kuhadapi.&lt;br /&gt;“Aku tahu, Leh. Tapi ini bagiku sangat mendesak. Tahukah kamu istriku kalau lagi mengidam tak mungkin aku tolak. Apalagi ini adalah kehamilan yang sangat kami nantikan. Aku takut terjadi apa-apa kalau tidak aku turuti permintaannya.”&lt;br /&gt;“Tapi, Pak...” kataku menggantung.&lt;br /&gt;“Sudahlah, Leh. Aku benar-benar minta tolong. Semoga ini permintaan istriku yang terakhir.”&lt;br /&gt;Akhirnya aku tak mampu menolak. Dan jadilah hari itu aku tidak masuk sekolah tetapi tadarus sendirian di rumah Pak Sodron. Terus terang meskipun aku senang disayang guru, tapi kalau begini terus bisa menghancurkan prestasiku. Dalam hati aku bertekad ini adalah permintaan terakhir yang aku turuti. Habis ini tak ada lagi sayang, tak ada lagi pujian persyetan dengan semuanya kalau menyita waktuku untuk belajar. &lt;br /&gt;Dan, untungnya tak ada lagi permintaan aneh-aneh dari istri Pak Sodron hingga istrinya melahirkan. Tapi, aku sudah kadung tak suka dengan sikap beliau yang suka memanfaatkan murid. Rupanya beliau sepertinya mengerti dengan sikapku sebab tak ada lagi permintaan tolong darinya kepadaku sekecil apapun. Entah siapa yang disuruh olehnya. Aku tak peduli yang penting aku bebas dari tugas yang memuakkan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Aku dapat kabar gembira dari istriku. Dia hamil. &lt;br /&gt;Wow, tak bisa kulukiskan perasaan senangku ini. Setelah lebih sepuluh tahun aku menanti akhirnya Allah mengabulkan juga doa-doa yang kumunajatkan tiap malam. Saking senangnya sampai-sampai aku menyampaikan berita ini ke semua orang. Bahkan sampai ke muridku juga kusampaikan kabar menggembirakan ini. Hem, belakangan aku rasa-rasa terlalu berlebihan kalau muridku kuberi informasi yang nggak penting bagi mereka. Pantas saja tidak ada yang merespon ketika aku bicara hal tersebut hanya satu anak saja yang mengucapkan selamat kepadaku. Ya, dia adalah Soleh murid yang paling berprestasi di kelas XI.&lt;br /&gt;Soleh selalu bisa memikat hatiku dengan prestasi dan perhatiannya kepadaku. Sehingga aku makin sayang kepadanya. Tak ada murid yang sepintar, sesopan dan serapi dia. Tak pernah aku melihat raut muka masam setiap kali aku meminta tolong kepada dia. Asal tahu saja sering aku meminta tolong kepada murid bukan karena aku tak mampu mengerjakan, hanya saja aku ingin menguji muridku sepatuh apa mereka kepadaku. Nyatanya kebanyakan adalah tolakan halus bahkan kasar yang kudapat. Hanya segelintir saja yang mau menerima perintahku dengan senyuman tulus. Dan Soleh mendapat peringkat pertama dalam urusan patuh-mematuhi perintahku.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Mas, entah kenapa ya, aku pengin sekali buah srikaya. Tadi malam kucoba menahan keinginan ini, tapi sampai pagi ini tetap saja aku kepingin.” Kata istriku setelah kami melaksanakan shalat Shubuh berjama’ah. &lt;br /&gt;“Wah, barangkali ini yang dinamakan ngidam, Dik,” kataku menyimpulkan.&lt;br /&gt;“Mungkin saja, ya Mas. Belikan sekarang ya, aku sudah nggak bisa menahan keinginanku ini.” Rayu istriku setengah merajuk.&lt;br /&gt;Jadilah pagi itu aku mencari jalan keluar bagaimana mencari buah srikaya tanpa meninggalkan tugas mengajar. Aha, ada Soleh. Pasti dia bisa kumintai tolong. &lt;br /&gt;Dan, memang benar ketika aku meminta tolong dia untuk titip tugas ke tman-temannya, dengan antusias dia meluluskan permintaan tolongku. Lega rasanya kalau bisa melakukan dua pekerjaan dalam waktu bersamaan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pukul 2 malam, aku di atas jok sepeda motor sambil membonceng istriku. Sudah hampir dua jam kami putar-putar keliling kampung, pasar, dan kota Mojokerto. Tadi, pas pukul 24.00 istriku membangunkan aku dari tidur nyenyakku. Raut mukanya hampir menangis.&lt;br /&gt;“Ada apa, Dik?” tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;“Mas, aku pengin banget lontong lodeh, bisakah kau mencarikan aku?” katanya memelas.&lt;br /&gt;“Waduh, malam begini, mana ada warung yang buka, Dik?”&lt;br /&gt;“Pasti ada, Mas. Aku ikut ya, aku takut sendirian di rumah.”&lt;br /&gt;Aku tak bisa menolak permintaannya. Jadilah kami keluar rumah menerobos dingin dan pekatnya malam. Sayangnya hingga adzan Shubuh berkumandang tak jua aku menemukan apa yang kami cari.&lt;br /&gt;Esoknya, terpaksa aku minta tolong Soleh lagi. Seperti yang kuduga dia meluluskan permintaanku untuk mencarikan lontong lodeh yang diinginkan istriku. Beberapa kali dia sms minta pulang karena tak juga menemukan warung yang berjualan lontong lodeh. Aku tak memperbolehkan, sebab kupikir istriku nanti akan marah sebab aku tadi telah berjanji akan memperoleh makanan yang diidamkannya. &lt;br /&gt;Ketika Soleh menyerahkan lontong lodeh yang dibelinya. Bukan main gembiranya. Duh, tapi kenapa ya, raut muka Soleh agak masam. Ah, mungkin dia kecapekan di jalan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Istriku ngidam lagi, kali ini sangat aneh permintaannya. Dia minta buah keres seplastik untuk camilan. Bagaimana ini, masak aku harus mencari buah keres. Mau ditaruh mana mukaku. Sudah tua masih mencari buah yang pantas untuk anak kecil itu. Apa aku minta tolong lagi sama Soleh, ya? Hem, apa dia mau ya. Beberapa waktu lalu dia kusuruh dan mukanya masam. Tapi aku minta tolong siapa lagi. Akhirnya....&lt;br /&gt;“Aku kasih kamu uang 10 ribu, cari sebanyaknya-banyaknya buah keres. Oke Leh. Nanti kalau pulang sekolah!” aku mengulurkan uang 10 ribu tanpa meminta persetujuannya. Keterlaluan juga aku ini. Minta tolong tanpa minta pendapat yang dimintai tolong. Tapi, sungguh aku sangat terpaksa melakukannya. Mau bagaimana lagi. Maka, ketika Soleh mengantarkan buah keres itu ke rumahku dengan muka agak menekuk, kuterima saja kekesalannya. Maafkan aku Leh.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Pokoknya, hari ini Mas harus bisa mencarikan aku murid yang paling Mas sayang dan mengaji satu juz di rumah kita,” pagi itu lagi-lagi istriku minta sesuatu yang aneh. &lt;br /&gt;“Murid yang mana, Dik, semua murid ya kusayang. Tak ada yang kubenci.” Jawabku dengan alasan yang memang sebenarnya. &lt;br /&gt;“Pasti ada, kalau tidak salah, itu lho anak yang pernah ke sini mengantarkan buah keres.”&lt;br /&gt;“Oh, dia, nggak bisa, Dik. Dia terlalu sering aku mintai tolong. Aku nggak enak sama dia. Kemarin saja waktu mengantarkan buah keres, mukanya cemberut meskipun berusaha disembunyikannya.”&lt;br /&gt;“Ini permintaan anak Mas, yang ada dalam kandungan. Aku ngidam ini, Mas!” Duh, kalau sudah ada kata ngidam, tak berkutik aku dibuatnya.&lt;br /&gt;Maka, dengan perasaan yang ditebal-tebalkan, aku ke rumah Soleh meminta tolong lagi. Seperti yang telah aku duga, kali ini jelas kelihatan kalau Soleh sangat tidak suka dengan permintaan tolongku. Untungnya dia masih mau menuruti. Sekali lagi maafkan aku, Leh.&lt;br /&gt;Untungnya, itu adalah permintaan terakhir dari istriku, hingga melahirkan tak ada lagi permintaan aneh lagi dari dia. Tentu saja aku tak perlu meminta tolong lagi kepada Soleh. Duh, bagaimana perasaan dia sekarang kepadaku. Tiap kali aku mau berpapasan dengan dia selalu berusaha menghindariku. Di kelaspun Soleh tak pernah bertanya seperti kebiasaannya tempo dulu. &lt;br /&gt;Ini semua salahku, aku bodoh, kenapa aku terlalu egois, kenapa murid yang menurut seperti dia malah kumanfaatkan. Mungkin lebih baik semua masalah ini segera aku selesaikan, biar dia tidak salah persepsi kepadaku. Aku gurunya, aku nggak mau dia memelihara kebencian di hatinya. Aku harus menjelaskan semuanya dan meminta maaf. Aku rasa permintaan maafku tak akan menjatuhkan harga diriku di hadapannya. Ya, besok aku harus memanggil dia. (*) www.catatansangguru.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7269222572816872516?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7269222572816872516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/ngidam-oleh-abdul-haris-kabar.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7269222572816872516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7269222572816872516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/ngidam-oleh-abdul-haris-kabar.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6158516283905217441</id><published>2011-06-12T15:11:00.002+07:00</published><updated>2011-06-12T15:13:57.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswatun Hasanah'/><title type='text'></title><content type='html'>Matematika, Lets Go...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duh matematika, males ah!”. Ucapan yang sering keluar dari bibir manis shobat semua. Iya kan? Hayo ngaku... tenang saja sob, kebencian dalam matematika akan segera musnah. Tahu nggak kenapa? Karena di edisi kali ini Kamus mewawancarai guru matematika. Sebagian besar murid-murid Al-Musthofa sudah mengenalnya, karena dulu beliau mengajar di MI, MTs, MA. Tapi sekarang hanya mengajar di MTs. saja. Siapa beliau? Yap, betul, betul, betul. Beliau adalah ibu Cathur Prasetyo Rahayu S.Pd. yang panggilan akrabnya bu Yayuk. &lt;br /&gt;Beliau berkelahiran 6 September 1968 telah menggemari matematika sejak SD lo! Wow. Kalau kita kebanyakan clingak-clinguk? Tahu nggak sih sob, beliau dan suaminya Bapak Riadi ini telah dikaruniai dua anak. Anak pertama yaitu Afifatur Rohma yang sekarang duduk di kelas 3 MI. Al-Musthofa dan Muhammad Faris yang masih nol kecil. Kalau shobat mau main ke rumah beliau silakan saja datang ke Puri Mojo Baru AZ-58. tenang saja, di rumah beliau aman kok, nggak bakalan di gigit sama ibu Yayuk. (Iya nggak Bu?). &lt;br /&gt;Oh iya sampai lupa, beliau mengajar di Al-Musthofa sejak tahun 1998. Berarti sudah 13 tahun dan beliau hanya mengajar di Al-Musthofa saja. Wiiih, setia banget Bu Yayuk. Uda ah, dari tadi Kamus ngomel-ngomel terus. Ini nih, hasil wawancara Kamus kepada beliau. Di baca ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ibu kok suka sekali dengan matematika?&lt;br /&gt;Ya, karena matematika itu banyak filsafatnya, artinya memutuskan sesuatu yang ada. Kalau orang mau membangun rumah kan harus di hitung dulu, kira-kira mengeluarkan berapa banyak uang, kalau nggak di-hitung bisa-bisa di bohongi sama pembangunnya. Kan bisa bangkrut kalau gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu di zaman sekarang kan banyak alat bantu berhitung, apa matematika itu masih dikatakan penting?&lt;br /&gt; Oh iya, perhitungan itu kan sebagai dasar. Di matematika tidak hanya perhitungan saja. Melainkan rumus. Dengan rumus itu sama saja melatih proses berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain matematika apa ada pelajaran yang ibu sukai?&lt;br /&gt; Ada, biologi itu saya suka, karena biologi itu kan mengenal diri sendiri. Sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Terus Geografi saya juga suka. Pokoknya yang pelajarannya itu bersifat ciptaan Allah saya suka, karena itu nikmat buat kita. Dari situ kita bisa belajar bagaimana cara melestarikan alam.dsb &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seperti bahasa Inggris itu bu..?&lt;br /&gt; Oh saya juga suka. Kan hampir semua produk itu kan namanya diambil dari bahasa Inggris. Lalu seperti komputer itu, kalau nggak ngerti bahasa Inggris mana bisa mengoperasikannya. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ETrAS3QhtyQ/TfR1L7Hgo9I/AAAAAAAAAWs/X_I2Goqlv4s/s1600/Bu%2BYayuk.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ETrAS3QhtyQ/TfR1L7Hgo9I/AAAAAAAAAWs/X_I2Goqlv4s/s200/Bu%2BYayuk.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617243482946053074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya sich bu. Kembali ke matematika ya bu, sekarang kan rata-rata anak-anak itu nggak suka dengan matematika. Kira-kira alasannya apa ya bu?&lt;br /&gt;Nggak hanya sekarang, dulu juga banyak yang nggak suka matematika kok. Memang belajar matematika itu butuh proses. Matematika itu kan pelajaran berkelanjutan, tidak ada yang terputus. Kalau terputus itu susah nyambungnya. Jadi ya jangan sampai melewatkannya, meskipun hanya sekali. Dan kalau SD sudah mengalami kesulitan, SMP akan timbul kemalasan. Kemalasan itu kan membuat kita menjadi berhenti berfikir. Itu menjadikan anak-anak tidak suka dengan matematika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih tips donk bu agar anak-anak jadi suka dengan matematika?&lt;br /&gt; Tipsnya itu ketika dijelaskan harus didengarkan. Kalau ada yang janggal atau tidak mengerti harus ditanyakan. Jangan sampai bab yang dipelajari itu ada yang tidak mengerti. Pokoknya dalam bab itu harus faham betul. Terus belajar sebelum tidur karena sesudah tidur memory kita akan ganti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara belajarnya itu gimana bu?&lt;br /&gt;Dalam matematika cara belajarnya itu jangan dibaca. Kalau dibaca itu mudah lupa. Cara belajar yang benar yaitu harus dikerjakan tanpa melihat buku. Kalau melihat buku itu kan sama dengan nyontek. Di LKS banyak soal-soal, yang harus dikerjakan. Kalau susah kita harus berusaha, bagaimana cara kita harus memecahkan kesulitan itu. Hasil terakhir harus faham betul. Buat apa belajar kalau tidak faham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengajar matematika, ibu pernah nggak mengalami ketidak sukaan dari sikap murid?&lt;br /&gt;Saya paling benci kalau saya tanya “Siap untuk ulangan?” lalu jawabnya insya Allah. Berartikan nggak yakin, kalau nggak yakin kan pasti hasilnya jelek. Saya ingin jawabannya “siap”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu pernah nggak menjumpai siswa kalau ibu lagi menerangkan tapi tidak dihiraukan?&lt;br /&gt;Ya pernah, biasanya yang seperti itu anak laki-laki. Dan anak itu saya suruh keluar kalau  tidak mau mengikuti pelajaran saya. Kalau saya yang keluar kan kasihan anak-anak yang lain pasti rugi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau melihat siswa yang seperti itu, apa ibu mengurangi nilainya?&lt;br /&gt;Oh tidak, kalau nilai matematikanya bagus-bagus tapi kelakuannya nakal, ya tetap saya kasih nilai bagus. Nggak ada hubungannya kan nilai pelajaran sama kelakuan. Nilai kelakuan kan ada sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ada kesan dari murid yang membuat ibu tidak bisa melupakannya?&lt;br /&gt;Ada, saya ingat dulu. Saya kan selalu menyuruh anak-anak untuk mengkritik saya di waktu akhir semester. Ada yang bilang suka dengan cara saya mengajar karena gampang nyantol. Ada juga yang membuat hati saya “Deg”, ngritiknya itu begini “Saya tidak suka bu Yayuk pilih kasih” padahal saya nggak ngerasa pilih kasih. Saya nggak pernah sentimen  kok. Saya berusaha profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ibu harapkan dari siswa Al-Musthofa itu apa bu?&lt;br /&gt;Buat anak MTs adalah belajar menjadi dewasa. Berusaha mandiri dan mengerti tugas. Dan tanda-tanda kedewasaan itu mengerti tugas dan tanggung jawab. Pesan saya, kalau mau sembuh dari penyakit matematika harus  nurut sama saya. Saya disini adalah dokter matematika. Belajar matematika memang butuh proses yang lama. Waktu bayi bisa tengkurap saja butu waktu 3 bulan. Kalau mau bisa berjalan butuh waktu 1 tahun. Manusia tidak seperti hewan dan tumbuhan dan ingat langkah yang di tempuh itu  harus halal. &lt;br /&gt;Yah itulah hasilnya, sangat bermanfaat kan bagi shobat Kamus. Coba deh  untuk mengikuti tips dan trik dari Bu Yayuk. Pasti kalian akan bisa seperti beliau.  Oh ya sampai lupa...( maaf ya Kamus agak pelupa) Bu Yayuk itu lulusan S1 Unitomo, Surabaya jurusan matematika. Ayo hidup matematika!!!(EC,MY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6158516283905217441?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6158516283905217441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/matematika-lets-go.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6158516283905217441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6158516283905217441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/matematika-lets-go.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ETrAS3QhtyQ/TfR1L7Hgo9I/AAAAAAAAAWs/X_I2Goqlv4s/s72-c/Bu%2BYayuk.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-4681395018812715345</id><published>2011-06-12T15:09:00.002+07:00</published><updated>2011-06-12T15:11:06.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Islam'/><title type='text'></title><content type='html'>AL-ZARQALI, ILMUWAN OTODIDAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arzachel. Begitulah masyarakat Barat biasa menyebut al-Zarqali, seorang astronom Muslim legendaris dari Andalusia. Kontribusinya bagi pengembangan astronomi modern sungguh sangat besar. Ia tak hanya menciptakan peralatan astronomi berteknologi, namun juga sederet teori penting.&lt;br /&gt;Tak heran jika kemudian, masyarakat astronomi modern mengabadikan namanya di salah satu kawah bulan. Ia tercatat sebagai satu dari 24 ilmuwan Muslim yang diakui dunia sains modern. Al-Zarqali merupakan salah satu ilmuwan yang lahir dari era kejayaan Islam di Spanyol Muslim alias Andalusia.&lt;br /&gt;Sejatinya, ia bernama lengkap Abu Ishaq Ibrahim Ibnu Yahya al-Zarqali. Di dunia Islam, ia juga dikenal dengan nama al-Zarqalluh atau al-Zarqallah. Dia terlahir di Toledo, Andalusia pada tahun 1029 M. Al-Zarqali tumbuh besar ketika kejayaan peradaban Islam di Andalusia berada di bibir kehancuran.&lt;br /&gt;Pada akhir abad ke-11 M, al-Zarqali alias Arzachel menjadi astronom kebanggaan peradaban Muslim di Andalusia. Ia menemukan bahwa orbit planet itu adalah edaran eliptik bukan edaran sirkular. Selain itu, ada pula astronom lainnya seperti Ibnu Bajjah serta? Nur Ed-Din Al Betrugi alias Alpetragius yang mengusulkan model-model planet baru.&lt;br /&gt;Kehidupan al-Zarqali&lt;br /&gt;Barron Carra de Vaux (1921) dalam bukunya bertajuk Les Penseurs de l’Islam menyebut al-Zarqali dengan panggilan ‘al-Nekkach’ – pemahat logam. Sebelum dikenal sebagai seorang astronom, al-Zarqali memulai karirnya sebagai seorang mekanik dan pembuat kerajinan dari logam. Kemahirannya sebagai seorang mekanik membuatnya dipercaya untuk menjadi pegawai Ibnu Said di Toledo.&lt;br /&gt;Pada 1060 M, al-Zarqali membuat peralatan observatorium astronomi yang didedikasikan untuk Yahya Ibnu Abi Mansur. Awalnya, al-Zarqali memang menciptakan peralatan untuk para ilmuwan lain. Karya ciptanya yang luar biasa akhirnya mengundang ketertarikan dari ilmuwan lain.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-o4vUA66-DCo/TfR0hpvgNaI/AAAAAAAAAWk/G0DdyVdzkTc/s1600/al-zarqali%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-o4vUA66-DCo/TfR0hpvgNaI/AAAAAAAAAWk/G0DdyVdzkTc/s200/al-zarqali%2B1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617242756727453090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;”Para ilmuwan lain akhirnya mengakui kehebatan intelektualitas al-Zarqali,” papar Barron carra de Vaux. Al-Zarqali terbilang unik. Dia adalah seorang saintis Muslim legendaris yang tak pernah belajar secara formal. Bahkan, pada awalnya, al-Zarqali nyaris tak pernah membaca bahkan memegang buku sekalipun.&lt;br /&gt;Kalangan ilmuwan yang kagum dengan karya-karya al-Zarqali kemudian mendorongnya untuk belajar. Mereka memberinya banyak buku. Al-Zarqali pun kemudian belajar secara otodidak. ” Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1062 M, dia menjadi anggota kumpulan para ilmuwan di Andalusia,” Juan Vernet dalam Dictionary of Scientific Biography.&lt;br /&gt;Salah satu penemuan al-Zarqali yang paling fenomenal adalah pembuatan jam di Toledo. Jam yang diciptakannya itu masih bisa digunakan hingga tahun 1135 M. Penemuannya itu menarik perhatian Raja Alphonso IV. Secara khusus Raja Alphonso mencari tahu bagaiama jam yang diciptakan al-Zarqali itu bekerja.&lt;br /&gt;Selain berhasil menciptakan jam air yang sangat mengagumkan, al-Zarqali juga mampu membuat astrolab paling canggih dan akurat. Atrolab yang ciptakannya tergolong paling bagus di antara astrolab lain yang dibuat sebelumnya serta pada masa itu. Astrolab itu bisa digunakan untuk beragam keperluan.&lt;br /&gt;Astrolab ciptaannya bisa digunakan untuk mengamati siklus zodiak. Selain itu juga bisa didesain secara khusus untuk mengukur garis lintang dan memproyeksikan letak ekuator. Teknologi astrolab yang dibuatnya juga bisa menentukan jam atau waktu.&lt;br /&gt;Al-Zarqali begitu populer di dunia Barat. Selama berabad-abad, karyanya yang fenomenal, yakni Tabel Toledo begitu dikagumi Masyarakat Kristen Barat. Hasil buah pikirnya itu begitu berpengaruh bagi masyarakat Barat. Karyanya itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Gerard of Cremona. Karyanya al-Zarqali itu mampu bertahan selama lebih dari dua abad.&lt;br /&gt;Pengaruh al-Zarqali yang begitu kuat itu membuat table-table astronomi lainnya di Eropa didasarkan pada hasil pengukuran al-Zarqali. Tabel Marseilles yang didasarkan pada Tabel Toledan buatan al-Zarqali juga diadaptasi ke meridian London, Paris dan Pisa.&lt;br /&gt;Al-Zarqali tutup usia pada tahun 1087 M. Meski begitu, buah pikir dan karya-karyanya telah memberi inspirasi bagi ilmuwan lain terutama di Eropa. Peradaban Islam masa kini sudah seharusnya menumbuhkan kembali semangat dan perjuangan hidup seorang al-Zarqali. N heri ruslan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Sang Astronom &lt;br /&gt;Selain berhasil menemukan fakta bahawa orbit planet itu adalah edaran eliptik bukan edaran sirkular, al-Zarqali juga mampu mengoreksi data geografis yang dibuat Ptolemeus. Secara khusus, dia mengoreksi panjang Laut Mediterania. Al-Zarqali juga mampu menemukan sejumlah fakta penting terkait rahasia langit, seperti planet, bintang, bulan dan matahari.&lt;br /&gt;Penemuan-penemuan yang diciptakannya ditulis dalam kitab berjudul “al-Safiha al-Zarqaliya” alias Azafea. Dalam risalah itu tercatat sejumlah penemuannya seperti, astrolab universal, tabel 29 bintang serta yang lainnya. Al-Zarqali dikenal sebagai seorang ilmuwan yang mampu menggabungkan kemampuan teknik dengan teoritik.&lt;br /&gt;Dalam catatannya, al-Zarqali mengungkapkan adanya observatorium juga dibangun peradaban Islam di Toledo serta Cordoba. Observatorium yang dibangun di bawah kekuasaan Dinasti Umayyah Spanyol itu diyakini keduanya telah menggunakan peralatan astronomi yang tercanggih di zamannya. Beberapa diantaranya merupakan ciptaan al-Zarqali.&lt;br /&gt;Ia juga tercatat telah menemukan salah satu peralatan komputer analog di era kejayaan Islam. Arzachel, demikian orang Barat biasa menyebut Al-Zarqali, berhasil menemukan Equatorium alat penghitung bintang. Peralatan komputer analog lainnya yang dikembangkan A-Zarqali bernama Saphaea. Inilah astrolabe pertama universal latitude-independent. Astrolabe itu tak bergantung pada garis lintang pengamatnya dan bisa digunakan di manapun di seluruh dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-4681395018812715345?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/4681395018812715345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/al-zarqali-ilmuwan-otodidak-arzachel.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/4681395018812715345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/4681395018812715345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/06/al-zarqali-ilmuwan-otodidak-arzachel.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-o4vUA66-DCo/TfR0hpvgNaI/AAAAAAAAAWk/G0DdyVdzkTc/s72-c/al-zarqali%2B1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1155476835547174423</id><published>2011-03-25T13:21:00.001+07:00</published><updated>2011-03-25T13:24:04.840+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>KUNANG- KUNANG DI MALAM ITU&lt;br /&gt;Asmaul Husna (XIIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah mulai gelap, matahari mulai menyinsingkan cahayanya, ketika aku memandangnya dari jendela. Bertiup udara yang sangat segar. Udara sehabis hujan sangat kusukai, seperti sore ini yang kunikmati sembari menunggu bel pulang. Sejak tadi aku berdiri ditepi jendela sebab kelas tidak ada guru yang mengajar. &lt;br /&gt;Pulang sekolah aku berjalan kaki menyusuri jembatan sungai yang arusnya sangat deras. sore pun berlalu matahari pun sudah tak tampak sinarnya sampai di rumah aku membersihkan diri dari debu yang menempel di tubuh ini. Setelah itu aku belajar. Disela sela kesibukanku ada yang selalu aku pikirkan dalam benak hatiku yaitu mencari pilihan hati. Akankah aku menemukannya?&lt;br /&gt;Di dalam sunyi malam aku mengakhiri belajarku dan beberapa menit berlalu aku keluar kamar untuk mencari udara segar di malam yang sunyi dan sejuk ini. Aku duduk terpaku  di depan teras rumah. &lt;br /&gt;Pandanganku terarah pada suatu titik cahaya ditengah-tengah dedaunan malam, Kelip cahaya itu berpindah-pindah. Setitik cahaya itu semakin lama semakin banyak. Aha, ada laki-laki yang menangkapi cahay itu. Dimasukkan satu persatu ke dalam toples yang dibawanya. &lt;br /&gt;Aku tetap memperhatikan laki-laki itu dari teras rumah. Tiba-tiba dia memandangku yang duduk dan larut dalam perhatian. Beranjaklah dia dan melangkah kearahku sambil membawa cahaya yang terbang dalam toples itu.&lt;br /&gt;Dia adalah Ardi anak kosan sebelah rumahku. Dia tinggal di sini dia bekerja segaai karyawan pabrik organik dia anaknya seru berparas manis, berkulit sawo matang dan berbadan tegap tapi agak misterius. Beberapa saat kemudian dia sampai di hadapanku.&lt;br /&gt;“Hai gadis kok sendirian saja?” dia menyapa ku.&lt;br /&gt;“Ya, nih, nggak ada temannya jadi yah aku kekuar rumah buat cari udara segar.”&lt;br /&gt;“Apa  aku  boleh aku duduk disini?’’ &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-zhFUEruXhIs/TYw02FAsw6I/AAAAAAAAAWY/tNTVPbR7sa0/s1600/kunang%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 193px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-zhFUEruXhIs/TYw02FAsw6I/AAAAAAAAAWY/tNTVPbR7sa0/s200/kunang%2B1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587899341322634146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Kamu hobi banget sich kumpulin kunang-kunang.” &lt;br /&gt;“Ya, ini sekedar buat hiburan serta ingin menikmati cahayanya,” jawab dia.&lt;br /&gt;“Ar, kamu sabar banget bisa menangkap segitu banyak kunang kunang.” Dia hanya tersenyum.&lt;br /&gt;“Oh, ya, apa tidak kasihan kunang-kunang inikan juga ingin terbang bebas?” aku bertanya pada Ardi yang masih memandangi kunag-kunang itu.&lt;br /&gt;“Sebenarnya sih yang kasigan, hanya saja karena aku ingin menikmat cahaya dari tubuhnya.”&lt;br /&gt;“Kalau kasihan kenapa kamu tetap menangkpanya?”&lt;br /&gt;“Kamu mau tidak 15 menit lagi kita lepaskan kunang-kunang ini di rerumputan hijau?” agkanya Ardi tak menghiraukan pertanyaanku.&lt;br /&gt;“Gimana, mau nggak?”&lt;br /&gt;“Boleh deh kelihatanya seru tuh!”&lt;br /&gt;Aku bersama Ardi duduk bareng bersantai di teras sambil melihat kunang-kunang terbang dalamtoples dan bersinar lebih cerah karena pantulan kaca.&lt;br /&gt;Malam semakin larut dan sunyi sinar bintang bintang menerangi canda tawa aku dan Ardi. Lima belas menit berlalu aku  mengingatkan Ardi untuk segera melepaskan kunang-kunang ini.&lt;br /&gt;Ketika aku dan Ardi akan berdiri mau beranjak  tiba-tiba dari sudut jalan depan rumah terlihat Trisna yang berjalan menghampiri. &lt;br /&gt;Dialah Trisna, cowok yang telah berhasil meluluhkan hatiku. Sapai dua bulan aku jadian Ardi belum tahu hal ini meskipun dia adalah teman karib Trisna. Sebab memang itu yang aku inginkan. Aku tak mau Ardi yang kelihatannya menaruh harapan padaku akan menelan kekecewaan. &lt;br /&gt;Trisna sudah dekat kami, sorot curiga terlihat diwajahnya. &lt;br /&gt;“Kok kalian berdiri mau kemana?’’ tanya Trisna memecah kebekuan. &lt;br /&gt;Aku menjawab “Kita mau melepaskan kunang-kunang yang ada dalam toples ini,” jawabku agak gugup.&lt;br /&gt;Apa kamu mau ikut?”Ardi memberi tawaran pada Trsina&lt;br /&gt;“Yah boleh deh kayaknya seru banget tuch.”&lt;br /&gt;Kami bertiga berjalan beberapa meter dari teras rumahku, &lt;br /&gt;Ardi berjalan duluan dengan membawa kunang-kunang itu. Aku dan Trisna berada di belakang Ardi. Aku sama.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan Trisna memegang tanganku. Aku memandang dia dan tersenyum.&lt;br /&gt;Tangan kami terlepas karena Ardi sudah sampai dan ketika itu pandangan sedikit curiga dari tatapan wajah Ardi kearahku dan Trisna.&lt;br /&gt;Di rerumputan dan daun yang hijau aku, Ardi,dan Trisna memegang tutup toples dan membukanya.&lt;br /&gt;Ketika tangan-tangan ini berpegangan satu sama lain aku merasakan getaran berbeda dari tangan Ardi, tangan Ardi terasa dingin berkeringat ketika memegang tanganku sedangkan tangan Trisna hangat sekali. Ah, apa ini karena Ardi benar-benar cinta padaku?&lt;br /&gt;Cahaya hewan itu semakin cerah dan tampak ramai dikeremangan malam. Ketika toples terbuka Ardi berkata, “Aku ingin menemukan seorang perempuan yang mempunyai hati seperti kunang-kunang ini dia selalu bersinar untuk aku,” deg! Hatiku berdesir mendengarnya.&lt;br /&gt;Setelah terlepas semuanya Trisna dan Ardi memandangku dengan penuh tanda tanya akupun menebak-nebak apa maksud yang dikatakan Ardi barusan dari tatapan mata Ardi ada cinta untuk aku tapi dia tak berani mengungkapkan padaku.&lt;br /&gt;Dis, semunya sudah terlepas dan ini hampir malam kalau kamu mau ngobrol sama Trisna ngobrol saja dulu? Aku mau kembali kekosan, ngantuk.” Kata ardi berpamitan.&lt;br /&gt;“Tris, titip Ardi ya?”&lt;br /&gt;“Oke brow!” &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Yank apakah Ardi tau kalau kita sudah jadian?” Trisna bertanya padaku ketika Ardi sudah jauh. &lt;br /&gt;“Kayaknya sih belum kan tadi dia tak pasang wajah yang curiga, eh, ya, maaf ya tadi aku memegang tangan Ardi. Gimana kerjaan pean hari ini?”&lt;br /&gt;Ya, lhamdulillah lancar. Untuk kejadian tadi tak apa-apa kok, kan untuk menjaga  hubungan kita juga.”&lt;br /&gt;“Yank, sudah malam ayo pulang?”&lt;br /&gt;“Ya udah ayo aku juga sudah ngatuk banget.”&lt;br /&gt;Aku dan Trisna berjalan pulang. Trisna memegang tanganku rasanya tangan ini tak ingin terlepas.&lt;br /&gt;Untuk yang kesekian kalinya  pegangan tangan di Trisna rasanya menghangatkan hati ini yang haus dalam kerinduan akan hadirnya cinta dalam perjalanan itu Trisna bilang&lt;br /&gt;“Yank sayangi aku apa adanya dan tetaplah menjadi gadis yang kukenal dengan kesederhanaanmu.”&lt;br /&gt;“Jika anak-anak mulai  tahu tentang kita siapkanlah  hatimu untukku.”&lt;br /&gt;“Mas aku akan berusaha siap sebab peanlah pilihan hatiku dan aku akan berusaha menyayangi pean sepenuh hatiku.” Kataku meyakinkan.&lt;br /&gt;“Ardi gimana, apa dia pernah ungkapin persaanya ke kamu?” tanya Trisna ke aku.&lt;br /&gt;“Dia belum pernah ungkapin perasaanya ke aku. Cuman dari kata-kata yang yang ia ucapkan ketika melepas kunang-kunang itulah kau tahu?”&lt;br /&gt;“Tapi pean dah tahu kan jawabanku seperti apa? Aku milih pean.”&lt;br /&gt;“Ya yank aku percaya hati kamu adalah untukku.”&lt;br /&gt;Kami sudah sampai di rumah, sebelum aku masuk rumah Trisna memberikan tanda cinta dikeningku. Nyaman terasa. Trisna langsung balik, ketika ia sudah jauh...&lt;br /&gt;“Dari kejadian barusan, sekarang aku tahu Dis, hatimu sudah milik temanku itu,” tiba-tiba Ardi keluar dari balik daun pintu. Aku kaget bukan main.&lt;br /&gt;“Ardi, maafkan aku.”&lt;br /&gt;“Nggak usah minta maaf, sebab memang aku belum pernah menyatakan cintaku padamu. Selamat Dis, semoga hubunganmu langgeng dengan Tris.”&lt;br /&gt;“Makasih, Ar atas kebesaran hatimu.”&lt;br /&gt;Aku masuk rumah dan mengakhiri malam itu dengan cahaya hatiku meski sedikit kesedihan juga karena aku menyembunyikan sesuatu di balik persahabatan. Akhirnya cintaku dengan Trisna   di ketahui oleh Ardi. Meski pahit tentu itu lebih baik daripada aku terus menyembunyikan cintaku pada Trisna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1155476835547174423?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1155476835547174423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/03/kunang-kunang-di-malam-itu-asmaul-husna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1155476835547174423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1155476835547174423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/03/kunang-kunang-di-malam-itu-asmaul-husna.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-zhFUEruXhIs/TYw02FAsw6I/AAAAAAAAAWY/tNTVPbR7sa0/s72-c/kunang%2B1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-5402877277258206003</id><published>2011-03-25T13:17:00.002+07:00</published><updated>2011-03-25T13:21:41.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>BISAKAH AKU KEMBALI???&lt;br /&gt;Oleh: Ifa Sholiana (XIIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namaku Doni, aku anak pertama dari dua bersaudara. Adik laki-lakiku masih duduk di kelas 1 MTs. Diko Si Pendiam, begitulah orang-orang kampung memanggil akrab adikku. Sifatnya yang pendiam menjadi jurang pembeda antara karakterku dan karakter adikku. Walaupun begitu, Adikku adalah seorang pekerja keras. Setiap hari adikku menggunakan waktu luangnya untuk bekerja sebagai tukang semir sepatu keliling. Di usianya yang sangat dini, dia selalu membantu  keuangan keluarga. &lt;br /&gt;Sedangkan aku sendiri adalah lulusan MA favorit di desaku yang ingin sekali melanjutkan  ke perguruan  tinggi tapi tak bisa. Semua orang tahu bahwa ekonomi keluargaku tergolong ekonomi sulit. Bisa sampai lulus MA saja aku sangat bersyukur. Tapi apa salahnya jika aku mempunyai impian untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. &lt;br /&gt;Sebulan setelah lulus dari MA aku bekerja sebagai loper Koran yang setiap pagi menjajakan lembar demi lembar setumpuk Koran yang kubawa di stopan lampu merah Jln. Gajah Mada. Dan Alhamdulillah hasilnya cukup untuk membantu keuangan Bapakku yang berprofesi sebagai tukang becak. Maklum di jaman sekarang ini pendapatan seorang tukang becak belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami. Belum lagi harus menebus  obat setiap minggu untuk ibuku tercinta yang  sedang sakit keras.&lt;br /&gt;Meskipun hidup dalam kekurangan, aku bersyukur bisa tetap berkumpul dengan  keluargaku dalam suka maupun duka. Tak apalah aku tak bisa menjadi seorang mahasiswa di perguruan tinngi, asalkan aku bisa berguna untuk keluargaku. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri untukku.&lt;br /&gt;Akan tetapi kebanggaan itu tak berlangsung lama. Kelainan yang kuderita mengharuskan aku berhenti bekerja sementara waktu. Hormon progesteron  yang mengalir di tubuhku menyebabkan aku bertingkah seperti cewek alias banci. Tak satupun anggota keluargaku mengetahui hal ini. Sebenarnya gejala ini sudah mulai terasa sejak aku duduk di bangku SMP. Bahkan aku tak berani bilang pada ibuku. Hanya Tuhanlah dan diriku yang tahu akan kondisiku sekarang ini.&lt;br /&gt;Suatu saat, sekilas Bapak mempergoki aku yang sedang asyik berdandan di meja rias kamarku, bersolek menggunakan peralatan make up ibuku dan berputar-putar di depan kaca dengan mengenakan rok mini nyang kubeli dengan tabunganku. Ini kali  pertama Bapak melihatku, tapi untungnya Bapak tidak terlalu menghiraukan sebab Bapak hanya mempergoki separoh badanku dari balik pintu kamarku yang tertutup. Hatiku merasa lega sekali. Untung Bapak tidak mendatangi kamarku, coba kalau iya, aduh aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi.&lt;br /&gt;Setelah itu kuhapusi seluruh make up yang menempel di wajahku, melepas rok miniku. Kemudian aku bergegas menuju kamar  ibuku yang kini sedang terbujur tak bedaya. Kususapi ibu lalu memberinya obat seperti resep dokter. Kupandangi kedua bola mata ibuku yang semakin hari semakin redup karena penyakit jantung koroner yang bersarang di tubuhnya. Hatiku menjerit pilu melihat kondisi ibuku yang tiada kunjung membaik. Ingin rasanya aku menggantikan posisinya yang sakit itu.&lt;br /&gt;Keesokan harinya sepulang menjajakan Koran di stopan. Seperti orang yang kecanduan, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak berdandan dan mengenakan rok mini yang tergantung di almariku. Denagn hati yang riang kudandani parasku secantik mungkin serta tak lupa kupakai rok mini kesayanganku. Saking asyiknya aku, sampai-sampai aku tak menyadari kehadiran Bapakku yang ternyata sejak dari tadi berdiri di depan pintu kamarku.&lt;br /&gt;“Doni, apa-apaan kamu ini?” sentak Bapakku marah.&lt;br /&gt;“Bapak … anu…itu…anu…” jawabku gagu.&lt;br /&gt;Tanpa sempat memberi penjelasan, tiba-tiba sebuah tamparan yang tak pernah kurasakan sebelumnya melayang tepat di atas pipi kananku.&lt;br /&gt;“Dasar banci, Bapak malu punya anak seperti kamu,”teriak Bapakku.&lt;br /&gt;“Tapi pak… aku…aku….” jawabku terbata-bata.&lt;br /&gt;Tak sempat kau berucap, Bapakku malah mendorongku sampai aku jatuh tersungkur, dan kepalku terbentur meja. Kuambil sapu tangan dari laci meja, dan kuusap darah yang mengucur di dahiku.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-v4JNA69xUEU/TYw0Xocp7AI/AAAAAAAAAWQ/kOOrfO6v7u4/s1600/Resize%2Bof%2BResize%2Bof%2BCerpen%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-v4JNA69xUEU/TYw0Xocp7AI/AAAAAAAAAWQ/kOOrfO6v7u4/s200/Resize%2Bof%2BResize%2Bof%2BCerpen%2B2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587898818259184642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Pergi kamu dari rumah ini, dasar banci, Bapak jijik lihat kamu.” suara Bapak mengagetkan kau yang sedangsibuk mengusapi dahiku.&lt;br /&gt;Tanpa pikir panjang aku bergegas  mengeluarkan seluruh pakaian di almariku dan memasukkannya kedalam tas ransel kesayanganku. Dengan hati setengah tak yakin aku melangkahkan kaki meninggalkan rumah tanpa sempat pamit kepada ibu dan adikku. Mungkin kehidupan di luar sana akan jauh lebih baik untuk seorang banci sepertiku.&lt;br /&gt;Kini aku sudah memiliki kehidupan yang baru dengan orang-orang yang baru pula, yaitu lingkungan para waria. Disini aku bebas berdandan  tanpa ada yang melarangku atau mencibirku. Kami saling mendukung, sebab nasib kami sama, sama-sama seorang waria. Untuk bisa bertahan hidup, kumanfaatkan skill yang aku punya untuk menafkahi diriku sendiri yaitu dengan menjadi pelatih tari ballet. Meskipun tak banyak, setidaknya aku punya penghasilan tetap.&lt;br /&gt;Kurang lebih selama 2 tahun aku berpisah dengan keluargaku. Selama itu tak pernah sekalipun Bapak mencari tahu keberadaanku. Mungkin saking bencinya Bapak terhadapku sampai-sampai aku tak dianggap sebagai anak lagi. Aku mengerti betapa kecewanya Bapak padaku. Orang tua mana yang tak merasakan malu yang amat jika mendapati anak laki-laki kebanggaannya bertingkah seperti banci. Itulah yang dirasakan Bapak selama 2 tahun ini. Dan aku sendiri tak bisa berbuat apa-apa atas apa yang terjadi pada diriku.&lt;br /&gt;Pagi itu aku mendapat kabar dari teman MA ku dulu yang kebetulan adalah tetangga desaku bahwa ibuku telah pulang ke Rahmatullah seminggu yang lalu karena sakitnya yang semakin parah. Wajarnya seorang wanita yang hatinya lemah, begitupun yang kurasakan. Hatiku teriris sembilu  mendengar kabar itu. Tak ada yang bisa kulakukan selain menangisi kepergian ibuku tercinta. Aku menyesalkan satu hal, saat-saat terakhir hingga ajalnya aku tak berada disampingnya.&lt;br /&gt;Siang hari bulan Ramadhan yang panas membuatku enggan untuk keluar kamar. Kubaringkan tubuh mungilku ini di bawah lantai tempat tidur. Sambil menikmati sejuknya hembusan kipas angin butut, terdengar lantunan ayat-ayat  Al-Qur’an dari corong musholla yang taeletak beberapa meter dari tempat tinggalku kini. Entah mengapa, ditengah mendayu-dayunya suara al-Qur’an, hatiku teringat akan kejadian-kejadian apa saja yang menimpa diriku selam 2 tahun terakhir. &lt;br /&gt;“Astaghfirullahal adzim... betapa berdosanya aku ya Allah yang berani menyalahi kodratku sebagai laki-laki.” Tak terasa air mata menetes.&lt;br /&gt;Renunganku memuncak saat ingatanku menuju  sebuah tamparan, yach tamparan Bapakku 2 tahun yang lalu. Disatu sisi aku merasa nyaman akan keadaanku sekarang ini. Tapi di sisi lain hati kecilku melarangku untuk terus-terusan menyalahi kodratku sebagai kaum Adam.&lt;br /&gt; Sebenarnya sulit sekali menata perasaanku ini saat keinginanku untuk berdandan tiba-tiba datang, layaknya seorang yang kecanduan, aku tak kuasa untuk menolaknya. &lt;br /&gt;Sejak saat itu juga kubulatkan tekadku, sedikit demi sedikit kutempuh jalan itu agar aku bisa jadi laki-laki normal. Meskipun mental ngedrop mengingkari kebiasaanku tapi aku sadar bahwa jalan yang kutempuh selama 2 tahun ini adalah salah.&lt;br /&gt;Keesokan harinya saat aku belanja di pasar depan tinggalku, aku meliha t wajah seorang anak laki-laki yang tak asing lagi untukku. Kuingat-ingat ternyata itu adalah  adikku, Diko Si Pendiam yang kini tengah berumur 14 tahun.&lt;br /&gt;Beribu pertanyaan melayang-layang di benakku. Kira-kira apa yang sedang adik kerjakan di pasar ini, dan bukannya jam segini seharusnya adik berada di sekolah untuk belajar. Tanpa ragu-ragu kuhampiri dan kutanyai dia. Jawaban yang keluar dari mulut mungilnya sontak membuatku terkejut. Ternyata dia bekerja sebagai tukang angkut di pasar. Kini dia yang menjadi tulang punggung keluarga karena Bapak sedang sakit.&lt;br /&gt;Kuajak adik ketempat tinggalku. Setelah scerita panjang lebar dengan adik. Aku berniat untuk pulang menjenguk Bapak, orang tuaku satu-satunya. Walupun keraguan menyelimuti hatiku, apakah Bapak akan menerimaku kembali ataukah tidak. Seketika itu juga aku bergegas untuk pulang. Dengan ditemani adik dan berpakaian layaknya laki-laki normal, akhirnya sampai juga aku di rumah.&lt;br /&gt;Dari depan halaman terlihat suasana yang agak berbeda dari rumahu. Perlahan kulangkahkan kaki memasuki ruang demi ruang rumahku. Terasa sekali perbedaan yang mencolok antara rumah sebelum kutinggalkan hingga aku kembali lagi menginjakkan kakiku dirumah ini. Hingga aku tiba disatu ruang yang tak asing lagi, ya itulah kamar mendiang ibuku. Di ranjang itu juga kini Bapakku sedang terbujur tak berdaya. &lt;br /&gt;Aku berdiri di depan pintu. Memandang wajah Bapak yang sedang tertidur mengingatkan terakhir  kali aku menginjakkan kaki di kamar ini. Kupandangi langit-langit kamar  yang gelap karena sawang-sawang yang bergelantungan, udaranya sangat pengap karena jendelanya rusak tak bisa dibuka. Nampaknya sepeninggalku rumah ini jarang sekali dibersihkan. Rupanya Bapak tebangun karena langkah sepatuku yang mendekatinya.&lt;br /&gt;“Kamu siapa?” tanya Bapakku lirih.&lt;br /&gt;“Ini Doni Pak, Doni pulang pak.” Jawabku sambil mencium tanganya.&lt;br /&gt;“Doni,apakah benar kamu doni anakku.” tanya Bapakku sambil berusaha bangun dari tidurnya.&lt;br /&gt;“Iya pak ini Doni, maafkan Doni pak sudah mengecewakan Bapak.” jawabku sambil memeluk erat Bapakku.&lt;br /&gt;“ Maafkan Bapak juga ya Don, tanpa mau mendengar penjelasanmu Bapak mengusirmu.” Sahut Bapak.&lt;br /&gt;“ Iya pak....doni sayang sama Bapak.”balasku.&lt;br /&gt;Suasana hening menyelimuti kamar mendiang ibuku. Tangis dan keharuan berbaur jadi satu. Aku bersyukur, karena kepulanganku disambut dengan sebuah pelukan yang hangat, bukan dengan tamparan seperti 2 tahun yang lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-5402877277258206003?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/5402877277258206003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/03/bisakah-aku-kembali-oleh-ifa-sholiana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5402877277258206003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5402877277258206003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2011/03/bisakah-aku-kembali-oleh-ifa-sholiana.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-v4JNA69xUEU/TYw0Xocp7AI/AAAAAAAAAWQ/kOOrfO6v7u4/s72-c/Resize%2Bof%2BResize%2Bof%2BCerpen%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-4190899770089944075</id><published>2010-12-07T13:09:00.002+07:00</published><updated>2010-12-07T13:10:30.758+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Guru'/><title type='text'></title><content type='html'>GURUKU SAYANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah kami kedatangan guru baru menggantikan guru Sejarah yang pensiun. Sebelum cerita berlanjut ada baiknya kita tahu ciri-cirinya. Badannya gendut  kayak Tina Toon, pakai kacamata persis Oki Lukman kalau pakai kacamata juga, rambutnya bergelombang seperti Cintya Bela, mulutya agak maju kayak Omas, terakhir, tinggi badannya, karena gendut pasti kalian ingin beliau pendek padahal enggak, beliau tinggi semampai seperti Luna Maya. Nah dari sekian ciri tersebut pasti kalian tahu kan namanya? Yup, benar banget namanya sependek panggilannya Pak Sodron! Gubrak!!!&lt;br /&gt;Waktu pertama kali masuk kami menyambutnya dengan antusias sebab wajahnya itu lho nggak pernah kami temui. Jadi pasti ini guru baru. Tapi sebagaimana kalian mafhum karena guru baru ya kenalan dulu dong, gini nih cerita kenalannya:&lt;br /&gt;Di siang terik, pukul 2 siang pas ganti pelajaran muncullah sesosok tinggi semampai yang gendut tadi,&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum anak-anak manis,” Pak Sodron mengawali.&lt;br /&gt;“Wa’alaikum salam,” kami serempak menjawab. “Cari siapa pak?” tanyaku penasaran. Habisnya ada wajah asing koq tiba-tiba muncul di kelas. &lt;br /&gt;“O, ya, perkenalkan saya guru baru di sekolah ini.”&lt;br /&gt;“O....,” kami kerjasama mengucapkan huruf O, “Koq wajahnya nggak baru ya, Pak?” Si Paiman nyeletuk dari belakang. Duh, dasar anak bandel sama guru baru kurang ajar.&lt;br /&gt;“Nggak pa-pa anak-anak, memang wajah saya sudah lama nempel di sini koq, dan nggak pernah saya patenkan, jadi kalian bebas meniru wajah saya ini.”&lt;br /&gt;“Ha...ha...ha,” sekelas semua tertawa. Aku kira beliau marah tapi malah menjawab lucu juga.&lt;br /&gt;“Boleh saya memperkenalkan diri?” tanya beliau. Tangannya ditangkupkan di dada mirip banget peserta Indonesia Idol yang pengin lolos seleksi. &lt;br /&gt;“Boleh Pak,” teriakku. Tak tega aku menjawab tidak, dengan wajahnya yang memelas seperti itu. Selanjutnya beliau menyebutkan namanya, umurnya yang sudah 34 tahun, alamatnya, statusnya -ini nih yang penting- ternyata shobat-shobat semua, beliau sudah kawin! Huh! maaf nggak penting ya?&lt;br /&gt;“Sejak kecil saya jago Matematika, waktu SMP saya pintar Fisika, di SMA apalagi Kimia saya sih paling nyambung,” Pak Sodron memuji dirinya.&lt;br /&gt;“Dari data tersebut pasti kalian tahu kan waktu kuliah saya milih jurusan apa?”&lt;br /&gt;“Matematika,Pak,” aku teriak.&lt;br /&gt;“IPA, Pak” Si Paijo tak kalah lantang.&lt;br /&gt;“Yang lain?”&lt;br /&gt;“Kimia, Pak,” Soleh juga menjawab.&lt;br /&gt;“Yap, benar banget jawaban kalian, karena saya pintar Matematika, Fisika, Kimia, maka saya kuliah jurusan IPS.” &lt;br /&gt;“Hu...,” suara koor muncul lagi.&lt;br /&gt;“Koq gitu, Pak?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Saya memang salah jurusan anak-anak,”&lt;br /&gt;“Berarti sekarang mau ngajar Sosiologi ya, Pak? Sekarang kan waktunya?” tanya Paiman, kayaknya dia penasaran.&lt;br /&gt;“Bukan, saya ngajar sejarah, jadi saya mau ngajar kelas sebelah, tuh Pak Mu’at sudah di luar. Maaf ya sudah ngganggu?”&lt;br /&gt;“Hu... bilang dong dari tadi.” Paijo bersungut-sungut sambil menahan ketawa. Sedangkan Pak Sodron sudah ngeloyor pergi. Kayaknya puas ngerjain kami.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Begitulah, sejak perkenalan itu tak henti-hentinya Pak Sodron memberi kami guyonan-guyonan yang segar, sesegar wajahnya yang tak pernah layu meskipun nggak pernah dipupuk. &lt;br /&gt;Pelajaran Sejarah yang dulu sangat tidak kami sukai karena hafalan-hafalan tahun-tahun yang membingungkan menjadi mudah karena dalam setiap pelajaran diselingi dengan humor-humor yang khas dari beliau.&lt;br /&gt;Tapi, meski begitu tentu ada yang tidak kami sukai dari beliau. Beliau sering kali lupa. Aneh bukan. &lt;br /&gt;“Nggak juga, siapa bilang saya pelupa,” jawab Pak Sodron ketika kami mengeluhkan sifat pelupanya. “Coba tanya saya mengenai sejarah!”&lt;br /&gt;Aku bertanya,”Kapan Hari Pahlawan?”&lt;br /&gt;“10 November.”&lt;br /&gt;Paijo ngetes, “Siapa Pahlawannya, Pak?”&lt;br /&gt;“Bung Tomo.” Jawab beliau yakin.&lt;br /&gt;“Sekali lagi Pak,” aku tanya lagi, “hotel apa pak yang dipanjat pejuang untuk merobek bendera.”&lt;br /&gt;“Hotel Yamato, benar kan?” aku manggut-manggut.&lt;br /&gt;“Nah, sekarang,” tanya Paijo, “dimana kacamata Bapak.”&lt;br /&gt;Seketika wajah Pak Sodron memerah, sedetik kemudian wajah bingung meliputinya. Seluruh saku di tubuhnya diraba mencari kacamata tersebut. Isi tasnya di keluarkan semua, sedangkan kami hanya senyum-senyum saja, bahkan ada yang tertawa.&lt;br /&gt;“Anak-anak jangan ketawa dong, Bapak bingung nih, tanpa kacamata itu Bapak nggak bisa baca.” Tawa kami semakin keras. “Tolong bantu Bapak dong!” pinta beliau semakin bingung.&lt;br /&gt;“Pak, “Kacamatanya, sudah Bapak pakai tuh,” seru Paiman, sambil tertawa.&lt;br /&gt;Pak Sodron meraba matanya. Beliau menarik nafas panjang tanda lega. &lt;br /&gt;“Waduh, makasih ya, tanpa bantuan kalian pasti Bapak tadi nggak bisa pulang,” kata beliau, melas sekali. Aneh, lha wong kacamata nggak hilang koq dicari.&lt;br /&gt;Itu baru satu contoh, banyak kelupaan beliau yang  kadang membuat kami susah. Seperti ketika bel ganti jam berbunyi sekonyong-konyong beliau keluar tanpa salam, parahnya tas dan buku pelajaran ditinggal begitu saja. Akhirnya salah satu dari kami deh yang ngantar ke kantor. Sampai di kantor kami lihat beliau kebingungan mencari tasnya karena mau pulang. Nah lo.&lt;br /&gt;Suatu kali beliau masuk dengan tangan yang masih kotor karena makanan. Pasti beliau lupa cuci tangan tadi. Seandainya tidak kami ingatkan pasti tangan itu masih kotor sampai Ashar. Jorok kan?&lt;br /&gt;Ada contoh lagi nih, yang sampai membuat Bapak Kepala Sekolah marah-marah. Waktu itu kami study tour ke Trowulan melihat situs-situs bersejarah. Kami sekelas naik 2 mobil minibus. Karena nggak cukup maka terpaksa Pak Sodron naik motor sendirian. Mengapa beliau ikut, yaelah beliau kan guru sejarah jadi beliau jadi pembimbingnya dong. Sampai di sana kami berkeliling ke candi-candi. Pak Sodron dengan sangat hebat menerangkan sejarah candi-candi itu, sedetail-detailnya. Kami puas dengan semua keterangannya. Memang beliau hebat, hebat sekali.&lt;br /&gt;Tapi, ketika beliau pamitan ke kami untuk beli rokok, bencana dimulai. Sebab setelah itu Pak Sodron nggak kembali-kembali. Kami sabar menanti. Satu jam, dua jam, sampai tiga jam kesabaran kami habis. Kami telpon ke HP Pak Sodron nggak diterima, salah satu dari kami berinisiatif menelpon ke sekolahan ternyata yang menerima Bapak Kepala Sekolah. Kami tanyakan kepada beliau apa Pak Sodron ada di situ, jawabnya tidak. Kami baru ingat kalau pernah diberi nomor ditelpon rumah Pak Sodron. Paijo yang nelpon:&lt;br /&gt;“Ini rumah Pak Sodron?” tanya Paijo mengawali.&lt;br /&gt;“Iya, benar memangnya kenapa?” jawab suara di seberang. Kami semua mendengar karena HP di loudspeaker.&lt;br /&gt;“Pak Sodronnya ada, Bu?”&lt;br /&gt;“Ada, itu sedang menyuapi Ibu.”&lt;br /&gt;Jelas sudah, berarti Pak Sodron pulang dari tadi. Maka kami memutuskan untuk pulang. Sampai di sekolahan sudah lewat Isya’ orang tua yang menjemput kelihatannya sudah banyak yang resah. Kelihatan Pak Kepala Sekolah yang bersungut-sungut.&lt;br /&gt;“Mana Pak Sodron anak-anak?” tanya beliau.&lt;br /&gt;“Di rumahnya, Pak?”&lt;br /&gt;“Lho, mestinya kan bersama kalian?”&lt;br /&gt;Maka kami ceritakanlah ihwal kejadiannya. Pak Kepsek hanya geleng-geleng saja. Sedangkan kami hanya bisa meratapi nasib karena kepikunan Pak Sodron tercinta.&lt;br /&gt;Bisa ditebak keesokan harinya kami melihat Pak Sodron ke ruang Kepsek dan sekeluarnya beliau hanya menunduk saja.&lt;br /&gt;Meskipun begitu kami tetap mencintai beliau. Maka ketika hari ultahnya tiba, kami sekelas urunan untuk membelikan hadiah buat beliau. Kami bertiga, yakni Paijo, Paiman dan aku yang sering menggoda beliau kebagian untuk mengantarkan hadiah tersebut ke rumahnya. Isinya, nggak usah ditanyakan, tahu sendiri kan kami hanya anak sekolah. &lt;br /&gt;Berbekal alamat yang pernah beliau catatkan dulu, kami blusukan mencari rumah beliau. Setelah ke sana kemari bertanya maka sampailah kami di sebuah rumah yang sederhana. Terlalu sederhana malahan. Dari luar terlihat rumah ini setengah jadi. Sebab bagian belakang masih terbuat dari gedeg. Setelah kami masuk lantai semen menyambut kami, plafonnya dari anyaman bambu, banyak yang kecoklatan karena terkena bocoran air hujan. Kursinya dari spon, kainnya banyak yang sobek. Hati kami miris melihatnya.&lt;br /&gt;Ternyata Pak Sodron yang selalu rapi bajunya, rambutnya yang klimis, wajahnya yang bersih ternyata tempat tinggalnya begitu memprihatinkan.&lt;br /&gt;Setelah tahu kami yang datang kelihatan wajah terkejut beliau. &lt;br /&gt;“Oh Sari, Paijo, Paiman, ada apa nih, kok tumben mau mampir di kandang Bapak?” wajah beliau ceria tapi sangat kelihatan sangat dipaksakan. &lt;br /&gt;“Ehm anu pak ada perlu sedikit,” jawabku.&lt;br /&gt;“Iya, Pak, kami ke sini tadi ditugasi teman-teman untuk mengantar hadiah,” sambung Paijo.&lt;br /&gt;“Hadiah? Hadiah apa nih?” tanya beliau penasaran.&lt;br /&gt;“Lho sekarang kan Bapak ulang tahun yang ke 35,” kata Paiman.&lt;br /&gt;“Aduh, iya ya Bapak lupa,” kata beliau sambil manggut-manggut.&lt;br /&gt;“Waduh silakan duduk dulu, Bu, buatkan minuman buat tamu-tamu agung ini!” teriak beliau sambil menoleh ke belakang.&lt;br /&gt;“Sodron...sodron...” terdengar suara serak dari dalam.&lt;br /&gt;“Iya, Bu,” jawab Pak Sodron, “waduh anak-anak Bapak tinggal dulu ya, Bapak dipanggil ibu.”&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3Pug06yMI/AAAAAAAAAWA/7M6UQQ2c8_U/s1600/guru.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 190px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3Pug06yMI/AAAAAAAAAWA/7M6UQQ2c8_U/s200/guru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547818713983142082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kami berpandangan. Lama sekali Pak Sodron di dalam. Kami hanya diam, duduk terpekur terlena dengan pikiran masing-masing. Sayup-sayup terdengar suara Pak Sodron bicara diselingi suara batuk suara serak tadi. Sesekali terdengar suara rumah sakit. Setelah keluar Pak Sodron menuntun seorang nenek, wajahnya kaget lagi,&lt;br /&gt;“Lho, Sari, Paijo, Paiman, ada apa nih, kok tumben mau mampir di kandang Bapak?” Nah nah pikunnya kambuh lagi. Pertanyaannya persis lagi dengan yang tadi. Akhirnya kami menjelaskan lagi, ya, seperti tadi juga. Manggut-manggutnya juga. &lt;br /&gt;“Tapi maaf ya anak-anak Bapak terpaksa harus meninggalkan kalian, Bapak mau mengantar Ibu ke rumah sakit nih,” terlihat sekali Pak Sodron cemas.&lt;br /&gt;Dituntunnya nenek yang ternyata Ibu Pak Sodron ke teras rumah, diikuti istrinya yang menenteng tas besar. Setelah itu beliau keluar gang mungkin mencari tumpangan. Ternyata benar sebentar kemudian Pak Sodron kembali,&lt;br /&gt;“Bu, itu angkutannya sudah ada, mari kita berangkat.” Nenek itu hanya mengangguk lemah. Yang membuat kami kaget, ibu itu tidak dituntun tetapi digendong Pak Sodron sampai ke mikrolet. Sungguh pemandangan yang memilukan. &lt;br /&gt;Sebulan setelah itu, Pak Sodron masih mengajar seperti biasanya, dan humornya masih terus berlangsung meskipun aku pribadi masih jelas melihat wajah galau dan senyum yang dipaksakan. Pasti itu karena ibu beliau, tebakku.&lt;br /&gt;Dua bulan setelah kami ke rumah Pak Sodron, Pak Sodron memberi kabar gembira,&lt;br /&gt;“Anak-anak hari ini Bapak mau syukuran,” kata beliau berapi-api.&lt;br /&gt;“Kenapa, Pak?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Sebab Ibu saya sudah boleh pulang dari RS.”&lt;br /&gt;“Wah asyik... syukuran apaan nih, Pak?” tanya Paijo.&lt;br /&gt;“Sebentar, tadi Bapak sudah beli makanan ringan, tak ambil dulu di tas ya.”&lt;br /&gt;Pak Sodron mengambil tasnya di meja dibukanya, sedetik kemudian wajah pucat Pak Sodron muncul, kami sudah menduga pasti lupa lagi.&lt;br /&gt;“Waduh, koq nggak ada ya, perasaan tadi sudah Bapak masukkan lho.”&lt;br /&gt;“Mungkin ketinggalan di sepeda, Pak!” teriak Paiman.&lt;br /&gt;“Oh, ya sebentar Bapak ambil dulu.”&lt;br /&gt;“Saya saja Pak yang ngambil,” agaknya Paijo khawatir.&lt;br /&gt;“Nggak usah, saya sendiri, kasihan kalian kan masih kecil,” Whats, kami yang sudah kelas XI dibilang anak kecil. Terlalu! &lt;br /&gt;Pak Sodronpun keluar, kekhawatiran Paijo terbukti sebab setengah jam Pak Sodron tidak kembali. Paijo berinisiatif ke kantor. Dan benar sekali ternyata Pak Sodron sedang ngobrol dengan guru lain. Ketika didatangi Paijo beliau baru ingat kalau mau ambil snack syukuran tadi, parahnya setelah di chek snacknya ketinggalan di rumah. Batal deh syukurannya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Anak-anak minta doanya ya?” kata Pak Sodron di suatu siang yang dingin. (Koq dingin? Suka-suka saya dong yang buat cerita kan saya).&lt;br /&gt;“Kenapa Pak, sepertinya serius sekali,” tanyaku.&lt;br /&gt;“Hari Senin lusa, saya akan ikut CPNS, saya yakin pasti doa kalian makbul.”&lt;br /&gt;“Pasti Pak...!” maka dipandu Pak Sodron kami memanjatkan doa agar beliau lolos menjadi CPNS. &lt;br /&gt;“Eh, Pak, boleh nanya, tapi nggak boleh marah ya?” kata Soleh.&lt;br /&gt;“Sejauh nggak menyinggung saya, buat apa Marah, Leh!”&lt;br /&gt;“Bapak kan agak pikun, Bapak yakin bisa mengerjakan soal-soal tesnya?”&lt;br /&gt;“Insya Allah Bapak bisa, sebab selain doa kalian tadi Bapak juga minta restu Ibu dan dukungan istri.”&lt;br /&gt;“Koq modal gitu doang,” kata Soleh lagi.&lt;br /&gt;“Habis modal apalagi, Leh, hanya itu yang Bapak punya. Sudahlah Bapak yakin meskipun ini tes yang pertama kali Bapak ikuti, pasti Bapak bisa. Saya sudah mempersiapkan segalanya.”&lt;br /&gt;Tet...tet...tet... bel berbunyi ganti jam Aqidah. Seperti biasa Pak Sodron ngeloyor pergi tanpa pamit, kini giliran Soleh yang mengantar tasnya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Seperti yang kalian duga, Pak Sodron ketrima jadi CPNS, waktu beliau masuk sorak-sorai kami menyambutnya. Beliau hanya tersenyum. Kami minta syukurannya di sekolah langsung saja. Takut nanti beliau lupa lagi. &lt;br /&gt;“Heran deh, Bapak ternyata benar-benar jenius ya?” Aku memuji Pak sodron. Teman-teman lain mengangguk juga. &lt;br /&gt;“Biasa sajalah anak-anak, itu kan berkat doa kalian,” Pak Sodron merendah.&lt;br /&gt;“Nggak mungkin, kita kan sudah banyak dosa Pak, pasti ada cerita lain dibalik kesuksesan Bapak,” Paijo bersemangat sekali.&lt;br /&gt;“Baiklah, mungkin cerita Bapak berikut bermanfaat bagi kalian. Bapak bisa berhasil ini, selain berkat do’a kalian, Bapak meyakini bahwa semua karena berkah Ibu.”&lt;br /&gt;“Maksudnya, Pak?” tanya Paiman.&lt;br /&gt;“Tahu sendiri kan, Man Bapak tinggal bertiga dengan istri dan Ibu, setiap hari Bapak selalu melayani Ibu, sejak 10 tahun yang lalu tangan Ibu lumpuh. Ibu saya nggak mau makan kalau bukan saya yang menyuapi, 3 kali sehari. Ingat bukan waktu bapak ngajar kalian dengan tangan kotor?”&lt;br /&gt;Kami mengangguk. Suasana kelas sunyi, menunggu cerita Pak Sodron selanjutnya.&lt;br /&gt;“Itu karena Bapak habis menyuapi Ibu, dan buru-buru ke sekolah sehingga Bapak sampai lupa cuci tangan. Bahkan setiap hari saya yang membuang kotoran Ibu, istri Bapak yang  membersihkan badan beliau.”&lt;br /&gt;Kami tertegun.&lt;br /&gt;“Jika hari Minggu, Ibu pengin jalan-jalan lihat pemandangan, karena kasihan seringkali Bapak menggendong beliau, dan ini anak-anak yang paling Bapak ingat, setiap digendong beliau pasti berkata,” Pak sodron menghela nafas. Agak lama beliau terdiam.&lt;br /&gt;Kami tetap diam tidak mau menyela, kami lihat mata Pak Sodron berkaca-kaca.&lt;br /&gt;“Ibu berkata, Dron... terima kasih atas pengabdianmu kepada Ibu, Ibu doakan kamu jadi orang sukses. Allah meridhaimu, Nak! Itulah anak-anak kenapa Bapak yakin lolos CPNS, sebab kalian tahu sendiri kan, ridha orang tua juga ridha Allah juga?”&lt;br /&gt;Kami juga ikut bercermin-cermin, eh berkaca-kaca maksudnya ding, tapi...&lt;br /&gt;“Duarrrr, nggak usah nangis dong, Bapak mau kalian meniru perilaku yang baik tadi ya?”&lt;br /&gt;Huh, nggak jadi deh nangisnya.&lt;br /&gt;“Oh, ya anak-anak Bapak bingung nih, masak pulsa Bapak habis terus karena setiap hari dapat kiriman SMS pertanyaan, gimana nih biar bisa hilang tuh SMS.”&lt;br /&gt;“Gampang, Pak!” teriak Paijo.&lt;br /&gt;“Caranya?” tanya Pak Sodron sambil mengambil HPnya.&lt;br /&gt;“Pertama, tekan pagar...” belum selesai Paijo ngomong, Pak Sodron lari keluar, spontan kami juga ikut keluar. Kami lihat Pak Sodron sedang menggoyang-goyang pagar taman.&lt;br /&gt;“Lho lagi ngapain, Pak!” teriak Paijo.&lt;br /&gt;“Katanya tadi suruh tekan pagar, Jo?” Spontan kami tertawa semua.&lt;br /&gt;Pak Sodron menghampiri kami, sambil berkata,”Untung tadi kamu nyuruh tekan pagar, Jo, Bapak nggak bisa bayangkan kalau kamu nyuruh tekan bintang,  Bapak pasti naik pohon tadi.”&lt;br /&gt;Kami tertawa semakin tergelak. Pak Sodron Pak Sodron, ada saja banyolanya. Semoga engkau jadi Pak Sodron yang sekarang meski sudah jadi PNS nanti, doa dalam hati kami masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-4190899770089944075?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/4190899770089944075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/guruku-sayang-sekolah-kami-kedatangan.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/4190899770089944075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/4190899770089944075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/guruku-sayang-sekolah-kami-kedatangan.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3Pug06yMI/AAAAAAAAAWA/7M6UQQ2c8_U/s72-c/guru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6606686042668217017</id><published>2010-12-07T13:07:00.002+07:00</published><updated>2010-12-07T13:09:00.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kismis (Kisah Misteri)'/><title type='text'></title><content type='html'>LDKS&lt;br /&gt;Oleh: Evi Cahyani (IXC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari tepat matahari berada di atas, di depan sekolah orang- orang yang telanjang kaki. Mereka berlarian tak tahan akan panas matahari yang membuat kaki mereka kriting. Tak terbayang oleh Mega betapa panasnya waktu itu. Tapi untungnya Mega tak telanjang kaki, dia bersepatu, berseragam, dan berjilbab. Memang waktu itu Mega sedang berangkat sekolah. Saat Mega meletakkan tasnya di meja, tak disangka di balik sorogan ada sepucuk surat. Tertulis di amplop surat itu untuk Mega. Tapi tak tahu sumber surat itu dari mana. Dan surat itu berisi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To: Tria Mega Ade Wilujeng&lt;br /&gt;Hatiku bergetar ketika melihatmu&lt;br /&gt;Aku selalu teringat oleh senyumanmu &lt;br /&gt;Indahnya suasana jika dilengkapi dirimu&lt;br /&gt;Mega....!&lt;br /&gt;Oh sayank...!&lt;br /&gt;Nampaknya dirimu,&lt;br /&gt;Yang mempesona&lt;br /&gt;Entah apa yang ku rasakan selama ini&lt;br /&gt;Terasa nyaman jika ku dekat denganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wow, so sweet!. Aku nggak nyangka kalau aku punya penggemar rahasia” kata Mega dengan senyum-senyum sendiri. Di telitinya surat itu. Ternyata di balik surat itu tertulis:&lt;br /&gt;BLZ yaow.....! di surat tadi kamu ambil huruf depannya saja.&lt;br /&gt;Di lihat oleh Mega, setelah Mega melihatnya, begitu kesalnya dia.&lt;br /&gt;“Reeseek...!. kata-kata romantis tapi kalau di ambil huruf depannya jadi HAI MONYET. Emang aku monyet apa.” ucapnya kesal.&lt;br /&gt;“Mirip...” sahut Elo.&lt;br /&gt;“O.. tak sihir jadi tempe kamu ya.”&lt;br /&gt;Begitu cueknya Elo mendengar  kata sihir itu. Bel masuk berbunyi, pelajaran pertama, pelajaran kedua telah di lewati. Tepat pukul 15.00 bel istirahat berbunyi. Meskipun istirahat, siswa-siswi tak luput dari tugasnya, yaitu sholat Ashar. Setelah sholat Ashar barulah mereka istirahat.&lt;br /&gt;“Pengumuman bagi anggota OSMA baru, harap berkumpul di ruang OSMA sekarang juga” suara dari speaker.&lt;br /&gt;“Pasti membahas tentang persiapan LDKS besok. Wow, asyik!” kata Mega penuh semangat, karena ada cowok idamannya yang ikut OSMA juga. Dalam rapat  OSMA tersebut Mega tak kosentrasi dalam rapatnya. Dia malah memandangi cowok idamannya yang biasa dia sebut sebut sebagai Padam (pangeran Dalam Mimpi)&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Karena berangkat LDKSnya pukul 07.00, di malam harinya Mega menyiapkan peralatan yang perlu di bawa.&lt;br /&gt;Keesokan harinya di waktu pemberangkatan menuju villa, Mega dan teman-temannya bernyanyi dengan riang. Perjalanan ke Villa telah ditempuh, kini semua siswa masuk dan menikmati suasana di Villa yang ada di Trawas, tepatnya di Villa Bukit Hijau.&lt;br /&gt;“Hei bro. Biasanya nih di Villa- villa itu ada penghuninya. Kakak aku kemarin kan habis pulang dari LDKS, katanya teman-temannya itu banyak yang lihat hantu, dan ada juga yang kesurupan. Pokoknya serem banget deh!” kata Rossa dengan mengepalkan tangannya.&lt;br /&gt;“Masak sih, aku nggak percaya. Aku juga sering mendengar dari orang-orang kalau setiap rumah itu ada penghuninya. Tapi buktinya aku nggak pernah tuh lihat hantu-hantu  kayak gitu. Jujur ya, aku hanya pernah lihat hantu itu cuma difilm doang. Lihat secara langsung  tuh aku nggak pernah” jelas Mega.&lt;br /&gt;“Ya udah kalau gitu aku do’a kan supaya nanti malam kamu di hantui beneran” kata Rossa.&lt;br /&gt;“Hantu aja di takutin. Derajatnya kan masih tinggi manusia dari pada makhluk halus kayak gitu” katanya dengan rasa tanpa takut sedikitpun. “Kalau pun aku nanti di hantui, tinggal baca ayat kursi doang, hantunya kan pasti udah takut” tambahnya.&lt;br /&gt;“Ya terserah kamu aja lah. Aku kan cuma kasih tahu kamu aja” jelas Rossa.&lt;br /&gt;“Emang kamunya aja yang penakut .”&lt;br /&gt;Karena waktu LDKSnya hanya dua hari satu malam, Mega ingin memanfaatkan waktu itu dengan baik. Di sela-sela permainan Mega pun tak luput dari sikap agresifnya kepada Padam. Namun Padam pun  kesal derngan sikapnya Mega.&lt;br /&gt;“Sebentar ya Meg, aku mau ke belakang dulu” kata Padam mencoba untuk menghindar.&lt;br /&gt;“Aku ikut ya?” kata Mega.&lt;br /&gt;“Toiletnya itu ada di dalam kamar. Kamu kan cewek, masak ikut ke kamar cowok. Lagian kamar aku ada di lantai bawah.” jelas Padam.&lt;br /&gt;“Aku nunggu kamu di luar kamar. Ya? boleh ya? Please! rayu Mega.&lt;br /&gt;“Ni anak nyeselin banget sih. Aku kerjain aja ah.” kata Padam dalam hati. &lt;br /&gt;“Ya udah. Ayo...!” ajak Padam.&lt;br /&gt;“Asyik...!” kata Mega. Dengan semangat dia mengantar Padam. Dalam perjalanan ke lantai bawah, Mega terasa ada sesuatu  yang aneh. Di belakangnya seperti ada seseorang yang yang mengikutinya tapi dia tak begitu peduli sebab hanya Padamlah dalam pikirannya sekarang. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3PVwjkthI/AAAAAAAAAV4/ItqLBTIYfzU/s1600/hantu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3PVwjkthI/AAAAAAAAAV4/ItqLBTIYfzU/s200/hantu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547818288708630034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Padam melaksanakan niatnya ngerjain Mega, dia berlari meninggalkan Mega. Mega pun juga ikut berlari menyusul Padam. Namun akhirnya Mega terjatuh. Tepat di saat itu juga lampunya tiba-tiba mati.&lt;br /&gt;“Padam kamu dimana? Jangan ngerjain aku kayak gini donk. Kamu pasti bikin aku takut ya? aku nggak takut tahu!” suara Mega sangat nyaring. Sesungguhnya Mega juga takut waktu itu, tapi dia tak mengakuinya.&lt;br /&gt;“Aw...! kata mega. Dia merasa ada yang menarik kerudungnya. Di suasana yang petang itu, seperti ada yang menjanggal di hati Mega. Di depan, belakang, samping terasa ada seseorang yang mengawasinya. Berdiri pun  terasa ada yang pegang rapat kakinya. Mega mencoba baca ayat kursi. Tapi sayangnya dia tak hafal.  Dia pun menangis ketakutan. Sedangkan Padam entah sudah pergi kemana.&lt;br /&gt;“Plis... biarkan aku pergi dari sini. Aku nggak kenal kalian. Plis... aku mohon.” Kata Mega dengan tangisan  karena takut. Mega mencoba berdiri lagi. Sudah terasa kakinya tak ada yang menjanggal. Dia berjalan pelan-pelan menaiki tangga. Namun Mega terjatuh lagi. Di saat dia berdiri, tiba-tiba,&lt;br /&gt;“Waaa...!?!, suara teriakan Mega. Sungguh kagetnya dia di waktu berdiri tampak kepala yang melayang. Dia berlari menaiki tangga dengan sekuat tenaga. Hembusan nafasnya tersendat-sendat karena rasa takutnya itu. Mega pun berhenti untuk mengatur nafasnya. Tak lama kemudian terdengar suara berisik. &lt;br /&gt;Diikutilah asal sumber suara itu. Dan ternyata suara itu berasal dari tempat anak-anak bermain. Saat itu juga cahaya lampu pun bisa menyala.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah...!” ucap Mega  bersyukur karena sudah terbebas dari suasana misterius. Untuk menghilangkan rasa takut itu. Mega bermain-main dengan temannya.&lt;br /&gt;“Elo, tolong fotoin kita bertiga dong.” Suruh Mega dan kedua temannya.&lt;br /&gt;“Ye enak aja. Aku buru-buru nih ambil kamera di Pak Hadi” kata Elo.&lt;br /&gt;“Ayo ta, cuma bentar doang kok” rayu Mega. &lt;br /&gt;Elo pun akhirnya memotret Mega, Ayu, dan Elis dengan memakai Hpnya Ayu. Karena terburu- buru Elo langsung pergi  tanpa melihat hasil potretannya itu. Lalu mereka bertiga berebutan ingin melihat hoto mereka yang narsis itu. Setelah di lihat begitu kagetnya mereka bertiga. Ternyata di dalam foto itu ada sosok kepala yang bergelantungan di sampingnya foto Mega. Wajahnya menyeramkan. Mega pun tak heran setelah melihat kepala itu karena sebelumnya dia sudah melihatnya di waktu dia jatuh di tangga tadi. Di hapus lah foto itu.&lt;br /&gt;Waktu sudah menunjukkan pukul 00.00. sudah waktunya mereka tidur.&lt;br /&gt;“Ayu, aku nggak bisa tidur nih! Aku takut,” Kata Mega.&lt;br /&gt;“Sama aku juga takut. Aku masih terbayang-bayang sama foto tadi!” jelas Ayu.&lt;br /&gt;“Berarti Villa ini memang angker donk!” tambah Elis.&lt;br /&gt;“ Memang semua Villa itu emang agker. Memang kenapa? Habis di hantui ya.?.” sahut Rossa.&lt;br /&gt;“Eh, aku nggak ngomong sama kamu ya!” bentak Mega.&lt;br /&gt;“Sudah. Sudah. Koq kalian berantem sih!. Udah kita tidur aja sekarang, kalau emang nggak bisa tidur ya nggak usah tidur. Anak- anak  banyak yang nggak tidur tuh. Merteka ngerumpi,” saran Ayu.&lt;br /&gt;Keesokan harinya tepat pukul 04.30 mereka bangun untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah. Waktu demi waktu mereka lalui. Dan tak terasa waktu cepat sekali berputar. Hingga akhir kegiatan yang sudah mereka nanti-nanti yaitu berenang. Namun bayangan-bayangan misterius itu tidak bisa hilang di fikiran Mega. Di saat teman-temannya berenang, dia malah melamun sendiri. Pak Hadi pun datang menghampiri Mega.&lt;br /&gt;“Ada apa? Kok lemes. Ada masalah ya?” tanya Pak Hadi.&lt;br /&gt;“Enggak kok Pak, saya hanya bingung aja!” jawab Mega.&lt;br /&gt;“Bingung kenapa?” tanya singkat Pak Hadi. Akhirnya Mega menceritakan kejadian-kejadian yang aneh tadi malam.&lt;br /&gt;“Oh gitu. Memang kebanyakan Villa ya seperti itu. Mungkin sebelumnya ada orang yang meninggal dengan keadaan yang tak wajar. Dan akhirnya dia gentayangan. Bapak ya sebenarnya nggak tahu cerita aslinya. Tapi kemarin bapak sempat melihat seorang wanita berbaju putih lagi bermain ayunan sambil bernyanyi. Tapi bapak biarkan saja. Dan akhirnya dia hilang dengan sendirinya. Sudahlah nggak usah di fikirkan. Itu semua wajar kok!” tutur Pak Harso.&lt;br /&gt;“Oh gitu ya, Pak? Tapi saya tetap takut Pak.”&lt;br /&gt;“Nggak usah takut selama kamu nggak mengganggu mereka, kamu nggak akan diapa-apain paling juga kamu dibayang-bayangi saja. Oke jangan melamun saja, sana ikutan berenang dengan temanmu!”&lt;br /&gt;Mega menganggukkan kepala dan langsung berlari. Hatinya tetap merasa takut, meski begitu sekuat hatinya dia akan melawan ketakutan itu nanti malam. Mega tersenyum sendiri. Ah, pengalaman yang mengerikan sekaligus sukar dilupakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6606686042668217017?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6606686042668217017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/ldks-oleh-evi-cahyani-ixc-siang-hari.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6606686042668217017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6606686042668217017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/ldks-oleh-evi-cahyani-ixc-siang-hari.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3PVwjkthI/AAAAAAAAAV4/ItqLBTIYfzU/s72-c/hantu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-3221918687303119349</id><published>2010-12-07T13:04:00.002+07:00</published><updated>2010-12-07T13:06:58.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>BISAKAH AKU KEMBALI???&lt;br /&gt;Oleh: Ifa Sholiana (XIIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namaku Doni, aku anak pertama dari dua bersaudara. Adik laki-lakiku masih duduk di kelas 1 MTs. Diko Si Pendiam, begitulah orang-orang kampung memanggil akrab adikku. Sifatnya yang pendiam menjadi jurang pembeda antara karakterku dan karakter adikku. Walaupun begitu, Adikku adalah seorang pekerja keras. Setiap hari adikku menggunakan waktu luangnya untuk bekerja sebagai tukang semir sepatu keliling. Di usianya yang sangat dini, dia selalu membantu  keuangan keluarga. &lt;br /&gt;Sedangkan aku sendiri adalah lulusan MA favorit di desaku yang ingin sekali melanjutkan  ke perguruan  tinggi tapi tak bisa. Semua orang tahu bahwa ekonomi keluargaku tergolong ekonomi sulit. Bisa sampai lulus MA saja aku sangat bersyukur. Tapi apa salahnya jika aku mempunyai impian untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. &lt;br /&gt;Sebulan setelah lulus dari MA aku bekerja sebagai loper Koran yang setiap pagi menjajakan lembar demi lembar setumpuk Koran yang kubawa di stopan lampu merah Jln. Gajah Mada. Dan Alhamdulillah hasilnya cukup untuk membantu keuangan Bapakku yang berprofesi sebagai tukang becak. Maklum di jaman sekarang ini pendapatan seorang tukang becak belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami. Belum lagi harus menebus  obat setiap minggu untuk ibuku tercinta yang  sedang sakit keras.&lt;br /&gt;Meskipun hidup dalam kekurangan, aku bersyukur bisa tetap berkumpul dengan  keluargaku dalam suka maupun duka. Tak apalah aku tak bisa menjadi seorang mahasiswa di perguruan tinngi, asalkan aku bisa berguna untuk keluargaku. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri untukku.&lt;br /&gt;Akan tetapi kebanggaan itu tak berlangsung lama. Kelainan yang kuderita mengharuskan aku berhenti bekerja sementara waktu. Hormon progesteron  yang mengalir di tubuhku menyebabkan aku bertingkah seperti cewek alias banci. Tak satupun anggota keluargaku mengetahui hal ini. Sebenarnya gejala ini sudah mulai terasa sejak aku duduk di bangku SMP. Bahkan aku tak berani bilang pada ibuku. Hanya Tuhanlah dan diriku yang tahu akan kondisiku sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3OwSYKbsI/AAAAAAAAAVw/_CM9HEBBNK4/s1600/Cerpen%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3OwSYKbsI/AAAAAAAAAVw/_CM9HEBBNK4/s200/Cerpen%2B2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547817644952547010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, sekilas Bapak mempergoki aku yang sedang asyik berdandan di meja rias kamarku, bersolek menggunakan peralatan make up ibuku dan berputar-putar di depan kaca dengan mengenakan rok mini nyang kubeli dengan tabunganku. Ini kali  pertama Bapak melihatku, tapi untungnya Bapak tidak terlalu menghiraukan sebab Bapak hanya mempergoki separoh badanku dari balik pintu kamarku yang tertutup. Hatiku merasa lega sekali. Untung Bapak tidak mendatangi kamarku, coba kalau iya, aduh aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi.&lt;br /&gt;Setelah itu kuhapusi seluruh make up yang menempel di wajahku, melepas rok miniku. Kemudian aku bergegas menuju kamar  ibuku yang kini sedang terbujur tak bedaya. Kususapi ibu lalu memberinya obat seperti resep dokter. Kupandangi kedua bola mata ibuku yang semakin hari semakin redup karena penyakit jantung koroner yang bersarang di tubuhnya. Hatiku menjerit pilu melihat kondisi ibuku yang tiada kunjung membaik. Ingin rasanya aku menggantikan posisinya yang sakit itu.&lt;br /&gt;Keesokan harinya sepulang menjajakan Koran di stopan. Seperti orang yang kecanduan, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak berdandan dan mengenakan rok mini yang tergantung di almariku. Denagn hati yang riang kudandani parasku secantik mungkin serta tak lupa kupakai rok mini kesayanganku. Saking asyiknya aku, sampai-sampai aku tak menyadari kehadiran Bapakku yang ternyata sejak dari tadi berdiri di depan pintu kamarku.&lt;br /&gt;“Doni, apa-apaan kamu ini?” sentak Bapakku marah.&lt;br /&gt;“Bapak … anu…itu…anu…” jawabku gagu.&lt;br /&gt;Tanpa sempat memberi penjelasan, tiba-tiba sebuah tamparan yang tak pernah kurasakan sebelumnya melayang tepat di atas pipi kananku.&lt;br /&gt;“Dasar banci, Bapak malu punya anak seperti kamu,”teriak Bapakku.&lt;br /&gt;“Tapi pak… aku…aku….” jawabku terbata-bata.&lt;br /&gt;Tak sempat kau berucap, Bapakku malah mendorongku sampai aku jatuh tersungkur, dan kepalku terbentur meja. Kuambil sapu tangan dari laci meja, dan kuusap darah yang mengucur di dahiku.&lt;br /&gt;“Pergi kamu dari rumah ini, dasar banci, Bapak jijik lihat kamu.” suara Bapak mengagetkan kau yang sedangsibuk mengusapi dahiku.&lt;br /&gt;Tanpa pikir panjang aku bergegas  mengeluarkan seluruh pakaian di almariku dan memasukkannya kedalam tas ransel kesayanganku. Dengan hati setengah tak yakin aku melangkahkan kaki meninggalkan rumah tanpa sempat pamit kepada ibu dan adikku. Mungkin kehidupan di luar sana akan jauh lebih baik untuk seorang banci sepertiku.&lt;br /&gt;Kini aku sudah memiliki kehidupan yang baru dengan orang-orang yang baru pula, yaitu lingkungan para waria. Disini aku bebas berdandan  tanpa ada yang melarangku atau mencibirku. Kami saling mendukung, sebab nasib kami sama, sama-sama seorang waria. Untuk bisa bertahan hidup, kumanfaatkan skill yang aku punya untuk menafkahi diriku sendiri yaitu dengan menjadi pelatih tari ballet. Meskipun tak banyak, setidaknya aku punya penghasilan tetap.&lt;br /&gt;Kurang lebih selama 2 tahun aku berpisah dengan keluargaku. Selama itu tak pernah sekalipun Bapak mencari tahu keberadaanku. Mungkin saking bencinya Bapak terhadapku sampai-sampai aku tak dianggap sebagai anak lagi. Aku mengerti betapa kecewanya Bapak padaku. Orang tua mana yang tak merasakan malu yang amat jika mendapati anak laki-laki kebanggaannya bertingkah seperti banci. Itulah yang dirasakan Bapak selama 2 tahun ini. Dan aku sendiri tak bisa berbuat apa-apa atas apa yang terjadi pada diriku.&lt;br /&gt;Pagi itu aku mendapat kabar dari teman MA ku dulu yang kebetulan adalah tetangga desaku bahwa ibuku telah pulang ke Rahmatullah seminggu yang lalu karena sakitnya yang semakin parah. Wajarnya seorang wanita yang hatinya lemah, begitupun yang kurasakan. Hatiku teriris sembilu  mendengar kabar itu. Tak ada yang bisa kulakukan selain menangisi kepergian ibuku tercinta. Aku menyesalkan satu hal, saat-saat terakhir hingga ajalnya aku tak berada disampingnya.&lt;br /&gt;Siang hari bulan Ramadhan yang panas membuatku enggan untuk keluar kamar. Kubaringkan tubuh mungilku ini di bawah lantai tempat tidur. Sambil menikmati sejuknya hembusan kipas angin butut, terdengar lantunan ayat-ayat  Al-Qur’an dari corong musholla yang taeletak beberapa meter dari tempat tinggalku kini. Entah mengapa, ditengah mendayu-dayunya suara al-Qur’an, hatiku teringat akan kejadian-kejadian apa saja yang menimpa diriku selam 2 tahun terakhir. &lt;br /&gt;“Astaghfirullahal adzim... betapa berdosanya aku ya Allah yang berani menyalahi kodratku sebagai laki-laki.” Tak terasa air mata menetes.&lt;br /&gt;Renunganku memuncak saat ingatanku menuju  sebuah tamparan, yach tamparan Bapakku 2 tahun yang lalu. Disatu sisi aku merasa nyaman akan keadaanku sekarang ini. Tapi di sisi lain hati kecilku melarangku untuk terus-terusan menyalahi kodratku sebagai kaum Adam.&lt;br /&gt; Sebenarnya sulit sekali menata perasaanku ini saat keinginanku untuk berdandan tiba-tiba datang, layaknya seorang yang kecanduan, aku tak kuasa untuk menolaknya. &lt;br /&gt;Sejak saat itu juga kubulatkan tekadku, sedikit demi sedikit kutempuh jalan itu agar aku bisa jadi laki-laki normal. Meskipun mental ngedrop mengingkari kebiasaanku tapi aku sadar bahwa jalan yang kutempuh selama 2 tahun ini adalah salah.&lt;br /&gt;Keesokan harinya saat aku belanja di pasar depan tinggalku, aku meliha t wajah seorang anak laki-laki yang tak asing lagi untukku. Kuingat-ingat ternyata itu adalah  adikku, Diko Si Pendiam yang kini tengah berumur 14 tahun.&lt;br /&gt;Beribu pertanyaan melayang-layang di benakku. Kira-kira apa yang sedang adik kerjakan di pasar ini, dan bukannya jam segini seharusnya adik berada di sekolah untuk belajar. Tanpa ragu-ragu kuhampiri dan kutanyai dia. Jawaban yang keluar dari mulut mungilnya sontak membuatku terkejut. Ternyata dia bekerja sebagai tukang angkut di pasar. Kini dia yang menjadi tulang punggung keluarga karena Bapak sedang sakit.&lt;br /&gt;Kuajak adik ketempat tinggalku. Setelah scerita panjang lebar dengan adik. Aku berniat untuk pulang menjenguk Bapak, orang tuaku satu-satunya. Walupun keraguan menyelimuti hatiku, apakah Bapak akan menerimaku kembali ataukah tidak. Seketika itu juga aku bergegas untuk pulang. Dengan ditemani adik dan berpakaian layaknya laki-laki normal, akhirnya sampai juga aku di rumah.&lt;br /&gt;Dari depan halaman terlihat suasana yang agak berbeda dari rumahu. Perlahan kulangkahkan kaki memasuki ruang demi ruang rumahku. Terasa sekali perbedaan yang mencolok antara rumah sebelum kutinggalkan hingga aku kembali lagi menginjakkan kakiku dirumah ini. Hingga aku tiba disatu ruang yang tak asing lagi, ya itulah kamar mendiang ibuku. Di ranjang itu juga kini Bapakku sedang terbujur tak berdaya. &lt;br /&gt;Aku berdiri di depan pintu. Memandang wajah Bapak yang sedang tertidur mengingatkan terakhir  kali aku menginjakkan kaki di kamar ini. Kupandangi langit-langit kamar  yang gelap karena sawang-sawang yang bergelantungan, udaranya sangat pengap karena jendelanya rusak tak bisa dibuka. Nampaknya sepeninggalku rumah ini jarang sekali dibersihkan. Rupanya Bapak tebangun karena langkah sepatuku yang mendekatinya.&lt;br /&gt;“Kamu siapa?” tanya Bapakku lirih.&lt;br /&gt;“Ini Doni Pak, Doni pulang pak.” Jawabku sambil mencium tanganya.&lt;br /&gt;“Doni,apakah benar kamu doni anakku.” tanya Bapakku sambil berusaha bangun dari tidurnya.&lt;br /&gt;“Iya pak ini Doni, maafkan Doni pak sudah mengecewakan Bapak.” jawabku sambil memeluk erat Bapakku.&lt;br /&gt;“ Maafkan Bapak juga ya Don, tanpa mau mendengar penjelasanmu Bapak mengusirmu.” Sahut Bapak.&lt;br /&gt;“ Iya pak....doni sayang sama Bapak.”balasku.&lt;br /&gt;Suasana hening menyelimuti kamar mendiang ibuku. Tangis dan keharuan berbaur jadi satu. Aku bersyukur, karena kepulanganku disambut dengan sebuah pelukan yang hangat, bukan dengan tamparan seperti 2 tahun yang lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-3221918687303119349?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/3221918687303119349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/bisakah-aku-kembali-oleh-ifa-sholiana.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3221918687303119349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3221918687303119349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/bisakah-aku-kembali-oleh-ifa-sholiana.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3OwSYKbsI/AAAAAAAAAVw/_CM9HEBBNK4/s72-c/Cerpen%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-3229733363803989515</id><published>2010-12-07T12:57:00.005+07:00</published><updated>2010-12-07T13:04:27.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>KUNANG- KUNANG DI MALAM ITU&lt;br /&gt;Asmaul Husna (XIIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah mulai gelap, matahari mulai menyinsingkan cahayanya, ketika aku memandangnya dari jendela. Bertiup udara yang sangat segar. Udara sehabis hujan sangat kusukai, seperti sore ini yang kunikmati sembari menunggu bel pulang. Sejak tadi aku berdiri ditepi jendela sebab kelas tidak ada guru yang mengajar. &lt;br /&gt;Pulang sekolah aku berjalan kaki menyusuri jembatan sungai yang arusnya sangat deras. sore pun berlalu matahari pun sudah tak tampak sinarnya sampai di rumah aku membersihkan diri dari debu yang menempel di tubuh ini. Setelah itu aku belajar. Disela sela kesibukanku ada yang selalu aku pikirkan dalam benak hatiku yaitu mencari pilihan hati. Akankah aku menemukannya?&lt;br /&gt;Di dalam sunyi malam aku mengakhiri belajarku dan beberapa menit berlalu aku keluar kamar untuk mencari udara segar di malam yang sunyi dan sejuk ini. Aku duduk terpaku  di depan teras rumah. &lt;br /&gt;Pandanganku terarah pada suatu titik cahaya ditengah-tengah dedaunan malam, Kelip cahaya itu berpindah-pindah. Setitik cahaya itu semakin lama semakin banyak. Aha, ada laki-laki yang menangkapi cahay itu. Dimasukkan satu persatu ke dalam toples yang dibawanya. &lt;br /&gt;Aku tetap memperhatikan laki-laki itu dari teras rumah. Tiba-tiba dia memandangku yang duduk dan larut dalam perhatian. Beranjaklah dia dan melangkah kearahku sambil membawa cahaya yang terbang dalam toples itu.&lt;br /&gt;Dia adalah Ardi anak kosan sebelah rumahku. Dia tinggal di sini dia bekerja segaai karyawan pabrik organik dia anaknya seru berparas manis, berkulit sawo matang dan berbadan tegap tapi agak misterius. Beberapa saat kemudian dia sampai di hadapanku.&lt;br /&gt;“Hai gadis kok sendirian saja?” dia menyapa ku.&lt;br /&gt;“Ya, nih, nggak ada temannya jadi yah aku kekuar rumah buat cari udara segar.”&lt;br /&gt;“Apa  aku  boleh aku duduk disini?’’ &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3ON7sRoRI/AAAAAAAAAVo/PVTyG9XiYz8/s1600/cerpen%2B%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 193px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3ON7sRoRI/AAAAAAAAAVo/PVTyG9XiYz8/s200/cerpen%2B%2B2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547817054747336978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Kamu hobi banget sich kumpulin kunang-kunang.” &lt;br /&gt;“Ya, ini sekedar buat hiburan serta ingin menikmati cahayanya,” jawab dia.&lt;br /&gt;“Ar, kamu sabar banget bisa menangkap segitu banyak kunang kunang.” Dia hanya tersenyum.&lt;br /&gt;“Oh, ya, apa tidak kasihan kunang-kunang inikan juga ingin terbang bebas?” aku bertanya pada Ardi yang masih memandangi kunag-kunang itu.&lt;br /&gt;“Sebenarnya sih yang kasigan, hanya saja karena aku ingin menikmat cahaya dari tubuhnya.”&lt;br /&gt;“Kalau kasihan kenapa kamu tetap menangkpanya?”&lt;br /&gt;“Kamu mau tidak 15 menit lagi kita lepaskan kunang-kunang ini di rerumputan hijau?” agkanya Ardi tak menghiraukan pertanyaanku.&lt;br /&gt;“Gimana, mau nggak?”&lt;br /&gt;“Boleh deh kelihatanya seru tuh!”&lt;br /&gt;Aku bersama Ardi duduk bareng bersantai di teras sambil melihat kunang-kunang terbang dalamtoples dan bersinar lebih cerah karena pantulan kaca.&lt;br /&gt;Malam semakin larut dan sunyi sinar bintang bintang menerangi canda tawa aku dan Ardi. Lima belas menit berlalu aku  mengingatkan Ardi untuk segera melepaskan kunang-kunang ini.&lt;br /&gt;Ketika aku dan Ardi akan berdiri mau beranjak  tiba-tiba dari sudut jalan depan rumah terlihat Trisna yang berjalan menghampiri. &lt;br /&gt;Dialah Trisna, cowok yang telah berhasil meluluhkan hatiku. Sapai dua bulan aku jadian Ardi belum tahu hal ini meskipun dia adalah teman karib Trisna. Sebab memang itu yang aku inginkan. Aku tak mau Ardi yang kelihatannya menaruh harapan padaku akan menelan kekecewaan. &lt;br /&gt;Trisna sudah dekat kami, sorot curiga terlihat diwajahnya. &lt;br /&gt;“Kok kalian berdiri mau kemana?’’ tanya Trisna memecah kebekuan. &lt;br /&gt;Aku menjawab “Kita mau melepaskan kunang-kunang yang ada dalam toples ini,” jawabku agak gugup.&lt;br /&gt;Apa kamu mau ikut?”Ardi memberi tawaran pada Trsina&lt;br /&gt;“Yah boleh deh kayaknya seru banget tuch.”&lt;br /&gt;Kami bertiga berjalan beberapa meter dari teras rumahku, &lt;br /&gt;Ardi berjalan duluan dengan membawa kunang-kunang itu. Aku dan Trisna berada di belakang Ardi. Aku sama.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan Trisna memegang tanganku. Aku memandang dia dan tersenyum.&lt;br /&gt;Tangan kami terlepas karena Ardi sudah sampai dan ketika itu pandangan sedikit curiga dari tatapan wajah Ardi kearahku dan Trisna.&lt;br /&gt;Di rerumputan dan daun yang hijau aku, Ardi,dan Trisna memegang tutup toples dan membukanya.&lt;br /&gt;Ketika tangan-tangan ini berpegangan satu sama lain aku merasakan getaran berbeda dari tangan Ardi, tangan Ardi terasa dingin berkeringat ketika memegang tanganku sedangkan tangan Trisna hangat sekali. Ah, apa ini karena Ardi benar-benar cinta padaku?&lt;br /&gt;Cahaya hewan itu semakin cerah dan tampak ramai dikeremangan malam. Ketika toples terbuka Ardi berkata, “Aku ingin menemukan seorang perempuan yang mempunyai hati seperti kunang-kunang ini dia selalu bersinar untuk aku,” deg! Hatiku berdesir mendengarnya.&lt;br /&gt;Setelah terlepas semuanya Trisna dan Ardi memandangku dengan penuh tanda tanya akupun menebak-nebak apa maksud yang dikatakan Ardi barusan dari tatapan mata Ardi ada cinta untuk aku tapi dia tak berani mengungkapkan padaku.&lt;br /&gt;Dis, semunya sudah terlepas dan ini hampir malam kalau kamu mau ngobrol sama Trisna ngobrol saja dulu? Aku mau kembali kekosan, ngantuk.” Kata ardi berpamitan.&lt;br /&gt;“Tris, titip Ardi ya?”&lt;br /&gt;“Oke brow!” &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Yank apakah Ardi tau kalau kita sudah jadian?” Trisna bertanya padaku ketika Ardi sudah jauh. &lt;br /&gt;“Kayaknya sih belum kan tadi dia tak pasang wajah yang curiga, eh, ya, maaf ya tadi aku memegang tangan Ardi. Gimana kerjaan pean hari ini?”&lt;br /&gt;Ya, lhamdulillah lancar. Untuk kejadian tadi tak apa-apa kok, kan untuk menjaga  hubungan kita juga.”&lt;br /&gt;“Yank, sudah malam ayo pulang?”&lt;br /&gt;“Ya udah ayo aku juga sudah ngatuk banget.”&lt;br /&gt;Aku dan Trisna berjalan pulang. Trisna memegang tanganku rasanya tangan ini tak ingin terlepas.&lt;br /&gt;Untuk yang kesekian kalinya  pegangan tangan di Trisna rasanya menghangatkan hati ini yang haus dalam kerinduan akan hadirnya cinta dalam perjalanan itu Trisna bilang&lt;br /&gt;“Yank sayangi aku apa adanya dan tetaplah menjadi gadis yang kukenal dengan kesederhanaanmu.”&lt;br /&gt;“Jika anak-anak mulai  tahu tentang kita siapkanlah  hatimu untukku.”&lt;br /&gt;“Mas aku akan berusaha siap sebab peanlah pilihan hatiku dan aku akan berusaha menyayangi pean sepenuh hatiku.” Kataku meyakinkan.&lt;br /&gt;“Ardi gimana, apa dia pernah ungkapin persaanya ke kamu?” tanya Trisna ke aku.&lt;br /&gt;“Dia belum pernah ungkapin perasaanya ke aku. Cuman dari kata-kata yang yang ia ucapkan ketika melepas kunang-kunang itulah kau tahu?”&lt;br /&gt;“Tapi pean dah tahu kan jawabanku seperti apa? Aku milih pean.”&lt;br /&gt;“Ya yank aku percaya hati kamu adalah untukku.”&lt;br /&gt;Kami sudah sampai di rumah, sebelum aku masuk rumah Trisna memberikan tanda cinta dikeningku. Nyaman terasa. Trisna langsung balik, ketika ia sudah jauh...&lt;br /&gt;“Dari kejadian barusan, sekarang aku tahu Dis, hatimu sudah milik temanku itu,” tiba-tiba Ardi keluar dari balik daun pintu. Aku kaget bukan main.&lt;br /&gt;“Ardi, maafkan aku.”&lt;br /&gt;“Nggak usah minta maaf, sebab memang aku belum pernah menyatakan cintaku padamu. Selamat Dis, semoga hubunganmu langgeng dengan Tris.”&lt;br /&gt;“Makasih, Ar atas kebesaran hatimu.”&lt;br /&gt;Aku masuk rumah dan mengakhiri malam itu dengan cahaya hatiku meski sedikit kesedihan juga karena aku menyembunyikan sesuatu di balik persahabatan. Akhirnya cintaku dengan Trisna   di ketahui oleh Ardi. Meski pahit tentu itu lebih baik daripada aku terus menyembunyikan cintaku pada Trisna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-3229733363803989515?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/3229733363803989515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/kunang-kunang-di-malam-itu-asmaul-husna.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3229733363803989515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3229733363803989515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/kunang-kunang-di-malam-itu-asmaul-husna.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TP3ON7sRoRI/AAAAAAAAAVo/PVTyG9XiYz8/s72-c/cerpen%2B%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2370790370878802345</id><published>2010-12-07T12:57:00.001+07:00</published><updated>2010-12-07T12:57:56.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>Karena Cintakah Itu?&lt;br /&gt;Oleh: Farida Fatma (IXC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Nia. Aku tak pernah mengenal cinta. Sejak kecil, tiada cinta yang tertanam dihatiku, dan aku membenci cinta. Sebab cintalah yang memulai dunia ku hancur hanya karena atas nama cinta. &lt;br /&gt;Ibuku pernah bilang “Cinta itu indah tapi kadang juga menyakitkan.” Ayahku juga pernah berkata “Cinta itu bagai lautan, kadang tenang kadang ada ombak yang bergoyang-goyang menghancurkan ketenangan itu.” Aku menganggap semua anggapan Ibu dan Ayah salah, apalagi mereka pernah berkata “Cinta itu segalanya. Lakukanlah segala hal atas nama cinta, agar yang kita lakukan akan abadi selamanya di atas kata cinta”. Tapi, jika segala hal dilakukan atas nama cinta mengapa harus berpisah? Mengapa harus ada sebuah penyesalan?&lt;br /&gt; Ibu dan Ayah mengucapkan janji suci di atas nama cinta, tapi mereka mengingkarinya. Janji suci yang pernah terucap kini tinggal janji biasa, sebuah “Janji palsu di atas nama cinta.” Apa yang dinamakan kata janji suci di atas nama cinta yang disebut keabadian?&lt;br /&gt;Sejak aku berumur 4 tahun. Ibu dan Ayah bercerai, oleh sebab itu aku hidup terombang-ambing. Kadang tinggal dengan Ibu, kadang juga tinggal dengan Ayah bahkan aku pernah dititipkan pada nenek dan juga pembantu rumah tangga Ibu dan Ayah dulu. Mengapa anak yang menjadi korban saat kedua ego itu muncul? Mereka tidak pernah memikirkan perasaan anak-anak yang menjadi korban, yang mereka fikirkan hanya kebebasan dari tali yang mengikat tubuh mereka dan sangkar yang dianggap neraka saat ego itu muncul.&lt;br /&gt;Kini aku dewasa, aku sudah berumur 17 tahun. Dan hari ini hari ulang tahunku. Aku tahu siapa yang akan mengucapkan “Selamat ulang tahun” terdahulu, kalau bukan Kevin siapa lagi? Dia adalah sahabatku sejak SD sampai sekarang. Dialah yang mengerti hari-hariku. Di depan rumah Kevin aku duduk di taman, menungggunya untuk berangkat sekolah. Aku masih membayangkan dan berandai-andai bahwa Ibu dan Ayah mengucapkan selamat ulang tahun dan membawa kue tart dan menyanyikan sebuah lagu. Tapi, tiba-tiba bayanganku hilang dan sirna saat kedua mataku tertutup tangan halus.&lt;br /&gt;“Kevin udah ah bercandanya!” Kataku mengeluh&lt;br /&gt;“Kejutan..!” Kata Kevin membuka mataku.&lt;br /&gt;“Selamat ulang tahun, kami ucapkan. Selamat ulang tahun, kami kan doakan” sebuah lagu di nyanyikan Mama dan Papa Kevin dan Kevin pula. “Happy birthday Nia !” ucap Tante Desy dan Om Ilham.&lt;br /&gt;“Trima kasih tante… om … Kevin … !” Kataku dengan menangis. &lt;br /&gt;Kejadian ini pasti berulang disetiap ulang tahunku. Tante Desy dan Om Ilham sudah kuanggap orang tuaku. Mereka selalu membuatku bahagia. Ibu dan Ayah tak pernah memberiku kejutan seperti ini jangankan  kejutan ucapan ulang tahunpun jarang. Mereka seolah-olah melupakan hari kebahagiaanku dimana aku mendapat tambahan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nia, kamu senang nggak dengan kejutan di rumah tadi?” tanya Kevin tiba-tiba saat di kelas.&lt;br /&gt;“Tentu senang dong ! makasih ya,” jawabku senang.&lt;br /&gt;“Ini pakai!” kata Kevin mengulurkan sebuah kain.&lt;br /&gt;“Untuk apa ?”&lt;br /&gt;“Pakai untuk tutup matamu. Aku ingin memberi kejutan lagi” katanya.&lt;br /&gt;“Kejutan lagi?” kemudian Kevin menuntunku berjalan, setelah sampai &lt;br /&gt;“Surprise!” terlihat Kevin, Tia, Mila dan Elo membuat kejutan kecil di kantin. Tia, Mila dan Elo adalah sahabatku juga sejak di SMP. Sebuah kado mungil dari Kevin diberikan padaku. Ketika ku buka…&lt;br /&gt;“Liontin?” tanyaku heran.&lt;br /&gt;“Aku pakaikan!” kata Kevin memakaikan liontin itu.&lt;br /&gt;“Cie… Cie … Kevin!” ejek Mila.&lt;br /&gt;“Tau nih Kevin sama Nia makin cocok aja!” sindir Elo.&lt;br /&gt;“Elo, diam! kasihan Nianya tuh wajahnya merah dan Kevin sama aja,” ledek Tia menambahi ledekan Mila dan Elo.&lt;br /&gt;“Kalian ini resek deh!” kata Kevin membela diri.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sekarang aku tinggal dirumah sendirian hanya ditemani Nenek dan Bik Imah yang merawatku sejak kecil. Malam bergelayut perlahan. Nenek dan Bik Imah sudah tidur, diam-diam aku keluar rumah untuk mencari udara.&lt;br /&gt;Di taman kota aku duduk sendiri. Aku melamunkan Ibu dan Ayah rujuk kembali.&lt;br /&gt;“Semoga tuhan membalas semua yang terjadi kepadaku suatu saat nanti”&lt;br /&gt;HPku berbunyi. Ibu? ternyata Ibu menelfonku, pasti mengucapkan selamat ulang tahun dan berkata “Ibu akan pulang besok” pikirku sejenak. &lt;br /&gt;“Halo, Ibu,” kataku bahagia.&lt;br /&gt;“Halo sayang, maaf ya Ibu tidak bisa pulang besok karena Ibu ada pekerjaan mendadak sayang! Oh ya happy birthday”&lt;br /&gt;“Oh…” jawabku kecut.&lt;br /&gt;“Tapi kamu tenang sayang, Ibu akan kirimkan kado dan uang buat kamu besok!” kata Ibu semakin membuatku kesal.&lt;br /&gt;“Aku nggak butuh kado dan aku nggak butuh uang Bu! yang…” tiba-tiba kata-kataku terputus.&lt;br /&gt;“Sayang sudah ya Ibu mau rapat direktur. Happy birthday, cepat tidur selamat malam.” Suara Ibu terputus. Aku tak tahu harus bagaimana. “&lt;br /&gt;“Yang aku inginkan cuma kehadiran Ibu bukan kado atau uang bu!” kataku lirih pada diriku sendiri”&lt;br /&gt;“Selamat malam,” kataku perlahan nyaris tak terdengar.&lt;br /&gt;“Semoga tuhan membalas semua yang terjadi”&lt;br /&gt;Hpku berbunyi lagi, Ayah!&lt;br /&gt;Pasti tak akan sama dengan Ibu! pikirku dalam hati.&lt;br /&gt;“Halo Ayah!” kataku bersemangat&lt;br /&gt;“Halo sayang maaf ya, Ayah terlambat kirim kado dan uang buat kamu. Ayah lupa dengan ulang tahun kamu.”&lt;br /&gt;“Nggak papa”&lt;br /&gt;“Happy birthday! Ayah tak bisa jenguk kamu karena Ayah banyak urusan yang harus Ayah kerjakan. Besok uangnya Ayah transfer. Ok!”&lt;br /&gt;“Tapi Yah! aku nggak pengen kado sama uang Yah!” kataku membentak Ayah&lt;br /&gt;“Lalu kamu pengen apa?” tanya Ayah&lt;br /&gt;“Nia pingin… !” kataku terputus kembali.&lt;br /&gt;“Udah ya sayang,  Ayah nggak ada waktu ngomong sama kamu. Happy birthday,” suara Ayah terputus. Kemudian aku menangis dan kuputuskan pulang ke rumah. Sesampainya di rumah aku langsung menghambur ke dalam kamar. Aku menangis sepuas mungkin. Dan malam itu juga aku lampiaskan kekesalanku pada Ibu dan Ayah.&lt;br /&gt;Beberapa minggu kemudian, Ibu tidak pulang karena harus pergi keluar kota dan Ayah tak pernah menjengukku. Aku sering melamun dan berfikir sampai-sampai aku jatuh sakit.&lt;br /&gt;“Nia, kita kerumah sakit ya?”ajak nenek saat aku sedang terbaring lemas di kamar.&lt;br /&gt;“Nggak mau nek!” jawabku kecut&lt;br /&gt;“Tapi non, kasihan non. Lihat, non tubuhnya panas dan wajah non pucat” sahut Bik Imah di sampingku.&lt;br /&gt;“Aku nggak mau !” bentakku&lt;br /&gt;“Aku mau tunggu Ayah dan Ibu pulang, baru aku mau chek up!” tambahku kembali. Nenek dan Bik Imah hanya diam, mereka tidak berani melawan keputusanku. Lalu mereka keluar. Aku mencoba menenangkan diriku sendiri.&lt;br /&gt;Malam yang sunyi membuatku bisa mendengar segalanya. Suara-suara hewan malam yang bersahut-sahutan dan suara burung malam yang terus berbunyi membuatku merasa ditemani dimalam sunyi itu. Dari balik daun pintu aku mendengar seseorang berjalan di ruang tengah. Kemudian aku mengintipnya. Nenek? pikirku heran. Segera aku ambil telfon rumahku dan mendengarkan pembicaraan nenek, entah dengan siapa.&lt;br /&gt;“Halo Lia” kata nenek membisik&lt;br /&gt;“Iya Bu, ada apa?” tanya Ibu biasa. Ternyata nenek menelfon Ibu.&lt;br /&gt;“Anakmu Nia sakit!”&lt;br /&gt;“Sakit? Sakit apa?”&lt;br /&gt;“Ibu tidak tahu! kayaknya sudah parah banget”&lt;br /&gt;“Kenapa tidak di bawa ke rumah sakit!”&lt;br /&gt;“Dia tidak mau, dia mau tunggu kamu pulang dan Ayahnya datang”&lt;br /&gt;“Ya sudahlah bu, besok! oh tidak, minggu depan saja aku pulang!”&lt;br /&gt;“Tapi, Lia. Dia butuh kamu” kata nenek berusaha membujuk Ibu.&lt;br /&gt;“Ibu dulu yang mengurus Nia. Saya mau makan malam dulu dengan klien !”&lt;br /&gt;Aku tak mendengar Ibu bersuara lagi, aku hanya menangis. Kemudian di telfon aku mendengar suara nenek lagi. Aku hanya diam. Nenek berbicara dengan Ayah tapi jawabnya sama dengan Ibu. Kututup gagang telfon, dan kurebahkan tubuhku kembali. Ibu dan Ayah benar-benar telah menelantarkanku.&lt;br /&gt;Matahari begitu cerah, aku coba menyemangati diriku untuk berangkat sekolah. Terlihat di depan rumah ada Kevin, aku mengintipnya dari balik jendela. Nenek melihatku dari daun pintu, kemudian beliau masuk dan ikut merapikan buku-bukuku.&lt;br /&gt;“Kamu yakin mau sekolah sayang?” tanya nenek cemas.&lt;br /&gt;“Aku nggak papa nek! nenek nggak usah cemas kan ada Kevin yang akan menjaga aku” jawabku dengan suara lembut. Nenek hanya tersenyum masam. Terlihat dari sorot matanya yang keriput tersimpan sejuta kekhawatiran akan keadaanku. Segera aku menemui Kevin yang menungguku di motornya.&lt;br /&gt;“Kevin, jaga Nia ya! soalnya badannya makin panas!” pesan nenek pada Kevin&lt;br /&gt;“Iya nek, aku akan jaga Nia!” jawab Kevin mengulurkan helm padaku.&lt;br /&gt;“Udah ya nek! aku berangkat dulu!” kataku mencium tangan nenek.&lt;br /&gt;Motor Kevin berjalan perlahan. Tubuhku begitu hangat dan kepalaku terasa terbebani oleh besi yang berat. Perlahan, tanganku memeluk tubuh Kevin dan kurebahkan kepalaku yang pusing di bahu Kevin! Kevin hanya diam. Ia hanya menatap dari kaca spionnya. Dan salah satu tangannya ikut menggenggam tanganku.&lt;br /&gt;Sesampainya di sekolahan, Tia, Mila dan Elo menyambutku ramah.&lt;br /&gt;“Halo Nia? Cie… tangannya masih gandengan aja sama Kevin!” ejek Mila dengan tersenyum. Aku tak sadar kalau tanganku masih di gandeng Kevin. Kemudian cepat-cepat aku lepas gandengan Kevin.&lt;br /&gt;“Kenapa dilepas Nia! kalian cocok kok!” ledek Elo dengan senyum-senyum.&lt;br /&gt;“Udah ah! bercandanya. Aku mau ke kantin mau ikut nggak? Aku traktir deh!” kataku mengalihkan perhatian.&lt;br /&gt;Sesampai di kantin, kepalaku tiba-tiba pusing, penglihatanku kabur. Yang kulihat hanya pandangan buram. Yang kurasa aku ingin berteriak. Terlihat sekilas Kevin menatapku tapi tatapan itu begitu berarti.&lt;br /&gt;“Nia mau pesan apa?” tanya Tia.&lt;br /&gt;“Teh hangat aja!”&lt;br /&gt;“Kamu Kevin?” tanya Tia kembali.&lt;br /&gt;“Jus avokad!” jawab Kevin singkat.&lt;br /&gt;Pandanganku tak kabur lagi, tapi kepalaku masih sakit. Ku coba tepis rasa sakit itu dengan membalas tatapan Kevin.&lt;br /&gt;“Nia…” Kata Kevin dengan berpindah duduk di sampingku.&lt;br /&gt;“Ya… !”&lt;br /&gt;“Apa mungkin persahabatan bisa menjadi cinta ?” tanya Kevin membuatku kaget.&lt;br /&gt;“Kenapa tanya begitu ?” tanyaku padanya.&lt;br /&gt;“Karena aku punya perasaan lain sama kamu yang aku rasakan adalah cinta !” kata Kevin dengan menggenggam tanganku.&lt;br /&gt;“Cinta? apa itu juga yang aku rasakan saat ini. Aku juga merasakan hal yang sama. Kamu tahu aku membenci cinta karena cinta itu telah membuat Ayah dan Ibuku berpisah tapi, tanpa cinta aku tak kan lahir.” kataku tiada henti&lt;br /&gt;“Aku pernah menurunkan sebuah cinta. Kadang aku ingin merasakan itu tapi bila cinta itu membuatku bahagia. Tapi, jika cinta itu membuatku sakit, aku tak mau merasakanya. Sedikitpun!” tambahku kembali.&lt;br /&gt;“Tapi, aku akan buat cinta itu indah dan akan membuat rasa cinta itu bahagia” jawab Kevin dengan tersenyum.&lt;br /&gt;“Aku mau merasakan cinta asal rasa itu membuatku bahagia” kataku dengan tersenyum dan menghempaskan kepalaku di bahunya. Kepalaku bertambah pusing, pandanganku kembali kabur. Terlihat samara-samar bahu Kevin ada darahnya. Belum sempat aku berkata aku langsung tak sadar diri.&lt;br /&gt;Ku buka mataku perlahan. Yang kudengar hanya suara-suara tak jelas. Yang kucium hanya aroma obat-obatan dan yang kulihat hanya gambar buram. Kemudian kupejamkan kembali mataku. Di sampingku ada Kevin. Di sofa ada Ayah dan Ibu yang tidur, dan sofa lainnya ada nenek, Tia, Mila dan Elo. Tak beberapa lama kemudian aku sadar bahwa aku tadi bermimpi dan ketiduran. Perlahan dan pasti aku buka mataku. Yang ku lihat hanya Kevin. Ketika aku bangun Kevin menyambutku dengan menciptakan bulan sabit di bibirnya. &lt;br /&gt;“Kamu udah siuman?” tanya Kevin dengan tersenyum.&lt;br /&gt;“Mana lainnya? kamu sendiri? Mana Ayah dan Ibu? aku mau pulang!” Kataku bertanya tiada henti.&lt;br /&gt;“Sut” jawab Kevin dengan menutup mulutku dengan jari telunjuknya dan masih mengibarkan senyumannya.&lt;br /&gt;“Nenek dan Bik Imah pulang, kasihan nenek, dia kecapean. Tia, Mila dan Rio baru saja pulang. Ayah dan Ibumu belum datang!” jelas Kevin&lt;br /&gt;“Berapa lama aku tertidur di sini?”&lt;br /&gt;“3 hari!”&lt;br /&gt;“Tiga hari? Ayah dan Ibu belum menjengukku? Keterlaluan!” kataku kasar. Kevin mencoba menenangkanku tapi emosiku tak bisa kutahan lagi. Akupun pingsan gara-gara emosiku yang tak stabil dengan kondisi tubuhku.&lt;br /&gt;Malam datang. Ayah dan Ibu belum juga datang. Di luar ada Nenek dan Bik Imah. Kevin masih sibuk dengan telfonnya. Aku sedikit-sedikit mendengar pembicaraan Kevin. Kukira ia berbicara dengan orang tuanya, jadi tak terlalu kupermasalahkan.&lt;br /&gt;Esok harinya, Ayah dan Ibu datang. Mereka berbarengan datang menjengukku. Kukira ini titik cerah dari perceraian mereka, ternyata aku salah. Diam-diam Ibu dan Ayah bertengkar masalah tak bisa merawatku. Aku dengan jelas mendengar pembicaraan mereka, karena mereka berbicara dengan keras di kamar rawatku.&lt;br /&gt;“Yah! Ibu! jangan bertengkar!” bentakku&lt;br /&gt;“Nia, kamu sudah bangun nak?” kata Ibu kaget dengan bentakanku.&lt;br /&gt;“Nia maafin Ayah dan Ibu ya sayang” pinta Ayah duduk di sampingku.&lt;br /&gt;“Iya sayang. Kami terlalu sibuk dengan pekerjaan kami. Maafkan Ibu dan Ayah ya!” kata Ibu&lt;br /&gt;“Nia akan selalu maafkan Ibu sama Ayah karena Nia tahu, kalian kerja untuk hidup Nia!” jawabku memegang tangan Ibu dan Ayah.&lt;br /&gt;“Kamu mikir apa?” sehingga kamu sakit ?” tanya Ibu dengan menangis.&lt;br /&gt;“Nia mikir Ibu dan Ayah! Nia pingin Ayah dan Ibu rujuk!” jawabku dengan menaruh harapan pada Ibu dan Ayah.&lt;br /&gt;“Tidak mungkin, kami sudah punya calon masing-masing!” kata Ayah menggeleng.&lt;br /&gt;“Iya sayang permintaan kamu terlalu jauh!” kata Ibu ikut membantah.&lt;br /&gt;“Kalian jahat! kalian tidak mau mengerti perasaanku! tiap malam Nia kesepian. Nia iri dengan teman-teman Nia yang punya keluarga yang utuh! Nia pengen kayak dulu! kalian egois. Nia adalah korban dari keegoan kalian. Nia benci dengan Ayah dan Ibu” Kataku dengan menangis histeris. Keduanya langsung meninggalkanku, tinggal aku sendirian meratapi nasib ini. Kurasakan elusan lembut. Aku menoleh, ternyata nenek.&lt;br /&gt;“Nia, nenek memahami perasaanmu, tapi tentu kamu harus tahu bahwa Ibu dan Ayahmu sudah punya pasangan masing,” nenek tetap mengelus rambutku. Aku hanya mendesah.&lt;br /&gt;“Sekarang kamu telah dewasa tentu kamu harus mulai bisa menerima keputusan orang tuamu itu,” aku tak tahu kata-kata nenek selanjutnya sebab setelah ityu aku tertidur.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Matahari bersinar lembut membelai kulit yang dingin akibat malam sunyi. Kini harapan itu hanya sebuah mimpi. Tapi aku beruntung kini aku mempunyai keluarga yang ramai. Mama, Ayah, Ibu, dan Papa, adalah orang tua yang ku sayangi. Mesti Ayah dan Ibu menikah lagi tapi, tak mengurangi kasih sayang mereka padaku. Sekarang aku mulai merasa, karena cintalah semua bisa terjadi dan Kevin? untunglah cinta bisa aku rasakan. Kevin kini menjadi cintaku dalam kehidupan dan hatiku. Pernikahan memang tak selamanya utuh pastilah ada gonjang-ganjing yang mengganggunya. Dan soal pendapat Ibu dan Ayah? tlah ku tanam dalam pendirianku. Dan tak selamanya anak menjadi korban dua insan yang membangkitkan ego sebab itu jalan yang memang telah tertulis dalam suratan takdir tuhan, karena tadir semua yang tahu hanya Tuhan. &lt;br /&gt;Aku bisa berpikir demikian rasanya karena kata-kata nenek tadi malam. Ah, semuanya harus aku terima. Toh sudah ada Kevin di sampingku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2370790370878802345?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2370790370878802345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/karena-cintakah-itu-oleh-farida-fatma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2370790370878802345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2370790370878802345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/karena-cintakah-itu-oleh-farida-fatma.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7143216218582250437</id><published>2010-12-07T12:56:00.003+07:00</published><updated>2010-12-07T12:56:58.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cekikikan'/><title type='text'></title><content type='html'>BAHASA PLANET&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu nggak, Kamus beberapa waktu yang lalu mengadakan pertemuan dengan berbagai makhluk yang mendiami masing-masing planet di tata surya kita. Selama satu bulan Kamus mengadakan pertemuan dan membahas berbagai masalah terutama nih yang dibahas adalah ramalan suku Maya&lt;br /&gt;tentang kiamat 2012. &lt;br /&gt;Suasana gayeng disetiap pertemuan membuat Kamus nggak bosan. Tentu kamu-kamu heran kenapa Kamus bisa mengerti bahasa mereka, padahal Kamus kan hanya bisa bahasa Indonesia. Oh, jangan kaget ternyata nih mereka sudah punya alat yang kalau ditempelkan telinga kita bisa langsung mengerti perkataan mereka meskipun kita nggak pernah belajar bahasa mereka. Nah, biar kamu nggak bingung ini nih oleh-oleh Kamus untuk kalian semua. &lt;br /&gt;Bahasa masing-masing planet, tentu kamu bingung nih baca bahasa berikut, tapi cermati benar-benar deh, pasti nanti nggak bingung. &lt;br /&gt;MERKURIUS:&lt;br /&gt;1. Woeus….!!!Kamus Yangus Bacaus Majalahus Inius Kokus Sepertius Monyetus Yaus. Memangus Duluus Ibuus Kamuus Nyidamus Apaus? Mungkinus Ibumuus Pasus Melahirkanus Ibuus Kamuus Seringus Lihatus Filmus Keraus Saktius.&lt;br /&gt;2. Kenapaus Kitaus Menutupus Metaus Ketikaus Berdo’aus… Ketikaus Kitaus Tidurus… Ketikaus Kitaus Menangius… Karenaus Halus Terindahus Bukanlahus Melayatus Denganus Mataus, Tapius Merasakanus Denganus Hatius… Karenaus Hatius Adalahus Mataus Yangus Takus Pernahus Terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VENUS:&lt;br /&gt;1. Buvudivi Bevermavaivin Bovolava Tivibava-Tivibava Avadava Tuvukavang Bavaksovo Davatavang,Lavaluvu Buvudivi Mavanggiviil Abavang Tuvukuvang Bavaksovo Uvuntuvuk Mevembeli Bavaksovo Peventovol.&lt;br /&gt;2. Tevemavan- Tevemavan Ivitava Havaruvu Tavanyava Avaruvus Bavanyavak Mevem Bavacavak Avadavalava Kuvuruvu Yavang Teverbavaivik. Kavarevenava Devengavan Mevembavacava Civitava Davatavat Bavanyavak Ivilmuvu Tavambahavaan. Covontovoh Nyava Devengavan Mevembavacava Mavajalavah Kavamuvus Kivitava Davapavat Ivilmuvu Tavambahavavan. Yavang Tividavak Divi Dapatpavan Dividalalavam Vevelavajavaravan. Sevemavakivin Ravajivin Mevembavacava Sevemakakivin Bavanyavanyavalapuvulava  Pevengetahuvan Kivitva.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUMI&lt;br /&gt;1. Poro umat Islam sedoyo…. Kito menawi kudu sembahyang 5 wektu, supoyo kito biso mlebet suwargo, lan kito kudu sregep amal menyang wong mlarat, utowo wong fakir sehinggo kito biso selamet dunyo lan akhirat.&lt;br /&gt;2. Tresno-tresno gak karo tresno nek tresno gak tresno karo tresno yo’opo tresno tresno karo tresno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARS&lt;br /&gt;1. Mawanita mamerupakan martiang marnegara, majika maakhlak mawanita mawabaik, mamaka mabaik mapula manegara maitu, masebaliknya majika maakhlak mawanitanya merusak mamaka manegara maitu mapun maakan mahancur.&lt;br /&gt;2. Majadi manak maitu majangan masombong-masombong, makalau makamu majelek maya mangaku majelek maaja, majangan masok maganteng, majadinya makamu mananti madi mabenci metemanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YUPITER&lt;br /&gt;1. Anakter yangter pinterter kalauter besarter nantiter menjaditer dokterter, naikter helikopterter sampaiter muterter-muterter sambilter makanter hamburgerter.&lt;br /&gt;2.  Adikter Makanter Diter Belakangter Rumahter Sambilter Melihatter Ayamter Yangter Sedangter Bertelurter Diter Kandangnyater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SATURNUS&lt;br /&gt;1. Maturkan naturnas samturbil nyanturtai bertuduarturan diturtaturman raturmah samturbil bayangturkan saturat-saturat inturdah pacaturran diturmatursa laturlu.&lt;br /&gt;2. Haturlo saturbat katurmus, gimaturna kabaturnya, katurli iturni katurmus kemturbali laturgi, taturpi sekaturang katurmus tmturba oturke bangturet, jangturan luturpa terturus baturca majaturlah katurmus yaturng paturling oturje iturni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEPTUNUS:&lt;br /&gt;1. Pancenep areknep lanangnep ikunep gaknep dinep percoyonep kabehnep, areknep lanangnep isoenep bujukinep areknep wedoknep-wedoknep aenep. Mangkanenep ojoknep percoyonep omonganenep areknep lanangnep.&lt;br /&gt;2. Areknep wedoknep yonep ngununep pisanep, akehnep sengnep matrenep, leknep pacarannep jaluknep macemnep-macemnep, yonep klambinep lahnep, tasnep lahnep, wesnep pokokenep ngenteknonep duweknep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;URANUS&lt;br /&gt;1. Auryo Temuren-Temuren Kirurim Kriurtik Dauran Saurran Buurat Kaurmus Dauran Juurga Iurde Dauran Kreurasi Yaurang Kaurmu Miliurki Biurar Daurpat Duri Masurkan Kure Daurlam Maurjalah Kaurmus.&lt;br /&gt;2. Temuren-temuren kaurlo jaurdi aurnak iurtu yaurang raurjin belaurjar biuar jaurdi pinurtar. Auryah seurnang, iurbu seurnang, seurmua seurnenang kauran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLUTO&lt;br /&gt;1. Aku to akan to beri to kamu to hadiah to, dengan to syarat to kamu to harus to baca to semua to rubrik to majalah to ini to. Tapi to kamu to bacanya to nggak to pakek to huruf to vokal to( ato, ito, uto, eto, oto )&lt;br /&gt;2. Sobatku to dalam to menjalin to persahabatan to memang to tidak to selalu to berjalan to baikto. Adato asamto manistonyato. Bilato kitato sedangto beradato diatasto kitato saato itu to bersenang to dengan to sahaba to kita to. Itulah to saat to asam to apabila to kita to sedang to ada to masalah to dengan to sahabat to kita to sendiri to. Waduh to ada to juga to pahitnya to disaat to persahabatan to kita to terpecah to hanya to gara-gara to masalah to sepele to. Cari to musuh to itu to gampang to tapi to cari to teman to susah to yang to benar to-benar to baik to sama to kita to.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7143216218582250437?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7143216218582250437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/bahasa-planet-tahu-nggak-kamus-beberapa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7143216218582250437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7143216218582250437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/bahasa-planet-tahu-nggak-kamus-beberapa.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-3369757502231951654</id><published>2010-12-07T12:56:00.001+07:00</published><updated>2010-12-07T12:56:32.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asmot'/><title type='text'></title><content type='html'>Hallo Kamus yang makin gokil aja! Kamus aku mau tanya Kenapa sih kalau pemilu presiden surat suaranya di hitung? Dan kenapa selalu berebut kursi? Bukan berebut meja atau yang lainnya gitu?  Jawab ya! Kalau nggak di jawab berarti Kamus nggak bisa jawab( N. Miftha VIIA)&lt;br /&gt;Syukurlah kalau surat suara dihitung, sebab kalau nggak dihitung trus Kamus yang disuruh kapan selesainya. Kalau anggota DPR/DPRD rebutan kursi itu sebab dari sononya mereka kalau duduk pakai kursi, lha kalau rapat trus duduk pakai pantat dianggap kenduri dong!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo-halo Kamus, makin keren, imut gokil aja sih! Oh iya aku mau tanya ya Kenapa ular jalannya pakai perut? Kan kalau habis makan terus jalan-jalan kan sakit tuh perutnya? Jawab ya pertanyaanku (Adinda Mutiara Firdaus VIIA)&lt;br /&gt;Itulah, dulunya ular tuh pakai ekornya kalau jalan, lha karena pintu rumahnya terlalu pendek terus kalau dia masuk rumah selalu kejenthok kepalanya, akhirnya dia kapok jalan begitu langsung deh dia rebahan waktu jalan biar kepalanya nggak benjol-benjol lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Mus, Aq mau tanya lagi nih boleh ya? Kenapa nih ya kenapa? Kenapa pondasi rumah di taruh di bawah rumah kenapa nggak di taruh di atas aja? Kenapa hayo jawab ya jangan lupa…( Adinda Mutiara Firdaus VIIA)  &lt;br /&gt;Itu karena batu pondasinya berat-berat jadi kata tukang batunya ditaruh bawah aja deh biar nggak nyengsarakan kuli batunya. Entah nanti kalau kuli batunya kamu sendiri mungkin pondasinya kamu pindah ke atas kali ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus aku mau tanya kenapa ya kalau superman jubahnya dibelakang kok nggak di depan aja jawabya mus, jangan bingung nyari jawabanya ya (Dhesy Agustiru VIIA)&lt;br /&gt;Eits jangan salah, kalau lagi nggak tugas Superman naruh jubahnya di depan sambil tiduran di lantai, lagi apa tuh Superman? Ya ngorok kali... jubahnya dipakai selimut tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamus yang makin pinter! Aku punya tebakan nih buat kamu, mau tahu nggak? Pertanyaannya guampang kok Mus, rugi deh kalau kamu nggak bisa jawab, padahal aku kan dah puji kamu. Ya udah deh dari tadi ngomong melulu,”Luarnya Mulus, dalamnya kisut, apaan hayo? (Nurdin)&lt;br /&gt;Ehm ehm Yaiyalah Kamus pinter, dari dulu kale, jawabannya adalah Nenek-nenek naik mobil mercy ya khan? Siapa dulu, Kamus...! Eh tapi neneknya gaul juga ye? He he he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus kenapa ce Bintang kok sulit banget dihitung, padahal bulan nggak sulit-sulit amat untuk dihitung. Hayo, Kamus pasti nggak bisa jawab! (Ningsih IXC)&lt;br /&gt;Nggak tahu ya Mbak itu karena si bintang itu masih kecil jadi susah sekali diatur, suruh berbaris malah lari-lari, suruh duduk malah bermain makanya nggak bisa dihitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hallo Kamus tambah gokil aja nich, aku mau tanya nich mus, pasti kamu nggak bisa jawab, kenapa sih mus HP kalau ditelepon bisa bunyi? (Fahrindu)&lt;br /&gt;Ala kalau soal itu Kamus juga tahu, masih untung hanya bunyi doang, coba setiap ditelepon nampar muka kamu, pasti bisa sakit dan merah dech pipi kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Woe! Mus! Aku mau tanya nich kenapa yah Mus, sekolah dijaman sekarang kok harus pakai sepatu? Padahal dulu kan nggak pakai sepatu? Aku tahu begitu soalnya aku nanya sama nenekku nenek. Jawab ya Mus?  (LEO GIRL)&lt;br /&gt;Ya pantas ajalah suruh pakai sepatu lha kaki anak sekarang banyak boroknya jadi harus disembunyikan. Kalau dulu kaki anak-anak mulus-mulus jadi nggak malu-maluin kalau nggak pakai sepatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hallo Mus? Aku mau tanya nich, pasti Kamus bisa jawab! Begini Mus orang kalau bilang “ya”pasti menganggukkan kepala, terus kalau “Tidak” selalu menggelengkan kepala. Kenapa kepalanya kok nggak diputer aja? Tolong jawab yah mus? (RWN)&lt;br /&gt;Kayaknya demam Michael Jackson masih melanda orang-orang di sini makanya kalau mereka mengangguk dan menggeleng persis Michael Jackson waktu menyanyi. Tunggu deh kalau demamnya sudah sembuh pasti orang kalau menjawab iya atau tidak diam saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai mus,kenapa yach monyet sukanya makan pisang hayo?? (Khoiri, XI IPA)&lt;br /&gt;Alah itu ce Kamus bisa jawab.yach karena monyet itu bukan kamu, kalau monyet kamu pasti dia bakalan suka makan nasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar, Mus? Boleh nggak aku tanya sesuatu, aku mau tanya kenapa kok nggak ada yang namanya hari Ayah. Jawab ya yang kocak abizz aku tunggu lho jawabannya (Selvi VIIA)&lt;br /&gt;Biasalah cewek kan suka dirayu jadi kalau lagi ngambek bisa dirayu dengan ada nama Hari Ibu, Ibu Jari, Bupati, Ibu Pertiwi dll. Sedangkan kalau cowok nggak perlu Hari Ayah sebab mereka Cuma perlu uang. Untuk apa coba? Ya untuk ngrayu cewek tadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allow Mus yang gokil, narsis, n tambah keren aja, ceile. Aku mau nanya nih sama kamu, tapi kamu bisa jawab nggak? Gini lo kenapa ya kita-kita lagi nyapu halam rumah tangan kita yang sebelah kiri selalu diletakkan di atas punggung? Hayo bisa jawab nggak?? (Cewek Imuts, arseba, 081939140731)&lt;br /&gt;Lha itu karena kamu megang sapu sih, coba kalau megang tongkat, pasti tangan kiri kamu yang megang tongkat terus yang kanan tengadah sambil ngomong, sak welas-welase pak, nyuwun barokahe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-3369757502231951654?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/3369757502231951654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/hallo-kamus-yang-makin-gokil-aja-kamus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3369757502231951654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3369757502231951654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/12/hallo-kamus-yang-makin-gokil-aja-kamus.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2882408196026180797</id><published>2010-10-03T12:10:00.002+07:00</published><updated>2010-10-03T12:13:17.863+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'></title><content type='html'>MENCARI CINTA SEJATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamus menanyakan kepada shobat, shobat mengganggap cinta sejati shobat itu siapa? Cinta datang tanpa tak pernah memilih pada siapa ia akan datang, kitapun  tak akan pernah tahu kapan cinta itu akan datang dalam kehidupan kita. Sambutlah dalam kehadirannya dengan senyum dan ikutlah ia bila ia sudah datang dan kembangkanlah sayap-sayap cinta agar bisa merasakan warna cinta itu yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Cinta itu indah terkadang menyakitkan, Cinta itu menunjukkan jalan keebajikan terkadang menjerumuskan, Cinta itu suci terkadang ternodai, Cinta itu ikhlas terkadang dengan pamrih.&lt;br /&gt;Cinta adalah sesuatu yang datang dari hati, tidak bisa di catat, di tuntut, atau diminta. Cinta bisa datang dan pergi sesukanya, namun, kenapa ya, kita butuh cinta? Padahal tak jarang ia bisa ia bisa menyakitkan padahal yang kita inginkan pastinya bahagia, padahal cinta lebih sering memberi duka padahal yang kita damba sukaria? Sekarang pertanyaan lanjutan pada shobat, siapakah cinta sejati kita, bagaimana sikap mereka saat kita mencintainya, yah pasti shobat kamus penasaran mari semua itu kita ungkap satu per satu agar paham sobat mengetahui siapa cinta sejati kita.&lt;br /&gt;Apakah cinta sejati itu harus kita cari? Ehm....ada yang mengatakan  cinta sejati itu harus dicari sampai ke ujung dunia pun mereka mencarinya untuk mendapatkan kebahagiaan yangt sempurna. Namun ada yang mengatakan juga  cinta sejati itu tak perlu dicari  cinta itu ada disekitar kita dan bagaimana pun suatu saat kita bisa merasakannya dengan berjalannya waktu ini. Tapi apakah bisa itu terjadi? Bisa ya bisa juga tidak. Bagaimana kita menanggapinya dengan usaha  kita memperoleh cinta sejati itu. Eitss berarti cinta sejati itu harus kita cari khan dengan usaha berarti kita mencarinya dong untuk memperolehnya? Tidak benar juga sebenarnyacinta itu ada di sekitar kita orang yang dekat dengan kita itu bisa jadi cinta sejati kita. Orang yang punya waktu buat kita dan kita sering menjumpainya  itu bisa jadi cinta sejati kita dan sebaliknya.&lt;br /&gt;Cinta adalah rasa mengasihi atau kasih sayang yang timbul dari dalam hati sanubari bagi setiap manusia untuk memiliki sesuatu., timbulnya cinta didasari dua unsur, yaitu :&lt;br /&gt;1. Nafsu&lt;br /&gt;Cinta yang didasari dengan nafsu itu maka tidak akan sempurna perjalanannya. Banyak para remaja tidak sadar bahwa cinta mereka didasari dengan nafsu karena nefsu itu lembut, tak kelihatan, dan juga sulit untuk dirasakan dan cinta seperti inilah yang bisa membawa bencana pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Buktinya banyak remaja yang telah jatuh cinta pada seseorang, awalnya patah hati ada yang sakit, malas sekolah, sampai-sampai ada yang bunuh diri. Karena mereka menganggap bahwa cinta itu adalah sebuah permainan dan biasanya mempunyai tendensi-tendensi yang menimbulkan mereka ingin memilikinya. Misalnya cinta karena dia tampan, kaya, pintar dsb. Semua itu bukanlah cinta yang sesungguhnya  karena dalam cinta tersebut tidak ada rasa keikhlasan dalam hati yang ada hanya keegoan dalam perasaan.&lt;br /&gt;2. Akal&lt;br /&gt;Cinta yang didasari dengan akan akan membawa kesadaran hati dan menganggap cinta yang didasari karena cinta itu pemberian atau anugrah dari Allah SWT, kalau cinta didasari dengan cinta karena  Allah maka tidak ada yang namanya kesengsaraan pada akhirnya, karena pada cinta itu tidak ada yang namanya tendensi-tendensi lain yang menimbulkan seseorang memiliki, yang ada adalah cinta yang didasari keikhlasan karena Allah, meskipun mereka ditinggal oleh oarang yang paling di cintainya, kalau memang didasari karena Allah mereka akan sadar bahwa yang memberi cinta adalah Allah dan yang mengambil juga Allah SWT. Cinta yang seperti inilah yang akan menimbulkan kebahagiaan yang abadi di dunia maupun di akhirat. Dan inilah yang di sebut sejatinya cinta atau pada umumnya cinta sejati.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgQmByWxlI/AAAAAAAAAVY/WWu1rC5F9Wg/s1600/J0382966.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgQmByWxlI/AAAAAAAAAVY/WWu1rC5F9Wg/s200/J0382966.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523683188470629970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu butuh pengorbanan, apalagi cinta sejati. Untuk menuju keistana cinta sejati terlebih dahulu kita lewati tikungan jalan yang sulit dijangkau yaitu pengorbanan. Berkorban demi orang yang dicintai itu baik, tapi jangan sekali-kali mengorbankan iman kita sendiri. Apalagi sampai diperbudak oleh cinta atau jadi pengemis cinta. Cinta yang sebenarnya adalah cinta yang hanya karena Allah semata (lillahitaala)&lt;br /&gt;Rasulullah SAW telah bersabda, “ Akan datang waktunya umatku akan mencintai lima dan lupa kepada yang lima.&lt;br /&gt;1. Mereka cinta kepada dunia tetapi mereka lupa pada akhirat &lt;br /&gt;2. Mereka cinta kepada harta benda tetapi mereka lupa kepadaa hisab&lt;br /&gt;3. Mereka cinta kepada makhluk tapi mereka lupa pada Al-Kholiq&lt;br /&gt;4. Mereka cinta kepada dosa tetapi mereka lupa untuk bertaubat&lt;br /&gt;5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah tetapi mereka lupa kepada kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya cinta sejati itu tidak bisa dicari, karena cinta itu datang dan timbul dengan sendirinya dari dalam hati, karena manusia tidak bisa membuat dan mendatangkan cinta. Yang bisa mendatangkan dan membuat cinta hanyalah Allah SWT dan tugas manusia setelah itu adalah bagaimana usaha manusia untuk mengolah, marawat, dan mempertahankan cinta.&lt;br /&gt;Jika manusia merawatnya dengan baik bukan cinta karena nafsu, itu akan membuat cinta itu bersemi dengan baik dan juga cinta itu bisa membuat orang yang jatuh cinta menjadi bahagia, setelah itu tinggal bagaimana seseorang itu mempertahankan cinta yang dimilikinya, kebanyakan cinta yang seperti ini akan menjadi cinta yang abadi. Tapi sebaliknya  apabila dalam perawatan atau dan pengolahan  cinta itu tidak baik bukan didasarkan pada Allah SWT. maka cinta itu akan membawa mala petaka pada dirinya sendiri. &lt;br /&gt;Jadi dalam perawatan cinta itu harus hati-hati dan waspada jangan sampai terbawa arus yang negatif  dan emosional diri sendiri, harus dengan kesadaran hati, dan kesadaran jiwa karena cinta itu sebenarnya menghasilkan kebahagiaan   yang abadi bukan kebahagiaan sesaat dan sebenarnya cinta adalah kenikmatan  yang paling indah di atas kenikmatan yang lain karena jika di dunia ini tidak ada rasa cinta dan tidak ada rasa yang namanya kasih sayang maka gersanglah hidup. &lt;br /&gt;Pacar atau soulmate cinta sejatiku? Setujukah Shobat Kamus menggangap cinta sejati itu pacar? Memang benar kita selalu lupa segala hal kalau senang dengan pacar kita. Apalagi pacar baru seumur jagung. Kata-kata manis terucapkan syair-syair cinta dinyanyikan, janji akan hidup semati. Rayuan-rayuan manis dari pacar kita ah Shobat Kamus pasti banyak merasakanya. &lt;br /&gt;Asam manis cinta bersama pacar siapa yang nggak kenal sama pacaran. Ketika kita menginjak ABG pastinya kita mengenal apa namanya cinta. Cinta yang kita rasakan itu mudah datang dan pergi  begitu dengan pacar kita yang kita sayangi dan cintai. Tanpa permisi dan kita sebagai pacarnya atau korban cinta itu pastinya merana dan sedih banget atas perlakuan kita yang dulunya manis sekarang terasa pahit  janji-janji yang terlupakan dulu kini hanya tinggal janji. syair-syair cinta itu hanya tinggal kenangan ketika pacar kita menghianati tapi bagaimana jika pacar kita memang benar-benar menyayangi kita hingga akhir hayat dan hubungan itu sampai kepelaminan? Tentu itu yang Shobat semua harapkan, bukan?&lt;br /&gt;janji sehidup semati dan setia sekata terlontarkan, hingga menjadi pasangan suami istri bukankah setiap manusia itu diciptakan berpasang-pasangan seperti al-qur’an surat Ar-rum ayat 21.&lt;br /&gt; “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-nya ialah ciptaan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu mendapat ketenangan hati dan dijadikannya kasih sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaranya  bagi orang-orang yang berfikir.”&lt;br /&gt;Ya.....memang manusia diciptakan berpasang-pasngan jika sudah menikah dan menjadi suami istri, itu ada yang menggangap cinta sejati. Tapi bagaimana jika dalam menjalani kehidupan rumah tangga terus cerai apakah itu cinta sejati. Jika hanya kematian yang memisahkan pasangan itu dan mati meninggalkan dan membawa cintanya sampai ahkir hayat itukah apa cinta sejati?  &lt;br /&gt;Begitu banyak pertanyaan yang Kamus lontarkan. Sebenarnya yang Kamus maksud adalah dari kesekian contoh rasa yang sudah kadung kita anggap cinta sejati, justru sejatinya bukanlah cinta sejati sesungguhnya. Karena semua ujung-ujungnya adalah perpisahan diinginkan ataupun tidak. Artinya sebagai manusia kita semua mesti mencari cinta yang langgeng dan tak akan berubah meski kematina menjemput. Apalagi kalau bukan cinta sejati kepada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;Sobat Kamus pasti selalu mengingatNya dimanapun sobat berada pasti selalu menyayangiNya dan mencintaiNya yaitu Allah SWT. Kasih sayang selama ini kita rasakan itu tidak datang dengan sendirinya tapi semata-mata Allah SWT telah meniupkan ruh kasih sayang kepada kita. Hanyalah Dia segala-galanya, tak ada yang menandingiNya. Apalagi Shobat Kamus seorang muslim. Pastinya tahu kebesaran Allah SWT yang diberikan kepada kita lebih yang kita minta. &lt;br /&gt;Namun juga sebaliknya terkadang yang kita harapkan lama sekali dikabulkan malah terkadang musibah yang menimpa kita. Bukan berarti Allah SWT. memberi kita musibah itu tidak sayang kepada kita. Dia selalu menyayangi hambaNya, asalkan kita selalu berada dijalanNya dan menjalankan kewajiban kita sebagai hambaNya yang patuh untuk mendapatkan cintaNya dan kasih sayangNya yang bahagia dan kelak kita akan mendapatkan kebahagiaan yang sempurna. (Indah, Putri, Aisyah, Eko)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPA PENERIMA CINTA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sejati adalah cinta yang dijanjikan sehidup semati. Dalam cinta ada namanya dua cinta namanya yaitu cinta sejati dan cinta monyet. Cinta monyet waw..aneh banget. Cinta monyet adalah cinta yang diibaratkan seperti permainan. Tak mengenal serius, tak mengenal trauma. Dengan cinta ini manusia seenaknya mempermainkan sebuah anugrah Tuhan yang tak terhingga ini. &lt;br /&gt;Dikalangan pelajar mungkin paling banyak adalah cinta monyet atau sekedar main-main dan tidak dapat bertahan sehidup semati meski janji suci setia yang pernah diucapkan setulus hati. Tapi memang benar cinta dari pacar tidak dapat mengalahkan besarnya cinta dari orang tua dan cinta dari orang tua tidak dapat mengalahkan besarnya cinta dari sang Rasulullah SAW yang menyebarkan ajaran kebenaran Islam kepada umatnya. Tetapi cinta yang paling murni adalah cinta dan kasih sayang-Nya sang pangeran dunia dan akhirat yaitu Allah Tuhanku yang kucintai dan kusayang.&lt;br /&gt;Ya..Robbi, jadikan pada kesadaranku ketenangan dan kelapangan dalam hatiku. Tetapkanlah ia dalam keistiqomahan terangi jiwaku dengan cahaya iman dan islam. Cintai ia ya Rabbi, karena ia telah menjadi bagian dari cintaku. Ya..Allah yang memberiku cinta dan menyayangiku adalah bagian nomor satu cinta sejati dalam hatiku. Hambamu yang lemah ini tidak perlu banyak mencari cinta sejati karena engkau Ya Allah, dirimu Ya Rosul Allah dan kedua orang tuaku telah memberi cinta sejati sebesar gunung seluas lautan dan tak terhingga bagaikan  jagad raya yang kau ciptakan ini.&lt;br /&gt;Cara kita mencintai Allah dengan bertaqwa kepada-Nya. Cara kita mencintai Rosul dengan mendoakan yang sudah tenang disisi-Nya walaupun sudah berbeda alam dan mencontoh apa yang sudah dia ajarkan kepada kita beserta sikap suri tauladannya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;Cinta dan kasih sayang lebih besar dari apapun dari Allah tidak ada yang mengalahkan. Nomor dua cinta yang bisa dijadikan suri tauladan adalah cinta yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummat. Beliau tak pernah merasakan lelas dan nestapa meski ketika menyebarkan cintanya itu menghadapi badai amukan manusia kafir yang tiada henti menentang. &lt;br /&gt;Sedangkan cinta orangtua kita adalah cinta yang tak berpamrih. Takkan pernah mereka menuntut kembali kasih sayang yang telah mereka berikan. Meski kadang yang mereka lakukan sangat menyakitkan diri dan jiwa kita sebenarnya yang mereka lakukan adalah salah satu wujud dari kasaih sayang mereka yang berlimpah bagaikan lautan yang tak bertepi. Kasih anak sepanjang galah kasih bunda/ayahanda sepanjang jalan. &lt;br /&gt;Cinta merupakan anugerah yang tak terhingga besarnyayang diberikan Allah SWT kepada manusia. Dalam hati seseorang pasti pernah merasakan pahit manisnya cinta dan bahkan banyak yang trauma karena cinta sebab dikhianati pasangannya. Tak perlu berkeluh kesah jika itu melanda kita sebab itu hanyalah cinta abadi yang tertunda saja. &lt;br /&gt;Setiap orang pasti menginginkan pasangannya abadi bersamanya hingga akhir hayat dan menghabiskan waktu dengan cinta dan kasih sayang. Namun jika sampai menjelang ajal tak juga manusia menemukan cinta sejati itu alangkah malangnya. Sebab Allah tak pernah mati sehingga terputus kasih sayangNya. Allah tak pernah tertidur sehingga Dia lalai terhadap hambanya. Sedangkan dia selalu hidup dan selalu terjaga menanti hambanya meminta kasih sayang yang telah disediakan berlimpah-limpah kepada hamba yang tak malu mendekati dan memintaNya. &lt;br /&gt;Maka, benar-benar malanglah manusia yang menyia-nyiakan persediaan kasih sayang tanpa secuilpun menyentuhnya. Jika demikian tentu mulai dari sekarang aku, kamu, dan kita semua berlomba-lomba untuk meraih kasih sayang itu, kasih sayang dengan bentuk cinta yang memberi ketentraman hati dan ketenangan jiwa baik di kala susah maupun senang. Mari kawan, Dia telah menanti kita, tinggal kita saja mau menghampirinya atau menjauhinya. (Amalia Rizkyarini:V11c)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2882408196026180797?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2882408196026180797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/mencari-cinta-sejati-kamus-menanyakan.html#comment-form' title='29 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2882408196026180797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2882408196026180797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/mencari-cinta-sejati-kamus-menanyakan.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgQmByWxlI/AAAAAAAAAVY/WWu1rC5F9Wg/s72-c/J0382966.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>29</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2045549777257628580</id><published>2010-10-03T12:06:00.004+07:00</published><updated>2010-10-03T12:10:14.628+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>Mengapa Cinta Berpaling Pada Sahabat&lt;br /&gt;Oleh: Nurul Farida Fatmawati &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari terbit dengan kilaunya yang indah. Embun pagi masih mewarnai. Mimpi-mimpi malam masih belum bisa mengakhiri rangkaian-rangkaian hari esok Rida. “Tok..tok...” suara ketukan pintu terdengar dengan nyaring, hingga membuat kaget Rida dan bangun meloncat.&lt;br /&gt;“Ah...jam berapa sih..! kok sudah dibangunin?” tanya Rida bercelotet.&lt;br /&gt;“Woy..non matahari udah berdiri diatas tuh...!” jawab kakak Rida kecut.&lt;br /&gt;“Ya ampun...kenapa baru bangunin sekarang? Aku kan ada les disekolahan, ih..kakak ini gimana sih!” celotet rida tiada henti.&lt;br /&gt;“Ye...e..di bangunin nggak bilang makasih, malah ngomel nggak jelas.” Omel kakak Rida.&lt;br /&gt;“Iya...iya... makasih kakakku yang bawel,” ucapan terimakasih yang diiringi jalan ke kamar mandi.&lt;br /&gt;Cepat-cepat Rida mandi dan menganti baju tidurnya dengan baju seragamnya. Beberapa puluh menit kemudian, Rida sudah tampak batang hidungnya di sekolahan. Setelah les komputer Betrik salah satu sahabatnya Rida mengajak Rida untuk main kerumahnya. Ya, memang sekolah mereka masuk siang dan paginya biasanya ada ekstra atau les komputer dan olah raga pagi, dan saat itu waktu jadwal les Rida dan murid kelas VIII melangkah pergi meninggalkan para sahabatnya.&lt;br /&gt;“Ngomong-ngomong, kamu berantem ya... sama pacar kamu, kok kemarin kalian nggak kayak biasanya deh...?” tanya Betrik heran.&lt;br /&gt;“Nggak kok! Kemarin aku cuman diem-dieman saja sama dia. Memang kenapa?” jelas Rida.&lt;br /&gt;“Syukur deh! Kamu nggak berantem sama pacarmu, ya nggak pa-pa sih! cuma nanya?” jawab Betrik.&lt;br /&gt;Berjalan dan berbicara terus-menerus tak membuat Rida jenuh, malah ia senang bisa berbagi dengan yang lainnya. Tak terasa mereka sampai dirumah Betrik yang lumayan jauh dari sekolahan. Bercanda tawa masih mewarnai wajah dan hati mereka. Setelah lelah berbicara terus tiada henti, akhirnya mereka tertidur pulas. Setelah puas tidur, betapa kaget mereka ternyata jarum jam sudah menunjukkan pukul 12.30 segera dan secepat mungkin mereka bersiap-siap berangkat sekolah.&lt;br /&gt;“Trik ayo, cepat nanti telat lho...!” teriak Rida.&lt;br /&gt;“Iya, lagi pakek parfum nich!” jawab Betrik. &lt;br /&gt;Setelah Betrik keluar dari pintu kamarnya dan mereka berdua berjalan dengan cepat, tiba-tiba saja.&lt;br /&gt;“Trik, tiba-tiba jantungku berdetak kencang. Aku takut banget Trik.” Kata Rida memegang dadanya.&lt;br /&gt;“Alah! Mungkin gara-gara kamu takut belum belajar Fiqih,” jawab Betrik menenangkan Rida.&lt;br /&gt;“Ya...semoga itu benar,” jawab Rida masih takut.&lt;br /&gt;Setelah sampai disekolahan betrik dan Rida masih duduk bersama di depan terasa kelas mereka bersama-sama sahabat lainnya Rida. Seperti biasa mereka selalu membicarakan cowok dan cowok dan tak lupa gosip-gosip mulai dari artis sampai teman-teman mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgPuGNTTpI/AAAAAAAAAVQ/lnyI5dkqwag/s1600/flower+cuek+copy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgPuGNTTpI/AAAAAAAAAVQ/lnyI5dkqwag/s200/flower+cuek+copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523682227584716434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Rida.” Sapa Eka, Vivi, dan Nunik.&lt;br /&gt;“Oh... kalian kukira siapa? Ada apa? Gabung yuk...” tanya dan tawar Rida.&lt;br /&gt;“Gini da, e...e..., itu ...itu...itu...” kata Nunik gugup.&lt;br /&gt;“E...itu ...itu apa sih! Jangan bikin aku kesel deh...!” marah Rida.&lt;br /&gt;“Gini Ainun sahabat kita ternyata dia selingkuhan Udin pacar kamu,” jelas Eka tenang.&lt;br /&gt;“Tapi kamu jangan marah dulu sebab, kita tahu itu semua, dari Anjar anak VIIIb,” tambah Vivi.&lt;br /&gt;“Ah...kalian ini bergurau deh..! Udah deh! Nggak mampu deh! Jurus kalian tipu aku,” jawab Rida tak percaya.&lt;br /&gt;“Kita nggak bohong. Kita bilang apa adanya, kalau nggak percaya tanya aja sendiri,” jawab Eka dengan nada tinggi.&lt;br /&gt;“Jadi benar selama ini Udin hianatin aku? Jadi perasaanku selama ini benar? Aku salah apa?” tanya Rida bingung.&lt;br /&gt;Masih menangis dan menangis. Rida tak henti-hentinya menangisi perhianatan cinta Udin. Sahabat-sahabat Rida lainnya mencoba menghibur Rida dengan berbagai cara tapi tak bisa juga menghentikan air mata Rida yang semakin lama semakin tak terbendung, bahkan saat ulangan Fiqih dimulai, Rida yang biasannya jenius dan hebat dalam pelajaran ini, ternyata bisa menjadi seseorang yang seakan-akan kehilangan akal dan fikirannya. Sampai-sampai menulis dan menghafal namanya sendiri tak mampu, yang dia ingat hanya Udin dan Udin. Sungguh kasihan Rida padahal ia anak yang periang dan suka bergurau menghibur teman-temannya yang jenuh. Tapi sekarang jangankan menghibur temannya tersenyumpun ia tak mampu.&lt;br /&gt;Jam istirahat tiba, ternyata mendung menyelimuti hati yang cerah tadi. Sama seperti hati Rida yang diselimuti awan hitam tebal. Semua kelompok geng Rida berkumpul di depan pintu kelasVIIIb. Mereka sepakat untuk memaki habis-habisan Ainun. Namun betapa hancur habis hati Rida melihat Udin bercengkrama mesra dengan Ainun. &lt;br /&gt;“Plak.” Suara tamparan yang begitu keras mendarat dipipi Ainun.&lt;br /&gt;“He...kamu ini apa-apaan sih! Kita bisa bicara dengan kepala dingin,” bentak Udin.&lt;br /&gt;“Memangnya cara kalian ini sudah baik, huh tak tahu diuntung,” Rida menjadi lebih emosi.&lt;br /&gt;“Sudah, kalian jangan bertengkar, Rida memang aku salah tetapi maaf aku nggak bisa memendam perasaanku terus-terusan memendam cintaku pada Udin, karena...” &lt;br /&gt;“Karena apa? Karena kamu jadi musuh selimut? Iya? Nggak nyangka aku kira kamu hanya konsen dalam belajar, tapi ternyata kamu konsem bikin hati Rida hancur!” sahut Eka panjang lebar.&lt;br /&gt;“Persahabatan lebih penting dari segala-galanya, termasuk cintamu pada Udin,” tambah Nunik.&lt;br /&gt;“Tapiaku harus bagaimana?” tanya Ainun.&lt;br /&gt;“Bagaimana, seharusnya kamu lihat keadaan lihat esok, lihat yang akan datang dan yang akan terjadi,” kata Eka kasar.&lt;br /&gt;“Aku tahu Ai, jarak cinta dan teman memang setipis mata pedang dan memendam rasa emang sakit banget, tapi nggak gini caranya,” Rida sesenggukan menjatuhkan mutiara hatinya.&lt;br /&gt;Suasana kelas semakin panas. Udin memeluk Ainun seakan tak memandang lagi keberadaan Rida dan teman-temannya. Amarah Rida semakin memuncak. Tapi...&lt;br /&gt;“Aku nggak suka sikap kamu yang seenaknya,” kata Udin meledak-ledak. Membuat puing-puing semakin kecil dalam hati Rida. &lt;br /&gt;“Itu karena kamu yang mulai duluan, sekarang kamu pilih Ainun atau aku?” tanya Rida.&lt;br /&gt;“Aku nggak tahu,” jawab Udin sambil menunduk.&lt;br /&gt;“Meski kamu jawab nggak tahu tapi dari sorot matamu berbicara bahwa Ainunlah yang kamu pilih. Dan mulai sekarang kita putus, tus, tus, puas! Dan jangan tanya arti cinta padaku karena rasaku sudah mati  sejak kau bunuh rasa itu, padahal kamu pernah janji. Lalu mana janjimu itu?” tanya Rida panjang lebar.&lt;br /&gt;“Janji itu sudah mati pula dengan rasamu yang kubunuh,” jawab Udin kesal.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Mendung bergelayut di langit mewakili hati Rida yang sedang kalut dan penuh kabut. Karena cinta Rida menjadi pendiam. Yang dulunya riang sekarang menjadi muram. Yang dulunya senang kini meriang. Ah.. sampai kapan cinta itu menyiksa Rida. Kita ikuti cerita selanjutnya.&lt;br /&gt;“Sampai kapan kau begini, Rida?” tanya Betrik penuh simpati.&lt;br /&gt;“Aku nggak tahu, Trik. Cinta Udin begitu dalam menghunjamku,” jawab Rida.&lt;br /&gt;“Tapi kamu tahu khan Udin sudah tidak cinta kamu lagi. Kenapa mesti kamu ingat-ingat dia terus?”&lt;br /&gt;Pas ketika Betrik menyelesaikan kata-katanya melintaslah Udin dengan Ainun yang bergandengan mesra. Hati Rida menjadi sesak.&lt;br /&gt;“Lihat itu, Da, apakah kamu mencintai Udin yang telah begitu tega menyakitimu. Ayolah Da, kau tahu khan sebentar lagi kita akan semester?”&lt;br /&gt;Hanya sesenggukan yang dipakai Rida menjawab. Mereka berpelukan erat. Dengan penuh kasih Betrik mengelus-ngelus rambut Rida.&lt;br /&gt;“Akan kucoba Trik, memang Udin sudah tidak pantas lagi menerima cintaku,” Rida sesenggukan. &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Matahari bersinar terang, terlihat seorang cewek yang berlarian dengan senyum cerianya. Sesekali dari bibir manisnya keluar nyanyian Walau Harus Terangnya Peterpan. &lt;br /&gt;“Hai, Trik, apa kabar nih, sudah jajan belum?” &lt;br /&gt;“Hai kamu Rida, tumben wajahmu ceria banget, baru dapat apa nih?” &lt;br /&gt;“Nggak dapat apa-apa aku hanya dapat pikiran baru koq,” ternyata cewek itu Rida.&lt;br /&gt;“Pikiran baru?” terlihat Betrik penasaran.&lt;br /&gt;“Ya pikiran baru non, masak nggak ngerti sih, khan kamu yang memberi pikiran baru itu,”&lt;br /&gt;“Aku? Kapan? Betrik semakin penasaran?&lt;br /&gt;“Dua hari yang lalu, Trik waktu kau memelukku. Setelah aku pikir-pikir benar juga apa yang kamu katakan,” kata Rida sumringah.&lt;br /&gt;“Oh...,” Betrik melongo.&lt;br /&gt;“Koq cuma oh mestinya kamu senang dong, kaulah yang bisa merubahku. Memang kau is the best friend, Trik,” kata Rida sambil memencet hidung Betrik.&lt;br /&gt;“Aduh.. the best ya the best tapi hidungku juga bisa sakit non,” betrik pura-pura seowt.&lt;br /&gt;“Oh.. maaf-maaf aku kelepasan saking senangnya melihat perubahan dalam pikiranku hari ini.”&lt;br /&gt;“Kamu yang senang aku yang sakit nih!” &lt;br /&gt;“Ya deh, maaf lagi,”&lt;br /&gt;“Jadi Udin nggak diingat lagi nih?” pancing Betrik.&lt;br /&gt;“Udin? Sudah lewat tuh,” kata Rida sambil mengibaskan tangan kananya. Betrik tertawa melihat tingkah temannya ini. &lt;br /&gt;“Nah gitu dong Rida cantik,” kata Betrik seraya memeluk Rida. Mereka saling berpelukan. Erat sekali. Sebuah ending yang mengharukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2045549777257628580?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2045549777257628580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/mengapa-cinta-berpaling-pada-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2045549777257628580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2045549777257628580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/mengapa-cinta-berpaling-pada-sahabat.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgPuGNTTpI/AAAAAAAAAVQ/lnyI5dkqwag/s72-c/flower+cuek+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6824571055480991823</id><published>2010-10-03T12:04:00.000+07:00</published><updated>2010-10-03T12:05:58.383+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kismis (Kisah Misteri)'/><title type='text'></title><content type='html'>PERKEMAHAN KELABU&lt;br /&gt;Oleh: Evi Cahyani &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana di sekolah sangat sepi, tidak ada seorang pun. Disana hanya ada Tika seorang. Tika berangkat lebih pagi karena hari itu adalah hari pertama Tika Pramuka. &lt;br /&gt;“Hai Diar…kok baru datang?” sapa Tika pada Diar yang baru datang.&lt;br /&gt;Diar tidak menjawab pertanyaaan Tika. Dia hanya memberikan senyuman dengan wajah yang pucat. Dia juga langsung pergi kekamar mandi. Sedangkan Tika hanya memperhatikannya tertegun.&lt;br /&gt;Hampir sudah 1 jam Diar keluar dari mandi. Padahal banyak anak sudah datang, upacara pramuka akan segera dimulai. Tika takut terjadi apa-apa dengan Diar. Akhirnya Tika menyusul Diar biar Diar keluar dan ikut upacara. Langkah demi langkah Tika semakin deg…deg…an. Belum sampai dikamar mandi pembina sudah menbunyikan peluit. Itu pertandanya upaca pramuka akan segera dimulai. Dalam hitungan ke-5, semuanya harus sudah ada dalam barisan. &lt;br /&gt;Karena peluit itulah Tika mengurungkan niatnya untuk ke kamar mandi, langsung saja dia berlari masuk barisan. Sewaktu tika berlari dia merasa seperti ada mengikutinya dalam belakang. Setelah Tika sudah ada dalam barisan, Diar juga belum muncul. Hati Tika sedikit lega ketika sebentar kemudian kelihatan batang hidung Diar yang langsung membentuk barisan. &lt;br /&gt;“Diar….! Kok tumben sich datangnya telat?” anya Sari&lt;br /&gt;“Soalnya aku nggak ada yang nganterin,” jawab Diar.&lt;br /&gt;Mendengar pembicaraan mereka, Tika semakin bingung. Aneh, Diar dibilang baru datang padahal Diar khan sudah datang dari tadi hanya saja dia di kamar mandi lama sekali. Karena ebingungan sampai-sampai Tika tidak mendengarkan pengumuman dari kakak pembina.&lt;br /&gt;“Hoer...,” teriak anak-anak.&lt;br /&gt;“Eh..emangnya ada apa sich, kok semuannya pada senang kayak gini?” tanya Tika.&lt;br /&gt;“Sebentar lagi kita kemah di Sumber Boto,” jawab Sari.&lt;br /&gt;“Apa…?! yang bener kamu. Yes…yes…yes…” kata Tika semangat.&lt;br /&gt;Waktu sudah menunjukkan pukul 09.00 mereka semua istirahat. Tika jajan ke kantin yang dekat kamar mandi. Tika melihat sesosok yang mirip Diar keluar dari kamar mandi. Padahal Diar ada disamnpingnya sedang ambil jajan. &lt;br /&gt;“Diar entar habis ini kita duduk diserambi masjid ya..? ada yang mau aku omongkan ke kamu.” ajak Tika &lt;br /&gt;“Ok….bos,” jawab Diar semangat.&lt;br /&gt;Setelah duduk diserambi masjid, Tika belum sempat omong-omong banyak. Baru saja dia akan omong permasalahan tadi tapi...&lt;br /&gt;“Aduh… maaf ya…? Aku benar-bebar lupa kalau aku ada janji sama teman,” ucap Diar kelihatan sekali dia merasa bersalah.&lt;br /&gt;“Ya deh, ntar setelah pulang pramuka aku langsung kerumah kamu saja,” Kata Tika sambil menghela nafas berat.&lt;br /&gt;“Nanti pulangnya bareng ya ya…?” ajak Diar.&lt;br /&gt;“Ya bosss….” jawab Tika.&lt;br /&gt;“Ayo semuannya absen dulu, habis itu pulang,” kata Kak Tanti salah satu pembina.&lt;br /&gt;Sesudah absen Tika ke rumah Diar dan menceritakan kejadian aneh yang dialaminya. Tapi sayangnya diar nggak percaya.&lt;br /&gt;“Ya…ampun…, aku tu nggak bohong, aku serius.”&lt;br /&gt;“Oh…aku tahu, kamu mau nakut-nakutin aku kan. Supaya aku takut, iya..kan?”&lt;br /&gt;“Ya udah deh kalau kamu nggak percaya, percuma aku jelaskan ke kamu. Sampai dower pun kamu nggak bakal percaya sama aku,” kata Tika kesel.&lt;br /&gt;“Mau mulut kamu dower kek…monyong kek… kamu mau jadi monyet kek. Itu terserah kamu. Tapi kalau menurut aku nich ya…kamu pantas kok jadi monyet,” canda Diar.&lt;br /&gt;“Terserah kamu mau bilang aku apaan, udah ah, aku mau pulang dulu. Kalau disini terus telingaku bisa keriting,” sungut Tika. &lt;br /&gt;“Ce…ile…gitu aja marah. Dasar nenek lampir.”&lt;br /&gt;“Kamu itu yang jadi Grandongnya,” kata Tika. &lt;br /&gt;Sampai di rumah Tika langsung tidur. Hari demi hari Tika lalui. 2 hari lagi Tika kemah. Kejadian misteri yang dialami Tika sudah tidak nampak kembali. Saat Tika sedang lari pagi, diitengah jalan Tika bertemu dengan kak Tanti. Mereka mampir di warung untuk sarapan. Mereka cerita tentang kisah misteri. Tika ingat dengan kejadian aneh yang dialaminya minggu lalu. Karena kak Tanti tetangganya Diar, kak Tanti langsung mengerti. &lt;br /&gt;Kak Tanti bilang kalu Diar punya saudara kembar, namannya Dira. Dira meninggal disekolahan gara-gara penyakitnya kambuh. Karena kambh itulah Dira terjatuh waktu ke kamar mandi. Sebelum dibawa kerumah sakit, Dira sudah tak bernyawa. Dia dikubur dipemakaman yang ada disamping sekolah.&lt;br /&gt; “Mungkin dia menghantui kamu, karena kamu teman dekatnya Diar. Semenjak dia hidup dia nggak punya teman gara-gara dia penyakitan. Mungkin dia ingin kamu menjadi teman yang baik untuk Diar,” Tambah kak Tanti.&lt;br /&gt;Kini jadi jelas, Tika begidik mendengarnya. &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pagi-pagi Tika siap-siap untuk mempersiapkan keberangkatannya. Pukul 11.00 Tika berangkat ke sekolah dengan membawa barang-barang. Tepat pukul 14.00 rombongan pertama berangkat, Tika termasuk di dalamnya. Waktu sudah menunjukkan pukul 16.30 ketika rombongan terakhir tiba di Sumber Boto. &lt;br /&gt;Pukul 21.00 Tika kepingin kencing. Tika pergi kekamar mandi sendirian. Waktu Tika menutup pintu kamar mandi tiba-tiba lampunya padam dan pintunya terkunci. Tika sangat ketakutan ipaun teriak-teriak minta tolong. Tapi tak ada seorangpun yang mendengarnya. Semalaman dia teriak naumn bantuan tak juga datang. Ia lemas, putus asa. Hanya tangis tertahan yang ia keluarkan. Sebab suaranya sampai habis untuk teriak tadi. &lt;br /&gt;Syukurlah Tuhan menolongnya tepat pukul 4.00 pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka. Kontan saja dia berlari menubruk yang membuka ternyata Kak Tanti. Sedang Kak tanti hanya senyum-senyum saja ia tahu pasti Tika barusan digoda penghuni Sumber Boto yang terkenal angker. &lt;br /&gt;“Sudah selesai ya Tik? Emangnya kamu kemana aja sih?” tanya Diar.&lt;br /&gt; “Kemaren sore itu aku terkunci disini. Aku teriak minta tolong, nggak ada yang nolongin. Akhirnya aku ketiduran disini,” jawab Tika.&lt;br /&gt;“Jadi kamu ketiduran di kamar mandi, masak sih? Walah…walah…kamu jangan-jangan bohong deh. Jeles-jelas tadi malam kamu ada kok.” kata Diar.&lt;br /&gt;“Terserah kamu percaya atau nggak, males ngomong sama kamu,” sungut Tikasambil ngeloyor pergi meninggalkan Diar yang terbengong-bengong.&lt;br /&gt;Tibalah sesi penjelajahan. Semua regu bersemangat 45 megikuti. Tanpa terasa mereka sampai di tengah-tengah hutan. Terlihat Diar dan Tika yang sedang asyik ngomong. Mereka tak tahu bahwa jalan yang mereka tempuh tidak sesuai dengan peta yang dibawakan oleh panitia. Di tengah-tengah hutan barulah mereka sadar.&lt;br /&gt;“Tik, jangan-jangan kita kesasar nih?” kata Diar cemas.&lt;br /&gt;“Aku rasa memang begitu, lihat saja teman-teman kita nggak ada yang terlihat,” terlihat sekali kalau Tika sama sekali tidak khawatir.&lt;br /&gt;“Kamu ini gimana sih, kita ini kesasar koq tenang-tenang saja.”&lt;br /&gt;“Ya mau apa lagi, daripada cemas ya kita cari jalannya dong. Daripada cemas tapi nggak melakukan apa-apa”&lt;br /&gt;“Ya sudah yuk kita cari jalannya, biar kita nggak kemalaman di sini. Lihat tuh mataharinya sudah mau tenggelam.”&lt;br /&gt;Mereka melanjutkan perjalanan tapi hampir satu jam tak juga mereka menemukan jalannya justru mereka semakin masuk ke dalam hutan. Mereka semakin cemas. Tapi untunglah di kejauhan terlihat sosok manusia yang sedang berjalan. Berlarian mereka mengejarnya. Ternyata sosok itu adalah seorang nenek yang berpakaian kumal. Agak ngeri melihatnya. &lt;br /&gt;“Maaf Nek, tahu nggak tempat perkemahan anak sekolah?” tanya Tika ketika mereka sudah saling berhadapan.&lt;br /&gt;“Memang kenapa Nak?” tanya nenek itu.&lt;br /&gt;“Kami kesasar, Nek,” jawab Diar.&lt;br /&gt;“Oh, jangan khawatir, kalian sudah dekat koq, lurus saja ke utara, kalau ada batu besar belok ke timur nah skitar seratus meter dari situ pasti kalian akan melihat perkemahannya,” terang Nenek panjang lebar.&lt;br /&gt;“Makasih, Nek,” kata Diar.&lt;br /&gt;“Sama-sama.”&lt;br /&gt;Tak membuang waktu mereka langsung berjalan menuju jalan yang ditunjuk nenek itu. Sekitar sepuluh langkah. Tika menoleh ke belakang. Aneh, nenek itu sudah tidak ada lagi.&lt;br /&gt;“Diar, nenek tadi mana, koq sudah nggak ada?” Diar menoleh juga. “Jangan-jangan...” suara Tika terputus.&lt;br /&gt;Diar tidak menjawab. Tapi langsung saja dia menyeret Tika segera berlari. Bulu kuduk mereka berdiri. Nafas mereka ngos-ngosan. Ketika hampir sampai di batu besar tadi Tika terjatuh. &lt;br /&gt;“Aduh... Diar tolong aku,” teriak Tika sambil menoleh kebelakang sebab Diar kalah cepat larinya dengan Tika. Ternyata dibelakang Diar juga nggak ada. &lt;br /&gt;“Diar...Diar... kamu dimana?” Tika teriak-teriak. Dia semakin ketakutan padahal sangat jelas tadi Diar ketinggalan di belakangnya. Tanpa menunggu waktu Tika langsung bangkit. Alangkah terkejutnya setelah Tika bangun ternyata batu besar yang dilihatnya tadi adalah gundunkan tanah kuburan. Tika pucat pasi. Kini dia sendirian. Tanpa ba bi bu lagi Tika ambil langkah seribu menuju arah yang ditunjukkan nenek tadi. Dia tak peduli salah atau tidak yang penting saat ini dia mencoba. &lt;br /&gt;Syukurlah sebentar kemudian dia sudah melihat pucuk-pucuk tenda. Hatinya lega. Tapi tenaganya sudah habis. Maka dia teriak-teriak minta tolong. Hampir habis suaranya tapi rasanya nggak ada yang mendengar suaranya. Diapun memutuskan untuk menuruni jalan setapak di hadapannya. Tapi malang. Tika sudah tidak punya tenaga lagi. Perutnya lapar bukan main dari saing belum terisi makanan. Tubuhnya limbung. Pingsan.&lt;br /&gt;Ketika membuka matanya, beberapa pasang mata merubunginya. &lt;br /&gt;“Kamu kemana saja sih Tik, aku cari-cari seharian sampai pegal kakiku,” sungut Diar.&lt;br /&gt;“Justru aku mau nanya kenapa kamu meninggalkanku?” &lt;br /&gt;“Siapa yang meninggalkanmu, di tengah jalan tadi khan kamu mendahului aku, eh setelah nyampai di kemah kamunya sudah nggak ada,” elak Diar.&lt;br /&gt;“Nggak tahu, Di. Aku tadi tiba-tiba koq terpisah dari rombongan. Padahal aku tadi ditemani kamu juga. Tapi di suatu tempat yang ternyata kuburan kamu menghilang. Aku takut, Di,” Tika menangis sesenggukan. Diar memeluknya.&lt;br /&gt;“Sudah-sudah jangan menangis. Kamu sudah selamat. Mungkin kamu tadi nggak berdo’a seperti yang di ajarkan oleh Kak Tanti.” Tika mengingat-ingat.&lt;br /&gt;“Iya Di, aku tadi memang nggak berdo’a seteperti teman-teman kita.”&lt;br /&gt;“Makanya, kamu turuti dong apa kata pembina. Tahu nggak yang mengalami kejadian seperti kamu ini ada sekitar delapan anak. Dan memang semua nggak mau berdoa. Mereka meremehkan kata pembina,” lanjut Diar. “Pasti kamu sudah lapar, ayo makan.”&lt;br /&gt;Tika bangkit, benar memang perutnya lapar bukan main. Segera saja dia berdiri dan mengajak Diar. Dalam pikiran Tika rasa-rasanya dia nggak akan melupakan kejadian misteri yang langka ini. Meski menakutkan Tika merasa beruntung bisa kembali seperti sedia kala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6824571055480991823?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6824571055480991823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/perkemahan-kelabu-oleh-evi-cahyani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6824571055480991823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6824571055480991823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/perkemahan-kelabu-oleh-evi-cahyani.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-5512858665880347206</id><published>2010-10-03T12:02:00.000+07:00</published><updated>2010-10-03T12:04:50.512+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cekikikan'/><title type='text'></title><content type='html'>LURUS&lt;br /&gt;Soleh menghentikan motornya secara tiba-tiba di depan rambu-rambu lalu lintas yang berbunyi “lurus jalan terus”. Mobil yang tertahan jalannya di belakang motor Soleh tentu saja terus-menerus membunyikan klakson dan marah-marah, lalu berteriak, “Kenapa kamu berhenti? Lurus jalan terus Mas!” Soleh dengan nada bingung menengok ke belakang dan menjawab, “Iya, tapi rambut saya khan keriting!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAKAL&lt;br /&gt;Di sekolah, Sokib sangat bandel hingga membuat Ibu Guru kesal. Akhirnya Ibu Guru memanggil Sokib dan berkata, “Sokib, kalau begini terus, Ibu khawatir, nanti kita tidak akan bertemu di syurga!” Sokib menjawab, “Lho kenapa, Bu? Dosa apa yang Ibu lakukan sehingga Ibu tidak bisa masuk syurga?” Ibu Guru semakin sewot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SULIT&lt;br /&gt;Gara-gara malas belajar, Sokran akhirnya nggak bisa menjawab soal ulangan, padahal soalnya hanya satu berbentuk essay. Karena Sokran rada-rada egois, dia menganggap soalnya terlalu sulit untuk dirinya dan teman-temannya. Dia tidak menjawab malah menuliskan di kertas ulangan tersebut, “Hanya Tuhan yang bisa menjawab soal sesulit ini!” Besoknya kertas hasil ulangan dibagikan, tertulis di catatan dikertas milik Sokran, “Baiklah, karena menurutmu hanya Tuhan yang bisa menjawab soalku, maka Tuhan mendapat nilai 100, dan kamu dapat nilai 0”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ARIEL&lt;br /&gt;“Kamu Ariel Peterpan, ya?” ujar seorang gadis yang bernama Jamilah kepada Sofian di sebuah pertunjukan musik di Mojokerto. Sofian sedikitnya merasa tersanjung karena wajahnya dikira Ariel vokalis Peterpan, oleh gadis cakep lagi. Tapi Sofian tahu diri dan menjawab, &lt;br /&gt;“Bukan, saya bukan Ariel,”&lt;br /&gt;“Ah..kamu pasti Ariel!” Jamilah tetap bersikeras.&lt;br /&gt;“Bukan!!!” jawab Sofian sekali lagi.&lt;br /&gt;“Ah, bohong! Kamu pasti Ariel!” Teriak Jamilah sambil memegang-megang lengan Sofian. Diperlakukan seperti itu Sofian jadi geer dan akhirnya berkata, “Ya, saya Ariel.” Jamilah lalu berhenti menarik-narik lengan Sofian dan memakai kacamatanya sambil berkata, “Bener nich? Koq nggak mirip ya???”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LUPA&lt;br /&gt;Selama beberapa tahun terakhir ini Pak Somad membiarkan wajahnya ditumbuhi janggut dan kumis yang lebat. Pada suatu hari, semuanya dicukurnya habis. Sepulangnya dari tukang pangkas, dia melihat putranya sedang bermain di depan rumah. Dia ingin tahu, apakah putranya mengenalnya dalam keadaan klimis seperti ini. Karena itu dia bertanya pada putranya, di mana rumah Pak Somad. Dengan ketakutan anaknya berlari masuk rumah, “Bu...Ibu! Ayah telah mencukur brewoknya dan kini dia telah lupa dimana rumah kita!”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-5512858665880347206?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/5512858665880347206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/lurus-soleh-menghentikan-motornya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5512858665880347206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5512858665880347206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/lurus-soleh-menghentikan-motornya.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-573464704958556921</id><published>2010-10-03T12:00:00.000+07:00</published><updated>2010-10-03T12:02:38.083+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Guru'/><title type='text'></title><content type='html'>Apa Kabar, Jo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Januari 2009&lt;br /&gt;Untuk Paijo &lt;br /&gt;di tempat kerja.&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum, Jo.&lt;br /&gt;Mungkin kau terkejut Jo kedatangan suratku ini begitu tiba-tiba tanpa permisi menyusup diantara di tumpukan kertas kerja dimejamu. Tapi, bukankah memang surat itu tak punya sopan-santun untuk masuk kantor? Atau mungkin juga surat ini akan menyita waktu kerjamu, maaf jika memang begitu. Tetapi hati ini tak tahan untuk memberi kabar kepadamu setelah hampir tiga bulan pertemuan kita kemarin. &lt;br /&gt;Aku harap kamu tidak melupakan pertemuan kita untuk yang pertama kalinya setelah kita hampir lima tahun berpisah. Wah, ternyata kita memang telah berpisah selama lima tahun, Jo. Begitu singkat jika kita hitung sejak pertemuan kita tetapi tentu saja lama jika kita menghitungnya sejak kamu berpamitan untuk mengejar cita-citamu yang sudah lama kau idamkan.&lt;br /&gt;Duh, mungkin aku tak layak mengirimimu surat ditengah kesibukanmu yang bejibun, tetapi ijinkanlah aku memberikan kabar kepadamu, Jo, bahwa bantuan yang telah kau berikan kepadaku kemarin sudah aku gunakan sebaik mungkin. Terima kasih yang tak terhingga aku haturkan kepadamu sebab dengan dengan uang 20 juta yang kau berikan kemarin begitu banyak yang telah aku lakukan. Nanti saja aku jelaskan penggunaanya. &lt;br /&gt;Ah, Paijo kawanku, semenjak aku bertemu denganmu kemarin sering aku mematut diri ini di depan kaca. Bagaimana tidak jika aku mengingat baju yang kukenakan waktu itu jauh sekali dibandingkan dengan stelan jas yang kau kenakan. Aduh rasanya aku ini belum berpakaian ya. Aku yakin bahan kain yang kau kenakan pasti mahal sekali. Sedangkan bajuku waktu itu hanyalah jatah baju dari sekolah lima tahun yang lalu yang tentu saja sudah lusuh, kagumnya aku Jo, kau tak sungkan-sungkan memelukku tanpa risih sedikitpun Ah, Jo, ternyata kau belum berubah. &lt;br /&gt;Aku ingat lima tahun lalu ketika kau bertekad untuk meninggalkan profesi guru untuk mengikuti pamanmu yang jadi pengusaha di Jakarta, pakaianmu begitu kumal, dua potong celana tiga helai hem yang kau masukkan tas tidak ada yang lain. Ternyata tekadmu untuk tidak jadi guru lagi dan jadi pengusaha sukses sudah benar-benar bisa kamu wujudkan sekarang! Kalau aku? Aduh jangan ditanyakan begitu aku jadi malu sebab sampai sekarang aku seperti yang dulu Jo, rumah masih belum keramik, genteng masih banyak yang tambal sulam, sedangkan gajiku, aduh maaf Jo, aku semakin malu nanti jika nanti kusebutkan nominalnya. Tapi untunglah masih ada sepetak sawah yang kugarap sehingga hidupku masih bisa tertolong darinya. &lt;br /&gt; Aku juga kagum padamu Jo, dengan mobil Mercy yang kau bawa kemarin, wow! Sebegitu hebatnya kau sehingga kau sudah mampu membeli mobil yang mahal itu. Jangan mungkir Jo, benar khan mobil itu memang mahal? Sebab aku pernah baca sebuah buku “Ganti Hati” karangan Dahlan Iskan mobil Mercy seri S 500 tahun 2005 saja harganya 3 milyar. Sedangkan milik kamu kemarin khan keluaran 2008. waduh barapa ya harganya? Hebat, hebat Jo. Makanya ketika kamu tanya naik apa aku kemarin ke acara seminar tersebut, kubilang saja aku naik angkot, sebab aku malu Jo, sebab aku naik motor yang bisa dibilang rongsokan. Bagaimana tidak motorku khan keluaran tahun ’75 Jo. Meski begitu aku masih patut bersyukur sebab dengan motor butut itulah aku bisa sampai sekolah tiap hari walaupun tak jarang motor itu ngadat di tengah jalan. Sepeda motor itu Jo, sampai pernah copot knalpotnya sehingga memekakkan telinga pengguna jalan lain. Malu? Tentu saja Jo tapi nggak apalah yang penting sepeda motor itu masih bisa jalan. Memalukan, ya?&lt;br /&gt;Jo, semenjak kau pergi aku membina TPQ yang telah kau tinggalkan. Dengan tertatih-tatih aku mendorong santriwan-santriwati. Awalnya berat memang, makanya aku maklum ketika kau tak kuat lagi membina mereka dengan honor yang seikhlasnya sedangkan tiap hari perutmu tak mau kompromi. Aku maklum bahkan sangat maklum jika kamu ingin merubah nasibmu. Dan kini sudah terbukti bahwa pilihanmu tidak salah. Sampai kini aku masih terseok-seok membina mereka. Dalam hati sebetulnya aku ingin meninggalkan mereka tetapi entahlah nurani ini selalu melarangku. Apalagi istriku yang dengan setia memberi support. Duh, kalau ingat istriku Jo aku jadi malu lagi. Sebab selama ini istrikulah yang mencukupi segala kebutuhan keluarga. Istriku memang wanita perkasa, Jo. Bagaimana tidak setiap jam tiga istriku sudah bangun untuk belanja ke pasar. Sebab dia buka warung kecil-kecilan. Dari warung itulah istriku membantu perjuanganku. Aku yakin istrimu juga demikian bukan, nggak usah di jawab sebab dengan keberhasilanmu saat ini siapa lagi yang akan jadi pendukung kalau bukan istri, ya tidak, Jo?&lt;br /&gt;Kalau boleh bertanya, masihkah kau terkenang dengan kejadian ketika kau masih guru dulu, Jo? Yah misalnya dicium tanganmu setiap kamu bertemu murid, murid-murid yang menyebalkan, disapa santrimu ketika kau pulang mengajar, atau gajimu yang habis sebelum tanggal lima belas? Aku minta jangan sampai lupa ya? meski kenangan itu remeh tapi tak tahulah Jo, kejadian-kejadian seperti itu yang selalu memberiku semangat untuk selalu meneruskan perjuangan yang berat ini. Tapi tanpa kuminta kamupun nggak akan melupakannya, bukan? Sebab kutahu salah satu alasan kamu pergi ke Jakarta dulu khan karena gaji yang sedikit itu. Yah, memang itulah Jo kau pintar mencari kesempatan sehingga kau jadi yang sekarang.&lt;br /&gt;Oh, ya, Jo, mumpung aku masih ingat, aku dapat titipan salam dari orang tuamu, mereka bilang sudah kangen sama kamu. Aku salut padamu, Jo kau sangat berbakti kepada mereka. Sebab rumah ortumu kini sudah begitu megahnya. Hampir aku terkaget-kaget dibuatnya. Entahlah ketika sehari setelah aku bertemu kamu aku koq jadi kepingin silaturrahim kepada mereka. Ternyata rumah itu berubah semuanya atas biaya darimu ya, masya  Allah, Jo aku jadi iri dengan baktimu itu. Tapi kata ortumu mereka minta hari raya tahun ini kamu sempatkan ke rumah mereka, sebab kamu sudah tiga tahun tidak menjenguk mereka. Ya aku bilang saja mungkin karena kamu sangat sibuk mengurus perusahaan sehingga tidak sempat berkunjung, bukan begitu, Jo?&lt;br /&gt;Yang paling penting dari surat ini adalah memberi tahu kamu kalau uang yang kamu sumbangkan kemarin sudah aku pergunakan sesuai dengan keinginanmu. 10 juta semuanya kupakai untuk membeli alat-alat musik untuk grup sholawat yang kudirikan. Permintaanmu untuk menempeli bass drum dengan merk jamu produksimu sudah aku tulis sebaik mungkin. Sedangkan yang 5 juta aku gunakan untuk mengganti atap gedung TPQ sebab sudah beberapa bulan ini sudah banyak atap yang bocor. Sedangkan yang 5 juta lagi kugunakan untuk mengadakan pengajian sesuai dengan saranmu kemarin. Dan atas permintaanmu pula papan nama TPQ di sudut kanan bawahnya kutulis agak besar bahwa renovasi gedung TPQ atas bantuan perusahaanmu. Sekali lagi kuucapkan banyak terima kasih, Jo sebab dengan bantuanmu program kegiatan yang telah kucanangkan beberapa tahun belakangan bisa berjalan dengan baik. Kalau tidak dari kamu tak tahu lagi harus kemana aku minta bantuan. Inilah enaknya punya kawan yang pengusaha sukses. He...he...he...&lt;br /&gt;Terakhir kali sebelum aku mengakhiri surat ini, aku minta do’a restumu sebab lima bulan lagi aku akan berangkat ke Tanah Suci bersama istri. Nggak usah heran Jo, lha wong aku bisa berangkat itu khan karena tabungan dari hasil sepetak sawah tadi, alhamdulillah koq hasil panennya selalu melimpah sehingga aku sisihkan untuk menabung haji. Kamu sudah haji khan? Syukurlah kalau sudah, kalau belum bagaimana kalau bareng sama aku saja biar kita bisa ketemu di Mekkah nanti.&lt;br /&gt;Baiklah Jo, mungkin surat ini sudah terlalu panjang, rasanya aku akan sangat mengganggumu nanti. Jadi sekali lagi maaf kalau waktu kerjamu tersita gara-gara suratku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum, Jo!&lt;br /&gt;Dari kawan Lamamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SODRON&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulipat surat dari teman lamaku, Sodron. Tak terasa air mata ini menitik melihat baris per baris, kalimat- per kalimat huruf-huruf yang telah dirangkai Sodron sehingga menjadi kabar yang menyejukkan sekaligus membuat dada sesak.&lt;br /&gt;Sodron, masih juga anak itu tidak berubah, lima tahun kuberpisah dengannya tapi rasanya masih kemarin dia kutinggalkan. Kesederhanaannya, keikhlasannya, ketulusan hatinya seperti tak akan pernah lungsur dari jiwa dan raganya. &lt;br /&gt;Tiap paragraf kubaca surat ini seakan penuh dengan makna yang dalam dan aku tak bisa mengerti sebenarnya terbuat dari apakah hati kawanku ini? Bantuan yang kuberikan hanya 20 juta dianggapnya sangat besar sehingga ia mesti berkali-kali mengucapkan terima kasih. Dibandingkan penghasilanku yang sekarang yang telah mencapai milyaran rasanya 20 juta itu bukanlah sesuatu yang istimewa.&lt;br /&gt;Apalagi jika dia menganggap bahwa bantuanku adalah sedekah yang tanpa pamrih. Dalam kamusku sekarang mana ada perbuatan yang tanpa imbalan. Apa dia tak merasa telah kubodohi? Bukankah dengan mencantumkan logo jamu produksi perusahaanku serta mencantumkan nama perusahaan di papan nama TPQ yang dikelolanya. Itu merupakan bantuan yang punya tendensi keuntungan. Rasanya kalau begini bantuanku itu lebih tidak bermakna lagi.&lt;br /&gt;Aku iri padamu, Dron. Kau katakan istrimu adalah wanita perkasa yang memberikan support perjuangan. Jangan disamakan istrimu dengan istriku, Dron. Perumpamaan bagaikan bumi dan langit sangat cocok untuk menggambarkan mereka berdua. Tahu tidak, Dron, istriku adalah wanita royal, hobi shopping, penumpuk harta yang tak tertandingi. Tidak mau tahu bahwa suaminya telah mati-matian mencari uang tapi dengan seenak perutnya uang dihambur-hamburkan tanpa tujuan yang jelas.&lt;br /&gt;Titipan salam yang kau bawa dari orang tuamu menyadarkanku ternyata uang bukanlah segalanya. Aku telah salah menilanya selama ini. Kukira dengan mencukupi kebutuhan mereka itu telah cukup untuk menunjukkan baktiku pada mereka. Ternyata kehadiran fisikku lebih mereka perlukan daripada sekedar hadirnya uang meski itu berlimpah dan berkelebihan. Dari suratmu, Dron, aku harus bertekad tahun ini aku akan merayakan hari raya bersama mereka. &lt;br /&gt;Kamu juga mengagetkan kesadaranku. Hampir saja aku lupa bahwa masih ada rukun kelima yang belum aku penuhi selama ini. Penghasilanmu yang cuma sedikit tidak menyurutkanmu untuk bertekad naik haji. Dan kau berhasil. Sedangkan aku jangankan mendaftar berpikir sedetikpun tak pernah melintas di otakku. Betapa berdosanya aku.&lt;br /&gt;Jika kau ingin aku selalu mengingat kejadian-kejadian selama aku menjadi guru. Nggak usah kau minta hampir setiap malam itu selalu membayangiku. Kadang hati ini ragu apakah sudah benar jalan yang telah kutempuh selama ini. Tapi rasanya aku juga berat Dron untuk meninggalkan apa yang telah kuraih selama lima tahun ini. Jalan satu-satunya aku harus merubah semuanya. Aku harus lebih memperhatikan agamaku. Dengan harta yang telah kumiliki sekarang akan kubantu kamu semampu aku sehingga kau tidak akan lagi terseok-seok menegakkan Islam di tengah carut-marutnya dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-573464704958556921?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/573464704958556921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/apa-kabar-jo-1-januari-2009-untuk-paijo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/573464704958556921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/573464704958556921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/10/apa-kabar-jo-1-januari-2009-untuk-paijo.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-5499868843822108635</id><published>2010-09-04T11:12:00.002+07:00</published><updated>2010-09-04T11:30:19.828+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cover'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHKb4-WK0I/AAAAAAAAAUo/VMj2R_4CtyM/s1600/Cover+12.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHKb4-WK0I/AAAAAAAAAUo/VMj2R_4CtyM/s200/Cover+12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512909999377361730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHKbbx0tPI/AAAAAAAAAUg/1ch2MCMY8MM/s1600/Cover+10.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 131px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHKbbx0tPI/AAAAAAAAAUg/1ch2MCMY8MM/s200/Cover+10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512909991540208882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-5499868843822108635?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/5499868843822108635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/09/blog-post_04.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5499868843822108635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5499868843822108635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/09/blog-post_04.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHKb4-WK0I/AAAAAAAAAUo/VMj2R_4CtyM/s72-c/Cover+12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7627427507570617294</id><published>2010-09-04T11:07:00.000+07:00</published><updated>2010-09-04T11:12:22.415+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Veka Zemus'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHG9WUbW3I/AAAAAAAAAUY/x06MKXVfTBs/s1600/Veka+Zemus+13.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHG9WUbW3I/AAAAAAAAAUY/x06MKXVfTBs/s200/Veka+Zemus+13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512906176143776626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHG82yam_I/AAAAAAAAAUQ/ID8amZM9xLw/s1600/Veka+Zemus+12.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHG82yam_I/AAAAAAAAAUQ/ID8amZM9xLw/s200/Veka+Zemus+12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512906167679622130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHG8t05e2I/AAAAAAAAAUI/dEH7_4uh1z0/s1600/Veka+Zemus+10.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 122px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHG8t05e2I/AAAAAAAAAUI/dEH7_4uh1z0/s200/Veka+Zemus+10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512906165274114914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7627427507570617294?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7627427507570617294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/09/blog-post.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7627427507570617294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7627427507570617294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/09/blog-post.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TIHG9WUbW3I/AAAAAAAAAUY/x06MKXVfTBs/s72-c/Veka+Zemus+13.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6432871655157006417</id><published>2010-08-09T21:51:00.000+07:00</published><updated>2010-08-09T21:59:33.778+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXn2CQPrI/AAAAAAAAATw/i8s7bdV8tSA/s1600/Lab+Komputer.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXn2CQPrI/AAAAAAAAATw/i8s7bdV8tSA/s200/Lab+Komputer.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503424717934050994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXniGl52I/AAAAAAAAATo/1CArSCX851g/s1600/Lab+bahasa+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXniGl52I/AAAAAAAAATo/1CArSCX851g/s200/Lab+bahasa+1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503424712583538530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXnWpQkPI/AAAAAAAAATg/vPZqhUXnDVE/s1600/Ke+Parangtritis.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXnWpQkPI/AAAAAAAAATg/vPZqhUXnDVE/s200/Ke+Parangtritis.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503424709507715314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXnPUOAcI/AAAAAAAAATY/GnlrzPtiNTE/s1600/Ke+Graha+Pena+Jawa+Pos.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXnPUOAcI/AAAAAAAAATY/GnlrzPtiNTE/s200/Ke+Graha+Pena+Jawa+Pos.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503424707540419010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXoeM653I/AAAAAAAAAT4/x9ZUKIpaKxg/s1600/Lab+Komputer+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXoeM653I/AAAAAAAAAT4/x9ZUKIpaKxg/s200/Lab+Komputer+2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503424728716207986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6432871655157006417?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6432871655157006417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/08/blog-post_09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6432871655157006417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6432871655157006417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/08/blog-post_09.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAXn2CQPrI/AAAAAAAAATw/i8s7bdV8tSA/s72-c/Lab+Komputer.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2197936755397539698</id><published>2010-08-09T21:47:00.000+07:00</published><updated>2010-08-09T21:51:16.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto Kegiatan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVxN42BVI/AAAAAAAAATI/wAU9zb7w1Pw/s1600/Karyawan.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVxN42BVI/AAAAAAAAATI/wAU9zb7w1Pw/s200/Karyawan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503422679932601682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVw-rN_XI/AAAAAAAAATA/cPDgomImdhk/s1600/Idul+Qurban.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVw-rN_XI/AAAAAAAAATA/cPDgomImdhk/s200/Idul+Qurban.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503422675848920434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVwkZo5dI/AAAAAAAAAS4/rIUTMoF-Bes/s1600/HUT+Kamus+ke-2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVwkZo5dI/AAAAAAAAAS4/rIUTMoF-Bes/s200/HUT+Kamus+ke-2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503422668795864530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVwT2AGGI/AAAAAAAAASw/7jpzHZ4AjwQ/s1600/Grup+Shalawat+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVwT2AGGI/AAAAAAAAASw/7jpzHZ4AjwQ/s200/Grup+Shalawat+1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503422664351422562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVxZ6ZI6I/AAAAAAAAATQ/4t8KPTPm-do/s1600/Ke+Borobudur+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVxZ6ZI6I/AAAAAAAAATQ/4t8KPTPm-do/s200/Ke+Borobudur+1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503422683160322978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2197936755397539698?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2197936755397539698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/08/blog-post.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2197936755397539698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2197936755397539698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/08/blog-post.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TGAVxN42BVI/AAAAAAAAATI/wAU9zb7w1Pw/s72-c/Karyawan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2259965276393921050</id><published>2010-06-15T10:01:00.002+07:00</published><updated>2010-06-15T10:07:37.435+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kamu Perlu Tahu'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi: 07&lt;br /&gt;PEMANASAN GLOBAL&lt;br /&gt; Pemanasan global dapat diartikan sebagai menghangatnya permukaan Bumi selama beberapa kurun waktu. Ini adalah gejala alam yang normal sebenarnya. Kalau tidak mendapat pemanasan maka suhu di Bumi bisa menjadi dingin membeku . &lt;br /&gt;  Pemanasan global dapat mengakibatkan  perubahan iklim. Hal ini disebabkan adanya gas efek rumah kaca yang berlebihan (lebih dari kondisi normal) di atmosfer bumi, sebagai akibat terganggunya komposisi gas-gas rumah kaca utama seperti CO2 (Karbon dioksida), CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) di atmosfer. &lt;br /&gt;   Sebelumnya kita perlu mengetahui apa itu iklim, efek rumah kaca, Gas rumah kaca dan  darimanakah sumber gas-gas tersebut dihasilkan?.   Secara umum iklim adalah sebagai hasil interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik parameternya, seperti suhu, kelembaban, angin, dan pola curah hujan yang terjadi   pada suatu tempat di muka bumi. Iklim muncul akibat dari pemerataan energi bumi yang tidak tetap dengan adanya perputaran/revolusi bumi mengelilingi matahari selama kurang lebih 365 hari serta rotasi bumi selama 24 jam. Hal tersebut menyebabkan radiasi matahari yang diterima berubah tergantung lokasi dan posisi geografi suatu daerah.  Indonesia merupakan daerah yang berada di posisi sekitar 23,5 Lintang Utara – 23,5 Lintang Selatan, yang merupakan daerah tropis yang konsentrasi energi suryanya surplus dari radiasi matahari yang diterima setiap tahunnya. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbuLPSKCOI/AAAAAAAAASg/81fgBMk9mv4/s1600/kribo+copy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbuLPSKCOI/AAAAAAAAASg/81fgBMk9mv4/s200/kribo+copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482831473218816226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Pemanasan pada permukaan Bumi dikenal dengan istilah 'Efek Rumah Kaca' atau Greenhouse Effect. Proses ini berawal dari sinar Matahari yang menembus lapisan udara (atmosfer) dan memanasi permukaan Bumi. &lt;br /&gt; Gas rumah kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfir yang menyebabkan efek gas rumah kaca. Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktifitas manusia.  Termasuk didalamnya adalah uap air, gas yang mengandung CO2 (Karbon dioksida), CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) . &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber gas rumah kaca&lt;br /&gt; Uap Air&lt;br /&gt;Gas rumah kaca yang paling banyak adalah uap air yang mencapai atmosfer akibat penguapan air dari laut, danau dan sungai.       Uap air adalah gas rumah kaca yang timbul secara alami dan bertanggungjawab terhadap sebagian besar dari efek rumah kaca. Konsentrasi uap air berfluktuasi secara regional, dan aktifitas manusia tidak secara langsung mempengaruhi konsentrasi uap air kecuali pada skala lokal. &lt;br /&gt;Dalam model iklim, meningkatnya temperatur atmosfer yang disebabkan efek rumah kaca akibat gas-gas antropogenik akan menyebabkan meningkatnya konsentrasi uap air mengakibatkan meningkatnya efek rumah kaca; yang mengakibatkan meningkatnya temperatur; dan kembali semakin meningkatkan jumlah uap air di atmosfer. Keadaan ini terus berkelanjutan sampai mencapai titik ekuilibrium (kesetimbangan). Oleh karena itu, uap air berperan sebagai umpan balik positif terhadap aksi yang dilakukan manusia yang melepaskan gas-gas rumah kaca seperti CO2.  Perubahan dalam jumlah uap air di udara juga berakibat secara tidak langsung melalui terbentuknya awan. &lt;br /&gt;CO2 (Karbon dioksida) &lt;br /&gt;Karbon dioksida adalah gas terbanyak kedua. Ia timbul dari berbagai proses alami seperti: letusan gunung berapi, hasil pernafasan hewan dan manusia (yang menghirup oksigen dan menghembuskan karbon dioksida); dan pembakaran material organik (seperti tumbuhan).&lt;br /&gt;Manusia telah meningkatkan jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer ketika mereka membakar bahan baker fosil, limbah padat, dan kayu untuk menggerakkan kendaraan dan menghasilkan listrik. Pada saat yang sama, jumlah pepohonan yang mampu menyerap karbon dioksida semakin berkurang akibat perambahan hutan untuk diambil kayunya maupun untuk perluasan lahan pertanian.&lt;br /&gt;Karbon dioksida dapat berkurang karena terserap oleh lautan dan diserap tanaman untuk digunakan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses memecah karbondioksida dan melepaskan oksigen ke atmosfer serta mengambil atom karbonnya.&lt;br /&gt;Walaupun lautan dan proses alam lainnya mampu mengurangi karbon dioksida di atmosfer, aktifitas manusia yang melepaskan karbon dioksida ke udara jauh lebih cepat dari kemampuan alam untuk menguranginya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;CH4(Metan) &lt;br /&gt;Metana yang merupakan komponen utama gas alam juga termasuk gas rumah kaca. Ia merupakan insulator yang efektif, mampu menangkap panas 20 kali lebih banyak bila dibandingkan karbondioksida. Metana dilepaskan ke atmosfir selama produksi dan transportasi batu bara, gas alam danminyak bumi. Metana juga dihasilkan dari pembusukan limbah organik di tempat pembuangan sampah (landfill), bahkan dapat keluarkan oleh hewan-hewan tertentu, terutama sapi, sebagai produk samping dari pencernaan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;N2O (Nitrous Oksida)&lt;br /&gt;Nitrogen oksida adalah gas insulator panas yang sangat kuat. Ia dihasilkan terutama dari pembakaran bahan bakar fosil dan oleh lahan pertanian. Ntrogen oksida dapat menangkap panas 300 kali lebih besar dari karbondioksida. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) dan SF6 (Sulphur hexafluoride) . &lt;br /&gt;Gas rumah kaca lainnya dihasilkan dari berbagai proses manufaktur. Campuran berflourinasi dihasilan dari peleburan aluminium. HFCs (Hydrofluorocarbons) terbentuk selama manufaktur berbagai produk, termasuk busa untuk insulasi, perabotan (furniture), dan tempat duduk di kendaraan. Lemari pendingin di beberapa negara berkembang masih menggunakan PFCs (Perfluorocarbons) sebagai media pendingin yang selain mampu menahan panas atmosfer juga mengurangi lapisan ozon (lapisan yang melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet). Para ilmuan telah lama mengkhawatirkan tentang gas-gas yang dihasilkan dari proses manufaktur akan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Pada tahun 2000, para ilmuan mengidentifikasi bahan baru yang meningkat secara substansial di atmosfer. Bahan tersebut adalah SF6 (Sulphur hexafluoride).  Konsentrasi gas ini di atmosfer meningkat dengan sangat cepat, yang walaupun masih tergolong langka di atmosfer tetapi gas ini mampu menangkap panas jauh lebih besar dari gas-gas rumah kaca yang telah dikenal sebelumnya. Hingga saat ini sumber industri penghasil gas ini masih belum teridentifikasi.&lt;br /&gt;Bagaimana Gas Rumah Kaca berperan dalam efek rumah kaca dan merubah iklim bumi? Mekanismenya kurang lebih dapat dijelaskan sebagai berikut: "atmosfer," adalah lapisan dari berbagai macam gas yang menyelimuti bumi, dan merupakan mesin dari sistem iklim secara fisik. Ketika pancaran/radiasi dari matahari yang berupa sinar tampak atau gelombang pendek memasuki atmosfer, beberapa bagian dari sinar tersebut direfleksikan atau dipantulkan kembali oleh awan-awan dan debu-debu yang terdapat di angkasa, sebagian lainnya diteruskan ke arah permukaan daratan. Dari radiasi yang langsung menuju ke permukaan daratan sebagian diserap oleh bumi, tetapi bagian lainnya “dipantulkan” kembali ke angkasa oleh es, salju, air, dan permukaan-permukaan reflektif bumi lainnya. Proses pancaran sinar matahari dari angkasa menembus atmosfer  sampai menuju permukaan bumi hingga dapat kita rasakan suhu bumi menjadi hangat disebut efek rumah kaca. Tanpa ada efek rumah kaca di sistem ikim bumi, maka bumi menjadi tidak layak dihuni karena suhu bumi terlalu rendah (minus).&lt;br /&gt;Dari penjelasan di atas dapat kita mengerti bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca di bumi. Lalu bagaimana keterkaitan antara efek rumah kaca, pemanasan global dan perubahan iklim? Secara sederhana dijelaskan sebagai berikut sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke angkasa. Sebagaimana telah dijelaskan di atas, sinar tampak adalah gelombang pendek, setelah dipantulkan kembali berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas (sinar inframerah), yang kita rasakan. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat menembus kembali atau lolos keluar ke angkasa, karena lapisan gas-gas atmosfer sudah terganggu komposisinya (komposisinya berlebihan). Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas keangkasa (stratosfer) menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi (troposfer) atau adanya energi panas tambahan kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga lebih dari dari kondisi normal, inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu, akibatnya memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan bumi maka terjadilah pemanasan global. Karena suhu adalah salah satu parameter dari iklim dengan begitu berpengaruh pada iklim bumi, terjadilah perubahan iklim secara global. (Dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2259965276393921050?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2259965276393921050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/edisi-07-pemanasan-global-pemanasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2259965276393921050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2259965276393921050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/edisi-07-pemanasan-global-pemanasan.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbuLPSKCOI/AAAAAAAAASg/81fgBMk9mv4/s72-c/kribo+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-8775449672488841268</id><published>2010-06-15T09:57:00.003+07:00</published><updated>2010-06-15T10:00:52.939+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi: 07&lt;br /&gt;MENCARI CINTA SEJATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamus menanyakan kepada shobat, shobat mengganggap cinta sejati shobat itu siapa? Cinta datang tanpa tak pernah memilih pada siapa ia akan datang, kitapun  tak akan pernah tahu kapan cinta itu akan datang dalam kehidupan kita. Sambutlah dalam kehadirannya dengan senyum dan ikutlah ia bila ia sudah datang dan kembangkanlah sayap-sayap cinta agar bisa merasakan warna cinta itu yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Cinta itu indah terkadang menyakitkan, Cinta itu menunjukkan jalan keebajikan terkadang menjerumuskan, Cinta itu suci terkadang ternodai, Cinta itu ikhlas terkadang dengan pamrih.&lt;br /&gt;Cinta adalah sesuatu yang datang dari hati, tidak bisa di catat, di tuntut, atau diminta. Cinta bisa datang dan pergi sesukanya, namun, kenapa ya, kita butuh cinta? Padahal tak jarang ia bisa ia bisa menyakitkan padahal yang kita inginkan pastinya bahagia, padahal cinta lebih sering memberi duka padahal yang kita damba sukaria? Sekarang pertanyaan lanjutan pada shobat, siapakah cinta sejati kita, bagaimana sikap mereka saat kita mencintainya, yah pasti shobat kamus penasaran mari semua itu kita ungkap satu per satu agar paham sobat mengetahui siapa cinta sejati kita.&lt;br /&gt;Apakah cinta sejati itu harus kita cari? Ehm....ada yang mengatakan  cinta sejati itu harus dicari sampai ke ujung dunia pun mereka mencarinya untuk mendapatkan kebahagiaan yangt sempurna. Namun ada yang mengatakan juga  cinta sejati itu tak perlu dicari  cinta itu ada disekitar kita dan bagaimana pun suatu saat kita bisa merasakannya dengan berjalannya waktu ini. Tapi apakah bisa itu terjadi? Bisa ya bisa juga tidak. Bagaimana kita menanggapinya dengan usaha  kita memperoleh cinta sejati itu. Eitss berarti cinta sejati itu harus kita cari khan dengan usaha berarti kita mencarinya dong untuk memperolehnya? Tidak benar juga sebenarnyacinta itu ada di sekitar kita orang yang dekat dengan kita itu bisa jadi cinta sejati kita. Orang yang punya waktu buat kita dan kita sering menjumpainya  itu bisa jadi cinta sejati kita dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbsdij3VEI/AAAAAAAAASY/O24MFy-yhPM/s1600/J0382966.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbsdij3VEI/AAAAAAAAASY/O24MFy-yhPM/s200/J0382966.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482829588607751234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah rasa mengasihi atau kasih sayang yang timbul dari dalam hati sanubari bagi setiap manusia untuk memiliki sesuatu., timbulnya cinta didasari dua unsur, yaitu :&lt;br /&gt;1. Nafsu&lt;br /&gt;Cinta yang didasari dengan nafsu itu maka tidak akan sempurna perjalanannya. Banyak para remaja tidak sadar bahwa cinta mereka didasari dengan nafsu karena nefsu itu lembut, tak kelihatan, dan juga sulit untuk dirasakan dan cinta seperti inilah yang bisa membawa bencana pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Buktinya banyak remaja yang telah jatuh cinta pada seseorang, awalnya patah hati ada yang sakit, malas sekolah, sampai-sampai ada yang bunuh diri. Karena mereka menganggap bahwa cinta itu adalah sebuah permainan dan biasanya mempunyai tendensi-tendensi yang menimbulkan mereka ingin memilikinya. Misalnya cinta karena dia tampan, kaya, pintar dsb. Semua itu bukanlah cinta yang sesungguhnya  karena dalam cinta tersebut tidak ada rasa keikhlasan dalam hati yang ada hanya keegoan dalam perasaan.&lt;br /&gt;2. Akal&lt;br /&gt;Cinta yang didasari dengan akan akan membawa kesadaran hati dan menganggap cinta yang didasari karena cinta itu pemberian atau anugrah dari Allah SWT, kalau cinta didasari dengan cinta karena  Allah maka tidak ada yang namanya kesengsaraan pada akhirnya, karena pada cinta itu tidak ada yang namanya tendensi-tendensi lain yang menimbulkan seseorang memiliki, yang ada adalah cinta yang didasari keikhlasan karena Allah, meskipun mereka ditinggal oleh oarang yang paling di cintainya, kalau memang didasari karena Allah mereka akan sadar bahwa yang memberi cinta adalah Allah dan yang mengambil juga Allah SWT. Cinta yang seperti inilah yang akan menimbulkan kebahagiaan yang abadi di dunia maupun di akhirat. Dan inilah yang di sebut sejatinya cinta atau pada umumnya cinta sejati.&lt;br /&gt;Cinta itu butuh pengorbanan, apalagi cinta sejati. Untuk menuju keistana cinta sejati terlebih dahulu kita lewati tikungan jalan yang sulit dijangkau yaitu pengorbanan. Berkorban demi orang yang dicintai itu baik, tapi jangan sekali-kali mengorbankan iman kita sendiri. Apalagi sampai diperbudak oleh cinta atau jadi pengemis cinta. Cinta yang sebenarnya adalah cinta yang hanya karena Allah semata (lillahitaala)&lt;br /&gt;Rasulullah SAW telah bersabda, “ Akan datang waktunya umatku akan mencintai lima dan lupa kepada yang lima.&lt;br /&gt;1. Mereka cinta kepada dunia tetapi mereka lupa pada akhirat &lt;br /&gt;2. Mereka cinta kepada harta benda tetapi mereka lupa kepadaa hisab&lt;br /&gt;3. Mereka cinta kepada makhluk tapi mereka lupa pada Al-Kholiq&lt;br /&gt;4. Mereka cinta kepada dosa tetapi mereka lupa untuk bertaubat&lt;br /&gt;5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah tetapi mereka lupa kepada kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya cinta sejati itu tidak bisa dicari, karena cinta itu datang dan timbul dengan sendirinya dari dalam hati, karena manusia tidak bisa membuat dan mendatangkan cinta. Yang bisa mendatangkan dan membuat cinta hanyalah Allah SWT dan tugas manusia setelah itu adalah bagaimana usaha manusia untuk mengolah, marawat, dan mempertahankan cinta.&lt;br /&gt;Jika manusia merawatnya dengan baik bukan cinta karena nafsu, itu akan membuat cinta itu bersemi dengan baik dan juga cinta itu bisa membuat orang yang jatuh cinta menjadi bahagia, setelah itu tinggal bagaimana seseorang itu mempertahankan cinta yang dimilikinya, kebanyakan cinta yang seperti ini akan menjadi cinta yang abadi. Tapi sebaliknya  apabila dalam perawatan atau dan pengolahan  cinta itu tidak baik bukan didasarkan pada Allah SWT. maka cinta itu akan membawa mala petaka pada dirinya sendiri. &lt;br /&gt;Jadi dalam perawatan cinta itu harus hati-hati dan waspada jangan sampai terbawa arus yang negatif  dan emosional diri sendiri, harus dengan kesadaran hati, dan kesadaran jiwa karena cinta itu sebenarnya menghasilkan kebahagiaan   yang abadi bukan kebahagiaan sesaat dan sebenarnya cinta adalah kenikmatan  yang paling indah di atas kenikmatan yang lain karena jika di dunia ini tidak ada rasa cinta dan tidak ada rasa yang namanya kasih sayang maka gersanglah hidup. &lt;br /&gt;Pacar atau soulmate cinta sejatiku? Setujukah Shobat Kamus menggangap cinta sejati itu pacar? Memang benar kita selalu lupa segala hal kalau senang dengan pacar kita. Apalagi pacar baru seumur jagung. Kata-kata manis terucapkan syair-syair cinta dinyanyikan, janji akan hidup semati. Rayuan-rayuan manis dari pacar kita ah Shobat Kamus pasti banyak merasakanya. &lt;br /&gt;Asam manis cinta bersama pacar siapa yang nggak kenal sama pacaran. Ketika kita menginjak ABG pastinya kita mengenal apa namanya cinta. Cinta yang kita rasakan itu mudah datang dan pergi  begitu dengan pacar kita yang kita sayangi dan cintai. Tanpa permisi dan kita sebagai pacarnya atau korban cinta itu pastinya merana dan sedih banget atas perlakuan kita yang dulunya manis sekarang terasa pahit  janji-janji yang terlupakan dulu kini hanya tinggal janji. syair-syair cinta itu hanya tinggal kenangan ketika pacar kita menghianati tapi bagaimana jika pacar kita memang benar-benar menyayangi kita hingga akhir hayat dan hubungan itu sampai kepelaminan? Tentu itu yang Shobat semua harapkan, bukan?&lt;br /&gt;janji sehidup semati dan setia sekata terlontarkan, hingga menjadi pasangan suami istri bukankah setiap manusia itu diciptakan berpasang-pasangan seperti al-qur’an surat Ar-rum ayat 21.&lt;br /&gt; “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-nya ialah ciptaan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu mendapat ketenangan hati dan dijadikannya kasih sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaranya  bagi orang-orang yang berfikir.”&lt;br /&gt;Ya.....memang manusia diciptakan berpasang-pasngan jika sudah menikah dan menjadi suami istri, itu ada yang menggangap cinta sejati. Tapi bagaimana jika dalam menjalani kehidupan rumah tangga terus cerai apakah itu cinta sejati. Jika hanya kematian yang memisahkan pasangan itu dan mati meninggalkan dan membawa cintanya sampai ahkir hayat itukah apa cinta sejati?  &lt;br /&gt;Begitu banyak pertanyaan yang Kamus lontarkan. Sebenarnya yang Kamus maksud adalah dari kesekian contoh rasa yang sudah kadung kita anggap cinta sejati, justru sejatinya bukanlah cinta sejati sesungguhnya. Karena semua ujung-ujungnya adalah perpisahan diinginkan ataupun tidak. Artinya sebagai manusia kita semua mesti mencari cinta yang langgeng dan tak akan berubah meski kematina menjemput. Apalagi kalau bukan cinta sejati kepada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;Sobat Kamus pasti selalu mengingatNya dimanapun sobat berada pasti selalu menyayangiNya dan mencintaiNya yaitu Allah SWT. Kasih sayang selama ini kita rasakan itu tidak datang dengan sendirinya tapi semata-mata Allah SWT telah meniupkan ruh kasih sayang kepada kita. Hanyalah Dia segala-galanya, tak ada yang menandingiNya. Apalagi Shobat Kamus seorang muslim. Pastinya tahu kebesaran Allah SWT yang diberikan kepada kita lebih yang kita minta. &lt;br /&gt;Namun juga sebaliknya terkadang yang kita harapkan lama sekali dikabulkan malah terkadang musibah yang menimpa kita. Bukan berarti Allah SWT. memberi kita musibah itu tidak sayang kepada kita. Dia selalu menyayangi hambaNya, asalkan kita selalu berada dijalanNya dan menjalankan kewajiban kita sebagai hambaNya yang patuh untuk mendapatkan cintaNya dan kasih sayangNya yang bahagia dan kelak kita akan mendapatkan kebahagiaan yang sempurna. (Indah, Putri, Aisyah, Eko)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPA PENERIMA CINTA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sejati adalah cinta yang dijanjikan sehidup semati. Dalam cinta ada namanya dua cinta namanya yaitu cinta sejati dan cinta monyet. Cinta monyet waw..aneh banget. Cinta monyet adalah cinta yang diibaratkan seperti permainan. Tak mengenal serius, tak mengenal trauma. Dengan cinta ini manusia seenaknya mempermainkan sebuah anugrah Tuhan yang tak terhingga ini. &lt;br /&gt;Dikalangan pelajar mungkin paling banyak adalah cinta monyet atau sekedar main-main dan tidak dapat bertahan sehidup semati meski janji suci setia yang pernah diucapkan setulus hati. Tapi memang benar cinta dari pacar tidak dapat mengalahkan besarnya cinta dari orang tua dan cinta dari orang tua tidak dapat mengalahkan besarnya cinta dari sang Rasulullah SAW yang menyebarkan ajaran kebenaran Islam kepada umatnya. Tetapi cinta yang paling murni adalah cinta dan kasih sayang-Nya sang pangeran dunia dan akhirat yaitu Allah Tuhanku yang kucintai dan kusayang.&lt;br /&gt;Ya..Robbi, jadikan pada kesadaranku ketenangan dan kelapangan dalam hatiku. Tetapkanlah ia dalam keistiqomahan terangi jiwaku dengan cahaya iman dan islam. Cintai ia ya Rabbi, karena ia telah menjadi bagian dari cintaku. Ya..Allah yang memberiku cinta dan menyayangiku adalah bagian nomor satu cinta sejati dalam hatiku. Hambamu yang lemah ini tidak perlu banyak mencari cinta sejati karena engkau Ya Allah, dirimu Ya Rosul Allah dan kedua orang tuaku telah memberi cinta sejati sebesar gunung seluas lautan dan tak terhingga bagaikan  jagad raya yang kau ciptakan ini.&lt;br /&gt;Cara kita mencintai Allah dengan bertaqwa kepada-Nya. Cara kita mencintai Rosul dengan mendoakan yang sudah tenang disisi-Nya walaupun sudah berbeda alam dan mencontoh apa yang sudah dia ajarkan kepada kita beserta sikap suri tauladannya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;Cinta dan kasih sayang lebih besar dari apapun dari Allah tidak ada yang mengalahkan. Nomor dua cinta yang bisa dijadikan suri tauladan adalah cinta yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummat. Beliau tak pernah merasakan lelas dan nestapa meski ketika menyebarkan cintanya itu menghadapi badai amukan manusia kafir yang tiada henti menentang. &lt;br /&gt;Sedangkan cinta orangtua kita adalah cinta yang tak berpamrih. Takkan pernah mereka menuntut kembali kasih sayang yang telah mereka berikan. Meski kadang yang mereka lakukan sangat menyakitkan diri dan jiwa kita sebenarnya yang mereka lakukan adalah salah satu wujud dari kasaih sayang mereka yang berlimpah bagaikan lautan yang tak bertepi. Kasih anak sepanjang galah kasih bunda/ayahanda sepanjang jalan. &lt;br /&gt;Cinta merupakan anugerah yang tak terhingga besarnyayang diberikan Allah SWT kepada manusia. Dalam hati seseorang pasti pernah merasakan pahit manisnya cinta dan bahkan banyak yang trauma karena cinta sebab dikhianati pasangannya. Tak perlu berkeluh kesah jika itu melanda kita sebab itu hanyalah cinta abadi yang tertunda saja. &lt;br /&gt;Setiap orang pasti menginginkan pasangannya abadi bersamanya hingga akhir hayat dan menghabiskan waktu dengan cinta dan kasih sayang. Namun jika sampai menjelang ajal tak juga manusia menemukan cinta sejati itu alangkah malangnya. Sebab Allah tak pernah mati sehingga terputus kasih sayangNya. Allah tak pernah tertidur sehingga Dia lalai terhadap hambanya. Sedangkan dia selalu hidup dan selalu terjaga menanti hambanya meminta kasih sayang yang telah disediakan berlimpah-limpah kepada hamba yang tak malu mendekati dan memintaNya. &lt;br /&gt;Maka, benar-benar malanglah manusia yang menyia-nyiakan persediaan kasih sayang tanpa secuilpun menyentuhnya. Jika demikian tentu mulai dari sekarang aku, kamu, dan kita semua berlomba-lomba untuk meraih kasih sayang itu, kasih sayang dengan bentuk cinta yang memberi ketentraman hati dan ketenangan jiwa baik di kala susah maupun senang. Mari kawan, Dia telah menanti kita, tinggal kita saja mau menghampirinya atau menjauhinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Amalia Rizkyarini:V11c)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-8775449672488841268?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/8775449672488841268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/edisi-07-mencari-cinta-sejati-kamus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8775449672488841268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8775449672488841268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/edisi-07-mencari-cinta-sejati-kamus.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbsdij3VEI/AAAAAAAAASY/O24MFy-yhPM/s72-c/J0382966.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6961498182856927845</id><published>2010-06-15T09:42:00.008+07:00</published><updated>2010-06-15T09:57:19.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswatun Hasanah'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi 7&lt;br /&gt;MENGABDI TAK KENAL WAKTU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai...hai.. kini Kamus hadir lagi nih dengan edisi yang ke-7 Pasti belum membaca sudah tahu khan kalau yang kita jadikan uswah kali ini adalah Pak Khoirul, ya khan? Habis siapa sih yang nggak mengenal beliau sedangkan beliau adalah guru senior. Ngajarnya aja sudah 20 tahun di yayasan Al-Musthofa ini. Ya, itu berarti beliau mengajar sejak mulai berdirinya MTs. Al-Musthofa yakni tahun 1988. Wah pasti Pak Khoirul sudah banyak mendapat cucu dari murid-muridnya dulu ya? &lt;br /&gt;Karena Kamus edisi ini terbit bertepatan dengan Tahun Baru jadi nggak salah khan kalau kita omong-omongan dengan Pak Khoirul yang berhubungan dengan tahun baru ini. Memang banyak sih yang bisa diomongkan dengan beliau. Mengapa tidak sedangkan pengalaman beliau mengajar khan sudah lama sekali. Hanya saja Kamus koq lebih suka membahas tahun baru ya? Nggak pa-pa khan?&lt;br /&gt;Wah nggak basa-basi dech, kini mulai saja pertanyaannya, dan ini adalah hasil wawancara Kamus dengan Pak Khoirul Anwar :&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat Bapak tentang tahun baru Masehi dan Hijriyah?&lt;br /&gt;Menurut saya tahun baru Masehi adalah tahun baru yang bersifat umum atau global, sedangkan tahun baru Hijriyah adalah tahun baru yang bersifat khusus karena mengandung sejarah bagi perjalanan agama Islam.&lt;br /&gt;Bagaiman tanggapan bapak tentang tahun baru Masehi yang dirayakan lebih meriah daripada tahun baru Hijriyah?&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbpaeN-CrI/AAAAAAAAASQ/R3VMfUcOQMw/s1600/DSC06278.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 100px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbpaeN-CrI/AAAAAAAAASQ/R3VMfUcOQMw/s200/DSC06278.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482826237367683762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Begini, tahun baru Masehikan diawali dengan lahirnya Nabi Isa AS. Jadi kita sebagai umat Islam boleh merayakannya asalkan jangan berlebihan. Sedangkan tahun baru Hijriyah boleh kita rayakan, bahkan itu perlu dirayakan. Sayangnya umat Islam sangatlah minim yang merayakannya karena kebanyakan mereka kurang tahu akan hal itu. Jadi semua umat Islam janganlah terpaku dengan tahun baru Masehi sedangkan Tahun Hijriyah tidak dirayakan dengan semestinya.&lt;br /&gt;Manakah yang lebih utama, tahun baru Masehi dan Hijriyah?&lt;br /&gt;Bagi saya tahun baru yang penting adalah Hijriah.&lt;br /&gt;Memangnya apa sih alasan Bapak koq berpendapat seperti itu?&lt;br /&gt;Keutamaan tahun baru Hijriyah adalah mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW. Untuk menyiarkan agama Islam, Hijriyah sendiri mengandung arti pindah. Pindahnya pejalanan Nabi dalam menyiarkan agama Islam dari kota Makkah ke Madinah, karena orang Madinah lebih suka dan siap menerima ajaran Nabi daripada orang Makkah.&lt;br /&gt;Apa yang seharusnya dilakukan umat Islam untuk menyambut tahun baru Hijriyah?&lt;br /&gt;Tahun baru Hijriyah boleh dimeriahkan dengan cara apa saja, tetapi tidak berlebihan. Contohnya: jalan santai, seperti diasakan disekolahan kita.&lt;br /&gt;Bagaimana hukumnya merayakan tahun baru Masehi bagi umat Islam?&lt;br /&gt;Hukumnya merayakan tahun baru itu tinggal melihat bagaimana caranya kita merayakan, jika caranya baik ya boleh saja dan sebaliknya.&lt;br /&gt;Apa harapan Bapak buat kalangan muda, menyambut tahun baru Hujriyah?&lt;br /&gt;Kalangan muda dalam menyambut tahun baru sebaiknya dengan lebih giat menyiarkan agama Islam.&lt;br /&gt;Kalau sekarang Pak, apa makna Hijrah bagi kalangan muda sekarang?&lt;br /&gt;Kalau menurut saya makna hijrah bagi kalangan muda tidak harus berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya. Yang paling tepat adalah sebaiknay hijrah itu diartikan berpindah dari akhlak yang jelek menuju kebaikan yang sesuai dengan perintah agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Khoirul dikaruniai 3 anak dengan seorang istri yang bernama Syoidah. Dan kini Beliau kurang lebih sudah berumur 57 tahun dengan umur yang menjelang tua maka tak heranlah Kamus jika Pak Khoirul memberikan jawaban-jawaban yang memuaskan. Nah kalau sudah tua begini bagaimana dengan semangat beliau dalam mengajar ya? Kita tanya yuk!&lt;br /&gt;Bapak mengabdikan sudah lama, kapan pensiunnya? Atau mengabdi terus sampai akhir hayat?&lt;br /&gt;Mengajar adalah pengabdian. Jadi kita tidak memandang batasan usia apalagi saya khan guru swasta jadi tak mengenal yang namanya pensiun. Dengan demikian semampu saya mengamalkan ilmu yang saya punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Bapak nggak akan berhenti mengajar dong?&lt;br /&gt;Tentu saja tidak dong orang berhenti mengajar khan harus ditentukan waktu yang disesuaikan dengan kondisi dan situasinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah kayaknya semangat yang dipunyai oleh Pak Khoirul mesti kita contoh nih. Tapi omong-omong Kamus mau masuk kelas dulu nih soalnya bel masuk sudah dibunyikan Mbak Zahro. Lagian Pak Khoirul nampaknya juga harus memulai pengabdiannya kembali apalagi kalau nggak menemui murid-murid Al-Musthofa yang sudah menunggu beliu. Selamat ya Pak semoga semangat Bapak tetap terjaga samapai akhir hayat nanti. Amin. Doak ya Pak Kamus juga bisa mencontoh Bapak. Tapi nanti dulu sebelum beliau meninggalkan Kamus, beliau memberikan senyuman yang manis dan berpesan dengan mimik serius beliau berkata “Hijriyah tolong jangan dilupakan.” Jadi tersindir nih, eh ya Kamus emang lupa tuh tahun baru Hijriah kapan ya? Tak lihat kalender ah. Eh ya teman koq ngomong terus. Kamus pamitan dulu ya? Bye...bye.. (NF,ACF,SAN)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6961498182856927845?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6961498182856927845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/mengabdi-tak-kenal-waktu-hai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6961498182856927845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6961498182856927845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/mengabdi-tak-kenal-waktu-hai.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TBbpaeN-CrI/AAAAAAAAASQ/R3VMfUcOQMw/s72-c/DSC06278.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7505313105141451079</id><published>2010-06-15T09:41:00.000+07:00</published><updated>2010-06-15T09:42:27.602+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keajaiban Al-Qur&apos;an'/><title type='text'></title><content type='html'>KEKUATAN TERSEMBUNYI PETIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kilatan petir menghasilkan listrik&lt;br /&gt;lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?&lt;br /&gt;Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.&lt;br /&gt;Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt. &lt;br /&gt;Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur'an,&lt;br /&gt;"...Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An Nuur, 24:43)&lt;br /&gt;Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik. Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul. &lt;br /&gt;Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.&lt;br /&gt;Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur'an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur'an, sesungguhnya adalah "Guruh". Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEINDAHAN YANG TERLIHAT SELAMA SETENGAH DETIK&lt;br /&gt;Sebuah sambaran petir berukuran rata-rata memiliki energi yang dapat menyalakan sebuah bola lampu 100 watt selama lebih dari 3 bulan. Sebuah sambaran kilat berukuran rata-rata mengandung kekuatan listrik sebesar 20.000 amp. Sebuah las menggunakan 250-400 amp untuk mengelas baja. Kilat bergerak dengan kecepatan 150.000 km/detik, atau setengah kecepatan cahaya, dan 100.000 kali lipat lebih cepat daripada suara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7505313105141451079?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7505313105141451079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/kekuatan-tersembunyi-petir-satu-kilatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7505313105141451079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7505313105141451079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/kekuatan-tersembunyi-petir-satu-kilatan.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7336672475745204827</id><published>2010-06-15T09:38:00.001+07:00</published><updated>2010-06-15T09:41:12.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi: 7&lt;br /&gt;Berqurban dan Belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi yang cerah, hari Senin, 8 Desember 2008, tak ada secuilpun mendung menggelayut di langit Masjid Al-Musthofa. Jam masih menunjukkan pukul 05.30 Wib. Ketika Kamus tiba di Masjid yang termegah di Desa Canggu ini. Gema suara takbir terdengar syahdu dan mendirikan bulu kuduk. Apalagi karena takbir dilantunkan oleh Pak Dayat salah satu pengurus masjid yang dulu waktu mudanya pernah menjadi juara qiro’ah pada even Kabupaten. Tak heranlah jika banyak yang tersentuh jika mendengar suara beliau menggemakan suara ilahi.&lt;br /&gt;Rupanya Kamus datangnya agak terlambat karena masjid telah penuh dengan jamaah laki-laki di dalam dan serambi sebelah utara masjid. Sedangkan serambi sebelah selatan juga telah penuh dengan jamah wanita. Padahal Kamus sangat ingin sekali menempati shaf paling depan, biasa supaya mendapat pahala lebih banyak. Tapi yah beginilah kebiasaan Kamus selalu telat di setiap acara. Sangat memalukan.&lt;br /&gt;Tak disangka hanya dalam tempo 5 menit Kamus tiba berturut-turut tibalah para jamaah lain baik wanita maupun pria karena masjid telah penuh maka tentu saja mereka menempati terpal plastik di halam masjid yang telah disediakan sebelumnya. Kelihatan di jalan Cak Rokhim selaku satpam Al-Musthofa sibuk menyetop para pengendara demi memberi jalan calon jamaah yang mau menyeberang. Sedangkan terlihat samar di parkiran Pak Sholikin guru favorit kita sedang ikut mengatur motor agar parkiran bisa dimuati motor yang banyak. Harap maklum sebab setelah Kamus perkirakan jamaah Idul Adha tahun ini sekitar 1500 orang lebih. Wow banyak sekali bukan? &lt;br /&gt;Nggak usah heran sebab warga Desa Canggu khan warga yang religi maka tentu saja mereka akan melaksanakan shalat Id dengan antusias. Apalagi ditambah dengan siswa-siswi Al-Musthofa. Ya, memang untuk tiap shalat Id untuk kelas VI MI, IX MTs, dan XII MA. Diwajibkan mengikuti kegiatan ini karena mereka diharus mengumpulkan ringkasan khutbah. &lt;br /&gt;Tepat pukul 06.15 shalat Id dimulai, khutbah disampaikan oleh Al-Hafiz Ust. Aliman dengan gayanya yang khas. Dalam khutbahnya beliau menyampaikan agar umat Islam senantiasa menjaga shalatnya karena shalat adalah tiang agama yang harus dijaga oleh umatnya sendiri. Selain itu Umat Islam yang mampu sangat dianjurkan untuk berqurban hewan sebagai simbol penyerahan dan penyucian diri. Sungguh khutbah yang sangat berkesan. &lt;br /&gt;Eits, liputan belum selesai! Sebab keesokan harinya Al-Musthofa mempunyai gawe sendiri yakni penyembelihan qurban. Kali ini penyembelihan qurban menjadi ajang pembelajaran bagi siswa-siswi Al-Musthofa. Pada Selasa pagi 2 ekor kambing disembelih. Di tengah-tengah penyembelihan Bu Lutfi maju ke depan semua anak MI yang sebelumnya telah diatur oleh Pak Haidy, Pak Aris dan Pak Udin. Bu Lutfi dengan semangatnya menerangkan bagian-bagian organ tubuh kambing sekalgus fungsinya masing-masing. Duh, Kamus jadi kagum nih bisa saja guru Al-Musthofa punya ide sehingga penyembelihan yang biasa menjadi pembelajaran yang bermakna. Inilah yang Kamus maksud dengan pembelajaran yang sesungguhnya tadi.&lt;br /&gt;Tak ketinggalan pula siswa-siswi MTs dan MA. Pada sore harinya mereka juga berkumpul dengan tertib siap mendengarkan keterangan yang disampaikan oleh Bu Ninik guru Biologi. Hampir satu jam tidak satupun siswa-siswi yang beranjak dari tempat duduknya karena begitu antusiasnya mereka mengikuti pembelajaran yang lain daripada yang lain ini. Wuih.. siapa yang nggak senang bisa melihat secara langsung benda-benda yang biasanya hanya terlihat di buku saja, ya, nggak?&lt;br /&gt;Setelah acara selesai maka para siswa-siswi diperbolehkan pulang tetapi sebelumnya mereka dipesan untuk membuat laporan tentang kegiatan yang barusan mereka ikuti. Sedangkan guru-guru Al-Musthofa sudah kelihatan sekali nih kalau nggak sabar menunggu datangnya acara yang mereka tunggu-tunggu apalagi hayao? Yup! Makan-makan dong khan barusan menyembelih kambing. Eits jangan salah sangka lho ya daging qurbannya tidak hanya dimakan tetapi sebagian sudah diberikan para wali murid yang dianggap kurang mampu sehingga berhak menerima daging qurban tersebut. &lt;br /&gt;Maka, tibalah saatnya acara itu, yakni makan-makan. Satu nampan besar berisi puluhan tusuk sate, satu panci besar berisi gule kambing yang mengundang selera. Duh, menggugah selera banget. Kamus sampai menelan ludah berkali-kali. Syukurlah ternyata guru-guru tidak melupakan murid-muridnya karena setelah para guru makan barulah Kamus dan teman-teman dari OSMA yang sudah membantu proses penyembelihan qur’an sejak pagi juga disuruh makan. Akhirnya tibalah Kamus pulang dengan perut buncit karena kekenyangan. (PNIS)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7336672475745204827?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7336672475745204827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/edisi-7-berqurban-dan-belajar-pagi-yang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7336672475745204827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7336672475745204827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/edisi-7-berqurban-dan-belajar-pagi-yang.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1878609821262777886</id><published>2010-06-15T09:37:00.000+07:00</published><updated>2010-06-15T09:38:51.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Halo Kamus'/><title type='text'></title><content type='html'>HALLO KAMUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai kamus kita jumpa lagi. Ohya kamus aku mau cerita nih sama kamu. Kenapa KH. Musthofa ninggalin kita. Padahal khan kita ingin sekali bertemu Kh. Musthofa dan ingin bercanda tawa bersama. Aku ingin sekali melihat wajah beliau saat tersenyum aku yakin pasti beliau baik dan murah senyum. Do’akan ya kamus pada suatu saat aku bisa bertemu KH. Musthofa.&lt;br /&gt;Lailiy Mahda .P.&lt;br /&gt;Kelas : V MI Al-Musthofa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K.H. Musthofa juga manusia biasa Laily jadi beliau juga wafat seperti manusia lainnya. Tapi jangan khawatir asalkan kamu selalu cinta beliau dengan mengikuti nasehat-nasehat beliau pasti kamu akan bertemu dengan beliau kelak di syurga. Semoga. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkritik dan Memuji&lt;br /&gt;Lo…lo…ha kamus, mus aku penggemar berat kamu lho! Tapi baru-baru ini aja nampang. Mus aku seneng lho…lihat kamus edisi 6 banyak kemajuan. Kemajuan warnanya yang tidak terlalu mencolok, tulisannya mulai jelas dan bagus. Gambar dicerpen”Menunggu Mukjizat”gambar cowoknya bagus pakek teknik arsir terus gambar cerpen Nuri gambarnya terlalu orang dewasa. Lain kali pantesin kayak anak SMA/SMP ya. Gambar misterinya juga bagus apalagi tata letak gambarnya pas. Kamus juga pas ngambil foto Vivi dan Firdinya. Apalagi aku suka banget dengan bingkai-bingkai tulisannya bagus dan menarik.&lt;br /&gt;Kekuranganmu juga masih banyak, tak kritik semuanya boleh ya…! Gambar tokoh Islamnya kok sama ya! Cekikikannya lain kali jangan ngelibatin musibah seperti 21 orang tewas dipasuruan gara-gara antre nerima zakat. Kenapa TTMnya ditaruh disampul? Terus gambar Veka dan Zemusnya kok kayak anak SD ya..? wajah-wajahnya dewasa tapi ukuran tubuhnya kecil jadi kayak kerdil terus cerita Veka dan Zemusnya. Jangan Zemus terus yang kena. Hukuman sekali-kali Veka dong…! Makasih ya mus aku udah puas.&lt;br /&gt;Arif (Somehere)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya apmyun, banyak banget ya pujiannya, makasih kalau memang Kamus udah bisa memuaskan kamu, moga aja bukan kamu aja yang puas tapi shobat-shobat lainnya. Mengenai kritikannya Kamus jawab sebagian ya yang lainnya Kamus ucapkan terima kasih atas masukannya. Mengenai TTM meski disampul Kamus rasa nggak pa-palah sebab menjawabnya khan nggak harus digunting. Sedangkan kenama Zemus yang selalu dapat hukuman, itu khan memang karakter Zemus jadi yang terima aja yang seperti itu. Dia tuh emang jahil, kocak, suka usil, tapi tetap punya kelebihan lho, yakni gokilnya itu he..he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjiplak&lt;br /&gt;Mus, aku mau protes nih, sebab kamu kemarin memuat puisi hasil dari jiplakan. Asal kamu tahu ya puisi miliknya Mbak Arin itu khan pernah dimuat di Kamus edisi 02. gimana nih masak puisi sudah pernah dimuat koq dimuat lagi, yang mengarang ganti lagi. Itu khan curang namanya? Maaf ya identitasku nggak aku sebutkan sebab aku salah satu temannya Mbak Arin. Lain kali Kamus lebih teliti ya? &lt;br /&gt;(Siswa kelas VI)&lt;br /&gt;Waduh, berarti Kamus kecolongan nih, gimana dengan Arin puisinya koq plagiat? Ini juga peringatan untuk shobat Kamus lainnya agar lebih sportif membuat karya sendiri bukannya meniru hasil karya orang lain terus diakui miliknya sendiri. Itu khan sama saja mencuri hak orang lain. Makasih atas koreksinya ya semoga Kamus edisi selanjutnya lebih teliti lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1878609821262777886?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1878609821262777886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/hallo-kamus-hai-kamus-kita-jumpa-lagi.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1878609821262777886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1878609821262777886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/hallo-kamus-hai-kamus-kita-jumpa-lagi.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-5577636449141969416</id><published>2010-06-15T09:34:00.000+07:00</published><updated>2010-06-15T09:37:49.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat Yuk'/><title type='text'></title><content type='html'>MEMPERCAYAI ORANG&lt;br /&gt;Asalamu’alaikum Ibunda yang baik&lt;br /&gt;Bu, seringkali saya ini tertipu dengan teman-teman saya. Saya kira mereka selalu jadi orang yang bisa saya percaya tetapi malah mereka menipu saya, untuk itulah Bu saya bingung sebetulnya bagaimana melihat kesungguhan seseorang agar kita bisa mempercayai orang tersebut? Dan dari segi apa kita bisa melihat kesungguhan itu.&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum War. Wab.&lt;br /&gt;(Ira, XI)&lt;br /&gt;Wa’alaikum Ira anandaku yang baik juga. Melihat kesungguhan seseorang untuk kita bias mempercayainya bukanlah hal mudah, perlu adanya waktu tertentu dan kepekaan hati. Namun, cukup banyak pilihan yang mungkin bias kita perhatikan dari seseorang untuk melihat kesungguhannya. Diantaranya: perubahan sikap/perilaku, perubahan gaya hidup, teman bergaul, tata cara berpakaian dan perubahan pengetahuan.&lt;br /&gt;Namun satu hal yang paling bias kita cermati adalah kesesuaian ucapan orang tersebut dengan perbuatan yang ditunjukkan kepada kita dengan tulus dan tanpa terpaksa. Agar kita bisa merasakan tulus apa tidaknya perbuatan orang tersebut, Ibunda mengharapkan Ananda membaca do’a di bawah ini agar keinginan kamu bias tercapai:&lt;br /&gt;Allohumma arinal khaqqo khaqqo warzuqnat tibaa’ah. Wa warinal baathila baathila warzuqnaj tinaabah. &lt;br /&gt;“Ya Allah tunjukkanlah kepada kami kebenaran itu sebagai kebenaran nyata dan berilah kami kemampuan untuk mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami kebatilan itu sebagai kebatilan yang nyata serta berilah kami kemampuan untuk menjauhinya.” &lt;br /&gt;Mudah-mudahan jawaban ibu bisa membantu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENCONTEK&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum Ibunda, &lt;br /&gt;Bu, biasanya kalau ulangan teman saya selalu mencontek. Sebenarnya saya nggak ingin memberi contekan kepada teman saya bukannya saya pelit tapi saya hanya ingin supaya dia bisa belajar tapi kenapa dia selalu bilang kalau saya itu pelit? Bagaimana menghadapi teman yang begini bu?&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum War. Wab.&lt;br /&gt;(Roni, X)&lt;br /&gt;Wa’alaikumsalam Ananda Roni. &lt;br /&gt;Teman yang seperti itu ada baiknya untuk diacuhkan saja. Ibu menghargai upaya Nanda yang menginginkan teman agar belajar dan tidak memberinya jawaban ketika ulangan. Namun sebaiknya cara yang nanda lakukan tidak terlalu ekstrim. Lakukan dengan ringan-ringan saja kalau tidak mau dikatakan pelit, maka bersedialah untuk belajar bersama teman Nanda itu di luar jam ulangan. Nanda juga nggak boleh pelit untuk masalah yang lain di dalam maupun di luar sekolah dengan teman Nanda itu. Tunjukkanlah bahwa Nanda punya I’tikad baik untuk membuatnya berubah. &lt;br /&gt;Mari kita berantas kebiasaan mencontek saat ulangan bersama-sama semoga ini bias menjadi semangat Ananda untuk tetap belajar. Selamat belajar bersama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMAKAI WANGI-WANGIAN&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum Bunda yang sabar, &lt;br /&gt;Suatu saat salah satu guru agama saya mengatakan bahwa sangat tidak dianjurkan bagi seorang wanita untuk memakai wangi-wangian agar tidak mengundang maksiat. Saya bingung bu, kita khan dituntut untuk selalu tampil oke, nah kalau cewek tidak memakai wangi-wangian nantinya dia khan akan berbau tidak enak, nah kalau tidak enak kita khan akan dijauhi orang, bu, bagaimana tindakan yang seharusnya saya ambil bu? &lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum War. Wab.&lt;br /&gt;(Desi, VIII)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa’alaikumsalam Desi yang bingung.&lt;br /&gt;Kenapa mesti bingung, Desi? Berhias dan memakai wangi-wangian sangat dianjurkan dalam agama kita. Kalau yang pernah Desi dengan mungkin yang dimaksud guru tersebut adalah memakai wangi-wangian dan berhias yang berlebih-lebihan itu memang tidak diperkenankan, Desi. Karena bias mengundang pandangan laki-laki lain dan bias membahayakan diri. Selagi masih wajar, berpenampilan rapi, bersih, dan wangi sangat disenangi Allah. &lt;br /&gt;Allah itu Indah dan menyukasi keindahan. Semoga kamu tambah cantik dengan agama, Desi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-5577636449141969416?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/5577636449141969416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/mempercayai-orang-asalamualaikum-ibunda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5577636449141969416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5577636449141969416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/06/mempercayai-orang-asalamualaikum-ibunda.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-8108713264420785492</id><published>2010-05-28T08:24:00.000+07:00</published><updated>2010-05-28T08:25:01.421+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'></title><content type='html'>UNAS SEMAKIN DEKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai..hai...hai...&lt;br /&gt;Waduh kaget ya? Sapaan seperti itu saja kaget. Ransel mampir dulu ya ke para pembaca? Mampir? Maksudnya mampir minta di baca. He he he.&lt;br /&gt;Pasti sudah tahu semua dong, apa tema Ransel kali ini? Yup bener banget bagi yang baca Ransel edisi kemarin. Kali ini Ransel akan membahas tentang polemik Unas di kalangan pelajar. Huh... Unas cepet banget larinya. Padahal kita sudah berusaha berlari melebihinya, tapi ternyata dia lebih cepat dibanding kita yang hanya belajar dan belajar. &lt;br /&gt;Unas ini sedang gencar-gencarnya dikalangan pelajar. Juga menjadi topik utama dalam mulut ke mulut bagi semua lapisan masyarakat dari yang kecil sampai yang besar. Waduh-waduh ya si Unas jadi obrolan enak orang terus, pasti semua pada tanya, apa sih yang dibahas tentang Unas?&lt;br /&gt;Tentu banyak yang akan kita bahas. Mau tahu? Makanya ikuti dan baca Ransel kali ini. Sebab ini penting!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu Unas&lt;br /&gt;Baru-baru ini ada kabar heboh yang datang dari si Unas saking hebohnya selebritis aja sampai kalah? Beredar kabar kalau Unas akan dihapus dalam sejarah pendidikan. Hore... Unas nggak ada. Eh ya, tunggu dulu, isu ini memang sudah umum, bahkan pemerintah sendiri nggak heran kalau ada isu itu. Sebab kabarnya itu berasal dari Mahkamah Konstitusi (MK) eh, nggak tahunya kabar itu bohong. Nggak jadi deh senangnya. &lt;br /&gt;Sebenarnya kenapa sih mesti takut. Unas tidak begitu menakutkan kalau kita berani tantangan. Unas bukan hantu, Unas juga bukan teroris, Unas juga bukan Tuhan. Mengapa harus takut? Bukankah kita memiliki Tuhan yang akan selalu menjaga kita? Apalagi hanya untuk menghadapi Unas, Tuhan pasti akan membantu kita. Asal kita selalu mengingat padaNya dengan selalu belajar dan selalu berdoa. Betul kan? Betul betul betul. Jadi Upin dan Ipin donk? He he he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standard Nilai Naik Lagi?&lt;br /&gt;Duh gusti? Ternyata belum berakhir juga masalah Unas ini! Kali ini yang  bermasalah adalah nilai yang naik lagi. Padahal kalau terus begitu tentu kasihan para pelajar karena mereka terlalu diberatkan. Kalau kita ingat-ingat atau putar otak untuk kembali mengingatnya tahun lalu banyak pelajar ynag tidak lulus.  Was-was dong? Ya kita tentu harus waspada agar kejadian tahun lalu tidak terjadi di tahun 2010 ini. Memang selalu begini jadi pelajar, harus siap dengan segala hal.&lt;br /&gt;Kebijakan pemerintah memang sudah bulat kayak bola, semua pembaca harus tahu, bahwasannya kebijakan  pemerintah  tidak bisa diganggu gugat. Memang sih, semua apa yang ditetapkan pemerintah tentang Unas memang cukup membuat kita terasa memikul beban yang amat berat. Duh... pusing jadinya. Walau orang tua tidak terlalu menuntut, tapi tetap saja apabila kita mengecewakan orang tua, maka kita semua yang merasa malu pada orang tua. &lt;br /&gt;Lalu apa yang harus kita lakukan? Tentu kita harus berusaha, seperti pemerintah yang berusaha menaikkan (memperbaiki) mutu dan kualitas pendidikan Indonesia. Jadi tidak salah apabila pemerintah membuat kebijakan ini, walau berat tapi dampak baiknya kita yang menikmati. &lt;br /&gt;Bukan hanya kabar ini saja yang terjadi tiap tahun, tapi kali ini ada kabar yang menggembirakan.  Dulu apabila tidak lulus harus menunggu satu tahun lagi untuk mengikutinya alias selalu menunggu kayak lagunya Peterpan kali ini bila ada nilai yang tidak lulus bisa langsung mengulang tanpa harus menunggu satu tahun lagi. Ya, ini kebijakan yang baik. Tapi tetap doanya harus bisa mendapat nilai di atas standard Unas. Kita harus membuktikan pada pemerintah kalau anak Indonesia memiliki kualitas dan mutu pendidikan yang tidak kalah dengan negara lain. Ok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa persiapanmu? &lt;br /&gt;Kalau berbicara persiapan pastilah sudah di siapkan sejak dulu secara matang-matang. Jangan sampai kematangan nanti gosong  he he he. Yang perlu disiapkan hanya dua hal. Apa tuh? Ransel mau berbagi: &lt;br /&gt;1. Doa&lt;br /&gt;Yang namanya doa pastilah kita selalu menjalankannya. Tapi doa kita saja belum cukup. Siapa tahu kalau kita memiliki dosa banyak? Jadi mungkin bisa terkabul bisa tidak. Jadi yang Ransel maksud doa itu adalah doa dari ortu. Tapi tidak hanya itu saja. Doa orang-orang terdekat juga bermanfaat untuk kita. Tanpa doa, kita tidak bisa menjalankan Unas dengan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berusaha&lt;br /&gt;Sejauh mana kita untuk menghadapi Unas? Sudah cukupkah usaha-usaha kita? Tentu belum, berusaha bukan berarti hanya saat ini saja tapi setelah ini kita harus tetap berusaha. Agar buah yang kita petik bisa matang luar dan dalamnya. Usaha yang paling tepat itu adalah belajar dari pelajaran awal hingga ahkir mencari referensi Unas + kaitkan dengan doa-doa kita.&lt;br /&gt;Jadi doa dan usaha adalah satu keterkaitan dalam Unas. Jangan mau berputus asa dalam doa dan usaha, karena semua yang kita lakukan pastilah Tuhan kabulkan asal lisan dan perbuatan kita seimbang.&lt;br /&gt;Waduh dari tadi Ransel banyak omongnya ya? Kayak Kyai saja yang siap di sewa buat ceramah nih! He he sudah dulu ya? Jalani Unas dengan senyum jangan cemberut terus nanti cepat tua! He he doanya jelek banget ya? Ya sudah deh, ini doa Ransel bagi pembaca semua. Semoga sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-8108713264420785492?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/8108713264420785492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/05/unas-semakin-dekat-hai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8108713264420785492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8108713264420785492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/05/unas-semakin-dekat-hai.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1526492506101956808</id><published>2010-05-28T08:23:00.000+07:00</published><updated>2010-05-28T08:24:18.351+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'></title><content type='html'>Mencegah Penularan HIV/AIDS&lt;br /&gt;Sampai detik ini belum ada vaksin yang sanggup mencegah atau mengobati HIV AIDS. Namun bukanlah sesuatu yang mustahil untuk melakukan pencegahan HIV terhadap diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, pemahaman terhadap proses penularan merupakan kunci dari pencegahannya. Pahami HIV AIDS dan ajarkan pada orang lain. Memahami HIV AIDS dan bagaimana virus ini ditularkan merupakan dasar untuk melakukan tindakan pencegahan&lt;br /&gt;Human Immunodeficiency Virus (HIV), menyerang dan menghancurkan sel CD4 limfosit T yang berperanan dalam sistem pertahanan tubuh manusia. Bila seluruh sel CD4 limfosit T sudah terinfeksi dan pertahanan tubuh manusia sangat menurun sehingga menimbulkan berbagai gejala penyakit maka orang tersebut masuk ke dalam keadaan yang dinamakan AIDS (Aquired Immunodeficiency Syndrome).&lt;br /&gt;HIV terutama ditularkan melalui cairan tubuh/darah antara orang yang terinfeksi dengan orang yang sehat. Beberapa faktor resiko tertular HIV antara lain hubungan seksual yang beresiko, penggunaan obat suntik yang sembarangan, ditularkan dari ibu ke anak saat kehamilan dan tertusuk jarum suntik yang pernah digunakan oleh orang yang terinfeksi secara tidak sengaja&lt;br /&gt;Sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1981, HIV sudah menginfeksi lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia. Sedangkan menurut data terbaru nih, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2009 ini orang yang teriveksi di seluruh dunia sebanyak 33,4 juta. Wow, ini menandakan bahwa HIV merupakan salah satu penyakit yang sangat mudah penyebarannya.&lt;br /&gt;Sementara itu, di Indonesia, jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh Indonesia sejak 1980-an hingga September 2009 yang terdata oleh Departemen Kesehatan mencapai 18.442 penderita, dengan perbandingan jumlah penderita laki-laki dan perempuan sebesar tiga berbanding satu. Sedangkan pada tahun 2010 diperkirakan jumlah penderita HIV di Indonesia sebanyak 130.000.&lt;br /&gt;Duh, mengapa jadi begini, apakah HIV/AIDS tidak bisa dicegah ya? Tentu bisa dong tergantung dari kita-kitanya mau apa nggak untuk melakukan tindakan pendegahan.&lt;br /&gt;Tahu khan, kita-kita ini yang masih muda mudah sekali tergoda dengan hal-hal yang baru, apalagi yang berhubungan dengan hubungan antara cewek dan cowok. Nah, kalau kita nggak punya rem bisa-bisa malah kita sendiri nanti yang akan menjadi korban keganasan HIV/AIDS.&lt;br /&gt;Boleh dong tim ransel kali ini ikut urun rembug ngasih tahu ke shobat semua bagaimana agar kita bisa mencegah diri kita terhindar dari penyakit yang mematikann ini. Ikuti yuk tips-tips yang Tim Ransel sajikan.&lt;br /&gt;1. Cari informasi yang benar&lt;br /&gt;Sebagai anak muda pasti penasaran kan dengan HIV/AIDS. Selain dari buku kita mesti tanya pada orang yang ahli agar kita tidak mendapat informasi yang salah. Ini juga termasuk pada pendidikan seks. Jangan sampai pendidikan seks yang mestiya dipakai untuk mencegah kita untuk tidak berbuat malah dijadikan pedoman untuk melakukan seks bebas yang aman. &lt;br /&gt;2. Selalu mengganti jarum suntik&lt;br /&gt;Selalu perhatikan dokter tuh jika kita mau berobat apakah beliu-beliaunya mengganti jarum suntik waktu mau mengobai kita. Sebab jarum suntik adalah media yang efektif untuk menularkan penyakit ini ke tubuh kita. Kalau mereka nggak ganti, jangan sungkan-sungkan untuk mengingatkannya. Apalagi bagi shobat yang duka donor darah, wah hati-hati banget deh. &lt;br /&gt;3. Jangan berhubungan Seks&lt;br /&gt;Ingat nih, kita masih pelajar masak seenaknya berhubungan seks dengan pacar kita, berganti-ganti pasangan lagi. Waduh berbae nih kalau begitu. Disamping mendapat dosa besar, resikonya tuh hamil di luar nikah. Apalagi kalau diaborsi resiko kematian bagi sang cewek. Jadi sebelum shobat menikah jangan terlintas sedetikpun untuk berhubungan seks dengan sang doi.&lt;br /&gt;4. Jauhi Narkoba  &lt;br /&gt;Kalau yang ini nih masih ada hubungannya dengan jarum suntik. Sebab pecandu narkoba pasti salah satu kegiatannya menyuntik diri mereka sendiri. Waduh, dobel-dobel tuh nanti penyakitnya, selain resiko tertular HIV kematian juga mengintip karena over dosis.&lt;br /&gt;5. Seleksi ketat tranfusi darah&lt;br /&gt;Sekedar mengingatkan kita sebagai manusia tentu tak luput dari musib sewaktu-waktu. Nah, waktu kita butuh darah saking paniknya kadang lupa bahwa darah yang ditranfusikan mungkin terinfeksi HIV. Makanya sebelum menerima darah kita kudu minta jaminan pada dokter bahwa darahnya treil dari penyakit.&lt;br /&gt;6. Mendekatkan diri pada Tuhan&lt;br /&gt;Sebagai umat beragama, tentu dengan semakin memahami agama kita masing-masing pasti kita akan bisa menghindari perbuatan yang mengudang dosa. Makanya agama kita mesti kita pahami benar dan kita amalkan. Dengan begitu kita pasti akan sulit tergoda untuk berbuat hal-hal maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itu tadi shobat beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mencegah diri kita agar terhindar dari bahayanya HIV/AIDS. Selain itu kita juga bisa berperan aktif kampanye kepada teman-teman kita sendiri. Yah paling tidak kita juga memberi tahu mereka atau memperingatkan ereka agar tidak melakukan hal-hal yang mendekati perbuatan yang menimbulkan penyakit HIV menghampiri mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1526492506101956808?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1526492506101956808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/05/mencegah-penularan-hivaids-sampai-detik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1526492506101956808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1526492506101956808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/05/mencegah-penularan-hivaids-sampai-detik.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-5458623971176800099</id><published>2010-05-01T18:27:00.000+07:00</published><updated>2010-05-01T18:29:39.273+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RBT Sholawat'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S9wQjE1LxTI/AAAAAAAAAR4/dhlI6OpQSwI/s1600/RBT.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S9wQjE1LxTI/AAAAAAAAAR4/dhlI6OpQSwI/s200/RBT.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466262242499216690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-5458623971176800099?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/5458623971176800099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/05/blog-post_01.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5458623971176800099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/5458623971176800099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/05/blog-post_01.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S9wQjE1LxTI/AAAAAAAAAR4/dhlI6OpQSwI/s72-c/RBT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-3664173075094075751</id><published>2010-04-22T15:17:00.003+07:00</published><updated>2010-04-22T15:23:37.993+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mau pasang RBT? Al-Musthofa kan sudah punya album sholawat. Jadi pasang dong RBTnya kalau kamu-kamu memang cinta Al-Musthofa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat daftar di bawah ini:&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S9AGr0UHeOI/AAAAAAAAARA/EvBComM429c/s1600/RBT.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S9AGr0UHeOI/AAAAAAAAARA/EvBComM429c/s200/RBT.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462873697847572706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-3664173075094075751?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/3664173075094075751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/04/mau-pasang-rbt-al-musthofa-kan-sudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3664173075094075751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3664173075094075751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/04/mau-pasang-rbt-al-musthofa-kan-sudah.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S9AGr0UHeOI/AAAAAAAAARA/EvBComM429c/s72-c/RBT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-8440954656424700563</id><published>2010-02-22T17:34:00.000+07:00</published><updated>2010-02-22T17:35:14.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Kita'/><title type='text'></title><content type='html'>GURU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru…&lt;br /&gt;Trimakasih kuucapkan kepadamu&lt;br /&gt;Yang telah membantuku dalam mencari ilmu&lt;br /&gt;Menulis membaca kau telah disampingku&lt;br /&gt; Guru…&lt;br /&gt; Tugasmu paling mulia&lt;br /&gt;Membimbing dengan hati yang rela&lt;br /&gt; Tanpa mengenal simiskin dan sikaya&lt;br /&gt;Guru…&lt;br /&gt;Setiap hari kuberdo’a untukmu &lt;br /&gt;Agar kamu selamat dalam hidupmu&lt;br /&gt;Jasamu takakn terlupakan untukku&lt;br /&gt;Sepanjang hidupku&lt;br /&gt; Burung irian kalau ada sumaur diladang &lt;br /&gt; Burung cendrawasih bolehkah menumpang mandi&lt;br /&gt; Cukup sekian kalau ada umur yang panjang &lt;br /&gt; Trimakasih bolehkah berjumpa lagi&lt;br /&gt;   By: Arin K.M (KlsIV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; GURU&lt;br /&gt;Oh Guru…&lt;br /&gt;Alangkah besarnya jasamu&lt;br /&gt;Kau telah memberikan ilmu&lt;br /&gt;Yang sangat banyak sekali&lt;br /&gt; Oh Guruku…&lt;br /&gt; Tanpamu mungkin aku bodoh&lt;br /&gt; Dan tiada ilmu diotakku&lt;br /&gt; Engkaupun tidak merasa lelah&lt;br /&gt;Oh Guruku…&lt;br /&gt;Engkau pahlawan tanpa tanda jasa&lt;br /&gt;Atas pengorbananmu&lt;br /&gt;Kau ucapkan trimakasih&lt;br /&gt;  By:Ainun Lina S.(KlsV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GURUKU MATAHARI BANGSAKU&lt;br /&gt;Guruku,&lt;br /&gt;Matahari bangsaku,&lt;br /&gt;Kau sinari Bumi&lt;br /&gt;Dengan kelembutan dan kehangatan pagi&lt;br /&gt; Kau tetap kami,&lt;br /&gt; Dengan sinarmu yang garang&lt;br /&gt; Diwaktu siang&lt;br /&gt; Manakala tak mau mengerti,&lt;br /&gt;Guruku, matahariku&lt;br /&gt;Betapa gelap bumi ini&lt;br /&gt;Bila engkau pergi dari kami&lt;br /&gt; Betapa picik mataku&lt;br /&gt; Bila kau padamkamkan pelitamu.&lt;br /&gt;Warna jingga dilangit barat &lt;br /&gt;adalah senyum matahari yang penuh harap&lt;br /&gt; By: Ibu-Ibu PKK&lt;br /&gt;KENANGAN YANG TERINDAH&lt;br /&gt;Kenaganku dan dirimu&lt;br /&gt;Penuh arti dalam kehudupanku&lt;br /&gt;Tapi sekarang hilang semua&lt;br /&gt;Kau telah meninggalkanku&lt;br /&gt;Untuk selama-lamanya &lt;br /&gt; Aku telah sendiri&lt;br /&gt; Hidup didunia ini&lt;br /&gt; Hanya ada…&lt;br /&gt; Kenangan yang terindah&lt;br /&gt;Aku tak kuasa&lt;br /&gt;Pabila aku hidup sendirian &lt;br /&gt;Tanpamu…&lt;br /&gt;Dalam hati aku berkata&lt;br /&gt;Aku menyayangimu&lt;br /&gt;Untuk selam-lamanya &lt;br /&gt;Dan akupun menutup mataku&lt;br /&gt;Yang terakhir untuk menyusul dirimu&lt;br /&gt; By: Siti Massiful U.(KlsVIIIA)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-8440954656424700563?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/8440954656424700563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/guru-guru-trimakasih-kuucapkan-kepadamu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8440954656424700563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8440954656424700563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/guru-guru-trimakasih-kuucapkan-kepadamu.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-530885292103931221</id><published>2010-02-22T17:32:00.000+07:00</published><updated>2010-02-22T17:34:18.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'></title><content type='html'>Membuat Tulisan yang Bagus&lt;br /&gt;Kebayang nggak sich kalau ternyata tulisan kita nyaris seperti cakar ayam. Duuuh malukan. Itu tulisan apa cakar ayam?! Jadi bingung sama tulisan sendiri dech. Hampir sama sich.&lt;br /&gt;Waduh-waduh rasanya nggak asyik banget ya punya tulisan jelek amburadul... kadang-kadang maunya nulis yang lebih bagus eh ketika dilihat maah nggak bisa dibaca. Tentu shobat banyak khan yang punya penyakit ini, ngaku aja deh. &lt;br /&gt;Belajar akan lebih enjoy bila tulisan kita baik (beautiful, splendid, and good will). Biasanya kaum cewek yang menginginkan tulisan yang cantik, secantik orangnya he....he...he.... Kamus tau, kalau kalian melihat tulisan teman kalian yang bagus. Kalian pasti iri, iya....kan....?&lt;br /&gt;Tenang aja sobat!! Jangan khawatir Kamus punya jurus adalan nih dan tentu saja mudah banget kok? &lt;br /&gt;1. Coba sobat-sobat perbanyak membaca dan melihat contoh-contoh tulisan yang bermodel, terus coba kalian praktekkan tulisan tersebut dan kalian ulang-ulang sampai tulisan sobat-sobat udah lumayan bagus. Nah jangan berhenti sampai udah memuaskan  ya hasilnya baru-baru coba menulis menulis tanpa melihat contoh yang tadi.&lt;br /&gt;2. Usahakan sesering mungkin melihat dan merenung, apakah tulisan kamu bisa dibaca dan dimengerti.&lt;br /&gt;3. Coba bandingkan tulisan sendiri dengan tulisan teman kamu yang bagus. Dengan begitu nanti kamu dapat  inspirasi bagaimana menulis yang bagus. Dari situ kamu akan lihat, dimana kejelekan (perbedaan) pada tulisan yang kamu buat.&lt;br /&gt;4. Sebisa mungkin melihat dan mencontoh tulisan-tulisan kaligrafi yang bervariasi untuk menambah keindahan tulisan.&lt;br /&gt;5. Atur posisi tulisan. Kalau posisi tulisan miring (penulisnya jangan ikut miring). Sebaliknya, kalau tulisannya tegak yang harus tetap tegak biar terlihat rapi.&lt;br /&gt;6. Koreksi kembali, Apakah tulisan yang kamu buat sudah memenuhi kriteria tulisan yang bagus. Jika belum, coba lagi...!&lt;br /&gt;7. Menulis dengan keadaan yang tenang. Bagi kamu yang nulisnya tergesa-gesa, kamu kurangin dech....because itu bisa mempengaruhi tulisan kamu lo.... so kamu harus lebih terampil and telaten kalau lagi nulis. Tapi kamu juga jangan terlalu kalem, nanti bukannya kamu nulis, tapi dikirain mbatik he...he....&lt;br /&gt;8. Menggunakan bolpoin yang lancar. bolpoin juga penting lo..., nggak perlu mahal-mahal. Yang penting lancar buat nulis. Jadi kamu harus perhatiin bolpoin kamu juga. Tapi warna bolpoin juga mempengaruhi. Kalau dibuat mencatat biasanya pakek bolpoin hitam. Lain lagi kalau dibuat untuk nulis surat buat doinya...! ce...ile...!?!  Oh iya... kamu juga perlu nyiapin satu bolpoin lagi buat cadangan.&lt;br /&gt;9. Tulisan tidak ganti-ganti. Maksudnya kamu pilih aja tulisan yang pas buat kamu. Nggak terlalu susah and nggak ribet, yang penting tulisannya rapi. Kalau kamu suka latin ya....kamu nulis latin aja dan semuanya juga harus latin. Lebih gampang dibaca orang lain.&lt;br /&gt;10. Jarak tulisan tidak terlalu dekat. Kereta api yang pua....njang melaju begitu cepat. Jika kereta api itu dilihat, kepala akan pusing. Sama halnya dengan tulisan. Bila menulis tanpa spasi, tulisan akan bersambung-sambung. Bila dilihat si pembaca akan bingung dan bosan untuk melihat tulisan yang seperti Ayah waktu merokok, Waktu Ibu menjahit, dan waktu kakak main suling, alias kereta api. Masih lihat aja udah ruet apalagi bacanya.&lt;br /&gt;11. Jelas. Nah... yang paling penting, kamu harus bisa perhatiin kejelasan tulisan kamu. Agar kalau kamu belajar jadi nggak malas. Ada yang membuat tulisan menjadi jelek. Misalnya, waktu membuat huruf a kadang-kadang seperti huruf u, dan kadang-kadang hurufnya nggak sama. Contohnya aja huruf g, kadang-kadang buatnya seperti buat angka 8.&lt;br /&gt;12. Tidak melewati garis tepi. Kejadian ini biasa terjadi karena kurangnya kata dalam kalimat. Karena nggak punya tipex, tulisannya dibuat kecil-kecil diatas garis. Kadang-kadang waktu mencatat kurang satu kalimat akan ganti halaman, karena kurangnya hanya satu kalimat, akhirnya diletakkan diluar garis tepi.&lt;br /&gt;13. Memakai alas. Kejadian ini biasanya terjadi waktu menulis dilampiran. Karena bangkunya banyak lubangnya, akhirnya tulisan menjadi jelek. Kadang-kadang lampirannya bisa bolong (bukan sundel bolong lo...ya...). Untuk mencegahnya, diperlukan satu buku untuk &lt;br /&gt;14. Usahakan kalau menulis posisi duduk tegap dan tidak menoleh kesamping dan pandangan lurus kedepan.&lt;br /&gt;15. Biasakan mencoret-coret dibuku kamu dengan begitu tulisan yang bagus bisa kamu pelajari dan nggak susah menulis diisaat kamu ada pratek menulis dipapan. &lt;br /&gt;16. Disaat menulis memperhatikan gerak tangan supaya penulisan tidak menyentuh garis dibuku dan tepat ditengah garis.&lt;br /&gt;17. Usahakan kertasnya putih bersih dan tidak mudah robek.&lt;br /&gt;18. Kalau menulis kita harus benar-benar ditempat yang nyaman sehingga tulisan bagus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-530885292103931221?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/530885292103931221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/membuat-tulisan-yang-bagus-kebayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/530885292103931221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/530885292103931221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/membuat-tulisan-yang-bagus-kebayang.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-9075480999121948582</id><published>2010-02-22T17:26:00.002+07:00</published><updated>2010-02-22T17:32:10.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi: 6&lt;br /&gt;Sepeda Ontel, Nasibmu Kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik sepeda ontel? nggak banget dech. Mungkin itulah salah satu ungkapan yang banyak dilontarkan mengenai sepeda ontel sekarang ini. Apalagi di zaman globalisasi kayak gini, ilmu pengetahuan semakin maju, dan alat-alat yang diciptakan pun mulai beraneka ragam. Salah satunya transportasi. &lt;br /&gt;Hampir seluruh kalangan masyarakat memiliki kendaraan bermesin sebagai alat transportasinya. Misalnya saja sepeda motor. Mereka cenderung menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan pribadinya.Termasuk kita juga kan sobat? Sebagian besar diantara masyarakat kita ini sudah banyak yang mulai melupakan sepeda ontel. Contoh paling besar adalah kalangan remaja sekolah saat ini. Mereka lebih cenderung menggunakan sepeda motor daripada sepeda ontel untuk pergi ke sekolah.&lt;br /&gt;Oh, iya karena hampir setengahnya siswa yang tidak memakai sepeda ontel dikarenakan dengan berbagai alasan, ada yang bilang malas mengayuh alias mancal, ada yang bilang naik sepeda ontel itu lama, enak naik sepeda motor, angkot atau numpang.Eh…eh…eh ada yang bilang lagi kalau cewek naik sepeda ontel itu takut kecapekan dan takut make upnya luntur kena keringat terus berhubung dengan masuk sekolahnya siang mereka takut kulit jadi hitam. Wow hanya karena alasan itu mereka lebih milih naik angkot, tetapi  kalau hanya dengan alasan itu lebih baik jangan dibiasakan, naik angkot sih boleh-boleh saja tetapi kalau ynag naik angkot itu rumahnya dekat kan lebih baik naik sepeda ontel. Kita-kita sih nggak heran kalau yang naik angkot rumahnya jauh banget dari sekolah. Terus kalau untuk kaum cowok nggak numpang di kendaraan temannya atau numpang di kendaraan orang lain biasanya banyak yang gengsi kalau nggak pakai sepeda motor model terbaru atau nggak punya uang untuk naik angkot. Ups tidak punya uang untuk naik angkot sepertinya tidak mungkin deh, paling-paling ya malas untuk menyisihkan uang jajan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JcySLcJjI/AAAAAAAAAQI/-a0KAknxmho/s1600-h/Sepeda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JcySLcJjI/AAAAAAAAAQI/-a0KAknxmho/s200/Sepeda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441013318760015410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; “Habisnya kalau kita pakai sepeda takutnya terlambat, daripada kena hukum di sekolah khan mending naik sepeda motor aja,” kata Rudi pelajar SMK Mandala Canggu. &lt;br /&gt;“Kita sih maunya naik sepeda saja sekalian olahraga, tapi ya gimana lagi kita khan sudah disediain ortu sepeda motor,” komentar Catra pelajar kelas XII MA. Al-Musthofa Canggu.&lt;br /&gt;Lain lain komentar Ofi siswi kelas VII SMPN 2 Jetis, “Mending kita naik angkot aja, soalnya takut kalau kulit kita hitam sih he...he...,” waduh alasanya!&lt;br /&gt;Nah, sobat itulah beberapa alasan yang mereka kemukakan mengenai alasan mereka lebih memilih sepeda motor daripada sepeda ontel untuk pergi kesekolah. Sepeda motor memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan sepeda ontel. Dengan naik sepeda motor kita bisa menuju suatu tempat lebih cepat jika dengan naik sepeda ontel. &lt;br /&gt;Padahala kalau kita runut lebih lanjut jika kita naik sepeda motor justru akan merugikan kita. Misalnya saja kita harus rutin mengeluarkan uang untuk membeli bensin agar sepeda motor dapat digunakan. Selain itu polusi dari sepeda motor juga dapat merusak kesehatan kita. Sepeda ontel juga merupakan alat transportasi, tetapi sepeda ontel merupakan alat transportasi sederhana yang banyak memiliki keuntungan tersendiri untuk kita. Harganya yang murah jika dibandingkan sepeda motor menyebabkan semua kalangan masyarakat mampu untuk membelinya. &lt;br /&gt;Selain itu naik sepeda ontel tidak perlu menggunakan bensin sebagai tenaganya. Cukup kita makan yang banyak untuk bisa mengayuhnya. Hal ini dapat menyehatkan tubuh kita, sebab saat mengayuh sepeda, tubuh kita ikut bergerak, terutama kaki. Hal ini dapat menghasilkan keringat. Sobat Kamus tahu kan bahwa tanda orang sehat adalah berkeringat. &lt;br /&gt;Keuntungan lainnya adalah kita tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli bensin, kan sepeda ontel bahan bakarnya bukan bensin melainkan makanan yang banyak untuk tenaga kita dalam mengayuh sepeda.&lt;br /&gt;Sobat, sepeda ontel adalah wujud kebudayaan kita yang paling sederhana. Sebab kendaraaan inilah yang merupakan kendaraan modern pertama yang dijumpai di Indonesia. Peduli dengan sepeda ontel berarti kita peduli warisan bangsa sendiri. Nah buat sobat yang pergi sekolah naik sepeda ontel nggak usah malu yach!!! Anggap saja kita peduli dengan warisan bangsa dan suka mencerminkan hidup yang sederhana. (TIM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Lebih Untung Kenapa Ditinggalkan?&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JcyjVMX8I/AAAAAAAAAQQ/c41n-rYcmb4/s1600-h/sepeda+7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 163px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JcyjVMX8I/AAAAAAAAAQQ/c41n-rYcmb4/s200/sepeda+7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441013323364327362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sobat ada loh banyak keuntungan dari naik sepeda ontel, mau tahu??? ayo, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;1. Menghemat biaya&lt;br /&gt;2. Tidak merepotkan orang lain, tapi dengan catatan bukan sepeda pinjam dengan cara memaksa dan tidak merepotkan itu &lt;br /&gt;3. Tidak perlu numpang dikendaraan orang lain&lt;br /&gt;4. Semakin sering bersepeda semakin sehat lumayan juga hitung-hitung olahraga&lt;br /&gt;5. Mencegah polusi udara, kan kasihan bumi kita sudah kepanasan &lt;br /&gt;6. Termasuk gaya hidup hemat dan sehat.&lt;br /&gt;7. Kalau nggak bawa Helm, SIM, STNK nggak bakal deh ditilang sama polisi yang patroli&lt;br /&gt;8. Semakin banyak sepeda ontel semakin tertib juga lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan yang tinggi&lt;br /&gt;9. Mengurangi semrawut suara riuh kendaraan/ pencemaran suara di Indonesia&lt;br /&gt;10. Mengurangi beban pemerintah dalam mensubsidi BBM    &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Ontel, Jengki, Kumbang dan Sundung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah sepeda bermula di Eropa. Sekitar tahun 1790, sebuah sepeda pertama berhasil dibangun di Inggris. Cikal bakal sepeda ini diberi nama Hobby Horses dan Celeriferes.&lt;br /&gt;Keduanya belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu. Bisa dibayangkan, betapa canggung dan besar tampilan kedua sepeda tadi. Meski begitu, mereka cukup menolong orang-orang – pada masa itu – untuk berjalan. Penemuan fenomenal dalam kisah masa lalu sepeda tercipta berkat Baron Karl Von Drais.&lt;br /&gt;Von Drais yang tercatat sebagai mahasiswa matematik dan mekanik di Heidelberg, Jerman berhasil melakukan terobosan penting, yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling kebun. Ia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama, Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JczNHYY0I/AAAAAAAAAQg/k2Kpiudr6RA/s1600-h/sepeda+2.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 148px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JczNHYY0I/AAAAAAAAAQg/k2Kpiudr6RA/s200/sepeda+2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441013334580683586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Proses penciptaan selanjutnya dilakukan Kirkpatrick Macmillan. Pada tahun 1839, ia menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dengan ban depan Draisienne. Untuk menjalankannya, tinggal mengayuh pedal yang ada. James Starley mulai membangun sepeda di Inggris di tahun 1870. Ia memproduksi sepeda dengan roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil. Sepeda jenis ini sangat populer di seluruh Eropa. Sebab Starley berhasil membuat terobosan dengan mencipta roda berjari-jari dan metode cross-tangent. Sampai kini, kedua teknologi itu masih terus dipakai. Buntutnya, sepeda menjadi lebih ringan untuk dikayuh.&lt;br /&gt;Sayangnya, sepeda dengan roda yang besar itu memiliki banyak kekurangan. Ini menjadi dilema bagi orang-orang yang berperawakan mungil dan wanita. Karena posisi pedal dan jok yang cukup tinggi, mereka mengeluhkan kesulitan untuk mengendarainya. Sampai akhirnya, keponakan James Starley, John Kemp Starley menemukan solusinya. Ia menciptakan sepeda yang lebih aman untuk dikendarai oleh siapa saja pada 1886. Sepeda ini sudah punya rantai untuk menggerakkan roda belakang dan ukuran kedua rodanya sama.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JcyzDHI3I/AAAAAAAAAQY/31t3yz3yPq4/s1600-h/sepeda+5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JcyzDHI3I/AAAAAAAAAQY/31t3yz3yPq4/s200/sepeda+5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441013327583454066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun penemuan tak kalah penting dilakukan John Boyd Dunlop pada 1888. Dunlop berhasil menemukan teknologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin (pneumatic tire). Dari sinilah, awal kemajuan sepeda yang pesat. Beragam bentuk sepeda berhasil diciptakan. Seperti diketahui kemudian, sepeda menjadi kendaraan yang mengasyikkan.&lt;br /&gt;Di Indonesia, perkembangan sepeda banyak dipengaruhi oleh kaum penjajah, terutama Belanda. Mereka memboyong sepeda produksi negerinya untuk dipakai berkeliling menikmati segarnya alam Indonesia. Kebiasaan itu menular pada kaum pribumi berdarah biru. Akhirnya, sepeda jadi alat transpor yang bergengsi.&lt;br /&gt;Pada masa berikutnya, saat peran sepeda makin terdesak oleh beragam teknologi yang disandang kendaraan bermesin (mobil dan motor), sebagian orang mulai tertarik untuk melestarikan sejarah lewat koleksi sepeda antik. Rata-rata, sepeda lawas mereka keluaran pabrikan Eropa. Angka tahunnya antara 1940 sampai 1950-an. Dan mereka sangat cermat dalam merawatnya.&lt;br /&gt;Di masyarakat kita, sepeda lawas itu dikenal dengan beberapa sebutan, seperti ontel, jengki, kumbang dan sundung. Kalau jengki itu kan asalnya dari kata jingke (bahasa Betawi, artinya berjinjit), jadi waktu naiknya kita harus berjingke saking tingginya. Kalau ontel, ya artinya diontel atau dikayuh. (dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-9075480999121948582?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/9075480999121948582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-sepeda-ontel-nasibmu-kini-naik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/9075480999121948582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/9075480999121948582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-sepeda-ontel-nasibmu-kini-naik.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4JcySLcJjI/AAAAAAAAAQI/-a0KAknxmho/s72-c/Sepeda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6763366069819935533</id><published>2010-02-22T17:18:00.004+07:00</published><updated>2010-02-22T17:23:22.470+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik-Pernik'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi: 6&lt;br /&gt;SIFATMU DAARI BINATANG PELIHARAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai-hai Kamus hadir lagi nih untuk ngasih tahu shobat semua. Kasih tahu apa coba, yap kali ini kamus mau kasih kabar kepada kamu semua dengan binatang-binatang yang ada disekitar kalian. Ternyata nih usut punya usut dan setelah Kamus bersemedi selama 3 bulan terakhir ini akhirnya Kamus mendapat wangsit kalau hewan yang dipelihara oleh seseorang juga melambangkan sifat orangnya lho. Nggak percaya? Nah ikuti aja sajian berikut, kalau memang cocok yang memang itu hasil semedi Kamus, tapi kalau nggak ya dimaklumin aja deh, Kamus khan suka ngawur he...he...he.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan &lt;br /&gt;Hewan yang setiap hari mandi, tapi tetap saja amis. Ini menandakan bahwa kalian suka yang bersih. Karena ikan itu amis, kalian sering pakai wewangian. Kalian selalu melakukan apa saja untuk menjaga penampilan, agar tetap PD. Kalu malam hari kalian jarang tidur (emang ada ikan tidur?), tapi kalian tetap saja suka membantu orang tua, dalam hal beres-beres rumah. Kalian selalu bisa menghormati yang lebih tua, tapi kalian tidak bisa menyayangi yang lebih muda. Terkadang ikan makan ikan. Itu berarti kalian suka memanfaatkan teman. Nah lho emang enak dimanfaatin teman? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sapi&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang penyayang banget sama binatang sapi kamu termasuk orang yang baik hati dan tidak sombong. Dari daging dan susu sapi di produksi mendapatkan keuntungan yang besar. Jadi kamu dapat membantu kebutuhan orang lain dari apa yang kamu miliki alis suka sedekah. Tapi sayang kamu juga termasuk orang yang kuper. Karena kamu hanya bisa menguasai satu bahasa di zaman yang sudah modern begini. Padahal banyak banget macam-macam bahasa seperti bahasa Indonesia, bahasa  Arab, bahasa Inggris, dll. Tapi kamu hanya pakai satu bahasa. Yaitu bahasa “sapi”. Emmmoooaaaahhh..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4Jao5NaJLI/AAAAAAAAAQA/ZXoZwABIb7c/s1600-h/Kegemaran.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4Jao5NaJLI/AAAAAAAAAQA/ZXoZwABIb7c/s200/Kegemaran.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441010958415307954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kambing&lt;br /&gt;Lho...lho...jangan heran dulu dong...nggak ada salahnya kan kalau binatang favorit kita kambing ?? biasanya nih  orang yang menyukai binatang ini nggak heran kalau orangnya suka membanggakan dirinya sendiri. Buktinya saja dia selalu teriak-teriak namanya “embek-embek” bener nggak ?? makanya Kamus menyebutnya gitu. Tapi tipe orangnya itu agak jorok sih, jarang mau mandi, baunya nggak ketulungan deh. Pokoknya super jorok. Tapi emang sih kalau makan itu nggak rewel apa adanya!! Nah yang ini patut di contoh. Jangan salah tipe orang seperti ini tuh ...berpegang teguh pada prinsipnya lho...?? Dia itu pantang menyerah dan berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan apa yang ingin di raih dan dimiliki orang itu. Makanya hati-hati dengan si dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucing&lt;br /&gt;Lucu, punya bulu yang halus, indah dan suka makan ikan, merupakan beberapa ciri dari binatang ini. Selain itu manja banget kalau lagi di elus-elus bulunya. Siapakah dia ???, yups dia adalah kucing. Binatang yang satu ini emang nggak asing lagi buat kita. Apalagi sifatnya yang familiar banget, membuat kita senang memelihara binatang ini. Tahu nggak shobat kamus kalau binatang yang satu ini juga binatang kesayangan salah satu shahabat Rasulullah, Abu Hurairah, periwayat hadis paling banyak itu loeh! Jika dipelihara sejak kecil binatang ini bisa ngerti dan nurut dan ngerti maksud kita, kalaa kita sedang berbicara padanya. Nah, bagi shobat kamus yang suka banget sama si kucing, berarti sobat kamus merupakan tipe-tipe orang yang bersifat manis, mudah menyesuaikan diri dengan hal-hal yang baru, penurut, suka di manja, trus suka memberontak akan hal-hal yang tak sesuai dengan keinginan sobat kamus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing&lt;br /&gt;Nah kalau hewan ini khusus shobat yang non muslim, emang ada pembaca Kamus yang non muslim, ya tentu saja ada dong Kamus khan majalah terkenal seluruh... malu ah nyebutin. &lt;br /&gt;Anjing merupakan hewan yang mempunyai ciri-ciri mengeluarkan lidahnya dan keras kepala. Bagi kamu yang suka hewan ini berarti kamu mempunyai sifat acuh tak acuh seperti yang dilakukam hewan ini meskipun ada yang berbicara selalu mengeluarkan lidahnya. Tapi kamu mempunyai sifat tanggung jawab yang besar  seperti yang dilakukan hewan ini yang selalu menjaga apa yang di perintahkan atau di titipkan pada hewan ini. Kepekaan sosial adalah yang patut dibanggakan dari penyuka binatang ini. Tahu khan kalau daya penciuman anjing tuh tajam banget. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamster &lt;br /&gt;Bagi penggemar hewan imut ini karakter kamu nggak jauh beda dengan hewan yang suka olahraga ini sama seperti kamu. Kamu itu tahan dari omongan-omongan orang walaupun mereka berkata apa kamu tetap di pendirian kamu. Watak berfikiran kamu juga keras abis kayak batu tapi kamu itu bertanggung jawab dan pemberani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monyet&lt;br /&gt;Monyet salah satu binatang yang sering temen-temen jumpai. Jangan-jangan temen-temen suka dengan binatang satu ini? Yang suka sama monyet, mempunyai sifat humoris  suka menghibur orang. Dan yang tidak kalah serunya teman-teman yang suka monyet suka banget berakting menunjukkan aksi-aksinya dalam dunia entertain. Wah.....seru ya pasti teman-teman banyak uang dan banyak penggemarnya jadi artis. Eits tapi ada sifat buruknya lho dia itu mudah marah bila kalian menyakiti hatinya dan sangat rakus apa aja dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ular &lt;br /&gt;Ulah biasanya identik dengan sosok yang menyeramkan, suka menggigit atau mengeluarkan bisanya dengan jalannya yang lengak-lengok. Ini biasanya dipunyai oleh orang yang centil, endel, dan dia nggak mau diatur. Tapi dia kalau ngomong sangat menusuk di hati kayak mengeluarkan bisa. Dan dia suka sekali dengan baju-baju yang mencolok seperti warna kulitnya. Bagusnya nih, penggemar ular berarti di sosok yang luwes dengan pergaulan tak pernah milih-milih teman tapi kuat fisiknya. Parahnya suka menelan mentah-mentah omongan teman sehingga mudah terpengaruh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayam&lt;br /&gt;Orang yang biasanya memelihara hewan ayam dia termasuk hewan yang jorok lihat saja di depan atau di belakang rumahnya pasti banyak kotoran. Tapi orang yang menyukai hewan ayam dia adalalah orang yang mandiri dan bermanfaat bagi seluruh orang lainnya.  Tidak semua orang suka dengannya  karena kejorokannya dia selalu di gosipkan oleh orang lain tetapi dia mempunyai telinga tebal atau sabar dan tabah. Ayam bermanfaat dari bulunya sampai ususnya berarti orang itu suka beramal  dan menolong orang yang sedang kesusahan dengan cara doa sampai memberi bantuan bahkan nyawa taruhannya. Penggemar ayam juga tipe orang yang tidak mau menggantungkan dirinya pada orang lain asal bisa diatasi maka dia tangani sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelinci&lt;br /&gt;Hewan yang imut karena bulunya yang tebal dan menarik makanya cuma wortel untuk menjaga kesehatannya. Bagi kamu yang suka hewan ini, bagi cowok berarti kamu punya hati seperti malaikat, kalau cewek hatinya suci bagaikan bidadari karena cinta kamu abadi selamanya. Dalam cinta kesetiaanmu bisa diandalkan tetapi dalam shobatan kamu suka berpindah dan meloncat-loncat gara-gara masalah sedikit saja kamu sewot. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung&lt;br /&gt;Banyak yang tergoda dengan suara burung yang suka cuap-cuap. Berarti kamu ahli pidato atau orator yang bisa saja mempengaruhi orang dari sekedar omonganmu. Bulumu yang indah berarti kamu suka penampilan yang bisa membuat orang terlena. Cita-citamu tinggi bahkan setinggi langit. Awas jatuh. Tetapi juga karena suaramu juga membuat orang jengkel juga sebab kamu jarang sekali mau mendengarkan omongan orang karena terlalu yakin dengan pendirianmu. Sekali-kali dengar nasihat orang non. Meski begitu banyak penggemar hewan ini merasa dirinya kurang bebas hati bagai terpenjara. Uh sedih banget tuuh..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6763366069819935533?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6763366069819935533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-sifatmu-daari-binatang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6763366069819935533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6763366069819935533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-sifatmu-daari-binatang.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S4Jao5NaJLI/AAAAAAAAAQA/ZXoZwABIb7c/s72-c/Kegemaran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1923546384686974709</id><published>2010-02-22T17:15:00.000+07:00</published><updated>2010-02-22T17:18:12.302+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uswatun Hasanah'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi: 6&lt;br /&gt;SHOLAT TAHAJUD SUDAH MENJADI KESEHARIAN &lt;br /&gt;Sholat Tahajud sudah menjadi keseharian mungkin ini judul yang paling cocok untuk guru yang satu ini. Dalam mengajar beliau selalu menyampaikan materi-materi agama dengan gayanya yang khas yaitu dengan kekocakannya. &lt;br /&gt;Beliau banyak digemari oleh siswa-siswi MI-MTs-MA Al-Musthofa, ada lagi yang khas dari beliau yaitu cara mengajar murid dengan cara sersan. Lho kok sersan bukanya itu nama pangkat TNI? Oh…tidak tetapi sersan itu artinya serius tapi santai. Beliau dalam menghadapi suatu apapun tak pernah gentar karena selalu merasa dirinya selalu berada dibawah lindungan Allah Swt. Karena dibekali ilmu agama. Beliau akan selalu meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Swt. Siapa lagi kalau bukan Bapak Masri, A.Ma. guru yang mengabdi di Yayasan Al-Musthofa ± 15 tahun.&lt;br /&gt;Oh ya shobat! Pada hari senin tepatnya pada tanggal 8 Agustus 2008, sekitar pukul 15.30 Wib Kamus berhasil membikin janji dan berbincang-bincang dengan beliau diserambi Masjid. Senyum manis dari Pak Masri menyambut kedatangan kami dengan wajah berseri-seri setelah terkena air wudlu sepertinya Pak Masri mau meluangkan waktunya untuk kami wawancarai.&lt;br /&gt;Sepertinya lansung saja ya shobat tanpa banyak basa-basi mari kita bersam-sama mendengarkan apa saja tanggapan beliau. &lt;br /&gt;Dalam menyambut HUT RI kita khan mengenang jasa pahlawan, menurut Bapak pahlawan itu apa sih Pak?&lt;br /&gt;Menurut saya pahlawan itu orang yang berjasa yang jasanya bisa dinikmati semua kalangan, terus ada juga lho pahlawan syuhada’. &lt;br /&gt;Apa sih Pak perberbedaan pahlawan dengan syuhada’?&lt;br /&gt;Pahlawan itu nilai baiknya hanya didunia sedangkan syuhada’ pahlawan yang dijamin masuk syurga atau pahlawan syuhada’ itu selalu identik dengan Islam dan jika meninggal dia mati syahid, contohnya: rela membela kehormatan orang tua dan agama. Jika mati dalam berjuang dia mati syahid.&lt;br /&gt;Bagaimana penilaian Bapak tentang perjuangan pahlawan terdahulu pada sebelum, selama dan sesudah 1945 dengan para pemuda bangsa saat ini?&lt;br /&gt;Jika perang atau berjuang dalam akhlak pemuda sekarang belum 100% yang mengerti kemerdekaan. Kita perlu sejak dini dibekali ilmu agama Islam supaya mengerti arti perjuangan pahlawan dan syuhada’.&lt;br /&gt;Apa yang Bapak ketahui tentang perjuangan bangsa Indonesia?&lt;br /&gt;Yang saya ketahui jangan hanya lahir jasa merdeka batin juga harus merdeka contohnya kyai saja dulu kalau akan beribadah sembunyi-sembunyi supaya tidak ketahuan dengan penjajah. Itu namanya batin diusahakan merdeka.&lt;br /&gt;Bagaimana menurut Bapak cara untuk mengisi kemerdekaan?&lt;br /&gt;Yang harus diperingati oleh bangsa Indonesia jika HUT RI seperti syukuran atau bersyukur meskipun hanya dengan cara mendoakan pahlawan .&lt;br /&gt;Hikmah apa yang dapat dipetik dari HUT RI, Pak?&lt;br /&gt;Bayangkan saja jika belum merdeka tidak akan seperti ini mungkin masih dibawa penjajah. &lt;br /&gt;Apa pesan Bapak kepada siswa-siswi untuk menyikapi kemerdekaan ini?&lt;br /&gt;Dengan datangnya globalisasi kita tidak dapat membendung yang harus kita siapkan iman dan taqwa, sholat malam walaupun hanya 2 rakaat. Etika pendidikan dalam meminta harus diikuti dengan memuja-muji Allah. Barang siapa ingin bahagia di dunia dan akhirat harus dibekali ilmu umum dan agama karena keduanya sangatlah penting dikalangan pelajar.&lt;br /&gt;Apa ada hubungan perlombaan dengan perjuangan nasionalisme? dan bisa nggak Pak pemuda sekarang menjadi pahlawan padahal sekarang sudah tidak ada perang?&lt;br /&gt;Tidak berhubungan, tetapi pemuda sekarang harus berjuang melawan aqidah yang jelek dan hawa nafsu. Lebih besar perang aqidah karena sifatnya tidak terlihat karena orang kafir ingin menjebak, membunuh dan memjerumuskan orang Islam. Islam harus meninggalkan hal-hal yang membuat dirinya terperosok.&lt;br /&gt;Oh ya Pak, meskipun Bapak sudah tua tubuh Bapak tetap sehat, segar, bugar apa sih rahasianya Pak?&lt;br /&gt;Rahasianya hanya makan-makanan yang menyehatkan, halal dan baik dikonsumsi. Tetapi jika makananya subhat atau ragu-ragu lebih baik tidak dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Pak Masri semuanya selalu dihubungkan dengan agama Islam dan caranya dalam memberi jawaban atau keputusan selalu meminta petunjuk kepada Allah Swt. Pak Masri sebagai seorang ayah bagi putra-putrinya dapat memberi contoh tauladan yang baik dan bermanfaat, serta untuk yang isrtinya yang kedua. Lho bukan berarti Pak Masri poligami lho. Istri pertamanya bernama Ibu Urifah seudah wafat beberapa tahun yang lalu dan istrinya yang sekarang bernama Ibu Yuli Erna. Jika shobat Kamus ingin seperti Pak Masri contoh saja apa yang diajarkan beliau. Sudah lama juga nih kamus ngobrol sama Pak Masri itu artinya kamus harus pamit, kepada guru yang berkelahiran diSidoarjo, 13 maret 1948. trimakasih ya Pak Masri.(EC, EF, ANJ, NFF,AR)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1923546384686974709?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1923546384686974709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-sholat-tahajud-sudah-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1923546384686974709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1923546384686974709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-sholat-tahajud-sudah-menjadi.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7185509614434215721</id><published>2010-02-18T17:48:00.001+07:00</published><updated>2010-02-18T17:51:44.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tafakur'/><title type='text'></title><content type='html'>Malam Barokah&lt;br /&gt;Oleh: Putri Nur Indah Sari (XIIB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuzulul Qur’an, yang secara harfiah berarti turunnya Al Qur’an (kitab suci agama Islam) adalah peristiwa penting penurunan wahyu Allah pertama kepada Nabi dan Rasul terakhir agama Islam yakni Nabi Muhammad SAW. Pada bulan Ramadhan banyak umat Islam yang memperingati Nuzulul Qur’an. Turunya al-Qur’an untuk yang pertama kalinya merupakan tonggak sejarah munculnya satu syari’at baru dari agama-agama tauhid sebelumnya.&lt;br /&gt;Kapan Turunnya Nuzulul Qur’an?&lt;br /&gt;Menurut Syekh Shafiyur Rahnman al-Mubarakfury (penulis Sirah Nabawiyah) menyatakan bahwa para ahli sejarah banyak berbeda pendapat tentang kapan waktunya pertama kali diturunkannya al-Qur’an, pada bulan apa dan tanggal berapa?&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan tanggal 8 Rabiul Awwal dan 18 Rabiul Awwal yang diriwayatkan dari Ibnu Umar ra. Ada yang menyatakan tanggal 7 (hari Senin), 14 (hari Senin), 17 (hari Kamis), 21 (hari Senin) dan ada yang menyatakan tanggal 27 (hari Kamis).&lt;br /&gt;Tapi menurut pendapat Tarikh Islam untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Ramadhan diriwayatkan dari sahabat Al Bara’ bin Azib dan dipilih oleh Ibnu Ishaq, kemudian oleh Ustadz Muhammad Huzhari Bik.&lt;br /&gt;Pendapat 21 Ramadhan dipilih oleh syekh al-Mubarak Furiy, karena Lailatul Qodr ada pada malam ganjil, sedangkan hari Ssenin pada tahun itu adalah tanggal 7, 14, 21, dan 28 sedangkan pendapat 24 Ramadhan diriwayatkan dari Aisyah, Jabir dan Watsilah bin Asqo. “Ini sangat kuat dari segi riwayat.” &lt;br /&gt;Dan peristiwa Nuzulul Qur’an atau turunnya wahyu pertama “Sesungguhnya Allah telah menurunkannya pada malam kemuliaan” (al-Qodr : 1)&lt;br /&gt;“Malam kemuliaan” adalah Lailatul Qodr, yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, keagungan, dan penuh barokah karena pada malam itu permulaan turunnya al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30bp_aoarI/AAAAAAAAAPw/7JQt7-KdtmE/s1600-h/Nuzulul+UQr%27an.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30bp_aoarI/AAAAAAAAAPw/7JQt7-KdtmE/s200/Nuzulul+UQr%27an.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439534333145148082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat diturunkan Wahyu Pertama Nabi Muhammad sedang berkhalwat (semedi) di gua Hira. Di gua itulah Muhammad merenung dan berfikir meminta petunjuk kepada yang maha kuasa untuk merubah moral bangsanya yang sudah melebihi batas toleransi. Saat itulah  Beliau didatangi malaikat Jibril yang diutus oleh Allah Swt. untuk menyampaikan wahyu untuk yang pertama kalinya dan saat itu Muhammad berusia 40 tahun, selanjudnya Jibril mengatakan. “Iqro yaa Muhammad” (bacalah hai Muhammad) da saat itu seakan-akan Nabi Muhammmad tak sanggup untuk menirukan sampai diulangi malaikat Jibril beberapa kali dan kemudian diikuti oleh Muhammad dengan lancar da fasih. Yaitu wahyu pertama surat al-Alaq ayat 1-5 yang bila duterjemahkan menjadi:&lt;br /&gt;Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menyiptakan &lt;br /&gt;Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.&lt;br /&gt;Bacalah, dan Tuhanmula Yang Maha Pemurah,&lt;br /&gt;Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam.&lt;br /&gt;Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. &lt;br /&gt;Inilah ayat yang pertama turun yang menjadi tonggak sejarah bagi umat Islam dan kerasulan Nabi Muhammad Saw. Selanjudnya Allah Swt. menurunbkan ayat-ayat al-Qur’an lainnya selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Dan al-Qur’an ini benar-benar wahyu Allah, bukan rekayasa bangsa Arab dan bukan hanya untuk bangsa Arab saja. Sehingga al-Quran tetap terjaga kemurniannya sampai akhir zaman. Dan banyak orang-orang mu’min yang huffadh (hapal) al-Qur’an untuk menjaga kemurnian al-Qur’an.&lt;br /&gt;Maka tidak pernah terputus dan habis pada tiap-tiap generasi para penghafal al-Qur’an selalu bermunculan. Maka tidak aneh jika ada orang yang berniat merubah dan menyelewengkan kebenaran Al-Qur’an pasti akan ketahuan.&lt;br /&gt;Dan pada bulan Ramadhan kemarin banyak yang memperingati peristiwa turunnya al-Qur’an bukanlah cara orang-orang sholeh yang muttaqin. Akan tetapi jejak ulama-ulama salaf adalah membaca al-Qur’an, membaca dan membacanya lagi. &lt;br /&gt;Apalagi dibulan Ramadhan, bulan Al-Qur’an ini Umar Radhiallahu anhu berkata: “Seandainnya kita bersih, tentu akan merasa kenyang dari kalam Allah. Sesungguhnya aku amat tidak suka manakala datang sebuah hari sementara aku tidak membaca al-Qur’an.” Setiap hari Umar bin Khattab selalu membaca al-Qur’an dan juga para tabi’in. Maka bila bulan Ramadhan tiba mereka mengkhususkan diri untuk membaca sehingga dalam satu bulan khatam al-Qur’an berpuluh-puluh kali.&lt;br /&gt;Al-Qur’an adalah pusat kehidupan. Banyak hikmah yang kita ambil dalam al-Qur’an dan kehidupan kita sudah tertulis di al-Qur’an. Pada saat Nuzulul Qur’an atau pada bulan Ramadhan perbanyaklah membacanya. Kita berdoa agar damai hati ini mendengar melafadzkan senandung ayat suci al-Qur’an juga diikuti kedamaian, ketentraman, dan Rahmad karena Tuhan akan segera datang pada siapa yang membacanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7185509614434215721?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7185509614434215721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/malam-barokah-oleh-putri-nur-indah-sari.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7185509614434215721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7185509614434215721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/malam-barokah-oleh-putri-nur-indah-sari.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30bp_aoarI/AAAAAAAAAPw/7JQt7-KdtmE/s72-c/Nuzulul+UQr%27an.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7486955640453224455</id><published>2010-02-18T17:45:00.001+07:00</published><updated>2010-02-18T17:48:10.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi 6&lt;br /&gt;MENUNGGU MU’JIZAT&lt;br /&gt;Oleh: Retno Wati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu aku nggak bisa tidur, meski sebenarnya mataku begitu penat, dadaku sesak, nafas terasa tersendat. Aku mencoba melupakan sakit itu tapi tak sanggup, hingga malam itu aku dilarikan kerumah sakit. Dalam dinginnya angin malam, laju mobilpun begitu kencang sampai akhirnya berhenti dihalaman rumah sakit. Bergegas aku dibawa ke ruang ICU dengan menggunakan kursi roda. Tubuhku kejang dan nafas tersendat-sendat, dengan cekatan suster itu memasangkan alat bantu pernapasan pada hidungku, infuspun dipasang di pergelangan tangan kananku, serta monitor kecil yang lengkap dengan kabel-kabel kecil yang dipasang di tubuhku untuk merekam jantungku. &lt;br /&gt;Selama lebih dari 30 menit aku berada diruang ICU dengan keadaan kritis, aku hanya bisa terdiam dan terus berdoa dalam hati semoga aku diberi mu’jizat oleh Allah untuk hidup. Dokter Salam begitu gigih memperjuangkan hidupku yang hanya dalam 5 menit saja terlambat dibawa ke rumah sakit nyawaku tak akan tertolong lagi. &lt;br /&gt;Setelah alat perekam jantung itu di lepas dari tubuhku, akupun dipindah keruang inap, selang beberapa menit, dokter jaga datang bersama seorang suster dengan membawa obat. Setelah kuminum, akupun terlelap hingga esok pagi.&lt;br /&gt;Sepekan aku dirawat di rumah sakit dan sore itu aku diperbolehkan pulang meski keadaanku masih sangat lemas. Aku diharuskan untuk tidak melakukan aktivitas yang berat-berat selama 6 bulan supaya penyakitku tidak kambuh lagi. Tapi…. Belum genap 3 bulan, aku sudah disuguhi aktivitas yang menurut kondisi kesehatanku itu cukup berat. Pihak sekolah mengharuskan aku untuk mengikuti kegiatan tersebut, dan tentu saja aku mengikuti kegiatan itu tanpa memikirkan kobndisiku. &lt;br /&gt;Sore itu kurebahkan tubuhku dipembarinngan, karena terlalu capek, aku tertidur pulas hingga esok menjelang. Ketika aku bangun dari tidurku, jantungku terasa sakit, dan setelah ku lihat ternyata ada benjolan ditubuhku. Aku kaget, langsung kuberitahu ibuku tentang hal itu. Tak menunggu lama ibupun membawaku kerumah sakit. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, aku diharuskan opname selama sepekan, untuk kedua kalinya aku diopname, dan kali ini aku bagai disambar petir disiang bolong. Dokter Salam menyatakan aku mengalami pembengkakan pada jantung serta penyakit paru-paru. &lt;br /&gt;Aku terkulai lemas tak berdaya setelah mendengar semua itu, hanya air mata yang membasahi kedua pipiku yang menjadi saksi bisu betapa hancurnya hatiku.&lt;br /&gt;Sesampainya dirumah aku hanya terdiam, tak sepatah katapun kuucapkan. Aku mengurung diri dikamar dan tak mau bertemu dengan siapapun termasuk Dava kekasihku. Hanya linangan air mata dan kesunyian yang menjadi teman sejatiku, tanpa harus ada sesosok jiwa yang menemaniku.&lt;br /&gt;Pagi menjelang, aku terbangun dari tidurku yang tak nyenyak. Dalam hati aku berkata “inilah kehidupanku yang baru,  dimana tak ada lagi keceriaan yang berarti dalam hidupku.” Butir demi butir obat harus aku minum tiap pagi, siang, dan sore hari tanpa ku tahu kapan ku harus ku hentikan semua itu. &lt;br /&gt;Sepekan berlalu, kini aku kembali kesekolah untuk belajar. Pagi itu aku berangkat lebih awal dari yang lainnya, ketika ku berdiri didepan pintu, Pak Rafi bertanya padaku:&lt;br /&gt;“Lho Ren, kamu sudah sehat ta, kok sudah masuk sekolah lagi?” tanya Pak Rafi. “Apa tidak sebaiknya kamu istirahat dulu dirumah?” lanjutnya.&lt;br /&gt;“ Ah….tidak apa kok Pak, Alhamdulillah saya sudah baikan.” jawabku singkat. &lt;br /&gt;Setelah Pak Rafi berlalu, Lena dan Ayu sahabatku datang. Mereka memelukku secara bergantian sambil berkata.&lt;br /&gt;“Apa kabar Rena, kamu sudah sehat kan? Kita berdua kangen bgt sama kamu.” &lt;br /&gt;Akupun hanya melontarkan senyuman. Bel berbunyi tanda jam pelajaran akan dimulai, selang lima menit Pak Hermanto pun datang dengan membawah setumpuk buku. &lt;br /&gt;“Lena, kemarin Pak Hermanto ngasih tugas ya? Emang tugas apaan? Kok kamu nggak ngasih tahu aku?” tanyaku pelan.&lt;br /&gt;“Iya, kemarin Beliau ngasih tugas kimia,” Jawab Lena.&lt;br /&gt;“Kemarin kamu kan sakit, jadi nggak masalah kalau kamu nggak ngerjakan tugas itu.” Lanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30au724EtI/AAAAAAAAAPo/5coZHpk-Eb8/s1600-h/Menunggu+Mukjizat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30au724EtI/AAAAAAAAAPo/5coZHpk-Eb8/s200/Menunggu+Mukjizat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439533318577590994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“ Selamat pagi anak-anak?” ucap Pak Hermanto.&lt;br /&gt;“Selamat pagi Pak.” Jawab anak-anak.&lt;br /&gt;“Apa kabar Rena, gimana keadaanmu, apa sudah sehat?” tanya pak Hermanto.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, Pak” jawabku singkat.&lt;br /&gt;“Kamu sakit apa Rena, kok kelihatannya wajahmu masih pucat?” tanya Pak Hermanto.&lt;br /&gt;Mendengar pertanyaan itu, akupun tak bisa menjawabnya. Aku hanya bisa tertunduk dan menangis. Aku tak sanggup mengatakan kepada semua orang kalau aku mempunyai penyakit paru-paru, sesak napas, serta pembengkakan pada jantung. &lt;br /&gt;“Lho, kamu kok nangis Rena?” ucap Pak Hermanto heran.&lt;br /&gt;“Ya sudah kalau kamu masih belum mau cerita, mungkin kamu masih belum siap untuk memberi tahu kami apa yang telah terjadi,” Lanjutnya.&lt;br /&gt;Hari sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, bel dibunyikan tanda jam pelajaran telah berakhir. Bergegas aku mengemasi barang-barangku dan segera beranjak dari tempat duduk. Bersama kedua sahabatku, aku berjalan  menuju gerbang untuk menunggu jemputan. &lt;br /&gt;Dan betapa kagetnya aku ketika kulihat seseorang berdiri didepan pos satpam. Bukan Ayahku, Ibuku atau pula Kakakku yang menjemputku, melainkan Dava kekasih hatiku. Ingin aku berlari dan menghindar darinya, tapi aku tak kuasa karena Dava berlari menghampiriku dan memegang tanganku erat-erat&lt;br /&gt;“Yank... pulang sama aku yuk, aku pengen ngomong sesuatu sama kamu, pleace? Kali ini jangan tolak kehadiranku ya yank, aku cinta banget sama kamu, aku nggak mau kehilangan kamu sayank,” ucapnya panjang lebar. &lt;br /&gt;“Sudahlah Rena, kamu nggak bisa terus-terusan seperti ini, kamu nggak bisa terus-terusan menghindar dari Dava,” ucap Lena.&lt;br /&gt;“Iya Ren, kasihan juga kan kalau Dava seperti ini terus, lagian cinta kan nggak memandang apapun, meskipun kamu lagi sakit, cinta Dava tak berkurang padamu,” lanjut Ayu.&lt;br /&gt;“Ya sudah, aku mau pulang sama kamu,” ucapku singkat pada Dava.&lt;br /&gt;“Nah…..gitu donk sayang,” jawab Dava gembira.&lt;br /&gt;“Eh, kalian bareng juga ya biar kita bisa pulang sama-sama,” pintaku pada Lena dan Ayu.&lt;br /&gt;“Ah, nggak usah, kita berdua sudah dijemput kok, kalian duluan aja,” jawab Lena.&lt;br /&gt;“Ya sudah aku duluan ya,” lanjutku.&lt;br /&gt;“OK! Good luck ya,” jawab Lena dan Ayu serentak.&lt;br /&gt;Sesampainya dirumah, aku langsung merebahkan tubuhku di sofa ruang tengah. Badanku terasa lemas, air mataku menetes menahan sakit. Selang beberapa menit ibuku datang dengan membawa sepiring nasi, segelas air putih serta butiran-butiran obat yang membosankan.&lt;br /&gt;“Siang Tante,” sapa Dava ketika melihat ibuku datang,&lt;br /&gt;“Siang juga Dava, makasih ya karena kamu mau meluangkan waktu untuk menjemput  Rena.” jawab Ibuku sembari tersenyum.&lt;br /&gt;“Sama-sama Tante,” jawab Dava singkat,&lt;br /&gt;“Capek ya Sayank, mukamu pucat sekali, makan dulu gih, setelah itu minum obatnya,” kata ibuku&lt;br /&gt;“Biar saya saja yang nyuapin, Tante, tante istirahat aja” pinta Dava,&lt;br /&gt;“Makasih lho Dava, oh ya jangan lupa obatnya ya, Tante tinggal dulu” kata Ibuku. Setelah ibuku keluar aku berkata:&lt;br /&gt;“Sekarang kamu tahu kan gimana sedihnya hati aku. Setiap pagi, siang, sore hari aku harus menelan butiran-butiran obat yang sangat membosankan. Aku bukan lagi Rena yang kamu kenal dulu, aku juga bukan wanita yang sempurna lagi. Apa kamu gak malu punya pacar kayak aku?” ucapku mengawali pembicaraan setelah selesai makan.&lt;br /&gt;“Yank…apapun yang terjadi, seburuk apapun keadaanmu saat ini, cintaku padamu gak akan berubah. Mungkin ini adalah cobaan buat kamu dari Allah. Kamu yang sabar ya sayank, kita pasti bisa melewati semua ini. Yakinlah bahwa suatu saat nanti kamu pasti akan sembuh dan keadaan pasti akan kembali seperti semula, kita pasti akan bahagia seperti dulu lagi.” &lt;br /&gt;“Kamu jangan pernah tinggalkan aku lagi ya. Aku nggak sanggup untuk kehilangan kamu”, ucapnya panjang lebar meyakinkanku.&lt;br /&gt;Akupun tak sanggup untuk berkata-kata lagi, hanya air mata yang meleleh di wajahku. Tanpa ragu kupeluk erat-erat tubuhnya. Perasaanku bercampur aduk, semuanya seakan mimpi buruk buatku. Inginku terbangun dari tidurku dan meyakinkan hatiku  bahwa semua itu hanyalah mimpi belaka. &lt;br /&gt;Tapi…kenyataan yang terjadi tak sanggup lagi aku hindari. Sakit yang kurasakan telah membuatku berubah dari gadis yang periang menjadi gadis yang pendiam dan pemurung. Kini tak ada lagi senyum merekah yang terpancar dari wajahku, semua telah berubah 180o.&lt;br /&gt;Pancaran sinar matahari menyapaku dipagi hari. Nada selulerku terus berdering, puluhan SMS menghiasi layar selulerku, namun tak satupun yang kubalas. Hari ini memang Minggu yang cerah, waktu yang pas buat berkumpul dan bercanda dengan teman-teman. Namun tidak dengnku, karena bagiku semua ini sama saja. Secerah apapun hari ini, takkan mampu menghilangkan rasa sakit dalam tubuhku.&lt;br /&gt;“Tok…tok…tok! Rena, diluar ada Dava tuh, samperin gih” ucap ibu sontak membuyarkan lamunanku. Tanpa banyak bicara, akupun bergegas kaluar kamar untuk menemui sang pujaan hatiku. Baru bejalan beberapa langkah, tiba-tiba mataku berkunang-kunang, kepalaku pening dan akhirnya…bruk!!! Aku terjatuh tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;Saat aku tersadar, ternyata aku sudah berada di Rumah Sakit. Alat Bantu pernapasan, alat perekam jantung serta infus kembali dipasang ditubuhku.&lt;br /&gt;Dava, ibu, serta Ayahku berdiri dengan wajah sedih di sampingku, namun tidak dengan kakakku karena dia sedang bekerja diluar kota. Ibuku tak mampu lagi menahan air matanya, begitupun dengan Dava. Melihat keadaan itu membuat menangis pilu. Ayah dan Ibuku keluar karena tak sanggup melihat penderitan yang aku alami.&lt;br /&gt;“Sayang…dulu kamu pernah bilang takut akan kehilangan diriku. Tapi kini, perasaan itu telah hinggap pada diriku. Aku takut dengan kondisiku yang sekarang ini kamu akan ninggalin aku, Aku juga takut kalau aku akan ninggalin kamu, ayah, ibu serta kakakku untuk selamanya,” ucapku dengan nada tertatih-tatih.&lt;br /&gt;“Apa yang kamu katakan Sayank?” Tanya Dava heran.&lt;br /&gt;“ Bersabarlah! Kau pasti akan sembuh, kita pasti akan bahagia sayank,” lanjutnya&lt;br /&gt;“Tapi aku sudah nggak kuat lagi menahan rasa sakit ini, Aku salalu dibayang-bayangi oleh kematian,” rintihku.&lt;br /&gt;“Kematian hanya Allah yang tahu, kapanpun kita mati, kita harus siap. Tapi yakinlah bahwa hari ini kamu masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup meski dengan kondisi yang seperti ini,” terang Dava.&lt;br /&gt;“Tidurlah sayank…aku akan terus menjagamu, takkan pernah kupergi dari sisimu.” bisik Dava lembut.&lt;br /&gt;Akupun terpejam dengan hiasan air mata Dava yang menetes diwajahku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7486955640453224455?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7486955640453224455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-menunggu-mujizat-oleh-retno.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7486955640453224455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7486955640453224455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-menunggu-mujizat-oleh-retno.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30au724EtI/AAAAAAAAAPo/5coZHpk-Eb8/s72-c/Menunggu+Mukjizat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1220842336663448109</id><published>2010-02-18T17:40:00.000+07:00</published><updated>2010-02-18T17:44:42.956+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liputan'/><title type='text'></title><content type='html'>Sekali Lagi, Al-Musthofa Juara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti semua shobat tahu apa tuh Pramuka, yap! Gerakan yang dipelopori oleh Baden Powell sebagai Bapak Pandu sedunia pada ini yang bermetamorfosis sebagai Praja Muda Karana (Pramuka) di Indonesia siapa sih yang nggak tahu. Anak kecil aja tahu, iya nggak? &lt;br /&gt;Supaya ingat nih pada tanggal 14 Agustus 2008 kemarin Pramuka memperingati hari lahirnya yang ke-47. Wuih Pramuka sudah tua dong? Ya iyalah pendirinya Sri Sultan Hamengkubuwono X Aja sudah wafat sejak dulu kok. Makanya kalau kamu ngaku jadi anak sekolah terus nggak tahu apa itu Pramuka itu khan kebangetan. Apalagi tiap hari Jum’at dan Sabtu pakaian kebesaran Pramuka dijadikan seragam sekolah. &lt;br /&gt;Nah, ngomong-ngomong tentang HUT Pramuka ini, Kecamatan Jetis juga nggak ketinggalan lho untuk mengadakan perayaannya. Apa hayo kira-kira perayaannya? Apa lagi kalau nggak perkemahan. Pada hari Selasa s.d. Kamis tepatnya tanggal 12 s.d. 14 Agustus kemarin Kamabiran Jetis mengadakan perkemahan Akbar yang diberi tema “Dengan semangat kebangkitan nasional kita pacu perkembangan gerakan pramuka.” &lt;br /&gt;Perkemahan ini di adakan di lapangan Desa Kupang. Beda dengan tahun lalu yang di adakan di Desa Latcari Penompo. Biasa, biar pesertanya nggak bosan habisnya kalau tempat tetap yang lain bisa iri dong nggak pernah ditempti. &lt;br /&gt;Wah dari temanya aja kita tahu pasti tujuannya para peserta sudah tahu kalau Kebangkitan Nasional yang tahun ini sudah berumur satu abad dijadikan momentum untuk mencapai kemajuan baik dalam bidang Iptek maupun Imtaq, ya nggak shobat. Semoga aja tercapai ya cita-cita tersebut.&lt;br /&gt;Yang namanya even tahunan tentu saja pasti pesertanya banyak dong? Ya pastilah. Menurut data yang diperoleh Kamus nih jumlah peserta dan pembinanya serta kepanitiaannya mencapai 1000 lho. Wow banyak banget ya, apa semuanya makan nasi ya? he...he...he... ada aja nih Kamus. &lt;br /&gt;Eits, 1000 orang itu dari mana aja ya? Nah ini nih Kamus mau bebernya. Biar nggak bingung lihat aja tabel di bawah ini:&lt;br /&gt;No Tingkat&lt;br /&gt;sekolah Jumlah Regu&lt;br /&gt;  Putra Putri&lt;br /&gt;1 SD 22 24&lt;br /&gt;2 MI 5 11&lt;br /&gt;3 SMP 3 4&lt;br /&gt;4 MTs 5 5&lt;br /&gt;5 SMKN 1 1&lt;br /&gt;6 MA 2 2&lt;br /&gt;Tentunya jumlah 1000 tuh hanya dari peserta saja dong. Banyak personil yang terlibat agar pelaksanaan perkemahan ini sukses, aman dan terkendali. Waduh kayak tentara aja nih. &lt;br /&gt;Emang ya koq yang mengamankan acara ini dari berbagai unsur lho ada yang dari Polsek Jetis, dari Koramil ini yang dikerahkan dari pihak pemerintahan Kecamatan Jetis. Sedangkan yang dari Pramuka sendiri menurunkan Saka Wana Bhakti dan Saka Bhayangkara. Nah lho gimana nggak aman kalau yang bertugas memang berkompeten dalam bidangnya. &lt;br /&gt;Eh, yang tak bisa dilupakan tentu dukungan masyarakat Desa Kupang nih. Tanpa pasrtisipasi masyarakat musthil khan kalau acara sebesar ini bisa berhasil. Memang masyarakat Desa Kupang sangat antusias dengan ditempatkannya perkemahan akbar ini di desa mereka. Di samping jarang ada acara seperti ini tentunya mereka butuh hiburan sebagai refreshing melepas lelah kegiatan sehari-hari. &lt;br /&gt;Trus, apa penyelenggaraan perkemahan akbar ini cuma berupa partisipasi doang? Ya nggaklah shobat mana ada sih perhelatan akbar nggak butuh dana. Begitupun perkemahan ini. Ternyata setelah korak korek sana-sini Kamus jadi tahu kalau dana penyelenggaraan perkemahan ini dibebankan kepada seluruh peserta yakni sekolah atau madrasah yang mengirimkan mereka. Nah itu tuh yang namanya kerjasama. Pas sekali dengan Dasa Dharma Pramuka. &lt;br /&gt;Selama memantau acara ini Kamus jadi kagum nih soalnya banyak banget kegiatannya, sampai-sampai Kamus lihat karena banyaknya kegiatan tersebut banyak lho peserta yang nggak mandi, waduh bau dong? He..he..he.. kalau yang ini jangan ditiru ya? Habisnya memang kegiatannya padat banget sih. Tiru aja keaktifan peserta tersebut berarti emang dia pintar khan karena jadi duta sekolahnya. &lt;br /&gt;Tak terkecuali juga dari MI, MTs. Al-Musthofa Canggu, madrasah tercinta kita ini, tak ada satupun kegiatan yang tidak di ikuti oleh wakil-wakil kita di sana. Sampai Kamus jadi kasihan melihatnya. Sebab karena semua kegiatan diikuti sampai ada yang nggak sempat makan, nggak sempat tidur untuk istirahat, nggak sempat pacaran, eits...Kamus keceplosan ngomong nih. Pramuka koq pacaran sih, hi..hi..hi.. ini khan rahasia umum.&lt;br /&gt;Tapi nggak pa-pa deh sebab perjuangan yang diemban oleh wakil-wakil kita ini dengan membanting tulang, bermandi peluh dan cucuran keringat (waduh heroik banget) membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Apa coba shobat, yap MI dan MTs kita mendapat juara yang tidak disangka-sangka. Asal tahu saja nih eh jangan asal tahu ini harus dihafalkan oleh seluruh siswa-siswi Al-Musthofa yakni bahwa Pramuka Al-Musthofa meraih:&lt;br /&gt;1. Juara 1 terfavorit dari satuan terpisah putra dan putri MI. Al-Musthofa.&lt;br /&gt;2. Juara 2 untuk regu putri MTs. Al-Musthofa.&lt;br /&gt;3. Juara 3 untuk regu putra MTs. Al-Musthofa.&lt;br /&gt;Siapa yang nggak bangga kalau mendapat juara seperti ini. Kalau dilihat peserta yang bejibun begitu tentu untuk meraih juara perlu perjuangan yang keras bukan. Makanya tak heran ketika para peserta pulang dan sampai di madrasah tercinta ini disambut bak pahlawan yang pulang dari medan laga.&lt;br /&gt;Ya wesss Kamus juga ikut bangga dengan prestasi ini semoga pada tahun depan bisa dipertahankan atau ditingkatkan lagi. (IS)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1220842336663448109?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1220842336663448109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/sekali-lagi-al-musthofa-juara-pasti.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1220842336663448109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1220842336663448109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/sekali-lagi-al-musthofa-juara-pasti.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-549559815851834418</id><published>2010-02-18T17:39:00.000+07:00</published><updated>2010-02-18T17:40:11.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investigasi'/><title type='text'></title><content type='html'>Edisi: 6&lt;br /&gt;SEMANGAT 45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat semua kali ini Kamus membahas sesuatu yang berbeda sesuai dengan yang kita peringati. Nah sobat-sobat Kamus, pasti nebak temanya pasti tentang Kemerdekaan RI yang ke-63 yang biasa disebut semangat 45. Mengapa kali ini Kamus memilih tema ini? Karena bulan Agustus ini adalah bertepatan dengan hari kemerdekaan bangsa. Makanya dengan topik ini Kamus pasti yakin kalau kita sudah nggak asing lagi karena setelah begitu lama dan begitu kokohnya kekuatan serta semangat para pahlawan kita yang mempertaruhkan nyawa mereka demi mewujudkan dan menjadi bangsa yang merdeka. Nah sobat-sobat Kamus semua, kita sebagai penerus bangsa haruslah selalu mengenang jasa para pahlawan kita.&lt;br /&gt;Duh..maaf ya kok jadi ceramah ya?? Oke deh setelah mengorek-ngorek sedikit tentang sejarah perjuangan mereka sekarang saatnya sobat-sobat Kamus tahu tentang komentar-komentar yang terpilih oleh Kamus setelah berinvestigasi memilah-milah untuk mewawancarai sebagian dari kalian semua tentunya. Beruntung juga ya 100 dari temen-temen yang sudah terpilih untuk Kamus wawancarai,kayak artis dong??&lt;br /&gt;Ya udah tanpa panjang lebar kita mulai saja ya..?? Tentang HUT RI ke-63 yang sudah Kamus wawancarai, sebagian dari 61% bilang mereka sangat antusias dengan menyambut datangnya hari kemerdekaan itu yang tepatnya pada tanggal 17 Agustus.&lt;br /&gt; Sementara 23% siswa-siswi bilang biasa saja menyambut kedatangan hari kemerdekaan itu. Nah ini nih yang perlu diingatkan padahal tanpa adanya jasa para pahlawan kita, negara kita nggak akan bisa seperti sekarang ini. Seharusnya kita senang apalagi yang kita lakukan toh cuma merayakannya saja sebagai wujud partisipasi kita. &lt;br /&gt;Itupun nggak sebanding dengan perjuangan para pahlawan kita zaman dahulu kala. Tapi nggak pa-pa deh toh kebanyakan sobat-sobat Kamus sangat antusias banget menyambut datangnya HUT RI. Karena dengan merayakan HUT RI melalui lomba kita bisa berkumpul bareng melihat adik-adik dan rekan-rekan yang sebaya dengan kita sedang mengikuti lomba. Pasti lucu dan seru banget ya kayaknya!! Terus belum lagi kita bisa mengingat jasa para pahlawan kita saat lomba itu berlangsung. &lt;br /&gt;Tapi kenapa ya..sebagian dari sobat-sobat Kamus cuma bilang biasa saja dalam menyambutnya. Mungkin mereka baranggapan kalau dengan menyambut HUT RI diadakan lomba itu sudak cukup padahal kita harus berpartisipasi dan antusias dalam menyambutnya. Mereka jelas tidak terbayangkan bagaimana perjuangan para pahlawan kita, mereka hanya menikmati tanpa mengetahui makna yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Yang lebih parah nih ternyata ada 16% dari sobat Kamus yang acuh tak acuh menyambut datangnya HUT RI. Mereka bisa beranggapan begitu mengkin karena mereka tidak tahu betapa besarnya jasa para pahlawan kita, betapa gigihnya para pahlawan kita dalam mempertahankan bangsa kita, demi terwujudnya kemerdekaan negara Republik Indonesia. &lt;br /&gt;Apa sobat-sobat Kamus nggak menyadari bahwa para pahlawan kita berjuang mati-matian demi siapa? Demi kita, demi negara kita. Tapi mengapa sobat-sobat Kamus bisa beranggapan seperti itu. Kamus jadi ikut kecewa nih, tahu nggak betapa besarnya pengorbanan mereka, sampai-sampai mereka tidak memperdulikan keluarga dan masa depan mereka. Bahkan mereka mau mengorbankan nyawa mereka. Demi siapa kalau bukan demi kita dan Bangsa Indonesia. Setidaknya kita menghargai semangat perjuangan pahlawan kita yang berkobar-kobar. Meskipun kita tidak suka seharusnya sedikit kita luangkan waktu untuk ikut serta dalam memperingatinya.&lt;br /&gt;Nah, ketika shobat ditanya apa sih kegiatan perayaan yang mereka lakuin sebagian dari 43% bilang bahwa mereka meluangkan waktunya untuk mengikuti karnaval didaerah mereka dan 41% sobat-sobat Kamus bilang bahwa mereka mewujudkan rasa partisipasinya dengan mengikuti lomba atau menjadi panitia dalam perlombaan. Mau jadi apapun sama saja yang penting kita ikut serta dalam merayakannya karena itu adalah wujud dari antusias dan kerelaan kita dalam menyambutnya. &lt;br /&gt;Eh..masih ada to dari 16% yang memilih dirumah saja,mengapa? Apa kalian merasa nggak ada artinya. Atau jangan-jangan cuma malas aja!! Buktinya kalian nggak senang mengikuti acara seperti itu. Waduh..ternyata pendapat mereka berbeda. Buktinya saja mereka bilang bisa kumpul-kumpul, dapat hiburan, tapi ada juga yang bilang males soalnya mereka capek nggak punya waktu untuk hal-hal yang nggak manfaat karena mereka seharian sibuk dengan aktifitas mereka, kayak orang penting saja pakek bilang sibuk, emang sibuk apaan?ngrumpi!!&lt;br /&gt;Oke deh setelah mengorek-ngorek tentang kegiatan atau aktifitas yang mereka kerjakan saatnya Kamus menanyakan tujuan mereka dalam menyambut dan merayakan HUT RI ini. Sebagian dari 23% berkomentar bahwa untuk mengenang jasa para pahlawan dengan cara merayakannya melalui lomba 26% bilang sebagai semangat nasionalisme apa betul..? maaf ya Kamus cuma bercanda kok dan Kamus menghargai keputusan kalian &lt;br /&gt;Terus 51% berpendapat untuk bersenang-senang. Ya..lumayan juga sih lebih banyak dibanding dengan yang pertama dan kedua. Waduh..waduh.. Kamus jadi bingung dengan komentar-komentar sobat-sobat semua. Ngomong-ngomong boleh nggak Kamus ikut bersenang-senang? Udah jangan dipikirin cuma action doang kok!!&lt;br /&gt;Wah perlu dibahas nih kayaknya apa tuh hubungannya lomba dengan memperingati HUT RI koq cuma perlombaan doang ya? katanya sih ingin mengenang jasa-jasa para pahlawan. Emang tahu apa tuh pahlawan? Ternyata 27% sobat bilang pahlawan itu merupakan pejuang bangsa dan 36% bilang pahlawan itu adalah sosok yang pemberani dalam berjuang. &lt;br /&gt;47% berpendapat bahwa pahlawan itu adalah sosok yang patuh dicontoh. Waduh.. sampai segitunya. Kamus harap bukan hanya omong doang nih tapi benar-benar dilaksanakan ya!&lt;br /&gt;HUT RI selalu ditandai dengan lomba-lomba, gimana kalau Kamus usul selain lomba kita adakan ziarah ke makam para pahlawan ya biar lebih terasa mengenang pahlawannya. &lt;br /&gt;Dari 100 orang 55% setuju karena dengan diadakannya ziarah kita bisa merasakan semangat mereka yang terus berkobar dan dengan adanya ziarah itu semakin melengkapi acara perayaan dalam memperingati HUT RI ini dan 45% bilang tidak setuju karena dengan dengan mengadakan lomba kita sudah memperingati dan mengenang jasa pahlawan kita, jadi kita tidak perlu buang-buang uang.. Oala..gitu!! &lt;br /&gt;Terus apa kalian sudah mencontoh sikap-sikap para pahlawan kita? 65% bilang sudah contohnya mereka mencerminkan sikap bertanggung jawab atas apa yang mereka kerjakan dan mereka menjadi lebih disiplin tentunya. Terus mereka juga saling rela berkorban satu sama lainnya. Nah 35% dari sobat yang belum mencerminkan sikap pahlawan kita dengan alasan sulit menjadi seperti yang mereka lakukan karena nggak mudah menjadi seperti yang mereka cerminkan. Gitu katanya?? Makanya kalau sulit mari kita sama-sama belajar mulai sekarang. &lt;br /&gt;Nah..sampai disini dulu ya perjalanan Kamus dalam berekspedisi untuk mencari komentar dan pendapat sobat-sobat Kamus yang berbeda-beda tapi satu tujuan. Wah..”Bhinneka Tunggal Ika” berbeda-beda tapi satu tujuan. Oke deh cukup sekian ya dari Kamus dan semoga perjalanan Kamus tambah lancar-lancar saja nggak ada satu halangan dan mudah-mudahan saja Kamus tambah maju serta sukses selalu dong tentunya dan Kamus mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas doa dan dukungannya. Jangan lupa juga nantikan kedatangan edisi Kamus selanjutnya dengan tema yang lebih menarik lagi. Kamu bisa usul nih tema apa yang paling menarik untuk dibahas. Kamus tunggu ya! (3TK)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-549559815851834418?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/549559815851834418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-semangat-45-sobat-semua-kali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/549559815851834418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/549559815851834418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-semangat-45-sobat-semua-kali.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1807787073388766292</id><published>2010-02-18T17:38:00.000+07:00</published><updated>2010-02-18T17:39:22.620+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Halo Kamus'/><title type='text'></title><content type='html'>Kenapa  Harus&lt;br /&gt;Pakai baju MA.melulu&lt;br /&gt;Loha kamus…yang terhormat, mus kenapa sih gambar  Veka dan Zemus pakaiannya bercorak MA nggak MTs aja?(Ida Wahyu N  VII C).&lt;br /&gt;Loha juga Ida yang manis (moga aja begitu). Sorry ya kalau Veka dan Zemus bajunya selalu MA. Bukan maksud hati menganak tirikan MTs. Veka Zemus itu cuma perwakilan aja dari segudang keusilan siswa-siswi. Meski yang digambar MA tapi itu juga menyindir anak MTs lho. Jadi maaf ya kalau Veka dan Zemus selalu baju MA. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kritik buat guru&lt;br /&gt;Loha, Mus kamu diedisi 5 kemarin udah okey nih, gimana kalau edisi 6 nanti ditambah kritik dan sarannya bukan hanya Kamus aja, ditambah buat guru-guru dan teman-teman donk, terus tambah salamnya buat guru-guru bukan cuma buat teman aja, turutin ya saranku itu aja Mus kemauanku semoga kamu makin sukses banyak pembacanya dalam majalah Al-Musthofa, dada…….kamus (Fiana)&lt;br /&gt;Ana yang cantik (muji lagi nih) kritik buat guru? Ehm..bagus juga nanti kita cari formatnya yang pas ya. kalau salam buat guru ya kirim aja SMSnya buat guru nanti akan Kamus muat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih  Kamus&lt;br /&gt;Hai Kamus....Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada Tim Redaksi   Kamus karena aku baru masuk 3 minggu saja sudah dikasih kamu. Apalagi kalau sudah bertahun-tahun emang nggak rugi kalau ingin sekolah di MTs. Al-Musthofa karena sekolah favorit aja kalah (Amir VII A).&lt;br /&gt;Hai juga Amir yang ganteng (muji lagi muji lagi) memang nggak rugi kamu sekolah di Al-Musthofa. Lebih nggak rugi lagi kalau kamu ngirimkan hasil karyamu ke Kamus siapa tahu nanti bisa nampang di majalah tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahin dong gambarnya&lt;br /&gt;Hai Mus apa kabar nich di edisi 4 kamu tambah oke kamu juga nambahin foto Pak Welly dan Pak Nur Hasan, Pak Totok dan Pak wachid. Mus aku punya saran nih gimana kalau di edisi ke enam kamu tambahin gambar-gambar kepramukaan juga ditambahi biodata kakak pembinanya. Tapi sejauh ini kamu unggul kedua-duanya koq. Oh ya Mus, aku ingin sekali naik haji bersama adik dan kedua orang tuaku doain ya Mus. (Ainu Lina kelas V)&lt;br /&gt;Makasih pujiannya Lin. Nambahin gambar yang gimana ya Lin Kamus bingung nih. Kalau gambar Pramuka gambar yang gimana juga ya kasih tahu dong? Untuk biodata kakak pembina tanya aja langsung ke mereka. Pada edisi ini Kamus memuat berita Pramuka baca ya! Kamus doain cita-citamu terkabul, eh nanti kalau sampai ke Mekkah Kamus juga didoain bisa nyusul ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambarnya koq jelek banget&lt;br /&gt;Mus, 4 edisi lalu gambar kamu bagus-bagus tapi kenapa di edisi 5 kemarin jelek banget seperti gambar anak TK aja. Rasanya ingin menangis saja melihatnya. Perbaiki ya Mus (Mr. X, 0857568745xx)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1807787073388766292?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1807787073388766292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/kenapa-harus-pakai-baju-ma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1807787073388766292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1807787073388766292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/kenapa-harus-pakai-baju-ma.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2833771937647598385</id><published>2010-02-18T17:35:00.001+07:00</published><updated>2010-02-18T17:38:53.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keajaiban Al-Qur&apos;an'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30YrOhkHvI/AAAAAAAAAPg/MrSDg0Ie2bI/s1600-h/hill950_ind.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 175px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30YrOhkHvI/AAAAAAAAAPg/MrSDg0Ie2bI/s200/hill950_ind.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439531055845744370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Edisi: 6&lt;br /&gt;GUNUNG SEBAGAI TOMBAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perpanjangannya yang menghujam jauh ke dalam maupun ke atas permukaan bumi, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi yang berbeda, layaknya pasak. Kerak bumi terdiri atas lempengan-lempengan yang senantiasa dalam keadaan bergerak. Fungsi pasak dari gunung ini mencegah guncangan dengan cara memancangkan kerak bumi yang memiliki struktur sangat mudah bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur’an mengarahkan perhatian kita pada fungsi geologis penting dari gunung. &lt;br /&gt;"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31) &lt;br /&gt;Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi. Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al Qur’an diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern. &lt;br /&gt;Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.&lt;br /&gt;Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305) &lt;br /&gt;Dalam sebuah ayat, peran gunung seperti ini diungkapkan melalui sebuah perumpamaan sebagai "pasak":&lt;br /&gt;"Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?" (Al Qur'an, 78:6-7) &lt;br /&gt;Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu. &lt;br /&gt;Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah "isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:&lt;br /&gt;Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New Twentieth Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York, s. 975)&lt;br /&gt;Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur’an berabad-abad lampau sebagai suatu bukti Hikmah Maha Agung dalam ciptaan Allah.&lt;br /&gt;"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)&lt;br /&gt;Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak. &lt;br /&gt;"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Qur'an, 27:88) &lt;br /&gt;Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi. &lt;br /&gt;Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan. &lt;br /&gt;Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil. &lt;br /&gt;Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi. &lt;br /&gt;Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:&lt;br /&gt;Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)&lt;br /&gt;Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua" untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)&lt;br /&gt;Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an. (Harun Yahya Productions)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2833771937647598385?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2833771937647598385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-gunung-sebagai-tombak-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2833771937647598385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2833771937647598385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-gunung-sebagai-tombak-dengan.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30YrOhkHvI/AAAAAAAAAPg/MrSDg0Ie2bI/s72-c/hill950_ind.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2770561854843242039</id><published>2010-02-18T17:31:00.002+07:00</published><updated>2010-02-18T17:35:10.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tamu Kita'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30Xq6VB77I/AAAAAAAAAPY/DIs9B8gMvbw/s1600-h/Firidi+Lagi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30Xq6VB77I/AAAAAAAAAPY/DIs9B8gMvbw/s200/Firidi+Lagi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439529950912835506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Edisi 6&lt;br /&gt;Segudang Kegiatan Firdi, Segudang Prestasi Vivi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Shobat Kamus pasti heran kok Kamus yang edisi ke-6 ini beda banget sama edisi yang kemarin? Yup bener banget kali ini Kamus hadirkan dua tamu kita dalam rubrik Tamu Kita biar ada suasana baru dikit. Pastinya shobat Kamus seneng dong…!!!&lt;br /&gt;Siapa sih yang tidak kenal dengan Facthir Firdi Rifandi alias Firdi. Cowok yang berparas tampan ini akas banget lho…? Firdi ini aslinya pindahan dari SMP Proklamasi. Kata si Firdi sejak pindah ke Al-Musthofa dia makin berubah sampai 180% yang dulunya nakal minta ampun sekarang jadi aliman dikit. Meski pindahan dia nggak pernah patah semangat mangejar ilmu yang tidak pernah dia dapatkan di sekolahnya dulu. Contohnya seperti BTQ {Baca Tulis al-Quran}.Tidak hanya aktif di dalam sekolah saja juga aktif di luar sekolah juga. Kamus sih, pernah dengar kalau Firdi ini pembalap motor, wesss…tambah kagum aja nih!&lt;br /&gt;Kalau di lihat, anak-anak terutama siswa-siswi baru Al-Musthofa banyak juga yang ngefans sama cowok satu ini. Itu terlihat ketika dia jadi salah satu panitia MOS dari OSIS. Semua hal yang belum di coba sama Firdi pasti segera ia coba hal-hal yang menurutnya menantang itu. Asal shobat Kamus tahu aja cowok yang berparas ganteng ini manjanya minta ampun sama ibunya, apalagi pas mau makan kayak anak TK dah…! Tapi kalau melihat segudang kegiatannya rasa sinisnya menguap deh.&lt;br /&gt;Cowok kelahiran Sidoarjo, 28 April ini ternyata penggila sepak bola dan musik. Tapi kalau suka sepak bola kok Kamus nggak pernah lihat Firdi main ya? Apa Kamus aja yang nggak tahu? Siapa yang menyangka si Firdi ini suka sama makanan khas dari Lamongan alias soto ayam dan jus melon lho! Bagi para fans Firdi kalau mau kenalan Firdi jangan lupa bawa soto sepanci, ayam 2 ekor dan jangan lupa jus melon seceret ya…?he..he…he…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda Firdi beda Vivi, cewek yang berprestasi ini bernama lengkap Vivi Widya Wati yang biasa di sapa Vivi. Gadis yang hobinya baca komik ini  berprestasi banget. Cewek asli Al-Musthofa ini mendapat prestasi sejak duduk di bangku kelas 1 MI. Kata si Vivi ini kunci dari keberhasilannya itu belajar dan belajar yang belum pernah kita ketahui. Mesti tak pernah ikut Bimbel Vivi tetap tuh! mendapat peringkat kelas 3 besar. Pastinya orang tua Vivi bangga dengan prestasi Vivi yang menonjol itu.&lt;br /&gt;Cewek kelahiran Mojokerto, 18 Mei ini kalau di tanya mengenai makanan dan minuman favoritnya neriman banget.&lt;br /&gt;“Aku itu sukanya makanan dan minuman yang halal-halal aja” kata Vivi. Mesti terlihat pendiam terkadang-kadang Vivi juga suka marah-marah kalau banyak fikiran yang membelit di otaknya, tapi Vivi tak pernah tuh memperlihatkan masalahnya sama siapa pun apa lagi sama sahabat-sahabatnya.&lt;br /&gt;Karena harus mempertahankan prestasinya, Vivi juga terkadang sering takut bila sewaktu-waktu prestasinya jeblok. Makanya sering sekali setiap kenaikan kelas tiba ia akan ketakutan kalau nilainya anjlok sebab bila nilainya benar-benar anjlok hantaman kemarahan dari orang tua Vivi akan menimpanya. Waduh, emang ortunya kejam banget ya?&lt;br /&gt;Kalau di tanya HUT RI yang ke 63 tahun ini, Firdi dan Vivi jawabnya sama yaitu untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan sedangkan tokoh yang ingin di tiru sifatnya sama Vivi dan Firdi itu Ir.Sukarno dan RA.Kartini.Mereka kompak banget ya…? jangan-jangan ada apa-apanya nih? Eh... RHs kata mereka. Iya deh Kamus nggak ngungkit lagi.&lt;br /&gt;Pokoknya sukses deh buat Vivi dan Firdidan tambah akur aja. Buat shobat Kamus yang ada di mana saja jangan kalau ingin nampang di rubrik Tamu Kita nggak susah koq capai aja prestasi yang banyak yah..biar kalian bisa jadi contoh bagi shobat lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2770561854843242039?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2770561854843242039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-segudang-kegiatan-firdi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2770561854843242039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2770561854843242039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-segudang-kegiatan-firdi.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30Xq6VB77I/AAAAAAAAAPY/DIs9B8gMvbw/s72-c/Firidi+Lagi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-6059463167445427538</id><published>2010-02-18T17:29:00.002+07:00</published><updated>2010-02-22T17:26:52.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Sehat'/><title type='text'></title><content type='html'>Bahaya Polusi Kendaraan Bermotor&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan bahwa akibat kendaraan bermotor udara dipenuhi oleh jutaan karbon monoksida (CO), nitrooksida (NOx), dan hidrokabon (HC) yang melayang-layang mencari mangsa di udara kota.&lt;br /&gt;Ketiga jenis gas tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan. CO adalah gas beracun yang apabila terhirup berlebihan bisa menyebabkan kematian mendadak. NOx dan HC sama beracunnya. Keduanya merusak paru-paru sedikit demi sedikit. Anda tentu tidak inginkan paru-paru bocor setelah sekian lama beraktivitas di jalan raya. Gejala kabut di sore hari dan selepas hujan adalah fenomena kimiawi beracun di angkasa kota. Penyebabnya adalah dua jenis gar beracun ini. Jika volume gas NOx dan HC sudah demikian berat menggelayut di angkasa, maka hujan asam akan terjadi pula di atas atmosfir.&lt;br /&gt; Itu belum bicara soal ozon. Sebagai informasi saja, pemanasan bumi saat ini (global warming) sudah menjadi kampanye internasional para aktivis dan pemerintah yang punya perhatian terhadap kerusakan lapisan pengaman bumi ini. Lapisan ozon merupakan pelindung di atmosfir kita yang mencegah pemanasan bumi dan mengurangi dampak sinar matahari yang bisa membahayakan kesehatan. Jika pemanasan bumi terus meningkat, maka permukaan laut akan meningkat akibat melelehnya salju abadi di kutub-kutub bumi. Sementara sinar ultraviolet dari matahari yang tidak terfilter dengan baik oleh ozon bisa menyebabkan berbagai penyakit. Antara lain berupa kanker kulit yang akut. Faktanya, lubang ozon saat ini semakin melebar, dan upaya mencegahnya belumlah secepat dan sebesar tindakan merusak oleh tangan manusia.&lt;br /&gt;Bahaya akibat racun sisa pembakaran dan pemanasan global demikian memaksa otoritas transportasi untuk menerbitkan regulasi terkait dengan pembatasan polusi di dunia. Saat ini pembatasan telah dibuat dengan ketat oleh berbagai institusi. Paling getol dan terkenal adalah The Euro Emission Regulation, US EPA, dan juga di Jepang dan Asia umumnya dengan aturannya masing-masing.&lt;br /&gt;Perbedaan penerapan standar pembatasan ambang polusi di berbagai negara mengacu ke salah satu standar yang sudah ada. Untuk kasus Indonesia, dipakai standar Euro. Mulai Euro I, lalu kemudian Euro II sejak 2004. Sementara di negara-negara Eropa sana, sudah dipakai standar Euro III ke atas. Beberapa kendaraan mewah seperti Sedan Hi-Class, sudah mengadopsi standar Euro V.&lt;br /&gt;Bagi kita negara dengan seribu masalah, konsen mengenai polusi masih kecil sekali. Baru belakangan pihak pemerintah meregulasi standar polusi kendaraan bermotor. Namun dari yang banyak kita baca di media dan dengarkan dari para pemakai kendaraan, infrastruktur pendukung dan law inforcement masih sangat rendah. Ujung-ujungnya, aturan tidak jalan dan para penguna kendaraan bermotor cuek-bebek. Padahal masalah polusi pada akhirnya adalah masalah bersama. Jika bukan diri sendiri, ya keluarga anda!&lt;br /&gt;Yang lebih mengejutkan lagi shobat Kamus menurut penelitian juga ternyata polusi jadi penyebab 40% kematian manusia di dunia!! Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa polusi air, udara, dan tanah, beriring dengan faktor lingkungan lain, menjadi penyebab 40 persen kematian manusia di dunia, kata pakar ekologi dari Universitas Cornell di Amerika Serikat (AS), David Pimentel.&lt;br /&gt;Ia memperkirakan, tiap tahunnya sekitar 62 juta kematian atau 40 persen dari total kematian di umat manusia di dunia disebabkan oleh faktor lingkungan, terutama zat polutan organik dan kimiawi yang terakumulasi dalam udara yang dihirup dan air yang diminum setiap hari.&lt;br /&gt;Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, sekira 1,1 miliar orang penduduk Bumi saat ini kesulitan mendapat akses air bersih. Itu sebabnya 80 persen penyebaran penyakit menular ditularkan lewat air. Padahal air adalah faktor utama minum, masak, mencuci, dan mandi.&lt;br /&gt;Air yang terkontaminasi dengan kotoran bisa menjadi media transmisi penyakit saluran pencernaan seperti kolera, gangguan usus (yang bisa bercampur dengan masalah kesehatan lain bisa menimbulkan malnutrisi), dan berbagai penyakit lain yang telah membunuh jutaan orang tiap tahun, terutama anak-anak. Menurut data penelitian tahun 2004 oleh Pusat Populasi, sekitar 2,2 juta bayi dan anak meninggal tiap tahun akibat diare, sebagian besar diakibatkan kontaminasi air dan makanan. Masih menurut data itu, air yang terpapar zat polutan di Afrika dan India menyebabkan kematian 1,4 juta orang tiap tahun. Mereka meninggal akibat penyakit-penyakit seperti kolera dan disentri. &lt;br /&gt;Kebanyakan masalah air yang terkontaminasi ini dialami oleh negara-negara berkembang, di mana infrastuktur pengolahan sampah dan air masih sangat minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBB menyebutkan, di negara-negara berkembang, sekitar 95 sampah kota yang tidak diolah, dibuang langsung ke danau-danau atau sungai yang mereka gunakan airnya untuk minum dan mandi. &lt;br /&gt;Nah shobat Kamus, apa dengan informasi ini kamu hanya membaca saja dan ongkang-ongkang kaki tidak bergerak untuk turut andil mengatasinya. &lt;br /&gt;Ingat meski sekecil apapun sumbangsihn yang kita lakukan semuanya bisa menjadi besar jika dilakukan semua orang. Maka mulailah kini kurangi penggunaan kendaraan bermotor. Dan masri kita sukseskan gerakan pemerintah yakni SERIBU POHON. Mari kita tanam pohon di sekitar rmah kita sehingga kita bisa turut andil untuk mengurangi polusi dunia. (Sumber: Antara &amp; Kompas 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-6059463167445427538?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/6059463167445427538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-jo-berilah-aku-penggantimu-ah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6059463167445427538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/6059463167445427538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-jo-berilah-aku-penggantimu-ah.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-1662506037721733359</id><published>2010-02-18T17:12:00.001+07:00</published><updated>2010-02-18T17:25:02.519+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Remaja'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30VcXiK0tI/AAAAAAAAAPI/YQGibsgWHKM/s1600-h/Nuri+Bintang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30VcXiK0tI/AAAAAAAAAPI/YQGibsgWHKM/s200/Nuri+Bintang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439527502031278802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Edisi 6&lt;br /&gt;NURI, BINTANG MAAFKAN AKU&lt;br /&gt;Oleh: Indah Arum Sari &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Honey, jika suatu saat nanti aku pergi, jangan sedih ya?!.” pinta Nuri kepada Arum.&lt;br /&gt;“Kenapa honey bilang seperti itu, nggak akan ada yang kemana-mana, apakah honey sudah tidak sayang aku lagi?” tanya Arum dengan mata yang berkaca-kaca. &lt;br /&gt;“Bukannya aku nggak sayang sayang lagi sama kamu, tapi aku nggak bisa membantah keinginan orang tuaku,” jawab Nuri.&lt;br /&gt;“Maksudnya apa?”&lt;br /&gt;“Karena pekerjaan ayahku yang berpindah-pindah, mungkin setelah lulus sekolah nanti aku akan pindah rumah.”&lt;br /&gt;“Jadi, kita tidak akan bertemu lagi?” tanya Arum dengan penuh harapan.&lt;br /&gt;“Tenang honey, kita masih bisa berkomunikasi lewat Hape dan chating &amp; E-mail kan. Ingat kata pepatah, “Kalau memang sudah jodoh dimana saja pasti bertemu!” hibur Nuri.&lt;br /&gt;Tiga puluh menit berlalu, bel masuk kelaspun berbunyi. Nuri dan Arum bergegas masuk ke kelas masing-masing. Kelas mereka memang berbeda. Nuri sudah menginjak ke kelas XII MA sedangkan Arum masih kelas XI MA. Meskipun kelasnya berbeda, mereka sering mnghabiskan waktu bersama. &lt;br /&gt;Setelah pelajaran terakhir usai, bel sekolah berbunyi. Seperti biasanya Nuri selalu menunggu Arum di depan pintu gerbang sekolah sambil membawa motor keren miliknya untuk mengantar Arum pulang. &lt;br /&gt;“Sudah siap?” tanya Nuri, “kalau sudah, ayo cepat naik biar nyampe’ rumahnya juga cepat nggak kemalaman.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, aku sudah siap!” jawab Arum tanpa semangat padahal biasanya selalu ceria dan tersenyum tiap kali pulang bersama Nuri. &lt;br /&gt;Sesampainya di rumah, Arum diam seribu bahasa. Setiap malam dia duduk di teras rumahnya sambil memandangi bintang-bintang di langit. &lt;br /&gt;“Hai cewek, lagi ngapain nich, mau ditemani nggak?” sapa Bintang tetangga Arum yang sudah bekerja. &lt;br /&gt;“Eh...kak Bintang. Sini kak! Udah lama kakak nggak pernah main ke rumahku kan.”&lt;br /&gt;“Akhir-akhir ini aku memang sibuk banget, maklum banyak kerjaan. Btw kamu kok kelihatan sedih, hayo ada masalah ya, cerita donk sama kakak. Siapa tau kakak bisa bantu.”&lt;br /&gt;“Nggak ada apa-apa kok kak,” jawab Arum sambil berusaha tersenyum. &lt;br /&gt;“Jangan bohong, kamu pasti ada masalah, ayo cerita ke kakak!” &lt;br /&gt;“Beneran, aku nggak ada masalah,” bujuk Arum untuk meyakinkan Bintang.&lt;br /&gt;“Aku ini sudah bertahun-tahun mengenalmu, jadi aku tahu apa yang kamu rasakan saat ini, karena kamu tidak seperti biasanya, Arum yang aku kenal sangat ceria nggak murung seperti ini.” &lt;br /&gt;Akhirnya Arum memutuskan untuk bercerita tentang masalahnya ke Bintang. &lt;br /&gt;Arum mulai bercerita, “Begini lho kak, kak Bintang tahu kan pacarku Nuri?”&lt;br /&gt;“Ya iyala aku tau, pacar kamu Nuri itu kan sering main kesini, memangnya ada apa dengan dia?”&lt;br /&gt;“Dia mau pergi kak, nggak tahu kemana.”&lt;br /&gt;Bintang mencoba menghibur Arum, “Sudahlah Rum, ikhlaskan saja Nuri pergi. Kalian kan masih bisa hubungan lewat Hand Phone.”&lt;br /&gt;“Ya kak, Nuri juga bilang seperti itu ke aku. Makasih ya, kak Bintang udah mau menjadi teman curhat buat aku.”&lt;br /&gt;“Sama-sama, aku juga  senang kok jadi teman curhat kamu. Udah dulu ya, aku ngantuk banget nich besok kerja berangkat pagi. Pulang dulu ya, selamat malam!”&lt;br /&gt;“Malam juga kak, semoga mimpi indah.”&lt;br /&gt;Hari berganti hari, waktu cepat berlalu akhirnya tibalah waktu kelulusan dan kenaikan kelas. Setelah Ujian Akhir berlalu. Seperti yang sudah dibilang Nuri akan meninggalkan Arum.&lt;br /&gt;“Tahu nggak honey, aku senang banget karena bisa lulus dan kamu naik ke kelas XII,” kata Nuri sambil tersenyum bahagia, tapi kenapa honey kok kelihatan sedih?”&lt;br /&gt;“Aku sedih karena aku akan kehilanganmu,” jawab Arum&lt;br /&gt;“Oh ya, aku ingat kalau akan pergi, mungkin lusa orang tuaku mengajak berangkat.”&lt;br /&gt;“Secepat itu honey?” tanya Arum&lt;br /&gt;Nuri mencoba memberi pengertian kepada Arum, “Jangan sedih, kamu memang kehilangan diriku tapi tidak untuk cintaku, kamu akan selalu ada dalam hatiku.”&lt;br /&gt;“Kamu juga akan selalu ada dalam ingatanku,” janji Arum&lt;br /&gt;setelah kepergian Nuri yang selalu menemani dan buat Arum tersenyum hanyalah Bintang. Arum sangat senang karena hampir setiap hari Nuri menelphonnya. Akan tetapi kebahagiaan itu berakhir semenjak satu tahun lamanya Nuri tidak pernah menghubunginya lagi.&lt;br /&gt;Dengan berjalannya waktu Arum mencoba untuk melupakan Nuri meski harus menngingkari janjinya. Arum tidak pernah merasa kesepian karena kak Bintang selalu ada untuknya. Karena sering bersama, dari kasih sayang menjadi cinta. Akhirnya kak Bintang memberanikan diri menyatakan cinta kepada Arum. Seperti orang jawa bilang  Tresno jalaran saka kulino.&lt;br /&gt;Setelah mendengar kata cinta dari Bintang, Arum jadi berfikir dan mengingat masa lalunya dengan Nuri. Tapi menurut Arum selama ini Bintang bisa membuatnya bahagia. Akhirnya Arum meminta waktu kepada Bintang untuk menjawab.&lt;br /&gt;“Rum, ada telphon nich!” teriak ibunda Arum.&lt;br /&gt;“Dari siapa bunda?” tanya Arum.&lt;br /&gt;“Kalau nggak salah, dari Nuri pacar kamu itu lho.”&lt;br /&gt;Mendengar nama Nuri, badan Arum jadi panas dingin. &lt;br /&gt;“Hallo honey, kangen nggak sama aku, oh ya besok aku kembali kesana dan langsung ke rumah kamu. Tunggu aku ya!” sapa Nuri dalam telphon.&lt;br /&gt;“I,,i,,i,,ya.” Jawab Arum dengan suara yang gagap dan menutup telphonnya.&lt;br /&gt;Arum jadi bingung karena besok dia sudah berjanji akan memberi jawaban pada kak Bintang di rumahnya. Hari esok pun tiba. Kak Bintang datang ke rumah Arum untuk mendengar jawaban atas cintanya. Tiga menit kemudian, Nuri juga tiba di rumah Arum. Setelah berfikir semalaman akhirnya Arum siap untuk menghadapi 2 cowok yang sangat berarti baginya. &lt;br /&gt;“Arum, apa kamu menerima cintaku?” tanya Bintang yang penuh harapan.&lt;br /&gt;“Honey, apa kamu juga masih mencintai aku?” tanya Nuri.&lt;br /&gt;Setelah menghela nafas panjang dan dengan jiwa yang besar, Arum menjawab satu persatu dari pertanyaan yang diajukan.&lt;br /&gt;“Untuk Kak Bintang, aku suka sama kakak karena selama ini sudah menjadi teman curhat yang baik, tapi aku tidak bisa menerima cinta kakak. Karena kak Bintang sudah aku anggap seperti kakak kandungku sendiri. Kalau untuk Nuri, bukannya aku tidak sayang lagi sama kamu. Setelah satu tahun kamu menghilang tanpa kabar aku jadi bingung dengan perasaanku sendiri ke kamu. Dan jawaban aku tidak bisa menerima cinta kalian berdua.”&lt;br /&gt;“Kenapa?” kata Bintang dan Nuri serempak bertanya.&lt;br /&gt;“Karena aku tidak ingin menyakiti hati salah satu dari kalian berdua.”&lt;br /&gt;Nuri dan Bintang berkata, “Kami tidak akan sakit hati, asalkan kamu bahagia.”&lt;br /&gt;“Keputusanku tetap, aku lebih memilih memiliki sahabat terbaik seperti kalian berdua walaupun aku harus kehilangan cinta. Aku ingin kalian berdua ikhlas dan rela jadi sahabatku, “pinta Arum.&lt;br /&gt;“Kalau itu keputusanmu, aku ikhlas menerimanya, “jawab Bintang.&lt;br /&gt;Nuri berkata dengan lapang dada, “Aku juga.”&lt;br /&gt;Sambil berjabat tangan, mereka bertiga mengucapkan “FRIEND FOREVER.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-1662506037721733359?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/1662506037721733359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-nuri-bintang-maafkan-aku-oleh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1662506037721733359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/1662506037721733359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/edisi-6-nuri-bintang-maafkan-aku-oleh.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/S30VcXiK0tI/AAAAAAAAAPI/YQGibsgWHKM/s72-c/Nuri+Bintang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2338342704760666702</id><published>2010-02-18T17:11:00.000+07:00</published><updated>2010-02-18T17:12:16.076+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asmot'/><title type='text'></title><content type='html'>Hai mus, aku sering lihat kalau anak-anak, kadang aku sendiri kalau kesakitan sering mengatakan aaaaaaa nggak b,c,d dan seterusnya itu kenapa ya? Tolong dijawab ya mus!(Ida W. N. VII C)&lt;br /&gt;Namanya juga anak-anak Da, huruf yang dipelajari khan masih A saja. Nanti deh kalau sudah besar pasti kalau kesakitannya teriak bbbbbbbb. Eh kalau kamu masih tetap teriak aaaaa berarti kamu masih TK dong. He…he…he…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hello kamus, aku mau nanya apa ci! bedanya sapi Indonesia dengan sapi jepang? Tolong jawab secepatnya?!!(M Dedik Amirulloh VII A)&lt;br /&gt;Bedanya gampang banget Mir, kalau Sapi Indonesia ketemu kamu di jalan pasti geleng-geleng kepala sambil ngomong Emmmoooaaaaahhhh. Nah kalau sapi Jepang ketemu kamu langsung nunduk sambil ngomong Haiiikkk!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hallao Mus…? Aku mau tanya nih pasti kamu bisa jawab. Kamuskan pintar sekali jawab. Begini lo Mus kamu tahu khan baju kemeja. Kalau tahu kenapa ya dibagian lehernya disebut dengan kera, koq nggak disebut monyet sekalian (Wahyu VIIIc)&lt;br /&gt;Kera apa kerah ya yang kamu maksud. Tapi nggak pa-pa deh. Disebut kera soalnya itu milik kemejanya sedangkan yang memakai itulah yang disebut monyetnya he…he…he…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus, ngomong-ngomong tentang HUT RI yang ke-63 kemarin aku jadi penasaran nih kenapa ya di setiap upacara selalu ada perintah Hormaaaaat Grak  ke bendera atau pembinanya padahal yang mesti dihormati khan mestinya orang tua atau guru-guru kita? (Selly, VIIc)&lt;br /&gt;Sssttttt....jangan ramai-ramai Sel. Maksud perintah hormat itu sebetulnya hanya alasan komandan upacara supaya dia nggak kepanasan kena sinar matahari. Soalnya upacara khan selalu diadakan di tengah-tengah lapangan yang panasnya nggak ketulungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu gerak jalan kemarin Mus, aku lihat pesertanya selalu memberi aba-aba KIRI...KIRI...KIRI supaya jalannya bisa bareng semua. Nah kenapa harus kiri ya Mus bukannya KANAN..KANAN...KANAN... (Puji, VIIc)&lt;br /&gt;Pernah tahu khan perintah ketika mau masuk WC kita disuruh untuk mendahulukan kaki kiri sebelum kaki kanan. Nah waktu gerak jalan kenapa koq aba-abanya selalu kiri...kiri soalnya biar peserta yang kebelet pipis atau beol nggak lupa kalau masuk WC harus kaki kiri dulu. Gitcuuuu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2338342704760666702?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2338342704760666702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/hai-mus-aku-sering-lihat-kalau-anak.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2338342704760666702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2338342704760666702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/hai-mus-aku-sering-lihat-kalau-anak.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-82711370008524666</id><published>2010-02-18T17:10:00.000+07:00</published><updated>2010-02-18T17:11:47.176+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Islam'/><title type='text'></title><content type='html'>AL-BIRUNI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Kamus menyajikan salah satu tokoh ilmuwan besar sepanjang sejarah Islam. Dengan harapan setelah membaca biografi ilmuwan ini shobat Kamus terdorong untuk mengikuti jejak mereka. &lt;br /&gt;Kali ini yang Kamus sajikan adalah ilmuwan yang mempelopori berbagai disiplin ilmu. Dia adalah Al-Biruni. Ilmuwan kondang ini bernama lengkap Abu Rayhan Muhammed Ibnu Ahmad Al-Biruni. Dia terlahir menjelang terbit fajar pada 4 September 973 M di kota Kath Khwarizm (Uzbekistan). &lt;br /&gt;Kerja keras dan keseriusannya dalam mengkaji dan mengeksplorasi beragam aspek tentang India, Al-Biruni pun dinobatkan sebagai ‘Bapak Indologi’ — studi tentang India. Tak cuma itu, ilmuwan dari Khawarizm, Persia itu juga dinobatkan sebagai ‘Bapak Geodesi’. Di era keemasan Islam, Al-Biruni ternyata telah meletakkan dasar-dasar satu cabang keilmuan tertua yang berhubungan dengan lingkungan fisik bumi.&lt;br /&gt;Selain itu, Al-Biruni juga dinobatkan sebagai ‘antropolog pertama’ di seantero jagad. Sebagai ilmuwan yang menguasai beragam ilmu, Al-Biruni juga menjadi pelopor dalam berbagai metode pengembangan sains. Sejarah sains mencatat, ilmuwan yang hidup di era kekuasaan Dinasti Samanid itu merupakan salah satu pelopor merote saintifik eksperimental.&lt;br /&gt;Dialah ilmuwan yang bertanggung jawab untuk memperkenalkan metode eksperimental dalam ilmu mekanik. Al-Biruni juga tercatat sebagai seorang perintis psikologi eksperimental. Dia juga merupakan saintis pertama yang mengelaborasi eksperimen yang berhubungan dengan fenomena astronomi. Sumbangan yang dicurahkannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan sungguh tak ternilai.&lt;br /&gt;Al-Biruni pun tak hanya menguasai beragam ilmu seperti; fisika, antropologi, psikologi, kimia, astrologi, sejarah, geografi, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran, serta filsafat. Dia juga turun memberikan kontrbusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya itu. Dia juga mengamalkan ilmu yang dikuasainya dengan menjadi seorang guru yang sangat dikagumi para muridnya.&lt;br /&gt;Selain menguasai beragam ilmu pengetahuan, Al-Biruni juga fasih sederet bahasa seperti Arab, Turki, Persia, Sansekerta, Yahudi, dan Suriah. Al-Biruni muda menimba ilmu matematika dan Astronomi dari Abu Nasir Mansur. Menginjak usia yang ke-20 tahun, Al-Biruni telah menulis beberapa karya di bidang sains. Dia juga kerap bertukar pikiran dan pengalaman dengan Ibnu Sina - ilmuwan besar Muslim lainnya yang begitu berpengaruh di Eropa (lihat biografinya di KAmus edisi: 02).&lt;br /&gt;Begitu cintanya Al-Biruni dengan ilmu bahkan ketika ajal akan menjemputpun masih juga belajar tentang ilmu. Suatu ketika, saat ia menjelang ajalnya di pembaringan, seorang sahabatnya, ahli fikih, datang menjenguk. Bagi Biruni, ini merupakan kesempatan yang baik untuk bertanya tentang berbagai masalah hukum.&lt;br /&gt;Ahli fikih itu terkejut dan berkata, "Saya pikir, saat ini bukanlah waktunya Anda membahas ilmu pengetahuan." Biruni langsung menjawabnya, "Anda salah. Saya pikir akan lebih baik sekiranya saya mengetahui masalah ini kemudian meninggal dunia, daripada saya tidak mengetahui lalu meninggal." Sesuatu yang patut dicontoh shobat Kamus semua!&lt;br /&gt;Pada tahun 1017 M hingga 1030 M, Al-Biruni mendapat kesempatan untuk melancong ke India. Selama 13 tahun, sang ilmuwan Muslim itu mengkaji tentang seluk beluk India hingga melahirkan apa yang disebut indologi atau studi tentang India. Di negeri Hindustan itu, Al-Biruni mengumpulkan beragam bahan bagi penelitian monumental yang dilakukannya. Dia mengorek dan menghimpun sejarah, kebiasaan, keyakinan atau kepecayaan yang dianut masyarakat di sub-benua India.&lt;br /&gt;Selama hidupnya, dia juga menghasilkan karya besar dalam bidang astronomi lewat Masudic Canon yang didedikasikan kepada putera Mahmud bernama Ma’sud. Atas karyanya itu, Ma’sud menghadiahkan seekor gajah yang bermuatan penuh dengan perak. Namun, Al-Biruni mengembalikan hadiah yang diterimanya itu ke kas negara.&lt;br /&gt;Sebagai bentuk penghargaan, Ma’sud juga menjamin Al-Biruni dengan uang pensiun yang bisa membuatnya tenang beristirahat serta terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Dia juga berhasil menulis buku astrologi berjudul The Elements of Astrology. Selain itu, sang ilmuwan itu pun menulis sederet karya dalam bidang kedokteran, geografi, serta fisika. Al-Biruni wafat di usia 75 tahun tepatnya pada 13 Desember 1048 M di kota Ghazna. Untuk tetap mengenang jasanya, para astronom mengabadikan nama Al-Biruni di kawah bulan.&lt;br /&gt;Sumbangan Sang Ilmuwan&lt;br /&gt;* Astronomi&lt;br /&gt;”Dia telah menulis risalah tentang astrolabe serta memformulasi tabel astronomi untuk Sultan Ma’sud,”papar Will Durant tentang kontribusi Al-Biruni dalam bidang astronomi. Selain itu, Al-Biruni juga telah berjasa menuliskan risalah tentang planisphere dan armillary sphere. Al-Biruni juga menegaskan bahwa bumi itu itu berbentuk bulat.&lt;br /&gt;Al-Biruni tercatat sebagai astronom yang melakukan percobaan yang berhubungan dengan penomena astronomi. Dia menduga bahwa Galaksi Milky Way (Bima Sakti) sebagai kupulan sejumlah bintang. Pada 1031 M, dia merampungkan ensiklopedia astronomi yang sangat panjang berjudul Kitab Al-Qanun Al Mas’udi.&lt;br /&gt;* Astrologi&lt;br /&gt;Dia merupakan ilmuwan yang pertama kali membedakan istilah astronomi dengan astrologi. Hal itu dilakukannya pada abad ke-11 M. Dia juga menghasilkan beberapa karya yang penting dalam bidang astrologi.&lt;br /&gt;*Ilmu Bumi&lt;br /&gt;Al-Biruni juga menghasilkan sejumlah sumbangan bagi pengembangan Ilmu Bumi. Atas perannya itulah dia dinobatkan sebagai ‘Bapak Geodesi’. Dia juga memberi kontribusi signifikan dalam kartografi, geografi, geologi, serta mineralogi.&lt;br /&gt;*Kartografi&lt;br /&gt;Kartografi adalah ilmu tentang membuat peta atau globe. Pada usia 22 tahun, Al-Biruni telah menulis karya penting dalam kartografi, yakni sebuah studi tentang proyeksi pembuatan peta.&lt;br /&gt;* Geodesi dan Geografi&lt;br /&gt;Pada usia 17 tahun, Al-Biruni sudah mampu menghitung garis lintang Kath Khawarzmi dengan menggunakan ketinggian matahari. ”Kontribusi penting dalam geodesi dan geografi telah dibuat disumbangkan Al-Biruni. Dia telah memperkenalkan teknik mengukur bumi dan jaraknya menggunakan triangulasi,” papar John J O’Connor dan Edmund F Robertson dalam MacTutor History of Mathematics.&lt;br /&gt;* Geologi&lt;br /&gt;Al-Biruni juga telah menghasilkan karya dalam bidang geologi. Salah satunya, dia menulis tentang geologi India.&lt;br /&gt;* Mineralogi&lt;br /&gt;Dalam kitabnya berjudul Kitab al-Jawahir atau Book of Precious Stones, Al-Biruni menjelaskan beragam mineral. Dia mengklasifikasi setiap mineral berdasarkan warna, bau, kekerasan, kepadatan, serta beratnya.&lt;br /&gt;* Metode Sains&lt;br /&gt;Al-Biruni juga berperan dalam memperkenalkan metode saintifik dalam setiap bidang yang dipelajarinya. Salah satu contohnya, dalam Kitab al-Jamahir dia tergolong ilmuwan yang sangat eksperimental.&lt;br /&gt;* Optik&lt;br /&gt;Dalam bidang optik, Al-Biruni termasuk ilmuwan yang pertama bersama Ibnu Al-Haitham (lihat Kamus edisi: 01) yang mengkaji dan mempelajari ilmu optik. Dialah yang pertama menemukan bahwa kecepatan cahaya lebih cepat dari kecepatan suara.&lt;br /&gt;* Antropologi&lt;br /&gt;Dalam ilmu sosial, Biruni didapuk sebagai antropolog pertama di dunia. Ia menulis secara detail studi komparatif terkait antropologi manusia, agama, dan budaya di Timur Tengah, Mediterania, serta Asia Selatan. Dia dipuji sejumlah ilmuwan karena telah mengembangkan antropologi Islam. Dia juga mengembangkan metodologi yang canggih dalam studi antropologi.&lt;br /&gt;*Matematika&lt;br /&gt;Dia memberikan sumbangan yang signifikan bagi pengembangan matematika, khususnya dalam bidang teori dan praktik aritmatika, bilangan irasional, teori rasio, geometri dan lainnya. (Sumber: Republika Online)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-82711370008524666?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/82711370008524666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/al-biruni-sekali-lagi-kamus-menyajikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/82711370008524666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/82711370008524666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2010/02/al-biruni-sekali-lagi-kamus-menyajikan.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-9158223182244885506</id><published>2009-12-04T20:50:00.001+07:00</published><updated>2009-12-04T20:50:44.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'></title><content type='html'>Menjadi Jagoan di Depan Doi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurus Kesatu&lt;br /&gt;Bagi para cowok yang sudah punya cewek (pacar, sweety, honey) atau lebih praktisnya seorang doi dapat menunjukkan kalau dirinya bisa menjadi yang terbaik (jagoan) bagi si doi. Kamus punya jurus buat cowok yang ingin jadi jagoan didepan ceweknya lho…. Ikutin ya, pasti seru deh…! &lt;br /&gt;1. Selalu ada saat kamu dibutuhkan sama doi. Kebanyakan cewek butuh teman curhat untuk masalah yang dihadapi. Kamu sebagai cowoknya harus selalu ada buat si doi dalam keadaan susah maupun senang. &lt;br /&gt;2. Menjadi pelindung bagi bagi si doi dari gangguan cowok-cowok yang suka iseng sekaligus jail. Tapi bukan berarti membatasi kebebasan buat si doi untuk bergaul dengan teman-teman cowoknya ataupun teman-teman ceweknya.&lt;br /&gt;3. Berani mengakui kesalahan sekecil apapun dangan kejujuran dan keikhlasan. Karena cewek lebih suka cowok yang jujur dan bertanggung jawab. &lt;br /&gt;4. Suka minta maaf. Bukan berarti kamu bebas melakukan kesalahan berkali-kali terus minta maaf, tapi sering minta maaf dalam arti jika kamu pernah melakukan kesalahan atau menyakiti hati si doi dan tidak menyadarinya. &lt;br /&gt;5. Melakukan hal-hal yang di sukai si doi. Misalnya, jika si doi ingin kamu jadi anak yang berbakti kepada orang tua dan hidup mandiri, lakukan saja! Selagi semua itu baik buat kehidupan kamu, kenapa enggak!?!  &lt;br /&gt;6. Nyanyi sambil main gitar didepan si doi. Bukan ngamen lho ya? Sebagian besar cewek suka musik untuk mengiringi (menemani) kegiatannya sehari-hari. Contoh : Bersih- bersih rumah, apalagi kalau cowoknya yang nyanyi dan menciptakan lagunya. Wow….so sweet….!!!&lt;br /&gt;Nah bagi para cowok yang belum punya doi alias pacar bisa mempraktekkan cara-cara diatas tadi lo… Tentunya didepan cewek yang lagi ditaksir.GOOD  LUCK (Indah Arum Sari) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurus Kedua&lt;br /&gt;Nah, yang ini lain lagi. Jika jurus-jurus yang diatas sudah kamu lakukan tetapi tetap saja cintamu masih ditolak sama cewek gebetan. Coba aja tips di bawah ini. Siapa tahu pada awalnya kamu di tolak tetapi lama-kelamaan cewek tersebut malah klepek-klepek mencari kamu. &lt;br /&gt;Tips di bawah ini bisa juga lho dipakai oleh cewek jika sedang mengincar cowok yang jadi gebetan. Tentu saja dengan mofikasi dan kekreatifan kalian dengan perubahan sana-sini. Cobain deh, siapa tahu nanti manjur iya nggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Putus Nggak Nangis&lt;br /&gt;Saat kamu putus/patah hati lebih baik jangan nangis karena bila kamu nangis maka sama saja kamu tidak  menerima kekalahan. Apalagi kamu nangis di hadapan mantan doi kamu maka kamu akan di injak-injak layaknya sampah. Kalau bisa waktu di putus ketawa di hadapan mantan doi kamu.&lt;br /&gt;2. Pakai Baju Matching&lt;br /&gt;Kegiatan atau usaha sebelumnya kamu belum lakukan pada si doi sekarang harus kamu lakukan agar si doi kagum yaitu: kalian harus berpenampilan ekstra didepan si doi terutama dalam hal berpakaian, pakai baju yang pantas dan sopan, ya..... pokoknya kelihatan anggunlah dengan kamu berpenampilan anggun dan ekstra doi yang kamu incar akan kagum dan surprise melihat penampilan yang ekstra yang sebelumnya belum kamu lakukan. &lt;br /&gt;3. Cinta Ditolak Tidak Marah&lt;br /&gt;Emangnya semua anak itu kalau tidak diterima marah ya nggaklah! Tapi biasanya kalau marah suka stress sampai-sampai bunuh diri hi... takut! Biasanya obatnya panas asmara. Nah ketika cintamu ditolak enjoy ajalah toh doi tidak hanya dia khan. Bisa jadi dengan ketidak marahanmu justru doi yang akan kagum dan berbalik menerima kamu. &lt;br /&gt;4. Belajar karate&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin tampak jagoan didepan cewek kamu ikut aja les karate, les silat dan sejenisnya itu dech pasti kamu disebut Superman ataupun Hulk keren bangets khan. Bukan cuman cowok aja lho....yang bisa jadi jagoan cewek pun bisa. Kalau cowok kamu lembek gimana ikutin aja tips and trik cowok jagoan dan kalau itu sudah terbukti  kamu akan disebut oleh cowok kamu Wonder Women.&lt;br /&gt;5. Murah senyum &lt;br /&gt;Jika kamu dihadapan doi atau bertatap muka kamu harus bermuka manis dengan kamu memberikan senyuman yang tulus dari hati kamu. Kamu pasti bisa menarik simpati dari doi dengan kamu murah senyum itu berarti kamu termasuk orang yang rendah hati. Dengan senyuman kamu yang manis dan tulus pasti kamu pasti bisa menarik hati sang doi.  &lt;br /&gt;6. Jadi ketua Osis&lt;br /&gt;Cewek lebih suka cowok yang bisa jadi pemimpin, pintar, enjoy dalam arti bisa diajak serius juga bisa diajak bercanda biar terlihat asam manisnya orang lagi pacaran dan tidak terlalu tegang.cewek juga senang kalu cowoknya bisa buat dia bangga dengan prestasi yang sudah diraih atas kesungguhanya. Misalnya menjadi ketua Osis dengan tidak mengurangi waktu bersama si doi (cewek) bisa diartikan dapat membagi waktu secara bijaksana antara kegiatan osis dengan waktu bersama doi siapa sih nggak mau punya pacar seorang idola, bisa dikenal orang banyak. Tapi yang namanya cewek pasti punya rasa khawatir kalau-kalau cowoknya dilirik (disukai) cewek lain. Dibikin enak ajalah, yang penting kamu harus pandai menjaga perasaan si doi dan jadi pemimpin bukan berarti so’ngatur. Paham!!! (Redaksi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-9158223182244885506?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/9158223182244885506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/menjadi-jagoan-di-depan-doi-jurus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/9158223182244885506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/9158223182244885506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/menjadi-jagoan-di-depan-doi-jurus.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2815467452878280305</id><published>2009-12-04T20:47:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T20:48:23.799+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kismis (Kisah Misteri)'/><title type='text'></title><content type='html'>Taksi Itu........ (bag. 1)&lt;br /&gt;: Alvin Catra Fuady&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Horee.... aku diterima Nek!” teriak Radit tiba-tiba. Tentu saja neneknya yang sedang terpekur ngantuk disore itu kaget bukan kepalang.&lt;br /&gt;“Adiii...t, kamu ini bikin Nenek kaget saja, nggak pakai teriak nggak bisa ya?” neneknya pasang muka marah. Kelihatan sekali kalau marahnya Nenek hanyalah pura-pura. Sebab mana bisa marah dengan Radit yang sebatang kara tersebut. Sejak kecil memang Radit tinggal di Neneknya karena ditinggal Ibu dan Ayahnya meninggal karena kecelakaan. &lt;br /&gt;“Eh..iya nek maaf. Habis saking senangnya nek. Sebab saya diterima di Universitas Brawijaya Malang Nek,” lanjut Radit.&lt;br /&gt;“Benar begitu Dit? Kamu memang cucu nenek yang pintar. Selamat ya. sekarang kamu siap-siap mandiri ya. kamu khan akan kos di sana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Ah...akhirnya kita sampai juga,” kata Radit terengah-engah kepada ketiga temannya yang sama-sama dari Surabaya.&lt;br /&gt;“Haus nih, Dit minta minumnya gih!” kata Diana yang juga tak kalah letihnya.&lt;br /&gt;“Nih, betul khan nggak jauh, gitu aja kamu mintanya ngojek yang ongkosnya mahal banget tadi,” kata Radit sambil menyodorkan botol air mineralnya.&lt;br /&gt;“Ya nggak jauh, tapi tetap saja aku kecapekan. Habisnya kita khan bawa tas yang sangat berat!” bantah Rini yang saking capeknya sampai meniduri tas yang dibawanya.&lt;br /&gt;“Sudahlah yang penting kita sekarang sudah tiba di rumah kos kita ini,” kata Ari mencoba menengahi. &lt;br /&gt;“Dit, benar nih rumah yang akan kita tempati?” tanya Diana penasaran.&lt;br /&gt;“Ya benar dong, emang kenapa?” Radit balik bertanya.&lt;br /&gt;“Kayaknya ada yang aneh deh, masak rumah sebesar dan sebagus ini, koq ada taksi jelek di depannya. Apa nggak salah tempat tuh taksi.”&lt;br /&gt;“Menyeramkan ya Ar?” Rini bangun dari tidurnya.&lt;br /&gt;“Iya..ya ah tapi masak bodohlah. Yang penting kita dapat tempat kos yang besar dan murah. Tahu khan rumah ini kita disuruh menempati berempat dan hanya membayar 200 ribu.”&lt;br /&gt;“Tahu...tahu, itu berarti kita masing-masing cuma bayar 50 ribu.” Sergah Rini.&lt;br /&gt;“Iya Rin, padahal ditempat lain khan kita diharuskan bayar 100ribu perorang.” Tambah Diana.&lt;br /&gt;“Eh koq ngomong terus sih, yuk kita masuk. Mandi dan tidur dulu. Capek banget nih!” ajak Radit.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka masuk dengan kunci yang diberikan oleh pemilik kos tadi pagi. Memang suasananya agak lain dibandingkan rumah di sekelilingnya. Di sekitar rumah banyak tumbuh pohon yang besar-besar. Rimbun. Dan tentu saja menambah kesan angker rumah tersebut. Tapi siapa peduli. Diantara mereka berempat tak sempat memikirkan hal tersebut. Yang penting dapat rumah kos yang besar dan tentu saja murah.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Malam hari tiba. Setelah hampir empat jam mereka istirahat. Kini mereka sedang menikmati acara televisi yang kebetulan menayangkan film nasional Kuntilanak 2. &lt;br /&gt;“Ar, pindah dong channelnya. Serem. Kamu tahu khan aku paling nggak suka lihat film horor!” kata Rini.&lt;br /&gt;“Kamu ini cerewet banget sih. Yang nggak suka khan cuma kamu. Jadi ya ngikut aja non,” jawab Ari.&lt;br /&gt;Tok..tok.. ketukan pintu terdengar dari depan. Sejenak mereka berpandangan. Baru sehari mereka tinggal di rumah ini koq sudah ada tamu ya.&lt;br /&gt;“Rin, buka dong pintunya!” suruh Radit.&lt;br /&gt;“Enaknya kamu sendiri dong,” elak Rini.&lt;br /&gt;“Tanggung nih, acaranya lagi seru nih.”&lt;br /&gt;“Hah, kalian ini buka pintu aja pakai bertengkar dulu. Aku saja yang bukakan” kata Diana sembari beranjak dari duduknya.&lt;br /&gt;Dibukalah pintu itu. Ternyata yang mengetuk pintu adalah seorang cewek. Cantik sekali tapi aneh. Bibirnya bukannya kemerahan melainkan putih seperti habis kena tepung. Sedangkan sorot matanya kosong. Memakai baju bagus sekali putih semua. Diana terhenyak. Perasaan aneh menggelayut. &lt;br /&gt;“Ada apa mbak?” tanya Diana mencoba mengusir perasaan aneh tersebut.&lt;br /&gt;“Baru tinggal di sini ya mbak?” tanya gadis itu tanpa ekspresi.&lt;br /&gt;“Iya..Mbak ada perlu dengan kami?”&lt;br /&gt;“Nggak Mbak, cuma mau mengucapkan selamat ya berani tinggal di sini, hati-hati ya Mbak. Saya tinggal di sekitar sini. Kalau ada perlu tinggal panggil saya ya?” lagi-lagi tanpa raut muka yang jelas.&lt;br /&gt;“Oh gitu, ya Mbak nanti saya kasih tahu teman-teman, rumah Mbak sebelah mana?” &lt;br /&gt;“Besok aja saya kasih tahu. Permisi Mbak,” cewek itu pamitan tanpa minta persetujuan Diana langsung balik jalan.&lt;br /&gt;“Siapa Din, kamu suruh masuk orangnya,” teriak Ari dari dalam.&lt;br /&gt;“Tetangga kita, cewek Ar!” teriak Diana sambil menoleh ke dalam. “Mbak...” belum sampai diteruskan kata-kata Diana cewek itu sudah tidak ada padahal dia barusan pamitan sedangkan jarak antara teras dan pagar halaman lebih dari 50meter. Aneh, kuduk Diana seketika berdiri. Udara dingin menusuk badannya karena angin tiba-tiba berhembus. Cepat-cepat Diana menutup pintu dan agak berlari masuk ke dalam ruang santai.&lt;br /&gt;“Mana ceweknya?” tanya Ari celingak-celinguk.&lt;br /&gt;“Langsung pulang, Ar,” jawab Diana.&lt;br /&gt;“Lho koq pulang, nggak kamu suruh masuk. Kamu koq kelihatan kedinginan Din?” tanya Radit.&lt;br /&gt;“Maunya gitu, tapi dia keburu pulang. Ih..aneh deh cewek itu cantik tapi wajahnya kelihatan kusut dan agak pucat. Jangan...jangan..”&lt;br /&gt;“Jangan-jangan apa Din?” tanya Rini penasaran memotong Diana.&lt;br /&gt;“Sepertinya cewek itu bukan cewek biasa deh. Apa hantu? Hih....” Rini langsung beringsut mendekati Radit. Minta perlindungan.&lt;br /&gt;“Kamu ini, ada-ada saja. Masak di tempat yang ramai begini ada hantu sih. Kita khan nggak di kuburan Din.” Bantah Ari.&lt;br /&gt;“Eh, aku nggak ngarang nih, sebab waktu kamu tadi teriak dan aku menjawab khan ngomong membelakangi cewek itu. Nah, ketika aku menoleh cewek itu sudah nggak ada padahal dia barusan berjalan ke pagar, Ar.” Rini semakin merapatkan badannya ke Radit.&lt;br /&gt;“Apa iya dia hantu. Ah..sudahlah kita tidur yuk, eh tapi sebentar cewek itu ngomong apa tadi?” tanya Radit juga merapatkan badannya ke Rini. Kelihatan sekali kalau memanfaatkan kesempatan.&lt;br /&gt;“Dia cuma memberi selamat karena telah berani kos di sini.”&lt;br /&gt;“Cuma gitu aja?” tanya Radit. Diana menggangguk. “Kos koq dikatakan berani ya?”&lt;br /&gt;“Nah itu anehnya. Ah..sudahlah kita tidur ngantuk nih. Eh Rin lepasin tuh tangan Radit. Ketahuan pacar Radit tahu rasa kamu.” Rini buru-buru melepaskan tangannya dari Radit dengan tersipu-sipu. Baru sadar kalau dari tadi dia memegang tangan Radit.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali Diana bangun. Sementara temannya masih memeluk bantalnya masing-masing. Tidurnya malam tadi nyenyak sekali. Mungkin karena kecapekan setelah beres-beres rumah bersama teman-temannya. Rencananya pagi ini dia akan berbelanja. Tapi dia nggak tahu belanja kemana dia khan barusan kos di sini.&lt;br /&gt;“Ah, tanya cewek kemarin ah.” pikirnya. “tapi dimana ya rumahnya, kemarin dia kan belum menunjukkan arahnya, ah masa bodo keluar dulu dari rumah ini nanti kan ada orang yang bisa kutanya.” Diana ngomong dengan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Sesampainya di luar Diana celingak-celinguk sepi sekali. Padahal hampir pukul 05.30 Apa karena udara yang sangat dingin. Malang, ya Diana baru sadar kalau Malang adalah tempat dingin. Tiba-tiba mata Diana tertumbuk dengan sesosok bayangan. Tidak salah lagi bayangan itu adalah cewek yang kemarin malam datang kerumahnya.&lt;br /&gt;“Hai..Mbak saya mau tanya?” teriak Diana. Cewek itu menoleh dengan tatapan dingin sejurus kemudian cewek itu langsung berbalik arah tidak menghiraukan Diana.&lt;br /&gt;“Mbak, ini saya yang kos di rumah ini!” Diana berteriak lagi. Cewek itu semakin menjauh seakan-akan tidak mendengar suara Diana lagi. “Huh, katanya kemarin mau bantu aku. lha koq dipanggil cuek bebek gitu!” gerutu Diana. Untunglah sebentar kemudian lewat seorang ibu dan langsung ditanyai Diana. Ibu itu dengan ramah menunjukkan arah jalan ke pasar yang paling dekat. (bersambung)&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2815467452878280305?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2815467452878280305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/taksi-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2815467452878280305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2815467452878280305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/taksi-itu.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-3272401935135898108</id><published>2009-12-04T20:46:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T20:47:25.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tafakur'/><title type='text'></title><content type='html'>SERAGAM BARU&lt;br /&gt;Oleh: Ifa Sholiana (XB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shobat Kamus, tahu khan kalau salah satu kebutuhan yang wajib dipenuhi oleh seorang siswa adalah seragam. Benda yang satu ini kerap menyibukkan kalangan masyarakat pada umumnya dan kalangan pelajar pada khususnya.&lt;br /&gt;Seragam pada umumnya terbagi atas seragam umum dan seragam khusus. Seragam umum sebagaimana yang shobat lihat untuk SD pasti merah putih atau hijau putih untuk madrasah. Untuk SMP/MTs. pasti biru putih sedangkan untuk SMA/MA berwarna abu-abu putih. Seragam khusus tergantung dari lembaga yang mengelola sekolah. Karena yang namanya khusus tentu saja sebagai ciri khas dari sekolah tersebut. &lt;br /&gt;Meski kerap menyibukkan masyarakat dan pelajar tentu saja dengan adanya seragam ini menjadikan identitas bagi setiap siswa bahwa mereka masih sekolah dan tentu masih menyandang predikat pelajar. Seragam juga menjadi berkah tersendiri bagi profesi yang satu ini yakni penjahit. Apalagi kalau sudah menjelang bulan Juli yang merupakan Tahun Pelajaran baru. Di sana-sini hilir mudik para siswa mencari tempat menjahit yang cocok dan tentu saja yang masih lowong karena begitu banyaknyua job yang diterima penjahit menjadikan mereka sampai-sampai menolak job tersebut.&lt;br /&gt;Bagi para siswa yang baru masuk kelas I, VII, atau X berseragam yang baru tentulah merupakan keharusan. Karena bagaimanapun bentuk dan warna yang akan dikenakan sama sekali berbeda dengan seragam sebelumnya. Tetapi bagi yang naik dari kelas I, VII atau kelas X apakah berganti seragam merupakan keharusan?&lt;br /&gt;Menurut shobat Kamus, apakah berganti seragam tiap tahun itu mesti kita lakukan? Tentu sebagaian besar dari shobat akan menjawab tidak dan itulah jawaban yang memang saya inginkan. Benar shobat tentu merupakan tindakan yang kurang bermanfaat jika kita harus berganti seragam harus tiap kenaikan kelas.&lt;br /&gt;Bayangkan betapa berat beban yang akan ditanggung oleh orang tua kita ya nggak? Apalagi biaya pendidikan yang semakin hari semakin membumbung tinggi. Memang, untuk sebagian siswa yang mampu berganti seragam bukanlah merupakan hal menjadi beban berat tapi bagaimana dengan siswa yang masih terbilang tidak mampu? Apalagi kalau dikaitkan dengan keadaan lingkungan sekitar kita yang banyak terkena bencana. Yang bisa berupa banjir, kebakaran, gempa bumi dll. Jangankan seragam, sedangkan buku-buku pelajaran atau perlengkapan sekolah lain bisa jadi lenyap seketika hanya karena bencana yang terjadi dalam sekejap. &lt;br /&gt;Ah, seandainya keinginan saya disetujui para shobat khususnya bagi yang mampu. Bagaimana kalau kebiasaan berganti seragam tiap tahun yang notabene kurang begitu diperlukan dialihkan dengan kegiatan amal sosial. Tentu hal itu akan lebih memberikan manfaat bagi sementara orang yang membutuhkan. &lt;br /&gt;Seandainya asumsi saya ini benar, tentu banyak sekali siswa yang terbantu. Sebab jika shobat tidak sendirian melainkan diikuti oleh siswa-siswa lain maka betapa indahnya hidup ini bisa meringankan beban orang lain.&lt;br /&gt;Atau seandainya shobat tidak setuju dengan ide saya di atas, bagaimana jika dana yang semestinya untuk membeli seragam dialihkan untuk membeli barang-barang yang masih berkaitan dengan sekolah. Buku misalnya. Kenapa mesti buku? Tentu saja bagaimanapun buku adalah sumber ilmu yang paling vital setelah guru kita. Betapa pintarnya jika kita membeli buku dan kita baca secara intensif tentu kita akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Sebab secara sadar atau tidak ternyata selama ini kita ini lebih banyak membaca SMS daripada membaca buku, iya nggak shobat? Apalagi uang yang kita habiskan selama ini lebih banyak untuk beli pulsa daripada untuk beli buku. Sungguh memprihatinkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-3272401935135898108?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/3272401935135898108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/seragam-baru-oleh-ifa-sholiana-xb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3272401935135898108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3272401935135898108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/seragam-baru-oleh-ifa-sholiana-xb.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-2907091711599428637</id><published>2009-12-04T20:41:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T20:46:51.295+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kamu Perlu Tahu'/><title type='text'></title><content type='html'>SEJARAH BULU TANGKIS&lt;br /&gt;Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Tiongkok. &lt;br /&gt;Nenek moyang terdahulunya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan. &lt;br /&gt;Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini. &lt;br /&gt;Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat China, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka menjajah Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah pendudukan mereka. &lt;br /&gt;Olah raga kompetitif bulutangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring/net dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.&lt;br /&gt;Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore Bulutangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris. &lt;br /&gt;Rancangan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi Bulutangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya diadakan pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England. &lt;br /&gt;Bulutangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia. &lt;br /&gt;International Badminton Federation (IBF) didirikan pada 1934 dan membukukan Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota-anggota pelopornya. India bergabung sebagai afiliat pada 1936. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid, Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama International Badminton Federation menjadi Badminton World Federation (BWF) diterima dengan suara bulat oleh seluruh 206 delegasi yang hadir. &lt;br /&gt;Olah raga ini menjadi olah raga Olimpiade Musim Panas di Olimpiade Barcelona tahun 1992. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memperoleh masing-masing dua medali emas tahun itu. &lt;br /&gt;Sumber: wikipedia.co.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-2907091711599428637?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/2907091711599428637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/sejarah-bulu-tangkis-olah-raga-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2907091711599428637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/2907091711599428637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/sejarah-bulu-tangkis-olah-raga-yang.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-8907789298022865301</id><published>2009-12-04T20:40:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T20:41:19.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keajaiban Al-Qur&apos;an'/><title type='text'></title><content type='html'>Rahasia Allah Dibalik Sidik Jari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita awali pembahasan kali ini dengan mengutip ayat Qur’an yakni Surat al-Qiyamah ayat 3-4 yang artinya: "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna."&lt;br /&gt;Sekilas bagi kita orang awam apa yang terkandung dalam ayat tersebut hanyalah ungkapan “kemarahan” Allah SWT terhadap manusia yang ingkar. Namun tidak bagi sebagian ilmuwan yang tiada pernah berhenti berfikir.&lt;br /&gt;Sejenak mari kita beralih pada manfaat sidik jari pada jaman kita sekarang ini. Tahukah Anda bahwa dengan melihat pola-pola sidik jari, kita bisa tahu orang ini pada dasarnya memiliki kepandaian di bidang apa. Dengan begitu, kita bisa mengarahkan mereka agar dapat mendalami bidang tersebut sejak dini. Teori yang melandaskannya yaitu Dermatoglyphics, yang artinya ilmu pengetahuan yang berdasarkan sidik jari. Ilmu ini ternyata sudah cukup lama diteliti, yaitu sejak 300an tahun lalu.&lt;br /&gt;Dengan sidik jari juga pengungkapan kejahatan semakin mudah dilakukan. Saat ini, untuk menyelidiki kejadian perkara kejahatan, kadang yang dijadikan bukti adalah sidik jari. Sebab, masing-masing orang, sidik jarinya berbeda. Dengan begitu, adanya kesamaan sidik jari yang ditemukan di tempat kejadian perkara dengan orang yang dicurigai, dapat dijadikan bukti di pengadilan. &lt;br /&gt;Dari dua manfaat itu saja, maka wajarlah jika Allah SWT mengatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan sebagaimana dalam ayat di atas.&lt;br /&gt;Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain. Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia. Tahu khan setiap kita akan lulus pasti membubuhkan cap tiga jari pada foto kita. &lt;br /&gt;Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.&lt;br /&gt;Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.&lt;br /&gt;Subhanallah, hanya itulah yang bisa kita ucapkan sebagai umat Islam dengan al-Qur’an yang memberi petunjuk hidup di akhirat nanti tanpa melupakan bagaimana kita harus mendalam pengetahuan untuk kehidupan di dunia ini. (sumber: Harun Yahya Productions)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-8907789298022865301?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/8907789298022865301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/rahasia-allah-dibalik-sidik-jari-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8907789298022865301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/8907789298022865301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/rahasia-allah-dibalik-sidik-jari-kita.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7644098910177263057</id><published>2009-12-04T20:36:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T20:38:05.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Kita'/><title type='text'></title><content type='html'>BUNYI-BUNYI TERSIMPAN SUNYI&lt;br /&gt;Siapa saja melihat  &lt;br /&gt;Tanpa matahari&lt;br /&gt;Kan terlihat&lt;br /&gt;Bunga yang pucat pusi&lt;br /&gt; Batu-batu gunung  &lt;br /&gt; Dan puncak-puncak cemaranya&lt;br /&gt; Hanya desau angina yang tak berbunyi&lt;br /&gt; Bahkan ombak laut yang bergelora&lt;br /&gt; Hanya memburu waktu &lt;br /&gt; Yang tersisa di pantai &lt;br /&gt;  Begitu pabila gulita menjubahi rumah&lt;br /&gt;  Yang kau bangun di dasar hati &lt;br /&gt;  Pastilah kau tak peduli &lt;br /&gt;  Apa itu suara burung yang bernyanyi &lt;br /&gt;  Atuakah bunyi-bunyi yang tersimpan sunyi ]&lt;br /&gt;Kecuali bagi dirimu ynag berani &lt;br /&gt;Menyatakan lewat suara hati &lt;br /&gt;Maka yang kau lihat bukan yang berhenti &lt;br /&gt;Yang bersuara bukan sunyi yang di pecahkan &lt;br /&gt; Tetapi suara puja-puji&lt;br /&gt; Gerak dan suara adalah sesuci&lt;br /&gt; Yang tak terdengar&lt;br /&gt;               Sebab segalanya &lt;br /&gt;Bahkan yang tak perna&lt;br /&gt;Kau kenal sekalipun &lt;br /&gt;Tak henti-henti mengagumi &lt;br /&gt;Titah jagat raya ini&lt;br /&gt;              &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Karya : Vivi Widya Wati(vii a)&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                    Dilema &lt;br /&gt;Hening yang kurasa &lt;br /&gt;Tak juga sirna &lt;br /&gt;Adakah yang menolongku &lt;br /&gt;Dari kerapuhan &lt;br /&gt;  Aku sendiri&lt;br /&gt;  Menahan sepi &lt;br /&gt;  Ku coba bertahan &lt;br /&gt;  Dari kebingungan&lt;br /&gt; Ku coba bangkit&lt;br /&gt; Dari pikirku yang sempit &lt;br /&gt; Ku berdiri &lt;br /&gt; Dan lupakan semua ini&lt;br /&gt;Ku lupakan semua ini&lt;br /&gt;Dan bersimpu&lt;br /&gt;Memohon petunjukmu&lt;br /&gt;Wahai ilahi robbiku&lt;br /&gt;      Karya : Ilfana Al Riza (x a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpisahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa waktu begitu cepat&lt;br /&gt;Dulu kita baru bertemu &lt;br /&gt;Tapi sekarang kita berpisah &lt;br /&gt;Mengapa waktu begitu cepat berlalu&lt;br /&gt;Sebenarnya aku tak ingin perpisahan ini &lt;br /&gt;Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa&lt;br /&gt;Aku hanya bisa menerima kenyataan ini&lt;br /&gt;Kenyataan dalam hidupku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-7644098910177263057?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/7644098910177263057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/bunyi-bunyi-tersimpan-sunyi-siapa-saja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7644098910177263057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/7644098910177263057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/bunyi-bunyi-tersimpan-sunyi-siapa-saja.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-3337468478973798260</id><published>2009-12-04T20:32:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T20:35:36.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik-Pernik'/><title type='text'></title><content type='html'>EDISI: 05&lt;br /&gt;Sifat dan Makanan Favoritmu&lt;br /&gt;Hai-hai Kamus habis meliput dari Canggu nih. Seharian lupa makan dan lupa tidur. Nah, ketika waktu npulang baru nyadar kalau perut Kamus sudah keroncongan. Maka tentu saja digenjotlah dengan kencang sepeda angin Kamus. Sesampainya di rumah tan ba bi bu lagi Kamus langsung ambil piring besar dan ambil nasi segunung dengan lauk ikan asin dan sambal terasi. Nikmat benar!&lt;br /&gt;Waktu makan itulah, Kamus jadi mikir, ternyata dari kesukaan kita makan bakan nentukan sifat kita lho. Nggak percaya? Harus percaya sebab ini dihasilkan Kamus setelah memperhatikan, menyelami, merenungi, waduh kayak Surat Keputusan (SK) aja ya. Ikuti deh pasti seru.&lt;br /&gt;Nasi goreng&lt;br /&gt;Bagi kamu penggemar nasi goreng karakter kamu amat baik. Kamu baik hati, ramah dan periang. Tapi kamu kadang-kadang suka marah-marah ketika diotak kamu banyak masalah. Kamu itu orangnya gampang bersosialisasi atau beriteraksi dengan orang yang belum kenal dan kamu itu berprinsip teguh. Kamu itu pol  banget dech. Tahu khan nasi goreng minim lauk itu menandakan bahwa penyuka makan ini tidak suka muluk-muluk dalam hal bicara, semua dijalani apa adanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan padang&lt;br /&gt;Kalau dilihat dari nama makanannya sudah jelas bahwa makanan ini berasal dari daerah Padang. Makanan ini mengandung minyak  serta warnanya merah dan rasanya kelihatan pedas tapi manis.&lt;br /&gt;Bagi kalian yang suka makanan ini berarti kalian termasuk orang yang sukar untuk bergaul sesuai dengan ciri khas makanan ini yang mengandung minyak yang sukar menyatu dengan air. Dan kalau dilihat dari sifatnya adalah kalian termasuk tipe orang yang kelihatannya keras dan suka marah tapi pada hakikatnya hatinya lembut dan manis seperti ciri khas makanan ini yang warna merah dan kelihatannya pedas tapi sebenarnya rasanya manis. Seandainya kalian pnyuka makan ini siap-siap aja dibenci orang karena keangkuhan kalian. Meski PD kalian besar itu akan bisa menjadi masalah dikemudian hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kikil&lt;br /&gt;Biasanya nich yang gemar sekali makan kikil itu punya ciri-ciri egois dan suka marah serta tidak mau mengalah meskipun dia berada diposisi yang salah. Dikuah kikil khan banyak lemaknya menjadikan orang yang suka makanan ini tidak takut pada resiko yang akan membahayakan dirinya. Bagusnya orang ini suka merendah meski kemampuannya di atas rata-rata. Sayangnya kalau dia sudah mangkel dengan orang tidak bisa melupakan sampai seumur hidup meskipun sudah dimaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasi Campur&lt;br /&gt;Nasi Campur? Dilihat dari namanya saja pasti kamu udah bisa kenal makanan yang satu ini. Struktur penyajiannya identik dengan pencampuran yaitu satu macam nasi ditemani dengan bermacam-macam lauk dan sayuran yang dicampur jadi satu. Nah, kamus yang gemar dengan makan ini berarti kamu adalah tipe-tipe orang yang senang sekali memiliki banyak cinta (nggak punya pendirian). Ibaratnya kamu adalah nasinya sedangkan banyak cinta yang kamu miliki dari si doi adalah lauknya. Artinya kamu nggak pernah bisa nolak buat nrima cinta doi yang suka sama kamu. Selain itu kamu juga suka menjalankan semua saran dan masukan yang diberikan tanpa menyeleksinya lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakso&lt;br /&gt;Makanan yang satu ini tak kalah dengan makanan lainnya, pasti teman-teman banyak yang suka. Mempunyai bentuk yang bulat dan warnanya agak kecoklatan, mempunyai rasa unik yang gurih, enak, agak kenyal. Pastinya teman-teman dapat menjumpai makanan ini dimanapun, seperti di warung, pedangang kaki lima, maupun direstoran. &lt;br /&gt;Bagi teman-teman yang suka bakso berarti teman-teman termasuk orang yang disukai banyak orang karena memiliki sifat yamng ramah, baik hati, tidak sombong. Walaupun terkadang suka marah tapi mudah mengontrol emosi dan mempunyai sifat pemaaf, dan dimanapun kalian berada kalian mudah beradaptasi. Meski punya kemewahan kamu nggak suka menampakkan dan tentu saja kalian adalah orang yang pemurah sehingga disukai banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempe Penyet &lt;br /&gt;Makanan yang satu ini termasuk makanan yang enak. Kalau teman-teman menyukai makanan ini berarti kalian mempunyai jalinan persahabatan dan tiba-tiba tumbuh butir-butir cinta atau kasih sayang yang bersemi. &lt;br /&gt;Ikan asin artinya kalian sering ditimpa kabar tak sedap alias sering digosipin orang. Sambal yang pedas penyuka makanan ini tergolong orang yang egois dan suka marah-marah dan memperpanjang masalah. Lalapan berarti kamu suka yang alamiah, kejujuran, dan kesabaran, yang selalu kamu ciptakan dihati orang lain dan hati kamu sendiri. Walaupun hati kamu sering disakiti remuk atau penyet kamu orang yang sering dapat cobaan tetapi kamu tetap sabar, tabah, dan tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangsit&lt;br /&gt;Pangsit atau juga dikenal dengan mie ayam. Makanan yang didasari dengan mie dengan pelengkap sawi, ayam, dan acar bisa pakai saos. Bagi siapa saja yang menggemari makanan ini berarti orang tersebut termasuk orang yang punya kemanisan hati tapi suka gegabah dengan apa yang dia rencanakan dan hati-hati manis-manis tapi menghanyutkan. Tapi orang tersebut memiliki sifat yang peka terhadap penderitaan orang lain.&lt;br /&gt;Tampilan mie yang panjang bisa diartikan kalian mempunyai banyak akal dalam menghadapi setiap tantangan. Sayangnya ini juga bisa berarti kalian suka memperpanjang masalah meski pada hal yang remeh sekalipun.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Rujak Manis&lt;br /&gt;Enak, nikmat dan lezat karena aromanya dan baunya aja sudah sangat menggoda untuk menikmati buah-buahan yang masih segar diantaranya bengkoang, nanas, pepaya, dan timun terdapat gizi serta vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk memperlancar metabolisme.&lt;br /&gt;Bagi kamu yang suka dengan makanan ini berarti orangnya sangat lengket dengan orang lain apalagi cintanya semakin kuat, harmonis dan tidak terpisahkan serta murah senyum kepada orang dari kesegarannya terpancar aura ketampanan bagi laki-laki dan kencantikan bagi perempuan serta jerawat dimuka kamu akan hilang selama-lamanya dan mempunyai daya tarik seseorang untuk memiliki. &lt;br /&gt;Dengan campuran buah yang kebanyakan masih mentah itu menandakan kamu kadang-kadang suka menelan mentah-mentah info dari seseorang tanpa berpikir masak-masak dulu. Baiknya kamu juga termasuk orang yang berpikir sederhana tidak terlampau tinggi keinginannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecel&lt;br /&gt;Makanan yang rasa bumbunya pedas tapi manis dengan banyak unsur kacangnya. Biasanya lauknya adalah tempe, tahu dan criping atau emping kacang. &lt;br /&gt;Bagi pecinta makanan ini termasuk orang yang cerewet tapi manis tutur katanya. Suka tantangan walaupun  menyakitkan baginya.( misalnya jerawat he..he..) sederhana tidak suka kemewahan (nggak neko-neko) Cinta damai. Yang pasti dia selalu berusaha membawa diri dengan baik dan ringan tanpa beban di hati. Tampil apa adanya akan terasa lebih aman. Pembawaannya periang dan murah senyum meski kadang menyebalkan karena suka marahnya tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa makana favorit yang menandakan sifat kalian. Adapun kecocokan dan tidaknya itu tergantung kalian khan. Kamus hanya bisa menyebutkan doang koq masalah kesalahan hanya Tuhan yang tahu he..he..&lt;br /&gt;Tentu masih banyak makanan favorit kalian yang tidak bisa Kamus sebutkan dalam edisi kali ini. Nah untuk kelanjutannya siapa bisa bantu. Kamus tunggu ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3909718361440383574-3337468478973798260?l=majalahkamus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://majalahkamus.blogspot.com/feeds/3337468478973798260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/edisi-05-sifat-dan-makanan-favoritmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3337468478973798260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3909718361440383574/posts/default/3337468478973798260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://majalahkamus.blogspot.com/2009/12/edisi-05-sifat-dan-makanan-favoritmu.html' title=''/><author><name>KAMUS (Kawan Akrab Siswa Al-Musthofa)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02886743842315500040</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dhyHvR2uT1o/TKgNoaBduaI/AAAAAAAAAUw/Se6RIrDvDCg/S220/Logo+KAmus+22.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3909718361440383574.post-7803503818964290188</id><published>2009-12-04T20:31:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T20:32:25.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tafakur'/><title type='text'></title><content typ
